Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
    434 research outputs found

    Peyuluhan Teknologi air bersih dengan Khitosan Desa Belener Kabupaten Cianjur

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi berbasis kitosan untuk meningkatkan kualitas air di Desa Belener, Kabupaten Cianjur. Mitra kegiatan adalah kelompok petani setempat yang menghadapi permasalahan air tercemar akibat limbah pertanian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Science Technology Society (STS), dengan pengembangan pengetahuan dan keterampilan berbasis praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait manfaat kitosan sebagai agen koagulasi alami, efektif dalam penjernihan air dengan efisiensi hingga 95%. Demonstrasi praktik dan pelatihan keterampilan menghasilkan antusiasme tinggi, dengan 70% peserta menilai materi sangat sesuai kebutuhan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah teknologi kitosan mampu menjadi solusi ramah lingkungan dan ekonomis untuk masalah kualitas air. Rekomendasi meliputi replikasi program ke daerah lain dengan memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Clean Water Technology Extension with Chitosan in Belener Village, Cianjur This community service activity aims to introduce chitosan-based technology to improve water quality in Belener Village, Cianjur Regency. The partners in this program are local farmers facing water contamination issues caused by agricultural runoff. The implementation method uses the Science Technology Society (STS) approach, emphasizing hands-on knowledge and skill development. The results demonstrated increased participant understanding of chitosan's benefits as a natural coagulant, effectively purifying water with up to 95% efficiency. Practical demonstrations and training activities generated high enthusiasm, with 70% of participants rating the material as highly relevant to their needs. The conclusion of this program highlights chitosan technology as an environmentally friendly and cost-effective solution for water quality issues. Recommendations include replicating the program in other areas while strengthening collaborations between academics, governments, and communitie

    Pemantauan dan Identifikasi Masalah Kesehatan Lansia di Posyandu RW XII Desa Ledug Kembaran Banyumas

    No full text
    Semakin bertambahnya usia seseorang maka akan semakin mengalami berbagai perubahan dan kemunduran akibat proses menua. Proses menua yang terjadi tidak jarang menimbulkan beberapa keluhan yang merupakan bagian dari penyakit kronis yang dialami seperti asam urat, diabetes mellitus, rematik, kolesterol dan penyakit lainnya. Pendeteksian diri diperlukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memantau dan mengidentifikasi masalah kesehatan pada lansia yang terdaftar di Posyandu RW XII Desa Ledug, Kembaran, Banyumas. Metode yang digunakan mengabdopsi metode pendekatan PAR kepada 5 kader dan 30 lansia. Hasil kegiatan selama 3 bulan didapatkan masalah kesehatan pada lansia, dan beberapa lansia yang beresiko mengalami masalah kesehatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah tindakan pengidentifikasian dan pemantauan masalah kesehatan yang terjadi pada lansia sangat efektif untuk mencegah komplikasi lanjutan serta mendapatkan penanganan dengan segara guna meningkatkan derajat kesehatan dan usia harapan hidup. Monitoring and Identification of Elderly Health Problems at Posyandu RW XII Ledug Village, Kembaran, Banyumas The older a person is, the more they will experience various changes and setbacks due to the aging process. The aging process that occurs often causes several complaints which are part of the chronic diseases experienced such as gout, diabetes mellitus, rheumatism, cholesterol and other diseases. Self-detection is necessary to prevent further complications. The purpose of this activity is to monitor and identify health problems in the elderly registered at Posyandu RW XII, Ledug Village, Kembaran, Banyumas. The method used adopted the PAR approach method for 5 cadres and 30 elderly people. The results of activities for 3 months found health problems in the elderly, and some elderly who are at risk of experiencing health problems. The conclusion from this activity is that identifying and monitoring health problems that occur in the elderly are very effective in preventing further complications and getting immediate treatment in order to improve health status and life expectancy

    Edukasi Pencegahan Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah ( TTD) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Remaja Putri Di Kampung Tematik Budaya Depok

