Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
    434 research outputs found

    Penyuluhan Kewirausahaan untuk Pemulihan Ekonomi Terdampak Covid-19 di Tegal Alur Jakarta Barat

    No full text
    Abdimas ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang kewirausahaan dan mendorong kaum milenial untuk berwirausaha. Kaum milenial dianggap memiliki kreatifitas sehingga mampu menciptakan produk yang inovatif. Maka kegiatan ini dilaksanakan di Komunitas Pemuda Karang taruna dan Pemuda Masjid Al Hudda di Tegal Alur Jakarta Barat dengan jumlah peserta 18 orang. Metode yang dilakukan adalah metode ceramah dan diskusi dengan materi tentang Kewirausahaan, Studi Kelayakan Bisnis, dan Membuat Logo Produk. Hasil capaian kegiatan ini antara lain terbentuk 1 kelompok wirausaha yang terjun dibidang penjualan produk home cleaner. Dari angket, pemahaman materi tentang kewirausahaan sebesar 94%, perubahan persepsi sebesar 89%, motivasi menjadi wirausahawan sebesar 100%, dan kepuasan peserta terhadap kegiatan sebesar 94%. Entrepreneurship Counseling for Economic Recovery Affected by Covid-19 in Tegal Alur, West Jakarta This Abdimas aims to increase knowledge about entrepreneurship and encourage millennials to become entrepreneurs. Millennials are considered to have created so that they are able to create innovative products. So this activity was carried out at the Youth Youth Community and the Al Hudda Mosque Youth Community in Tegal Alur, West Jakarta with 18 participants. The method used is the lecture and discussion method with material on Entrepreneurship, Business Feasibility Studies, and Creating Product Logos. The results of this activity include the formation of 1 group of entrepreneurs who are involved in the sale of home cleaning products. From the questionnaire, the material understanding of entrepreneurship is 94%, the perception change is 89%, the motivation to become an entrepreneur is 100%, and participants' satisfaction with activities is 94%

    Gelar Teknologi Pembuatan Urea Mineral Molasses Garam Blok Bagi Milenial Calon Wirausaha Agribisnis Sapi Potong di Pulau Lombok

    No full text
    Tujuan gelar teknologi pembuatan Urea Molases Mineral Garam Blok (UMMGB) untuk meningkatkan motivasi peternak muda dalam bidang agribisnis sapi potong di Pulau Lombok. Mitra dalam pelaksanaan gelar teknologi adalah kelompok milenial calon wirausaha agribisnis sapi potong di Pulau Lombok. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah gelar teknologi yang dikombinasi dengan kegiatan penyuluhan tatap muka langsung dan penyebaran lembaran informasi pembuatan UMMGB.  Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui gelar teknologi menunjukkan tingkat pengetahuan peserta gelar meningkat sangat nyata dari 13,79% menjadi 91,38%. Jumlah peserta yang terampil dalam membuat UMMGB juga meningkat dari 12,07% meningkat menjadi 86,21%, bahkan seluruh peserta gelar mau membuat UMMGB setelah mengikuti kegiatan gelar teknologi. Simpulannya gelar teknologi merupakan metode diseminasi teknologi baru yang sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap/minat milenial calon wirausaha agribisnis sapi potong dalam pembuatan Urea Molases Mineral Garam Blok (UMMGB) sebagai pakan tambahan sapi potong. Pelaksanaan gelar teknologi pembuatan UMMGB direkomendasi untuk disebarluaskan sebagai teknologi baru untuk meningkatkan kualiatas pakan sapi potong   Showcase Technology for Making Urea Mineral Molasses Salt Block for Millennial Candidates for Beef Cattle Agribusiness Entrepreneurs on Lombok Island The purpose of the showcase technology for making Urea Molasses Mineral Salt Block (UMMGB) is to increase the motivation of young farmers in the field of beef cattle agribusiness on the island of Lombok. Partners in implementing the showcase technology are millennial groups of prospective beef cattle agribusiness entrepreneurs on the island of Lombok. The method used in the implementation of community service is a show case technology combined with direct face-to-face extension activities and the dissemination of information sheets for making UMMGB. The results of community service through showcase technology show that the level of knowledge of the participants has increased significantly from 13.79% to 91.38%. The number of skilled participants in making UMMGB also increased from 12.07% to 86.21%, even all degree participants wanted to make UMMGB after participating in technology degree activities. In conclusion, the technology degree is a very effective method of disseminating new technology to increase the knowledge, skills, and attitudes/interests of millennial prospective beef cattle agribusiness entrepreneurs in the manufacture of Urea Molasses Mineral Salt Block (UMMGB) as additional feed for beef cattle. The implementation of the UMMGB manufacturing technology degree is recommended to be disseminated as a new technology to improve the quality of beef cattle feed

    Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat

    No full text
    Sampah rumah tangga menjadi salah satu penyumbang masalah sampah di wilayah desa Segerongan. Tujuan Kegitan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang pengolahan sampah rumah tangga di Desa Sigerongan Lingsar Lombok Barat. Mitra dalam kegitan pengabdian ini adalah warga desa Segerongan dengan jumlah angota mitra 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah Model Participatory Rapid Appraisal (PRA) dengan tahapan, (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan dan (3) Evaluasi. Hasil capaian kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik serta mampu membuat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga degan menggunaan metode komposter. Kegitan pendampingan perlu dilakukan secara kontinu sampai mitra benar-benar bisa mandiri dalam pengelolaan dan pengolahan limbah, selain itu untuk keberlanjutan dibutuhkan manajemen dan  wadah seperti bank sampah. Training On Household Waste Treatment In Sigerongan Lingsar Village West Lombok Household waste is one of the contributors to the waste problem in the Segerongan village area. The purpose of this activity is to increase understanding and skills regarding household waste processing in Sigerongan Lingsar Village, West Lombok. Partners in this service activity are residents of Segerongan village with 20 partner members. The method of implementing this service is the Participatory Rapid Appraisal (PRA) model with stages, (1) Preparation, (2) Implementation, and (3) Evaluation. The result of this activity is an increase in people's understanding and skills in sorting organic and inorganic waste and being able to make liquid organic fertilizer from household waste using the composter method. Assistance activities need to be carried out continuously until partners can truly be independent in waste management and processing, besides that for sustainability, management and containers such as waste banks are needed.    

    Pelatihan Pembukuan Sederhana Pada Usaha Olahan Makanan Berbahan Dasar Ikan Di Kabupaten Lombok Barat

    No full text
    Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengusaha kecil mengenai pencatatan keuangan usaha sebagai dasar dalam menyusun laporan keuangan. Menyusun pembukuan hingga laporan keuangan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bukanlah hal yang mudah. Menyelenggarakan pembukuan dan laporan keuangan dapat membantu UMKM dalam melihat perkembangan usaha, memperoleh pinjamanan dan sebagainya.   Mitra kegitan ini adalah pemilik usaha pengolahan makanan berbahan dasar ikan di Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 24 orang. Metode pelaksanaan melalui kegiatan workshop yang dibagi menjadi beberapa tahap; 1) persiapan, 2) Pelaksanaa, dan 3) evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik usaha memiliki minat untuk menyelenggarakan pembukuan dan menyusun laporan keuangan. Selain dari kesibukan mereka ntuk menyisihkan waktu yang memadai untuk menyelenggarakan pembukuan, ketiadaan tenaga kerja yang cukup dan banyak yang harus dikerjakan sendiri, beberapa peserta mengharapkan adanya pembukuan yang sederhana, tidak merepotkan, tidak menyita waktu dan pikiran mereka. Secara umum, para peserta sangat ingin didampingi dan diberikan pedoman dalam menyelenggarakan pembukuan.  Simple Bookkeeping Training in Fish-Based Food Processing Business in West Lombok Regency  This community service activity aims to increase the knowledge of small entrepreneurs regarding business financial records as a basis for preparing financial reports. Preparing books and financial reports for micro, small and medium enterprises (MSMEs) is not an easy task. Organizing books and financial reports can help MSMEs to see business developments, obtain loans, and so on. This activity partner is the owner of a fish-based food processing business in West Lombok Regency, totaling 24 people. The implementation method is through workshop activities which are divided into several stages; 1) preparation, 2) implementation, and 3) evaluation. The results of the activity show that business owners have an interest in maintaining books and compiling financial reports. Apart from their busy schedule to set aside adequate time for bookkeeping, lack of sufficient manpower, and a lot to do on their own, some participants hoped that bookkeeping would be simple, hassle-free, and not take up their time and thoughts. In general, the participants really wanted to be assisted and given guidance in carrying out bookkeeping

    Pendampingan Implementasi Akuntansi Akrual dan Manajemen Pada Koperasi Binaan PT Tripa Maju Bersama

