Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
434 research outputs found
Sort by
Publikasi Ilmiah untuk Akselerasi Kenaikan Pangkat Guru Bahasa Inggris SMP Negeri Se-Lombok Tengah
Publication of scientific papers is a must done by English teachers in Indonesiato promote their level of teachers. Publication of scientific papers is actuallyalso oriented to develop professional teachers because the published works arethose that lead the profession and improvement of the teaching-learningprocess. It can be done through the Classroom Action Research. Thus, thecomponents of instructions that can be done through the CAR include thestudents, teachers, subject matter, learning tools or facilities, learning outcomes,and management. The method of this workshop used Active ParticipatoryAction. The necessity of publication is intended so that teachers can improve thequality of the profession and the quality of learning in their schools. To achievethis goal, training in scientific writing was carried out by Lecturer Teams fromUNDIKMA in collaboration with the Central Lombok District Office. There are13 English teachers successfully publish their writings in national accreditedjournals
Pelatihan Keterampilan Kain Perca untuk Mengurangi Limbah Anorganik
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi tentang bahaya limbah anorganik bagi lingkungan dan kesehatan serta memberikan pelatihan cara pengolahan limbah anorganik berupa kain perca sehingga memiliki nila guna dan nilai ekonomi. Pengabdian ini dilakukan di Desa sumber Baru Kecamatan Lampung Tengah karena berdasarkan hasil prasurvei dari 4 penjahit rumahan di Desa Sumber Baru tersebut belum tahu cara memanfaatkan limbah kain perca. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi bahaya limbah onorganik dan memberikan pelatihan pengolahan limbah anorganik dari kain perca kepa masyarakat. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut masyarakat menjadi peduli terhadap lingkungan dengan mengolah limbah anorganik kain perca menjadi keterampilan yang memiliki niali guna dan nilai ekonomi, seperti bros dan bandana.Patchwork Cloth Skills Training to Reduce Inorganic WasteAbstractThe purpose of this community service activity is to provide education about the dangers of inorganic waste to the environment and health and to provide training in how to treat inorganic waste in the form of patchwork so that it has value and economic value. This dedication was carried out in Sumber Baru Village, Central Lampung District because based on the results of a survey of 4 home tailors in Sumber Baru Village, they did not yet know how to utilize patchwork waste. The method used is to educate the dangers of inorganic waste and provide training in the treatment of inorganic waste from patchwork to the community. Based on the results of these activities the community becomes concerned about the environment by treating patchwork inorganic waste into skills that have value and economic value, such as brooches and bandanas
Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Piloting dalam Lesson Study for Learning Community di SMP Muhammadiyah 1 Malang
Program pendampingan Lesson Study for Learning Community (LSLC) di Sekolah Muhammadiyah telah memasuki tahun ketiga dan terus dilakukan penyempurnaan program. Dalam pelaksanaannya ketersediaan dokumentasi pembelajaran masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan, karena ketersediaan dokumentasi empiric merupakan aspek fundamental dalam melakukan refleksi dan rencana tindaklanjut. Pendampingan dilaksanakan selama bulan Maret – Juli 2020 di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Metode pelaksanaan yang mengacu kepada analisis situasi program-program yang disepakati bersama dengan pihak sekolah adalah diskusi penyamaan persepsi, lokakarya, pendampingan, dan monitoring evaluasi. Kegiatan pendampingan telah menginisiasi guru dalam memaknai LSLC sebagai komunitas belajar dan memahami teknik dasar pelaksanaan observasi secara komprehensi
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Pengrajin Ketak Khas Lombok Di Desa Karang Bayan
Tujuan program PkM ini adalah untuk memberdayakan pengerajin ketak khas Lombok di Desa Karang Bayan melalui ekonomi kreatif. Mitra kegiatan adalah pengerajin anyaman ketak khas Lombok Nusa Indah. Metode pendekatan partisipatif dan difusi ilmu pengetahuan melalui tahapan sebagai berikut, 1) perencanaan, 3) tindakan, 4) pendampingan, dan 5) evaluasi. Hasil kegiatan ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen pemasaran, perencanaan bisnis (business plan) dan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam motivasi bisnis. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masih perlu dilakukan melalui kegiatan pendampingan berkelanjutan agar mitra dapat mandiri dan profesional