    No full text
    Remaja putri sangat rentan mengalami anemia. Anemia pada remaja putri membawa dampak buruk bagi performa keseharian bahkan bagi masa depan generasi bangsa. Dari wawancara singkat pada 10 orang remaja putri diketahui bahwa semua mereka belum memiliki pengetahuan yang mumpuni terkait anemia, pola nutrisi dan makan yang benar dan tablet tambah darah (TTD). Hal ini dipandang sebagai sebuah urgensi untuk melakukan edukasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang anemia pada remaja putri, pola nutrisi dan cara mengonsumsi TTD yang benar untuk mencegah maupun menangani anemia.   Kegiatan penyuluhan diadakan di Kampung Tematik Budaya Depok dan diikuti oleh 32 orang remaja putri. Materi mengenai anemia, dampak anemia pada remaja putri serta cara pencegahan anemia melalui pengaturan pola nutrisi dan minum TTD secara rutin dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Sesi berbagi pengalaman singkat seputar pola makan dan anemia oleh perwakilan mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Gunadarma dan peserta yang terpilih juga dilakukan sebagai penguatan materi. Pada akhir kegiatan setiap peserta diberikan 1 strip TTD dan ringkasan materi dalam bentuk leafleat. Remaja putri yang sudah mengikuti kegiatan edukasi diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi diri sendiri serta menjadi duta remaja putri yang turut mensukseskan kampanye “Sehat, Cantik dan Cerdas tanpa Anemia” kepada banyak remaja putri lain yang mereka temui. Anemia Preventive Education and Iron Folic Acid Suplement Distribution to Adolescent Girl in Kampung Tematik Budaya Depok  Adolescent female is a group that is prone to anemia. Anemia in adolescent female harms daily performance and even the future generation of the nation. From brief interviews with 10 young women, it found that all of them did not have adequate knowledge regarding anemia, proper nutrition, and eating patterns, and iron folic acid supplement (IFAS). This is seen as an urgency to conduct education about anemia and provide iron supplements. The preventive education activity was held in the Depok Cultural Thematic Village and attended by 32 young women. Materials regarding anemia, the impact of anemia on young women, and how to prevent anemia through regular regulation of nutritional patterns and regularly taking iron supplements were well understood by the participants. A brief experience-sharing session on diet and anemia by student representatives of the Midwifery Study Program at Gunadarma University and selected participants was also carried out as material reinforcement. By the end of this preventive education program, each participant received one strip of IFAS and a leaflet. After this project, we hope that adolescent girls who have participated will be the agents of change and contribute to the success of the “Healthy, Beautiful and Smart without Anemia” campaign for the many other young women they meet

    Iptek bagi Masyarakat dalam Mengolah Biomassa menjadi Biochar dan Asap Cair Menggunakan Pirolisator Portabel

