Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
434 research outputs found
Sort by
Peningkatan Ksehatan Ibu Hamil dan Anak Sekolah dalam Pemanfaatan Tanaman Anti Infeksi Kecacingan
Kecacingan adalah infeksi berbasis lingkungan dan termasuk penyakit yang terabaikan (Neglected Diseases), padahal infeksi ini dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil, gangguan pertumbuhan perkembangan anak dan penurunan fungsi kognitif. Infeksi kecacingan seringkali diabaikan karena kurangnya pengetahuan tentang infeksi kecacingan dan mengkonsumsi obat cacing apabila telah menimbulkan gejala berat. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak sekolah dalam pemanfaatan tanaman anti infeksi kecacingan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan promotif dan preventif yaitu penyuluhan dan pelatihan pada sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan kader kesehatan berjumlah 50 orang di Posyandu Lingkungan Dasan Cermen Utara, serta siswa dan guru SD di SDN 26 Cakranegara berjumlah 50 orang. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sasaran di Posyandu Lingkungan Dasan Cermen Utara, pengetahuan meningkat dari 5 orang (10%) menjadi 50 orang (100%) dan sikap mendukung dari tidak ada 0% menjadi 45 orang (90%). Sasaran di SDN 26 Cakranegara , pengetahuan meningkat dari 10 orang (80%) menjadi 50 orang (100%) dan sikap mendukung dari 5 orang (10%) menjadi 50 orang (100%).Ibu hamil dan anak sekolah dengan pendampingan dapat melakukan kampanye kesehatan dengan Poster dan Booklet serta menanam tanaman anti infeksi kecacingan di Lingkungan dan Sekolah
Improving the Health of Pregnant Women and School Children in the Utilization of Anti-Deworming Plants
Worms are environmental-based infections and include neglected diseases (Neglected Diseases), even though these infections can cause anemia in pregnant women, impaired growth and development of children and decreased cognitive function. Worm infections are often ignored because of a lack of knowledge about helminthic infections and taking worm medications when they cause severe symptoms. The aim of Community Service is to improve the health of pregnant women and school children by using anti-worm infection plants. The method of carrying out activities is promotive and preventive, namely counseling and training targeting pregnant women, nursing mothers and health cadres totaling 50 people at the Dasan Cermen Utara Environmental Posyandu, as well as elementary school students and teachers at SDN 26 Cakranegara totaling 50 people. The results of the Community Service target at Dasan Cermen Utara Environmental Posyandu, knowledge increased from 5 people (10%) to 50 people (100%) and supportive attitude from none 0% to 45 people (90%). Target at SDN 26 Cakranegara, knowledge increased from 10 people (80%) to 50 people (100%) and supportive attitude from 5 people (10%) to 50 people (100%). Pregnant women and school children with assistance can carry out health campaigns with posters and booklets and plant anti-worm infection plants in the environment and schools
Gerakan Tanam 1000 Pohon untuk Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di Universitas Sembilanbelas November Kolaka
Kolaborasi Universitas dengan perusahaan dalam hal ini PT. Antam UBPN Sultra dalam melestarikan lingkungan merupakan hal yang penting khususnya bagi mahasiswa. Kegiatan penanaman 1000 pohon di kampus Universitas Sembilanbelas November Kolaka di Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melibatkan 10 mahasiswa dan 3 instruktur, serta 10 panitia yang merupakan tim pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan membersihkan lokasi, menanam, dan merawat pohon. Jenis pohon yang ditanam adalah bitti (vitex cofassus). Mahasiswa merasakan manfaat yang mengasah karakter peduli lingkungan mereka dengan melakukan praktek atau learning by doing. Kegiatan sejenis dapat dijadikan role model khususnya bagi perusahaan yang berdampak kepada lingkungan sekitar.
