Empiricism Journal
Not a member yet
    400 research outputs found

    Perbandingan Pandangan Ulama Klasik dan Kontemporer tentang Pernikahan Dini dalam Konteks Sosial dan Budaya

    No full text
    Pernikahan dini merupakan fenomena yang terus menjadi sorotan dalam masyarakat diberbagai negara, tidak terlepas di negara Indonesia. Dalam konteks hukum Islam, pandangan mengenai pernikahan dini berbeda antara ulamak klasik dan kontemporer. Ulamak klasik cenderung mendasarkan pandangannya pada teks-teks keagamaan dan tradisi, sementara ulamak kontemporer lebih memperhatikan kondisi sosial dan budaya saat ini. Jurnal ini bertujuan untuk membandingkan kedua pandangan tersebut, dengan meneliti aspek sosial dan budaya yang mempengaruhi keputusan untuk menikah dini. Melalui analisis data dan studi kasus, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pernikahan dini dalam perspektif Islam

    Tinjauan Kinerja Operasional Pelabuhan dan Distribusi Logistik di Pelabuhan Lembar Berbasis Manifest Kapal

    No full text
    Pelabuhan Laut Lembar merupakan pelabuhan utama di pulau Lombok yang menghubungkan rantai distribusi guna memenuhi kebutuhan logistik di pulau Lombok, sehingga kinerja operasional Pelabuhan Laut Lembar harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK.103/2/18/DJPL-16 tanggal 12 Juli 2016 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan. Parameter standar kinerja pelabuhan antara lain kinerja waktu pelayanan kapal, kinerja pelayanan bongkar/muat dan kinerja utilisasi dan pemanfaatan fasilitas pelabuhan dengan 9 indikator yang dievaluasi. Untuk menghitung kinerja operasional pelabuhan, diperlukan data arus tambat dan bongkar muat di pelabuhan Laut Lembar yang didapatkan dengan survey langsung kegiatan PT. Pelindo III cabang Lembar selama 3 (tiga) bulan penelitian. Selain itu data-data penggunaan gudang dan arus distribusi barang juga ditinjau utnuk menentukan nilai pengaruhnya terhadap kinerja operasional pelabuhan. Berdasarkan hasil penelitian selama bulan November 2023-Januari 2024 dengan total 248 kasus tambat dan 57 kapal yang berbeda diperoleh data manifest kapal terkait barang yang di bongkar di pelabuhan laut Lembar meliputi barang semen curah, pupuk curah, batu bara, pasir curah, RBD Olein, solar, semen bag, pupuk bag dan peti kemas. Analisis perhitungan diperoleh bahwa kinerja operasional Pelabuhan Laut Lembar secara keseluruhan dikategorikan baik, dengan kinerja waktu pelayanan kapal dikategorikan baik, kinerja pelayanan bongkar/muat dikategorikan baik dan kinerja utilisasi dan pemanfaatan fasilitas dikategorikan baik. Namun jika diuraikan berdasarkan perbedaan manifest-nya, didapatkan hasil yang beragam di mana hal tersebut dipengaruhi oleh tata cara bongkar/muat dan skema distribusinya. Port Operational Performance Review and Logistics Distribution in the Lembar Sea Port Based on Ship Manifest Abstract Lembar Sea Port is the main port on Lombok Island that connects the distribution chain to meet logistics needs on Lombok Island, so the operational performance of Lembar Sea Port must meet the standards criteria by the Director General of Sea Transportation Number HK.103/2/18/DJPL-16 dated July 12, 2016 concerning Port Operational Service Performance Standards. The Standard port of performance parameters include; ship service time performance, loading/unloading service performance, performance of utilization and use of port facilities with using 9 criteria indicators. To calculate port operational performance, data on mooring and loading/unloading flows are required at the Lembar Sea Port obtained through a direct survey of PT. Pelindo III Lembar branch activities for 3 (three) months of research. In addition, data on warehouse usage and goods distribution network are also reviewed to determine their influence on port operational performance. Based on the analysis of data during November 2023-January 2024 with a total of 248 mooring activities and among 57 different kinds of ships, we found that the manifest data of ship was obtained related to goods unloaded at Lembar sea port including bulk cement, bulk fertilizer, coal, bulk sand, RBD Olein, diesel, bag cement, bag fertilizer and containers. The analysis result was obtained that the overall operational performance of Lembar sea port was categorized as good performance, with good ship service time performance, good loading/unloading service performance, and utilization and utilization of facilities categorized is good. However, if it's described based on the differences in the ship manifest, various results were obtained where this was influenced by the loading/unloading procedures and distribution schemes