    No full text
    Diseminasi iptek bagi masyarakat desa menjadi sarana penting untuk mendorong hilirisasi penelitian sehingga inovasi dan invensi tidak hanya di lingkungan civitas akademik saja. Bentuk diseminasi dalam kegiatan ini adalah iptek bagi masyarakat dalam mengolah biomassa menjadi biochar dan asap cair menggunakan pirolisator portabel yang dapat dirakit sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi kesadaran dan pemahaman kepada kelompok tani di Desa Karang Indah agar mampu mengolah biomassa sisa petanian dan peternakan menjadi biochar dan asap cair serta mengimplementasikannya agar meningkatkan produktivitas pertanian di lahan sulfat masam yang pada akhirnya menurunkan biaya operasional kegiatan budidaya tanaman. Hal ini berdampak langsung pada pencapaian SDGs Desa yang dicanangkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta searah dengan SDGs Dunia. Diseminasi hasil penelitian dan difusi teknologi yang diinisiasi dengan menerapkan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) ternyata efektif mendorong penetrasi iptek kepada petani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang fungsi biochar dan asap cair sebesar 54.1%, pemahaman tentang cara pengolahan biomassa organik menjadi biochar dan asap cair serta kemamampuan merekonstuksi/ reka-cipta iptek alat pirolisator dengan metode amati-tiru-modifikasi mengalami peningkatan berturut-turut sebesar 31.1% dan 52.6%, sehingga akumulasi rata-rata persentase peningkatan pemahaman peserta untuk keseluruhan indikator capaian setelah dilakukan kegiatan sebesar 45.93%. Science and Technology for Villagers in Processing Biomass into Biochar and Liquid Smoke Using Portable Pyrolysators Science and technology dissemination for village communities is a key means to encourage downstream research so that innovation and invention are not only within the academic community. The form of dissemination in this activity is science and technology for the district in processing biomass into biochar and liquid smoke using a portable pyrolysator that can be assembled by yourself. The purpose of this activity is to provide awareness and understanding to farmer groups in Karang Indah Village so that they can process leftover biomass from agriculture and livestock into biochar and liquid smoke and implement it to increase agricultural productivity in acid sulfate soil which ultimately reduces the operational costs of plant cultivation activities. It has a direct impact on achieving the Village SDGs launched by the Ministry of Villages, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration and is in line with the World SDGs. Dissemination of research results and technology diffusion initiated by applying the Participatory Rural Appraisal (PRA) method turned out to be effective in encouraging science and technology penetration to farmers. The results of the activity showed an increase in knowledge about the function of biochar and liquid smoke by 54.1%, an understanding of how to process organic biomass into biochar and liquid smoke, and the ability to reconstruct/invent science and technology of pyrolysator equipment using the observe-copy-modification method experienced a successive increase of 31.1 % and 52.6% so that the accumulated average percentage of increased understanding of participants for all achievement indicators after the activity was 45.93%

    Sekolah Binaan “Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa”

    No full text
    Program Studi Pendidikan Matematika FKIP-UNIQHBA memiliki beberapa sekolah binaan yang fokus dalam meningkatkan Literasi Numerasi siswa. Salah satu sekolah binaan adalah MA. Darul Hikmah Darek, Lombok Tengah. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap  literasi numerasi; 2) meningkatkan gemar literasi numerasi bagi siswa; 3) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap manfaat literasi numerasi dalam kehidupan. Metode pelaksanaan yaitu memberikan pendampingan dan pelatihan tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka yang diikuti oleh 35 orang siswa dari kelas X, XI dan 3 orang guru matematika. Hasil dari evaluasi kegiatan yaitu 1) adanya pemahaman siswa tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari; 2) adanya peningkatan motivasi dan minat siswa untuk belajar matematika; 3) indikator ketercapaian pelaksanaan rata-rata 92,8 % berada pada kriteria sangat baik. Foster Schools "Improving Students' Numerical Literacy" The FKIP-UNIQHBA Mathematics Education Study Program has several target schools that focus on improving student Numeracy Literacy. One of the target schools is MA. Darul Hikmah Darek, Central Lombok. This Community Service is carried out aimed at: 1) increasing students' knowledge of numeracy literacy; 2) increase the love of numeracy literacy for students; 3) increase students' knowledge of the benefits of numeracy literacy in life. The implementation method is to provide assistance and training on the use of mathematical concepts in everyday life. This activity was carried out face-to-face which was attended by 35 students from classes X, XI and 3 mathematics teachers. The results of the evaluation of activities are 1) students' understanding of the use of mathematical concepts in everyday life; 2) there is an increase in student motivation and interest in learning mathematics; 3) The average implementation achievement indicator of 92.8% is on the very good criteria

    Peningkatan Pendidikan Karakter Melalui Program Kemitraan Masyarakat di Desa Doda Melalui Pembelajaran Tambahan dan Pemutaran Film Edukasi

