Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
    434 research outputs found

    Edukasi dan Giat Mengolah Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) di Desa Mekar Baru

    No full text
    Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan menyusui dalam menyiapkan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) yang bergizi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan gizi bayi. Mitra program ini adalah Posyandu Mekar Baru, yang terletak di Desa Mekar Baru. Jumlah peserta yang terlibat dalam program ini adalah 20 orang, terdiri dari 15 ibu menyusui dan 5 ibu hamil. Metode pelaksanaan program ini meliputi ceramah edukatif selama 45 menit, praktek mengolah MPASI selama 1 jam, dan sesi diskusi selama 15 menit. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya MPASI, cara memilih bahan makanan yang bergizi, serta teknik pengolahan MPASI yang aman dan sesuai dengan tahapan perkembangan bayi. Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengolah MPASI menggunakan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai MPASI. Sebelum program, hanya 20% peserta yang memahami pentingnya membedakan MPASI berdasarkan usia bayi, namun setelah program, pemahaman ini meningkat menjadi 100%. Rekomendasi dari program ini adalah perlunya pelaksanaan program edukasi serupa secara berkelanjutan di Posyandu Mekar Baru dan desa lainnya untuk memastikan peningkatan status gizi dan kesehatan anak-anak secara menyeluruh. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama dalam hal mengakhiri kelaparan dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Education and Active Processing of Complementary Foods for Breast Milk (MPASI) in Mekar Baru Village The aim of this program is to increase the knowledge and skills of pregnant and breastfeeding mothers in preparing MPASI (complementary foods for breast milk) that are nutritious, safe and in accordance with the baby's nutritional needs. The partner of this program is Posyandu Mekar Baru, which is located in Mekar Baru Village. The number of participants involved in this program was 20 people, consisting of 15 breastfeeding mothers and 5 pregnant women. The method for implementing this program includes an educational lecture for 45 minutes, practice processing MPASI for 1 hour, and a discussion session for 15 minutes. The material presented includes the importance of MPASI, how to choose nutritious food ingredients, as well as techniques for processing MPASI that are safe and appropriate to the baby's development stages. Apart from that, participants are also taught how to process MPASI using local food ingredients that are easy to obtain and affordable. The results of this program show a significant increase in participants' knowledge and skills regarding MPASI. Before the program, only 20% of participants understood the importance of differentiating MPASI based on the baby's age, but after the program, this understanding increased to 100%. The recommendation from this program is the need to implement similar educational programs on an ongoing basis in Posyandu Mekar Baru and other villages to ensure that children's overall nutritional and health status improves. This program also supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), especially in terms of ending hunger and improving people's health and welfare

    Edukasi Pentingnya Ketersediaan Database Terhadap Efektivitas Kinerja Kelurahan Tatura Selatan

    No full text
    Pengabdian ini bertujuan untuk edukasi pentingnya penggunaan database terhadap kinerja kelurahan Tatura Selatan. Fokus utama adalah pada bagaimana database dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data, pelayanan publik, pengambilan keputusan, serta keamanan data di kelurahan tersebut. Pendekatan pengabdian ini adalah sosialisasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan database secara signifikan meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mengurangi kesalahan dan duplikasi informasi. Pelayanan publik menjadi lebih responsif dan tepat waktu, berkat akses cepat terhadap data yang relevan. Selain itu, database memungkinkan analisis data yang mendalam, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan strategis. Keamanan data juga meningkat dengan adanya fitur perlindungan yang kuat, menjaga informasi sensitif dari akses tidak sah. Secara keseluruhan, implementasi database di kelurahan Tatura Selatan berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan, berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat setempat. Education on the Importance of Database Availability for the Effectiveness of South Tatura Village Performance Community service aims to educate the Tatura Selatan urban village on the importance of database usage for improving performance. The main focus is on how databases can enhance the efficiency of data management, public services, decision-making, and data security in the village. The approach of this service is socialization. The results of the service showed that the use of databases significantly increases the efficiency of data management and reduces errors and duplication of information. Public services become more responsive and timely thanks to quick access to relevant data. Additionally, databases enable in-depth data analysis, supporting better and more strategic decision-making. Data security is also improved with strong protection features, safeguarding sensitive information from unauthorized access. Overall, the implementation of the database in Tatura Selatan successfully improved operational efficiency and service quality, contributing to the well-being of the local community.  

    Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Bidang Infrastruktur Desa Situ Ilir Cibungbulang Kabupaten Bogor

    No full text
    Desa Situ Ilir di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan dalam pengembangan infrastruktur desa akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Program Samisade yang bertujuan mempercepat pembangunan desa terkendala oleh kurangnya kemampuan perangkat desa dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran, serta ketergantungan pada jasa penyedia luar yang menambah biaya dan mengurangi kesempatan belajar bagi perangkat desa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi SDM di Desa Situ Ilir melalui pelatihan perencanaan dan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan software AutoCAD. Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Situ Ilir dengan peserta 12 orang yang terdiri dari karang taruna dan perangkat desa. Metode pelatihan mencakup ceramah, demonstrasi, dan latihan yang memadukan gambar, animasi, dan slide show untuk menyampaikan materi secara efektif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan AutoCAD serta kemampuan menyusun RAB yang akurat. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi SDM desa dalam pengelolaan anggaran, mengurangi ketergantungan pada jasa luar, dan memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur desa. Rekomendasi untuk kegiatan ini adalah melanjutkan pelatihan secara berkelanjutan untuk memastikan peserta dapat menguasai materi dengan baik dan mendukung pembangunan desa yang efisien dan transparan. Human Resource Development in the Infrastructure Sector of Situ Ilir Village, Cibungbulang, Bogor Regency  Situ Ilir Village in Cibungbulang District, Bogor Regency, faces challenges in developing village infrastructure due to limited human resource (HR) skills. The Samisade program, aimed at accelerating village development, is hindered by the village officials' lack of competence in budget planning and management, as well as reliance on external service providers, which increases costs and reduces learning opportunities for village officials. This activity aims to improve the HR competence in Situ Ilir Village through training in planning and calculating Budget Plans (RAB) using AutoCAD software. The training was conducted at the Situ Ilir Village Hall with 12 participants consisting of youth organizations and village officials. The training method included lectures, demonstrations, and exercises that combined images, animations, and slide shows to deliver the material effectively. The results showed an increase in participants' understanding and skills in using AutoCAD and the ability to prepare accurate RABs. In conclusion, this training successfully enhanced the HR competence of the village in budget management, reduced reliance on external services, and empowered the community to actively participate in sustainable village infrastructure development. The recommendation is to continue the training program on an ongoing basis to ensure participants fully master the material and support efficient and transparent village development

    Peningkatan Kualitas SDM Kelompok Sadar Wisata untuk Penguatan Potensi dan Promosi Desa Berbasis Digital

    No full text
    Program penguatan potensi dan promosi Desa Wisata Sesaot bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Metode pelaksanaan program ini melibatkan workshop dan pelatihan berbasis partisipatif, yang mencakup materi pemasaran digital, pembuatan konten kreatif, pengelolaan media sosial, serta penggunaan aplikasi berbasis Android. Mitra kegiatan terdiri dari 15 anggota Pokdarwis berusia 25–35 tahun. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mitra dalam pemasaran digital, tercermin dari nilai rata-rata pre-test sebesar 59,7 yang meningkat menjadi 84 pada post-test, dengan rata-rata N-Gain 0,68 (kategori sedang hingga tinggi). Selain itu, Pokdarwis berhasil mengelola akun media sosial untuk mempromosikan objek wisata dan produk UMKM, serta meluncurkan aplikasi Desa Wisata berbasis Android yang memudahkan wisatawan untuk mendapatkan informasi, membeli tiket, dan berbelanja produk lokal secara online. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan. Disarankan agar pemerintah desa memberikan dukungan berkelanjutan untuk memastikan komitmen pengelola dalam mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi. Improving the Quality of Human Resources of Tourism Awareness Groups to Strengthen Potential and Promote Digital-Based Villages  The program to enhance the potential and promotion of Desa Wisata Sesaot aims to strengthen the capacity of the local tourism awareness group (Pokdarwis) in utilizing digital media for promotion. The program's implementation methods involved participatory workshops and training sessions, covering digital marketing, creative content creation, social media management, and the use of Android-based applications. The program engaged 15 Pokdarwis members aged 25–35 years. The results indicated significant improvements in the participants' digital marketing skills, as reflected by an average pre-test score of 59.7, which increased to 84 in the post-test, with an average N-Gain of 0.68 (moderate to high category). Additionally, the Pokdarwis successfully managed social media accounts to promote tourist attractions and local MSME products, as well as launched an Android-based Desa Wisata application. This application provides tourists with easy access to information, online ticket purchases, and local product shopping. In conclusion, the program effectively enhanced the partners' capacity and supported sustainable development goals. It is recommended that the village government provide ongoing support to ensure the commitment of the managers in optimizing digital media as a promotional tool