Pemberdayaan Kelompok Usaha Ibu Rumah Tangga Sayo Baru Kelurahan Turida Kecamatan Sandubaya Kota Mataram
Kegiatan PkM ini bertujuan untuk membina kelompok usaha ibu rumah tangga Sayo Baru dalam prosuksi, manajemen dan pemasaran jajanan pasar. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok usaha ibu Rumah Tangga Sayo Baru di Lingkungan Sayo Baru, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah difusi ilmu pengetahuan dengan prosedur kegiatan 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pendampingan, dan 4) evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah adanaya peningkatan  pemahaman dan keterampilan kelompok mitra dalam bidang produksi, manajemen keuangan dan dibidang pemasaran jajanan pasar. Kegitan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga
Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika Jenjang SMP Kabupaten Lombok Tengah
Kegiatan pembinaan OSN matematika SMP ini diikuti oleh Sembilan siswa siswi dari enam sekolah mitra di Kabupaten Lombok Tengah yaitu, SMPN 1 Praya, SMPN 2 Praya, SMPN2 Kopang, SMPN 5 Kopang, SMPN 1 Jonggat, dan SMPN 10 Pujut. Adapun tempat pelaksanaan kegiatan pembinaan olimpiade matematika SMP dilaksanakan di SMPN 1 Praya Lombok Tengah. Pembinaan OSN matematika dilaksanakan, tim pelaksana melakukan diskusi internal dengan guru-guru Pembina OSN dari sekolah-sekolah mitra untuk mendiskusikan kekurangan dan kelemahan kognitif siswa peserta olimpiade. Pembinaan OSN ini dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Kegiatan pembinaan OSN terangkum dalam 4 tahap yaitu, (1) analisis materi yang menjadi kesulitan siswa mitra, (2) latihan soal-soal olimpiade matematika, (3) penjelasan materi yang belum dipahami, (4) refleksi dan evaluasi proses pembinaan dan pencapaian siswa yang sudah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya. Kesimpulan yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini antara lain 1) kegiatan pembinaan OSN matematika oleh Dosen dapat memotivasi guru Pembina olimpiade di sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya sehingga dapat menunjang keberhasilan siswa binaannya; 2) Kegiatan pembinaan OSN matematika oleh Dosen dapat membantu guru Pembina olimpiade di sekolah memperdalam kemampuan peserta olimpiade matematika; dan 3) Melalui pembinaan OSN matematika ini, guru-guru Pembina olimpiade di sekolah memperoleh pengetahuan bahwa membina olimpiade tidak hanya memberikan latihan soal, tapi juga perlu melakukan analisis kesulitan belajar siswa peserta olimpiade
Pemberdayaan Pemuda dalam Pengelolaan Limbah Kayu Bernilai Ekonomis di Desa Kemantren Kecamatan Jabung
Utilization of wood waste has many benefits with cheap raw materials, easy to obtain and if used as a unique product it will have a selling value and is very beneficial for the community because it has a variety of different types of products and functions. One source of waste that can be utilized is waste produced from cutting logs taken in the middle. Utilization of wood waste into works of art that will be able to increase youth income and reduce wood waste produced. Artworks made from wood waste in the form of decorative lamps, key chains, wall hangings, photo frames, stationery places. Utilization of wood waste can increase the income of young people who work as temporary laborers and be able to open their own jobs by turning wood waste into works of art that have economic value
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Kewirausahaan Sabun Piring Cair
Jumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) yang banyak bisa menjadi sumber daya manusia yang potensial dalam membangun perekonomian keluarga dan daerah. Tetapi sebagian besar IRT tidak memiliki keterampilan untuk berwirausaha. Oleh karena itu, tim melakukan upaya pemberdayaan IRT melalui kewirausahaan sabun piring cair. Tujuan kegiatan ini ada dua, yakni memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat sabun piring cair kepada IRTÂ serta meningkatkan minat IRT untuk berwirausaha. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Gondang Kabupaten Lombok Utara dan diikuti oleh 24 orang IRT. Metode pelaksanaan menggunakan. Metode PRA (Participatori Rural Appraisal) dengan tahapan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Â Tingkat keberhasilan kegiatan ini diukur berdasarkan respon IRT dan hasil penjualan produk. Selama satu bulan pemberdayaan IRT di Desa Gondang telah berhasil dilaksanakan. Para IRT telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat sabun cair piring. Selain itu, IRT semakin termotivasi untuk berwirausaha sabun piring cair. Antusias peserta terlihat dari awal sampai akhir kegiatan. Selain itu, penjualan sabun piring cair sudah terlihat dapat meningkatkan pendapatan IRT.Empowerment of Housewives Through Liquid Dish Soap Entrepreneurship. AbstractThe large number of housewives (IRT) can be a potential human resource in developing the family and regional economy. But most IRTs do not have the skills to entrepreneurship. Therefore, the team made efforts to empower IRT through liquid soap dish entrepreneurship. The purpose of this activity is twofold, namely providing knowledge and skills to make liquid dish soap to the IRT and increasing IRT's interest in entrepreneurship. This activity was carried out in Gondang Village, North Lombok Regency and attended by 24 IRT people. The method of implementation uses. PRA (Participatory Rural Appraisal) method with stages of counseling, training, and mentoring. The success rate of this activity is measured based on IRT responses and the results of product sales. For one month the empowerment of the IRT in Gondang Village was successfully carried out. The IRT has gained knowledge and skills in making liquid dish soap. In addition, IRTs are increasingly motivated to become entrepreneurs through liquid dish soap. Enthusiastic participants were seen from the beginning to the end of the activity. In addition, the sale of liquid dish soap has been seen to increase IRT revenue
Pendampingan Guru BAIK (Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual)
Program rintisan INOVASI Kemitraan Australia Indonesia menggandeng beberapa Perguruan Tinggi di NTB bekerjasama dengan Kemendikbud, Pemprov NTB, dan Australian Government menyasar 25 sekolah mitra tingkat SD di kabupaten Lombok Utara dan Sumbawa. Tujuan kegiatan PKM untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru-guru SD di kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop, pelatihan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) peserta memahami teknik mengidentifikasi kesulitan belajar siswa dan identifikasi aspirasi siswa, 2) peserta memahami cara menganalisis kesulitan belajar siswa, 3) peserta dapat merancang perangakat pembelajaran berdasarakan kesulitan belajar siswa, dan 4) peserta dapat mengimplementasikan perangkat pemebelajaran yang telah dirancang. Kegiatan pendampingan perlu dilakukan secara kontinu agar guru-guru BAIK benar-benar dapat mengimplemetasikan visi dan misi dari guru BAIK.Teacher Assistance BAIK (Learning, Aspirational, Inclusive, and Contextual)AbstractThe Indonesia Indonesia Partnership INNOVATION pilot program has partnered with several Universities in NTB in collaboration with the Ministry of Education and Culture, the NTB Provincial Government and the Australian Government targeting 25 elementary level partner schools in North Lombok and Sumbawa districts. The purpose of PKM activities is to improve the quality of learning of elementary school teachers in North Lombok district. The methods used in this activity are workshops, training and mentoring. The results of this activity are 1) participants understand the techniques of identifying student learning difficulties and identification of students' aspirations, 2) participants understand how to analyze student learning difficulties, 3) participants can design learning tools based on student learning difficulties, and 4) participants can implement learning tools that are has been designed. Mentoring activities need to be carried out continuously so that BAIK teachers can really implement the vision and mission of BAIK teachers
Pengembangan Potensi Wisata Situ Rawagede Desa Sirnajaya Melalui Pemetaan Partisipatif (Studi Kasus : Desa Sirnajaya Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Bogor)
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu Desa Sirnajaya dalam melakukan pemetaan potensi Situ Rawa Gede secara partisipatif sebagai acuan dalam tata ruang. Metode yang digunakan untuk penataan ruang tersebut adalah dengan melakukan pemetaan partisipatif, tim berupaya memetakan potensi alam Situ Rawa Gede agar pengembangan potensi pariwisata terpadu antara suply and demand. Pemetaan partisipatif merupakan proses pemetaan yang melibatkan masyarakat dalam pengumpulan data dan analisis data terkait permasalahan yang mereka hadapi dipadukan dengan teknologi pemetaan saat ini. Hasil dari kegitan ini terbentuknya peta sebaran fasilitas wisata Situ Rawa sebagai daras pengembangan wisata berdasarkan potensi yang dimiliki. dalam pembentukannya masyarakat terlibat secara penuh karena merekalah yang mengetahui sejarah, penggunaan lahan, potensi desa, dan harapannya di masa depan