    No full text
    Tujuan pembelajaran tambahan dengan metode pemutaran film sebagai edukasi pendidikan maupun pendidikan karakter anak-anak desa Doda adalah meningkatnya kualitas pendidikan serta terbentuknya karakter serta kepribadian yang baik dengan pemutaran film pendidikan ini di lakukan di tiga dusun, yakni dusun 1, dusun 2, dan juga dusun 3. Jumlah anak di setiap dusunya rata- rata dusun 1 berjumlah 15 anak, dusun 2 berjumlah 12 anak, dan dusun 3 berjumlah 15 anak. metode pelaksanaan merupakan tahapan yang dibuat dengan cara sistematis dari awal hingga akhir yang meliputi urutan pekerjaan. Langka langka dari gegiatan ini yang pertama tahap persiapan, selanjutnya tahap plaksanaan dan yang terakhir evaluasi. hasil yang dicapai dari kegiatan ini bisa menambahkan wawasan mereka mengenai pendidikan karakter antara lain, toleransi, sikap menghargai, etika berbicara, kesopanan, meningkatkan literasi dalam hal pendidikan mereka. Pembentukan karakter pada anak-anak desa Doda harus perlu di tingkakan lagi. Hal ini haru perlu adanya campur tangan dari pemerintah desa untuk membantu tenaga pengajar atau pendidik memaksimalkan proses belajar mengajar yang ada di desa Doda. Selain itu juga harus sering di lakukan pemutaran film edukasi penidikan kerakter pada anak, dan juga harus menambahkan flm-film mengenai bahaya merokok dan juga narkoba. Improving Character Education Through the Community Partnership Program in Doda Village Through Additional Learning and Screening of Educational Films The purpose of additional learning with the film screening method as educational education and character education for the children of Doda village is to improve the quality of education and the formation of good character and personality with the screening of this educational film in three hamlets, namely hamlet 1, hamlet 2, and also hamlet 3. The number of children in each hamlet is on average hamlet 1 totaling 15 children, hamlet 2 totaling 12 children, and hamlet 3 totaling 15 children. the implementation method is a stage that is made in a systematic way from start to finish which includes the sequence of work. The rare stages of this activity are first the preparation stage, then the implementation stage and finally the evaluation. the results achieved from this activity can add their insights regarding character education including tolerance, respect, speaking ethics, politeness, increasing literacy in terms of their education. Character building in Doda village children must be increased. This should require intervention from the village government to help teachers or educators maximize the teaching and learning process in Doda village. In addition, there should also be frequent screenings of educational films on character education for children, and should also add films about the dangers of smoking and drugs.  

    Kegiatan Penyuluhan Pengembangan Pertanian Organik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur

    No full text
    Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Paok Pampang. Sedangkan tujuan khususnya adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan; (2) Menunjukkan kepada anggota kelompok tani jika pertanian organik adalah salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan sistem pertanian; dan (3) Menjalin hubungan antara UNRAM dengan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode andragogi yang dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok tani. Dalam kegiatan pengabdian ini diikuti oleh sepuluh orang peserta yang merupakan anggota kelompok tani Bila Sundung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta terutama  yang berkaitan dengan aspek teknik dan  aspek sosial ekonomi terutama terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya petani di desa Paok Pampang dengan menggunakan pertanian organik, hal ini dapat dilihat dari jumlah pembelian pupuk organik yang mengalami peningkatan sebesar 43% di toko pertanian Pak Abas UD. Bila Sundung; (2) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap kegiatan penyuluhan cukup tinggi yakni dengan persentase respon positif sebesar 100% dari 10 orang peserta; (4) Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara, UNRAM dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung. Extension Activities for Organic Agriculture Development in Support of Food Security in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency  In general, this service activity aims to increase farmers' knowledge about the development of organic farming in supporting food security in Paok Pampang Village. While the specific objectives are: (1) Increase the knowledge of farmer group members about the development of organic agriculture in supporting food security; (2) Show farmer group members that organic farming is one way to maintain the sustainability of the agricultural system; and (3) Establish a relationship between UNRAM and the community. The implementation of the service was carried out using the andragogy method which was carried out through counseling and mentoring to farmer groups. This service activity was attended by ten participants who were members of the Bila Sundung farmer group. The results of the implementation of the activity show that: (1) This activity has been able to increase the knowledge and skills of participants, especially those related to technical aspects and socio-economic aspects, especially those related to improving the community's economy, especially farmers in Paok Pampang village by using organic farming, this can be seen from the number of purchases of organic fertilizers which has increased by 43% at Pak Abas' farm shop UD. Bila Sundung; (2) The response of Bila Sundung farmer group members to the extension activities was quite high, with a positive response percentage of 100% of the 10 participants; (4) This activity has also helped encourage the intensification of mutual communication between UNRAM and the community who are members of the Bila Sundung farmer group