The Movement to Plant 1000 Trees to Form a Careful Character for the Environment at the Nineteen November University, Kolaka
Collaboration between university and companies in this case PT. Antam UBPN Sultra in preserving the environment is an important thing, especially for students. The 1000 tree planting activity on the Universitas Sembilanbelas November Kolaka campus in Tanggetada District, Kolaka Regency aims to increase students' environmental awareness. The activity was carried out involving 10 students and 3 instructors, as well as 10 community service teams who were community service teams. Activities are carried out by cleaning the site, planting, and caring for trees. The type of tree planted is Bitti (Vitex cofassus Reinw). Students feel the benefits of honing their environmental awareness character by practicing or learning by doing. Similar activities can be used as role models, especially for companies that have an impact on the surrounding environment
Sosilasisasi Kriteria Penempatan Peralatan Komunikasi, Navigasi dan Pengamatan Penerbangan Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang
Menunjang keselamatan lalu lintas penerbangan diperlukan peralatan komunikasi, navigasi udara dan pengamatan penerbangan atau sering disebut dengan peralatan Communication, Navigation and Surveillance (CNS), peralatan CNS Bandara International Soekarno-Hatta terletak di Kabupaten Tangerang, namun Sebagian besar peralatan tersebut berada di lokasi yang ramai dengan penduduk dan transportasi umum. Tujuan Sosialisasi ini untuk memberikan wawasan operasi penerbangan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang agar tercapai ketertiban dan mendukung keselamatan penerbangan, kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara hybrid meeting dengan 3 materi pokok berdasarkan aturan penerbangan sipil internasional dan peraturan direktorat jenderal perhubungan udara. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan pengetahuan dari mitra untuk menunjang tugas pokok dan fungsi mitra. Tahapan lebih lanjut dari kegiatan ini adalah meninjau langsung lokasi peralatan serta memasang marka untuk ketertiban serta meningkatkan kesadaran atas keselamatan penerbangan khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.
Socialization of Criteria for Placement of Communication, Navigation and Aviation Observation Equipment at the Tangerang Regency Transportation Service
To support flight traffic safety, communication, air navigation, and flight observation equipment is needed or often referred to as Communication, Navigation and Surveillance (CNS) equipment, CNS equipment at Soekarno-Hatta International Airport is located in Tangerang Regency, but most of the equipment is located in crowded locations. with residents and public transportation. The purpose of this socialization is to provide insight into flight operations to the Tangerang Regency Transportation Service in order to achieve order and support flight safety, the socialization activity was carried out in a hybrid meeting with 3 main materials based on international civil aviation regulations and the regulations of the directorate general of air transportation. The result of this activity is the increased understanding and knowledge of partners to support the main tasks and functions of partners. The next stage of this activity is to directly inspect the location of the equipment and install markings for order and increase awareness of aviation safety, especially in the Tangerang Regency are
Pengabdian Masyarakat Edukasi 2P1F dalam Upaya peningkatan pengetahuan saat isoman
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berpikir positif, konsumsi makanan sehat dan penerapan teknik proning sebagai upaya pemulihan saat menjalani isoman Covid-19. Lokasi pengabdian masyarakat ini bertempat di Puskesmas Wates Kota Mojokerto. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan pendekatan edukatif melalui tahap (1) pretest (2) penyuluhan edukasi metode 2P1F (3) Post-test atau evaluasi. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember 2021.Kegiatan penyuluhan berisi pemaparan materi berkaitan dengan metode 2P1F, sebelumnya responden diberikan kuesioner pertanyaan terkait positif thingking, food atau makanan yang baik di konsumsi saat terpapar Covid-19 dan teknik proning. Hasilnya sebanyak 7 responden (35 % ) berpengetahuan baik, 10 responden berpengetahuan cukup 10 (50%) dan 3 (15%) responden berpengetahuan kurang selanjutnya pemaparan materi diberikan dengan menjelaskan metode 2P1F lalu responden diminta mengisi kuesioner kembali dan hasilnya terdapat peningkatan yaitu sekitar 17 responden (85%) pengetahuan baik dan 3 responden (15%) berpengetahuan cukup. Hal ini membuktikan bahwa penjelasan metode 2P1F berguna untuk meningkatkan pengetahuan bagaimana cara membangun positif thingking saat terkena Covid-19, konsumsi makanan yang baik untuk meningkatkan imunitas dan membantu proses penyembuhan serta teknik proning yang berguna untuk menaikan kadar oksigen dalam darah
2P1F Education Community Service in Efforts to Increase Knowledge When Isoman