    No full text
    Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Sebagai sebuah badan usaha, maka koperasi perlu di kelola dengan prinsip-prinsip pengelolaan yang sesuai dengan konsep manajemen. Pelaksanaan konsep manajemen secara baik akan menambah peluang untuk koperasi menjadi lebih berkembang.  Koperasi juga memiliki kewajiban untuk membuat laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada semua anggota koperasi. Selama ini banyak koperasi belum menerapkan akuntansi akrual. Oleh karena itu perlu di berikan pengetahuan dan pemahaman melalui latihan nyata dalam menerapkan akuntansi akrual, demikian pula pemahaman terhadap SAK ETAP. Pelakasanaan pemaparan materi melalui media zoom, tatap muka di salah satu koperasi yang dipilih. Hasil dari kegiatan ini adalah terselenggaranya pencatatan secara akrual dan mampu menghasilkan laporan keuangan dengan akuntansi yang berbasis akrual dan sesuai dengan SAK ETAP Assistance in the Implementation of Accrual Accounting and Management at PT Tripa Maju Bersama Fostered Cooperatives  A cooperative is an economic organization owned and operated by people for the common good. Cooperatives are based on activities based on the principle of the people's economic movement based on the principle of kinship. As a business entity, cooperatives need to be managed with management principles that are in accordance with the concept of management. Good implementation of the management concept will increase the opportunity for cooperatives to become more developed.  The cooperative also has the obligation to make financial statements as a form of accountability to all members of the cooperative. So far, many cooperatives have not implemented accrual accounting. Therefore, it is necessary to provide knowledge and understanding through real exercises in applying accrual accounting, as well as an understanding of SAK ETAP. The implementation of the presentation of a ran material through zoom media, and mentoring activities are also carried out with face-to-face media at one of the selected cooperatives. The result of this activity is the implementation of accrual recording and being able to produce financial statements with accrual-based accounting and in accordance with SAK ETA

    Workshop Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru

    No full text
    Pengabdian ini dilakukan untuk memberi solusi alternatif dari persoalan yang dihadapi oleh guru yang mengalami kendala pada penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit ke jurnal sebagai salah satu syarat dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode workshop dan pendampingan penulisan hingga submit ke jurnal, yaitu pengabdi melakukan kegiatan bersama dengan guru mata pelajaran IPA yang tergabung dalam MGMP Kota Pontianak. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring. Ada tujuh guru yang mengikuti secara penuh kegiatan ini. Berdasarkan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, guru merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan, terutama dengan pendampingan penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit pada jurnal. Pengabdi menemukan, selama ini banyak terdapat guru-guru yang terkendala dalam melakukan penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan sumbit pada jurnal dikarenakan kurangnya pelatihan dan pengetahuan tentang penulisan artikel serta submit pada jurnal. Setelah dilakukan workshop dan pendapingan terhadap penulisan artikel penelitian tindakan kelas dan submit pada jurnal empat guru dapat menghasilkan artikel yang ditulis sendiri dan siap submit pada jurnal. PKM Workshop on Writing Classroom Action Research Articles for Teachers This service is carried out to provide alternative solutions to problems faced by teachers who experience problems in writing classroom action research articles and submitting them to journals as one of the requirements in proposing promotions. This service is carried out using the workshop method and writing assistance to submit to journals, where the devotees carry out joint activities with science subject teachers who are members of the Pontianak City MGMP. This activity is carried out offline and online. There were seven teachers who fully participated in this activity. Based on the series of activities that have been carried out, the teacher feels very helpful with the activities carried out, especially by assisting in writing class action research articles and submitting them to journals. The service found that so far there have been many teachers who were constrained in writing class action research articles and sumbits in journals due to lack of training and knowledge about article writing and submitting to journals. After the workshop and mentoring on writing classroom action research articles and submitting them to journals, four teachers can produce articles written by themselves and ready to be submitted to journals.