    Peningkatan Produktivitas Usaha lndustri Manufaktur Dari Logam Melalui Digitalisasi Manajemen Pengelolaan Usaha

    No full text
    Program pemberdayaan kelompok usaha industri manufaktur logam "UD. Yariz" di Desa Paokmotong, Lombok Timur bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas mitra dalam manajemen usaha. Program ini melibatkan pelatihan berbasis pendekatan partisipatif dan metode difusi ilmu pengetahuan. Tiga aspek utama yang dilatih meliputi manajemen produksi, manajemen keuangan, dan pemasaran berbasis teknologi informasi. Evaluasi dilakukan dua kali dalam satu bulan untuk menilai efektivitas pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan mitra. Pada aspek produksi, pemahaman mitra meningkat sebesar 20% dalam hal rencana produksi, penjadwalan, pengendalian mutu, dan diversifikasi produk. Dalam manajemen keuangan, mitra mampu membuat laporan keuangan sederhana. Sementara itu, pada pemasaran, mitra berhasil mengembangkan media promosi digital dan memperluas jaringan usaha. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kapasitas usaha mitra secara menyeluruh. Rekomendasi diberikan untuk melanjutkan pendampingan dalam teknologi pemasaran digital dan inovasi produk. Improving the Productivity of Metal Manufacturing Industry Enterprises Through the Digitalization of Business Management  The empowerment program for the metal manufacturing industry group "UD. Yariz" in Paokmotong Village, Lombok Timur, aims to enhance the productivity and capacity of its partners in business management. The program utilized a participatory approach and knowledge diffusion methods, focusing on training in three key areas: production management, financial management, and technology-based marketing. Evaluations were conducted twice a month to assess the training's effectiveness. The results indicated significant improvements in partners' understanding and skills. In production management, participants showed a 20% increase in comprehension regarding production planning, scheduling, quality control, and product diversification. In financial management, partners gained the ability to create basic financial reports. Additionally, in marketing, they successfully developed digital promotional media and expanded their business networks. In conclusion, the program effectively enhanced the overall business capacities of the participants. It is recommended to continue supporting digital marketing technologies and product innovation to sustain these outcome

    Pelatihan Guru IPA SMP dalam Membuat Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Culturally Responsive Teaching: Upaya Mewujudkan Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional

    No full text
    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru IPA SMP dalam menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Pelaksanaan melibatkan 45 guru anggota MGMP IPA Kabupaten Pasuruan menggunakan desain one-group pretest-posttest. Metode pelatihan terdiri dari blended learning yang mencakup workshop luring dan pendampingan daring melalui Google Classroom. Kegiatan melibatkan pengenalan CRT, praktik penyusunan LKPD, hingga pengunggahan karya di Platform Merdeka Mengajar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru, dengan skor rata-rata posttest berada di kategori sangat baik (55,56%). Keterampilan guru dalam menyusun LKPD berbasis CRT juga meningkat, terutama dalam aspek integrasi budaya lokal dan strategi pembelajaran. Pembahasan mengungkapkan perlunya pendampingan berkelanjutan untuk penguasaan prinsip CRT. Rekomendasi mencakup penguatan pelatihan pada aspek integrasi budaya dan kolaborasi guru-peserta didik untuk efektivitas pembelajaran berbasis budaya. Training of Junior High School Science Teachers in Creating Student Worksheets Based on Culturally Responsive Teaching: Efforts to Realize the Implementation of the Independent Curriculum as a National Curriculum Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru IPA SMP dalam This program aimed to enhance junior high school science teachers' knowledge and skills in developing Student Worksheets (LKPD) based on Culturally Responsive Teaching (CRT) to support the implementation of the Independent Curriculum. The program engaged 45 teachers from the MGMP IPA in Pasuruan Regency, using a one-group pretest-posttest design. The training method combined blended learning, including face-to-face workshops and online mentoring via Google Classroom. Activities included CRT introduction, LKPD design practice, and uploading teacher-created worksheets to the Merdeka Mengajar Platform. The results showed a significant improvement in teachers’ knowledge, with an average posttest score categorized as excellent (55.56%). Teachers’ skills in developing CRT-based LKPD also improved, especially in integrating local cultural values and implementing teaching strategies. The discussion highlighted the need for continuous mentoring to deepen understanding of CRT principles. Recommendations include strengthening training in cultural integration aspects and fostering teacher-student collaboration for more effective culturally-based learning.

    Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pelatihan Teknik Ecoprint Hapazome Bagi Siswa Sma Luqman Al Hakim Surabaya

    No full text
    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pelatihan teknik ecoprint hapazome bagi 25 siswa SMA Luqman Al Hakim Surabaya. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya sebagai tim pelaksana. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan pembuatan ecoprint, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Teknik yang diajarkan meliputi fermentasi daun untuk menghasilkan motif alami pada kain menggunakan bahan ramah lingkungan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kepedulian lingkungan sebesar 90%, dan keterampilan pembuatan ecoprint mencapai rata-rata 88%. Siswa menghasilkan berbagai produk seperti tote bag dan kaos berbasis ecoprint. Kesimpulannya, program ini berhasil menanamkan karakter peduli lingkungan sekaligus membuka peluang kewirausahaan. Direkomendasikan untuk memperluas cakupan pelatihan dengan variasi teknik ecoprint serta mempromosikan kesadaran lingkungan melalui kegiatan kompetisi dan pameran.  Building Environmental Awareness Through Hapazome Ecoprint Technique Training for Luqman Al Hakim Surabaya High School Students This program aimed to enhance environmental awareness through hapazome ecoprint technique training for 25 students of SMA Luqman Al Hakim Surabaya. The initiative involved lecturers and students from Wijaya Kusuma University Surabaya as the implementation team. The method included socialization, ecoprint-making training, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The taught techniques utilized leaf fermentation to create natural patterns on fabric using eco-friendly materials. Results showed a 90% improvement in students' environmental awareness and an average skill acquisition in ecoprint-making of 88%. Students produced various products, such as tote bags and T-shirts, using ecoprint methods. In conclusion, the program successfully instilled environmental care values while opening entrepreneurial opportunities. It is recommended to expand training coverage with diverse ecoprint techniques and promote environmental awareness through competitions and exhibitions.

    Peningkatan Hygiene Dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo

    No full text
    Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemilik, petugas, serta masyarakat mengenai pentingnya hygiene dan sanitasi pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan penyuluhan dengan pendekatan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Mitra kegiatan adalah pemilik DAMIU, kader kesehatan, dan masyarakat umum yang berjumlah 45 orang. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan peserta yang mencapai nilai pretest 70 sebanyak 41%, turun menjadi 9% pada posttest. Sebaliknya, peserta yang mencapai nilai 90 dan 100 pada posttest masing-masing meningkat menjadi 32%. Diskusi hasil ini menegaskan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman sanitasi.Rekomendasi mencakup pemantauan rutin DAMIU oleh dinas kesehatan dan pelatihan tambahan untuk pemilik DAMIU dalam penerapan teknologi sanitasi guna menjaga kualitas air. Improving Hygiene and Sanitation of Refill Drinking Water Depot in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo The aim of this community service activity was to enhance the knowledge and awareness of hygiene and sanitation among owners, staff, and the community at Refill Drinking Water Depots (DAMIU) in Wonoayu Village, Wonoayu District, Sidoarjo. The method involved socialization and counseling sessions, using pretest and posttest assessments to measure participants' knowledge improvement. The partners included DAMIU owners, health cadres, and 45 community members.Results indicated a significant increase in knowledge, with participants scoring 70 on the pretest (41%) dropping to 9% on the posttest. Meanwhile, participants scoring 90 and 100 on the posttest rose to 32% each. These findings highlight the effectiveness of the counseling sessions in improving sanitation awareness. Recommendations include regular monitoring of DAMIU by health authorities and additional training for DAMIU owners on applying sanitation technology to maintain water quality