This community service activity aims to increase public knowledge about positive thinking, healthy food consumption, and the application of prone position as an effort to recover while undergoing Covid-19 self-isolation. This community service is located at the Wates Health Center, Mojokerto City. The method used in counseling with an educational approach through the stages of (1) pretest (2) educational counseling on the 2P1F method (3) Post-test or evaluation. This activity was carried out in December 2021. The counseling activity contained material presentations related to the 2P1F method, previously respondents were given questionnaires related to positive thinking, food, or food that is good for consumption when exposed to Covid-19 and prone position. The result is that 7 respondents (35%) have good knowledge, 10 respondents have sufficient knowledge, 10 (50%) and 3 (15%) respondents have less knowledge. Furthermore, the material exposure is given by explaining the 2P1F method during isomanism, then respondents are asked to fill out the questionnaire again and the results are an increase, namely about 17 respondents (85%) have good knowledge and 3 respondents (15%) have sufficient knowledge. This proves that the explanation of the 2P1F method is useful for increasing knowledge of how to build positive thinking when exposed to Covid-19, consuming good food to increase immunity and help the healing process, and prone position that are useful for increasing oxygen levels in the blood
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Kanigoro Kota Madiun
Limbah rumah tangga seperti minyak jelantah berpotensi merusak lingkungan apabila dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu ide kreatif dan inovatif yang dapat mengolah minyak jelantah menjadi olahan yang bernilai. Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring, melatih ibu ibu PKK dan sebagai inovasi untuk mengatasi banyaknya volume limbah minyak jelantah di kawasan kelurahan kanigoro, kota madiun. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan metode pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Langkah kegiatan yang dilaksanakan yaitu; 1) koordinasi persiapan kegiatan, 2) melaksanakan pengabdian pembuatan sabun, dan 3) melakukan pendampingan secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan tepat waktu. Peserta menunjukan antusiasme cukup tinggi dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan. Kelemahan yang dialami adalah produk sabun cuci yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK belum sempurna. Hal ini hanya dikarenakan peserta cenderung terburu-buru dan hanya membutuhkan kebiasaan saja dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Processing Waste Cooking Oil into Dish Soap in Kanigoro Village, Madiun City
Household waste such as cooking oil has the potential to damage the environment if it is disposed of without processing it first. Therefore, creative and innovative ideas are needed that can process used cooking oil into valuable products. Processing used cooking oil into dish soap aims to increase knowledge about innovations in processing used cooking oil into dish soap, train PKK mothers, and as an innovation to overcome the large volume of used cooking oil waste in the Kanigoro village area, Madiun City. This activity was carried out with a socialization approach and training methods for making dish soap. The steps of the activities are; 1) coordinating the preparation of activities, 2) carrying out soap-making services, and 3) providing group assistance. The results of the implementation of community service activities run smoothly and on time. Participants showed quite high enthusiasm as evidenced by the number of participants who asked questions. The weakness experienced is that the soap products produced by participants are not perfect. This is only because participants tend to be in a hurry and only need habits in the implementation of the next activit
Upaya Pembangunan Jamban Sehat Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sawahan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Menuju Open Defecation Free
Tujuan kegitan PKM ini adalah untuk memperbaiki jamban dan membangun septic tank menjadi fasilitas kamar mandi dan jamban yang sehat. Selain itu juga melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi masyarakat melalui edukasi tentang PHBS khususnya tentang jamban sehat dan pengelolaan sampah di desa tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan survey lokasi mengidentifikasi permasalahan jamban dan pengelolaan sampah, menyusun rumusan masalah, melakukan koordinasi dengan pihak Desa Sawahan untuk membuat perencanaan, melakukan intervensi pembangunan jamban dan penyuluhan kepada masyarakat, menyusun laporan kegiatan, dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dibangunnya dua unit jamban dengan kloset duduk, dua jamban dengan kloset jongkok, satu unit septic tank dan terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 53% setelah dilakukan penyuluhan Direkomendasikan kepada masyarakat untuk melakukan perawatan jamban sebagai tindak lanjut menjaga kondisi jamban sehat yang sudah ada, serta melaksanakan pengelolaan sampah sehat pada tingkat keluarga masing-masing.