    Pelatihan Pembuatan Video Kampanye Cegah TBC Di Desa Purworejo

    No full text
    Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium Tuberculosis yang mudah ditularkan melalui udara yang kemudian masuk melalui saluran yang mencapai alveolus. Kasus TBC (tuberkulosis) di Kabupaten Pekalongan masih tinggi. Pada tahun 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan mencatat ada lebih dari 1.000 kasus TBC. Kecamatan Sragi sendiri di temukan ada 82 kasus TB. Sebanyak 18 kasus TB dilaporkan oleh Puskesmas Sragi 1 dan sebanyak 64 kasus TB dilaporkan oleh puskesmas Sragi 2. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait TBC dan bahayanya yang masih banyak kasusnya di lokasi pengabdian serta memberikan pelatihan pembuatan video kampanye kesehatan kepada kader kesehatan dan para pelajar yang tergabung dalam posyandu remaja. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui pemberian informasi dan edukasi kepada kader kesehatan dan remaja di Desa Purworejo terkait penyakit TBC dan memberikan pelatihan pembuatan video kampanye sebagai media pencegahan penyakit TBC. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Remaja yang menjadi perwakilan beberapa dukuh di Desa Purworejo dan 5 kader kesehatan melalui tatap muka secara langsung yang bertempat di SD Negeri Purworejo. Materi yang disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah faktor resiko kejadian TBC, upaya pencegahan dan penanggulangan TBC serta yang terakhir adalah pemberian materi sekaligus praktek langsung pelatihan pembuatan video kampanye cegah TBC. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman terkait TBC bagi para remaja dan kader kesehatan serta meningkatkan ketrampilan pembuatan video kampanye dengan memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media promosi kesehatan cegah TBC Video Campaign Training to Prevent Tuberculosis (TBC) in Purworejo Village Tuberculosis is a disease caused by infection with Mycobacterium tuberculosis which is easily transmitted through the air which then enters through channels that reach the alveoli. Cases of tuberculosis (tuberculosis) in Pekalongan Regency are still high. In 2021, the Pekalongan District Health Office (Dinkes) recorded more than 1,000 cases of TB. Sragi District itself found 82 cases of TB. A total of 18 TB cases were reported by the Sragi 1 Health Center and as many as 64 TB cases were reported by the Sragi 2 Health Center. The purpose of this service is to provide education regarding TB and its dangers, which are still many cases at the service location and to provide training in making health campaign videos to health cadres and paramedics. students who are members of youth posyandu. This form of community service activity is through providing information and education to health cadres and youth in Purworejo Village regarding TB disease and providing training in making campaign videos as a medium for TB disease prevention. This activity was attended by 15 youth who were representatives of several hamlets in Purworejo Village and 5 health cadres through face-to-face meetings at SD Negeri Purworejo. The material presented in this community service activity is the risk factors for TB incidents, efforts to prevent and control TB and the last is the provision of material as well as direct practice of training in making TB prevention campaign videos. This community service activity can increase understanding regarding TB for youth and health cadres as well as improve skills in making campaign videos by utilizing the Canva application as a medium for health promotion to prevent TB

    Community English In Program Training For Active and Smart Vacational High School Students (CEPAT FASIH) Di SMK Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah Gresik