    Sosialisasi tentang Urgensi Leadership dalam Pengelolaan Bumdes di Desa Masaingi Kabupaten Donggala

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Masaingi, Kabupaten Donggala. Mitra utama adalah pemerintah desa, pengurus BUMDes, pelaku usaha, dan akademisi dari Universitas Tadulako. Metode pelaksanaan mencakup pretest, sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, dengan rata-rata N-Gain 1,0 (kategori tinggi). Sebelum kegiatan, peserta memiliki rata-rata pemahaman 39% (pretest), meningkat menjadi 100% (post-test). Secara kualitatif, peserta menyadari pentingnya kepemimpinan dalam memotivasi tim, mengambil keputusan, dan memanfaatkan potensi desa. Kesimpulan: Sosialisasi efektif dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan di bidang manajemen keuangan dan pemasaran, serta monitoring rutin untuk memastikan keberlanjutan dampak pengabdian. Leadership Training in Bumdes Management in Masaingi Village, Donggala Regency  This community service activity aimed to enhance understanding and leadership skills in managing Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Masaingi Village, Donggala Regency. Key partners included local government officials, BUMDes managers, business practitioners, and academics from Tadulako University. The implementation method comprised a pretest, material socialization, interactive discussions, and a post-test. The results showed a significant improvement in understanding, with an average N-Gain of 1.0 (high category). Before the activity, participants had an average understanding of 39% (pretest), which increased to 100% (post-test). Qualitatively, participants recognized the importance of leadership in motivating teams, making decisions, and leveraging village potential. Conclusion: The socialization effectively improved participants' leadership capacity. Recommendations include further training in financial management and marketing, as well as routine monitoring to ensure the sustainability of the program's impact.

    Pendampingan Psikologi Bagi Atlet Binaan Sentra PPLP Dispora NTT

    No full text
    Atlet binaan pada Sentra PPLP (Pusat Pendidkan dan Latihan Olahraga Pelajar) Dinas Pemuda dan Olahraga, Nusa Tenggara Timur sering kali menghadapi tekanan kompetitif yang dapat memengaruhi kondisi mental dan kinerja mereka, sehingga pendekatan psikologis menjadi penting untuk dilakukan. Adapun tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kesejahteraan psikologis bagi para atlet tersebut sehingga performa mereka meningkat. Metode pelaksanaan awal menggunakan kuesioner dan wawancara untuk mengidentifikasi tantangan psikologis yang dihadapi atlet. Selanjutnya, dilakukan sesi pelatihan mental yang mencakup manajemen stres, relaksasi, dan visualisasi. Sesi pengembangan keterampilan sosial, seperti komunikasi efektif dan kerja sama tim, juga menjadi bagian dari program ini. Hasil evaluasi menunjukkan 75% atlet mengalami peningkatan kesejahteraan psikologis, dengan pengurangan stres dan peningkatan kepercayaan diri. Selain itu, 80% atlet berhasil mengaplikasikan teknik manajemen stres dalam latihan dan kompetisi. Sebanyak 70% atlet melaporkan peningkatan keterampilan komunikasi dan kerja sama tim. Rekomendasi agar program ini berkelanjutan agar dapat terus memperkuat prestasi olahraga di NTT. Psychological Support for Athletes at the Sentra PPLP of the Youth and Sports Office in East Nusa Tenggara Athletes trained at the Student Sports Education and Training Center (Sentra PPLP) under the Youth and Sports Office of East Nusa Tenggara often face competitive pressures that can impact their mental condition and performance, making psychological support essential. The aim of this program is to provide psychological well-being support and guidance to these athletes,in order to enhance their performance. The initial method involved using questionnaires and interviews to identify the psychological challenges faced by the athletes. This was followed by mental training sessions focusing on stress management, relaxation, and visualization. Social skills development sessions, including effective communication and teamwork, were also incorporated into the program. Evaluation results showed that 75% of the athletes experienced an improvement in psychological well-being, with reduced stress and increased self-confidence. Additionally, 80% of the athletes successfully applied stress management techniques in training and competition, and 70% reported improved communication and teamwork skills. Recommendation is expected to continue enhancing athletic achievements in East Nusa Tenggar

    0

    full texts

    434

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