Development of Healthy Latrine Through Community Empowerment in Realizing the Sawahan Tourism Village, Watulimo District, Trenggalek Regency Towards Open Defecation Free
The aim of this PKM activity is to repair latrines and build septic tanks into healthy bathroom and latrines facilities. Apart from that, efforts are also made to increase the knowledge and motivation of the community through education about PHBS, especially about healthy latrines and waste management in the village. Community service activities by conducting site surveys identifying latrine problems and waste management, compiling problem formulations, coordinating with the Sawahan Village to make plans, intervening in latrine development and outreach to the community, compiling activity reports, and evaluating the results of activity implementation. The results of this community service activity were the construction of two units of latrines with sitting toilets, two latrines with squat toilets, one unit of septic tank and an increase in knowledge of 53% after counseling. exist, as well as carry out healthy waste management at the level of each family
Olahan Bumbu Bubuk Kaldu Jamur Tiram Di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa
Bumbu bubuk kaldu adalah salah satu bahan yang sangat dibutuhkan dalam menyedapkan masakan sebagai pengganti MSG ( Monosodium glutamate). Berapa tahun terakhir jamur tiram banyak digunakan sebagai bumbu bubuk kaldu jamur tiram untuk menyedapkan rasa masakan. Bubuk kaldu jamur tiram ini diketahui bebas dari kandungan MSG. Budidaya jamur tiram saat ini sedang dikembangkan oleh CV. Surya Mandiri di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Sehingga pada kegiatan ini, Tim Pengabdiam Masyarakat dari Universitas Negeri Makassar melibatkan CV. Surya Mandiri dan kelompok Wanita Tani di Desa Sokkolia untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan pemasaran dari jamur tiram hasil produksi dari CV. Surya Mandiri dan meningkatkan pemasukan kelompok Wanita Tani di Desa Sokkolia. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah memberi pelatihan tentang: (1). Cara pengolahan bumbu bubuk kaldu dari jamur tiram, (2).Cara pengemasan dan pelabelan hasil produk olahan. (3). Pemasaran. Setelah kegiatan ini dilakukan baik dari aspek pengolahan, pengemasan dan pelabelan serta cara pemasaran produk kepada masyarakat khususnya ibu-ibu dan remaja Kelompok Wanita Tani Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa sebagai mitra. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan melalui penngisian angket terhadap kegiatan ini, hasil respon peserta terhadap kegiatan ini menunjukkan skor rata-rata , 4,69 dengan kategori sangat baik.
Processed Seasoning Powder for Oyster Mushroom Broth in Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency
Broth powder seasoning is one of the ingredients that is needed in flavoring dishes as a substitute for MSG (Monosodium glutamate). In recent years, oyster mushrooms have been widely used as a seasoning for oyster mushroom broth powder to enhance the taste of dishes. This oyster mushroom broth powder is known to be free of MSG content. Oyster mushroom cultivation is currently being developed by CV. Surya Mandiri in Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency. So that in this activity, the Community Service Team from Makassar State University involved CV. Surya Mandiri and the Women Farmers group in Sokkolia Village to collaborate in order to increase the marketing of oyster mushrooms produced by CV. Surya Mandiri and increasing the income of the Women Farmers group in Sokkolia Village. The solution offered to overcome partner problems is to provide training on: (1). Method of processing broth powder seasoning from oyster mushrooms, (2). Method of packaging and labeling of processed products. (3). Marketing. After this activity was carried out both from the aspects of processing, packaging and labeling as well as how to market products to the community, especially women and adolescents, the Women Farmers Group of Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency as partners. Based on the evaluation carried out through filling out a questionnaire for this activity, the results of the participants' responses to this activity showed an average score of 4.69 in the very good category
Meningkatkan Kapasitas Ibu Menyusui Melalui Penyuluhan Kesehatan Mengenai Pemberian ASI Eksklusif Selama Masa Pandemi COVID-19
Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapsitas ibu menyusui melalui penyuluhan kesehatan mengenai pemberian asi eksklusif selama masa pandemi COVID-19. Mitra dalam kegitan ini adalah ibu-ibu menyusui diwilayah kerja Praktik Bidan Bersama Citra Lestari. Kegitan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Hasil terjadi peningkatan pengetahuan dengan harapan peningkatan pengetahuan tersebut dapat merubah watak ibu pada saat memberikan ASI eksklusif serta memberikan dampak yang signifikan terhadap kesuksesan pemberian ASI Eksklusif serta selalu mengutamakan aturan kesehatan pada ibu dan bayi dimasa COVID-19 melanda