    Adaptasi Dan Kolaborasi Menuju Koperasi Inovatif Kota Palu

    No full text
    Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang adaptasi dan kolaborasi bagi Koperasi kota Palu agar mampu menyesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis di era multi disrupsi, kemampuan dan komitmen agar mampu beradaptasi dan berkolaborasi dengan ekosistem bisnis digital, dan menggunakan strategi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses dan layanan bisnis di era multi disrupsi. Target dari kegiatan pengabdian ini adalah Pengurus Koperasi Roata Jaya Bersama, Kelurahan Palupi, Kota Palu Sulawesi Tengah. Materi yang diberikan dalam bentuk ceramah dalam bentuk Focus Group Discussion FGD oleh tim pengabdian, dan kemudian berkembang dalam bentuk tanya jawab dan diskusi. Pihak akademisi dan pemerintah terus memberikan motivasi dan pengembangan diri bagi pengurus koperasi kota palu dalam pengelolaan koperasi yang adaptif, mampu berkolaborasi dan berinovasi.Hasil pengabdian menemukan bahwa koperasi kota Palu selama ini koperasi dalam menjalankan usahanya masih menggunakan cara yang tradisional dan belum menggunakan sistem Digital dalam proses pengelolaan usahanya. Adapun Kolaborasi yang koperasi lakukan masih dalam level koperasi primer dengan UMKM, namun belum di lakukan dalam model kerja sama yang terstruktur dan terprogram, sehingga sangat membutuhkan pendampingan. Adaptation and Collaboration Towards Innovative Cooperatives in Palu City  The purpose of this community service activity is to provide knowledge about adaptation and collaboration for Koperasi Kota Palu, to be able to adapt to changes in the business environment in the era of multi-disruption, the ability and commitment to be able to adapt and collaborate with the digital business ecosystem, and use information technology utilization strategies. in business processes and services in the era of multi-disruption. The target of this service activity is the Management of the Koperasi Roata Jaya Bersama, Kelurahan Palupi, Kota Palu, Sulawesi Tengah. The material was given in the form of a lecture in the form of a Focus Group Discussion FGD by the service team, and then developed in the form of questions and answers and discussions. Academics and the government continue to provide motivation and self-development for the Koperasi Kota Palu management in managing cooperatives that are adaptive, able to collaborate and innovate. business management process. The collaboration that cooperatives do is still at the primary cooperative level with MSMEs, but has not been carried out in a structured and programmed cooperation model, so it really needs assistance

    Sosialisasi Teknik Pemasaran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Melalui Digital Marketing

    No full text
    Pemasaran merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh para usahawan mikro kecil agar hasil produksi dapat dikenal, diminati dan dibeli oleh konsumen. Sosialisasi ini dilakukan untuk mengenalkan teknik pemasaran usaha mirko kecil menengah melalui sistem digital marketing. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, sambil memerlihatkan beberapa slide sebagai contoh bagi pelaku usaha yang telah menggunakan pemasaran melalui sistem digital marketing, juga pelatihan dan evaluasi. Mitra pengabdian UMKM ada 8 kelompok usaha, yang masing-masing terdiri dari 6 orang. Kelompok ini adalah para ibu-ibu petani dan nelayan yang memanfaatkan waktu membantu perekonomian rumah tangga. Waktu pelaksanaan pengabdian selama 40 hari, dimulai pada 28 Juni hingga 07 Agustus 2023 di Desa Tunas Jaya Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa mitra usaha belum tahu cara yang efektif menggunakan media sosial dalam memasarkan hasil usaha produksi Abon Ikan Cakalang. Namun dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini telah membukan wawasan dan motivasi dalam memasarkan hasil produksinya.. Socialization Of Marketing Techniques For Micro Small To Medium Enterprises (Umkm) Through Digital Marketing  Marketing is something that must be done by micro and small entrepreneurs so that their production results can be known, sought after and purchased by consumers. This socialization was carried out to introduce marketing techniques for small and medium micro businesses through a digital marketing system. The method used in this activity is a lecture, while showing several slides as examples for business actors who have used marketing through digital marketing systems, as well as training and evaluation. There are 8 business groups serving partners for MSMEs, each consisting of 6 people. This group is female farmers and fishermen who use their time to help with the household economy. The service time is 40 days, starting from June 28 to August 7 2023 in Tunas Jaya Village, Bone Pantai District, Bone Bolango Regency. The results of this service show that business partners do not yet know how to effectively use social media in marketing the results of the Cakalang Fish Floss production business. However, this socialization and training has opened up insight and motivation in marketing their products

    Pendampingan Guru Inovatif dan Reflektif Melalui TBLA Berbasis Lesson Study di SMP Muhammadiyah 2 Batu