    No full text
    The purpose of this service is to increase creativity so that students get used to listening to communication in English and can actively speak English, so this community service is aimed at partners, namely: MAMBAUL IHSAN VOCATIONAL SCHOOL, as many as ten teachers were involved. Based on the description of the existing situation analysis, the problems of the partners are: Several solutions are offered: Providing workshop training to vocational school teachers, especially English subject teachers regarding: a) Teaching English in a joyful learning and through a communicative approach . b) Administration and learning tools are equipped according to the learning curriculum. c) Making teaching aids in the form of images/ audio visual as learning media. d) Increase the number of media and understand various learning methods to foster teacher creativity. e) Build facilities and infrastructure. f) Conduct training for teachers in designing learning tools. In addition, the results achieved in the form of methods in settlement for partners are as follows: 1) Conduct Information and Technology (IT) training which is summarized in the workshop : Internet and its network 2) Workshop which also includes training "Use of media and conversation modules " 3) Provision of active English conversation modules for SMK students. 4) Student internship. The target recommendation of this PKM activity is to assist English subject teachers in improving the teaching and learning process and learning outcomes in teaching English as well as improving the communication of SMK students in conversations using English actively .

    Edukasi ‘Tokuni’ (Tanaman Obat Keluarga Usia Dini) di SD Muhammadiyah Tonggalan, Klaten, Jawa Tengah

    No full text
    Mitra kegiatan pengabdian adalah SD Muhammadiyah Tonggalan, Klaten, Jawa Tengah.SD Tonggolan yang memiliki pekarangan yang luas yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi dijadikan sasaran mitra untuk menambah jenis kegiatan berbasis pembelajaran berbasis lingkungan seperti pengenalan dan penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) sebagai sarana edukasi. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian ini adalah melaksanakan Edukasi Tokuni (Tanaman Obat Keluarga Usia Dini) di SD Muhammadiyah Tonggalan, Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta -. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam tiga fase yaitu sosialisasi terkait TOGA, penanaman TOGA, serta pembinaan dan pengawasan. Peningkatan pengetahuan siswa terkait toga dilakukan dengan memberikan pre test dan post test. Kegiatan dilakukan selama 2 hari yaitu pada tanggal 15-16 Februari 2023. Kegiatan diikuti oleh 23 siswa kelas IV. Terdapat 9 jenis tanaman obat yang ditanam yaitu jahe, lengkuas, kunyit, lidah buaya, kencur, seledri, bawang merah, kumis kucing, dan serai. Siswa menanam tanaman TOGA pada wadah bekas yang dimanfaatkan dan dihias untuk memunculkan kreatifitas dan minat siswa. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan siswa terkait jenis-jenis tanaman obat sebesar rata-rata 30.32% dan manfaat tanaman obat sebesar rata-rata 15%. Dengan demikian, maka pengabdian masyarakat dapat memberikan wawasan baru kepada siswa untuk dapat mengenal tanaman obat bermanfaat dan memunculkan inisiatif untuk memanfaatkan bahan anorganik bekas sehingga yang memiliki nilai manfaat lebih.  ‘Tokuni’ (Early Age Family Medicinal Plants) Education at SD Muhammadiyah Tonggalan, Klaten, Central Java SD Muhammadiyah Tonggalan, located in Klaten, Central Java, is the community service's partner. SD Tonggolan has an extensive lawn that has not been utilized optimally, so it has the potential to become a target for partners to add environment-based learning activities, such as the introduction and cultivation of TOGA (Family Medicinal Plants) as a means of education. Consequently, the purpose of this service is to implement Tokuni Education (Early Age Family Medicinal Plants) at SD Muhammadiyah Tonggalan, Klaten, Central Java. The aforementioned activity was conducted by students hailing from the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) of Universitas Muhammadiyah Surakarta. The service activities consist of three phases: TOGA-related socialization, TOGA planting, and mentoring and supervision. The event lasted two days, on February 15 and 16, 2023. Twenty-three students in fourth grade attended the event. Plantings include ginger, galangal, turmeric, aloe vera, kencur, celery, scallions, cat's whiskers, and lemongrass. Students plant TOGA plants in repurposed and decorated containers to foster their creativity and interest. This practice has been observed to enhance students' understanding of various types of medical plants by an average of 30.32%, as well as their comprehension of the advantages associated with medicinal plants by an average of 15%. Hence, this community service can provide students with new perspectives on identifying useful medicinal plants and inspire initiatives to make better use of discarded inorganic materials

    0

    full texts

    434

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