Increasing the Capacity of Breastfeeding Mothers Through Health Counseling Regarding Exclusive Breastfeeding During the COVID-19 Pandemic
The purpose of this service is to increase the capacity of breastfeeding mothers through health education regarding exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic. Partners in this activity are breastfeeding mothers in the work area of the Citra Lestari Joint Midwife Practice. This activity is carried out using the outreach method. The result is an increase in knowledge with the hope that this increase in knowledge can change the character of the mother when giving exclusive breastfeeding and have a significant impact on the success of exclusive breastfeeding and always prioritize health rules for mothers and babies during the COVID-19 hit
Penyuluhan Pra Nikah Dalam Perspektif Islam Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pernikahan Islam
Perceraian di NTB makin meningkat diakibatkan maraknya pernikahan dibawah umur (19 tahun kebawah), kurangnya pemahaman tentang hal-hal yang harus persiapkan sebelum melakukan pernikahan. kondisi ini menjadi dasar melakukan pengabdian dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pernikahan islam melalui kegitan penyuluhan Pra Nikah dalam perspektif Islam. Mitra dalam kegitan ini adalah masyarakat desa Gelogor kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 20 orang. Metode pelaksanaan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Langkah-langkah kegitan perencanaa, tindakan, dan evalusi. Hasil pre test pemahaman mitra tentang pra nikah dalam Perspektif Islam mendapatkan nilai rata-rata 50 dan hasil posttest rata-rata 90 dengan rata-rata peningkatan 33%. Ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan memberikan dampak pada peningkatan pemahaman dan pengetahuan mitra. Meskipun terjadi peningkatan dan pemahaman mitra masih perlu dilakukan sosialisasi dan pempingan secara berkelanjutan.
Pre-Marriage Counseling is an Islamic Perspective as an Effort to Increase Knowledge About Islamic Marriage
Divorce in NTB may increase due to the prevalence of underage marriages (19 years and under), lack of understanding of the things that must be prepared before marriage. This condition becomes the basis for doing service with the aim of increasing knowledge and understanding of Islamic marriage through Pre-Marriage counseling activities from an Islamic perspective. Partners in this activity are the Gelogor village community, West Lombok district, totaling 20 people. The implementation method is lecture, discussion, and question and answer. The steps of planning, action, and evaluation activities. The results of the pre-test of partners' understanding of premarital marriage in the Islamic perspective got an average score of 50 and the posttest results averaged 90 with an average increase of 33%. This shows that the extension activities have an impact on increasing the understanding and knowledge of partners. Although there is an increase and understanding of partners, it is still necessary to carry out socialization and mentoring on an ongoing basis
Kelas Elite (Environmental Literacy) Anak Binaan Melalui Kegiatan Pembelajaran di Taman Baca Alam (TBA) Desa Sambogunung
Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap Environmental Literacy Class yang diselenggarakan di Komunitas anak binan taman Baca Alam Sambogunung Gresik. Langkah-langkah kegiatan persiapan program, perancangan pembelajaran, penyusunan buku pedoman, pembuatan video, koordinasi program, sosialisasi program, evaluasi program. Hasil yang dicapai 1) kegiatan terlaksana 100%. Keterlaksanaannya terdiri dari open class di alam merupakan kegiatan belajar yang diikuti oleh anak binaan Taman Baca Alam (TBA) dengan bimbingan tutor. Kelas menulis merupakan sesi belajar yang menghendaki anak binaan Taman Baca Alam (TBA) Sambogunung untuk menceritakan dan menuliskan keseruan pengalamannya selama belajar di Kelas Elite. Aksi tanggap lingkungan yang berupa praktik nyata dari pembelajaran yang telah diperoleh pada saat open class.
Elite Class (Environmental Literacy) Assisted Children Through Learning Activities at the Natural Reading Park (TBA) Sambogunung Village
Community service aims to improve the knowledge, skills, and attitudes of the Environmental Literacy Class which is held in the community of children fostered by the Sambogunung Gresik Natural Reading Park. The steps of program preparation activities, learning design, preparation of manuals, making videos, program coordination, program socialization, program evaluation. The results achieved 1) activities carried out 100%. Its implementation consists of open classes in nature, which are learning activities that are followed by the children under the guidance of the Natural Reading Park (TBA) with the guidance of a tutor. The writing class is a learning session that requires the children under the guidance of Taman Baca Alam (TBA) Sambogunung to tell and write about their exciting experiences while studying in Elite Class. Environmental response action in the form of real practice from the learning that has been obtained during the open clas