    No full text
    Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, sikap dan keterampilan guru atas inovasi dan reflektif dalam pembelajaran melalui pemanfaatan TBLA berbasis lesson study.  Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah (1) inclass training melalui langkah Pembekalan (materi konsep pendidikan abad 21, pedagodis modern dan learning community), (2) on the job training melalui langkah workshop penyusunan rencana aksi, penyusunan perangkat pembelajaran (open plan), open class, observasi, refleksi dan tindak lanjut). Sedangkan metode pendampingan dipilih dalam kaitannya dengan implementasi program pengabdian yaitu model SUPIA (School-University Partnership In Action) atau kemitraan dengan aksi setara untuk meraih kualitas pendidikan. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa guru menerima pengetahuan baru terkait dengan guru inovatif dan reflektif dan terdorong untuk mempraktekannya. Hasil workshop pembelajaran kolaboratif meningkatkan pemahaman prinsip pembelajaran kolaboratif dan penyusunan perangkat pembelajaran atau lesson design secara terbuka (open plan) meliputi chapter design dan lesson design merupakan integrasi dari TPACK. Pada Chapter design berisi content knowledge yang menjabarkan dokumenn kurikulum, sedangkan Lesson Design merupakan technological paedogogic yang meliputi sharing task dan jumping task, penugasan dalam porsi individu dan porsi kelompok. Pembelajaran kolaboratif mengimplementasikan teori belajar social  Vigotsky, teori belajar kognitif Jean Piaget dan teori belajar proto/deutro James Bateson. Pembelajaran kolaboratif sebagai salah satu implementasi guru inovatif menghasilkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaboratif siswa. Hasil ini telah didukung oleh pemanfaatan TBLA yang dikemas dalam bingkai lesson study dalam rangka mewujudkan predikat guru reflektif. Dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini telah menguatkan mindset, cita cita guru inovatif dan reflektif. Guru inovatif diwujudkan dengan kemampuan merancang dan menerapkan pembelajaran kolaboratif, sementara itu guru reflektif diindikasikan dengan pemanfaatan TBLA dalam bingkai lesson study. Pengabdian ini telah mampu mewujudkan peningkatan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA untuk materi Pesawat Sederhana.  Innovative and Reflective Teacher Assistance Through Lesson Study-Based TBLA at SMP Muhammadiyah 2 Batu  The purpose of this assistance is to improve the understanding, attitudes, and skills of teachers on innovation and reflective learning through the use of lesson study-based TBLA. The methods used in this service are (1) in-class training through the detachment (21st-century education concept material, modern pedagogy, and learning community), (2) on the job training through the workshop steps of preparing action plans, preparing learning tools (open plan), open class, observation, reflection, and follow-up). While the mentoring method was chosen in relation to the implementation of the service program, namely the SUPIA (School-University Partnership In Action) model or partnership with equal action to achieve quality education. The results of the socialization show that teachers accept new knowledge and are encouraged to use it in practice to become innovative and reflective teachers. The results of the innovative learning workshop with the collaborative learning model make the target teacher's understanding of the principles of collaborative learning increasingly mastered. The results of the preparation of learning tools or lesson designs in an open (open plan) show that chapter design and lesson design are an integration of TPACK which should be well prepared to realize real collaborative learning. That collaborative learning recognizes task sharing and jumping tasks, recognizes assignments in individual portions and group portions. Collaborative learning implements Vygotsky's social learning theory, Jean Piaget's cognitive learning theory, and James Bateson's proto/deutro learning theory. Collaborative learning as one of the implementations of innovative teachers results in an increase in students' critical thinking skills and collaborative skills. This result has been supported by the use of TBLA which is packaged in a lesson study frame in order to realize the predicate of a reflective teacher. It can be concluded that this dedication has strengthened the mindset, ideals of innovative and reflective teachers. Innovative teachers are manifested by the ability to design and implement collaborative learning, while reflective teachers are indicated by the use of TBLA in the lesson study frame. This service has been able to realize an increase in the quality of the process and student learning outcomes in science subjects for Simple Plane material

    Ecological Education Development Design for Middle School Students in Maintaining the Sustainability of Ujungpangkah Mangrove Essential Ecosystem Area (KEE MUP)

    No full text
    The essential ecosystem of mangroves Ujungpangkah (KEE MUP) is a protection and limited utilization area located on the coastal area in the north of Gresik Regency. This area has high biodiversity, especially various mangroves and waterbird species from different parts of the world due to their migration process. To protect this area, it is required to enhance the sensitivity of students as the young generation to react appropriately to keep the environment sustainable. In this case, education-based environmental studies (Ecological Education) is used as a sustainable approach to answering this challenge. Various activities of community services are structured through a strategic plan for ecological education implementation. With this Ecological Education, students can increase their sense of love for the environment to keep the KEE MUP conservation zone inherited sustainabl

    0

    full texts

    434

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