    Pengaruh Content Marketing, Influencer Marketing dan Search Engine Optimization terhadap Minat Beli Produk Scarlett

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing, influencer marketing, dan Search Engine Optimization (SEO) terhadap minat beli produk Scarleet. Terungkap bahwa perempuan Indonesia memiliki keterikatan yang kuat dengan tren kecantikan. Tren ini senantiasa berkembang dari satu generasi ke generasi lainnya. Scarleet telah menjadi salah satu merek yang populer di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 189 responden. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa content marketing, influencer marketing, dan Search Engine Optimization (SEO) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan 60% minat beli pada produk Scarleet dipengaruhi oleh variabel Content Marketing, Influencer Marketing dan Search Engine Optimization. Sedangkan 40% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. The Influence of Content Marketing, Influencer Marketing, and Search Engine Optimization on Purchase Intention of Scarlett Products Abstract This study aims to analyze the influence of content marketing, influencer marketing, and Search Engine Optimization (SEO) on purchasing interest in Scarlett products. It was revealed that Indonesian women have a strong attachment to beauty trends. This trend continues to develop from one generation to another. Scarlett has become one of the popular brands in Indonesia. The research method used is a quantitative approach with data collection through questionnaires distributed to 189 respondents. The results of the regression analysis show that content marketing, influencer marketing, and Search Engine Optimization (SEO) have a positive and significant influence on purchasing decisions. Simultaneously, the three variables explain 60% of purchasing interest in Scarlett products influenced by the variables Content Marketing, Influencer Marketing and Search Engine Optimization. While the remaining 40% is influenced by other variables not included in this study

    Pengaruh Reward dan Recognition terhadap Turnover Intention yang Dimediasi Employee Engagement di Industri Tekstil Sragen

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan recognition terhadap turnover intention dengan employee engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan produksi di industri tekstil Kabupaten Sragen, dilakukan pada 26–30 Mei 2025. Penelitian ini menjelaskan hubungan kausal antar variabel dalam konteks tingginya turnover intention di tengah meningkatnya ekspor tekstil, tingginya angka pengangguran, dan PHK massal. Lokasi penelitian di empat perusahaan tekstil di Sragen, Jawa Tengah, yang dipilih karena melalui teknik purposive sampling serta representatif terhadap tantangan industri lokal. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dengan 17 pernyataan, telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dan recognition berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention serta positif dan signifikan terhadap employee engagement. Employee engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention dan memediasi hubungan antara reward dan recognition dengan turnover intention Temuan ini menyimpulkan bahwa reward dan recognition yang efektif meningkatkan keterlibatan karyawan, sehingga menurunkan niat keluar. Penelitian ini merekomendasikan strategi reward dan recognition untuk meningkatkan retensi karyawan. The Effect of Reward and Recognition on Turnover Intention Mediated by Employee Engagement in the Sragen Textile Industry Abstract This study aims to analyze the effect of reward and recognition on turnover intention with employee engagement as a mediating variable on production employees in the textile industry in Sragen Regency, conducted on May 26-30, 2025. This study explains the causal relationship between variables in the context of high turnover intention amidst increasing textile exports, high unemployment rates, and mass layoffs. The research location was four textile companies in Sragen, Central Java, which were chosen because they used purposive sampling techniques and were representative of local industry challenges. The research instrument in the form of a Likert scale questionnaire with 17 statements, has been tested for validity and reliability. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results showed that reward and recognition had a negative and significant effect on turnover intention and a positive and significant effect on employee engagement. Employee engagement had a negative and significant effect on turnover intention and mediated the relationship between reward and recognition with turnover intention. These findings conclude that effective reward and recognition increase employee engagement, thereby reducing turnover intention. This study recommends reward and recognition strategies to improve employee retention

    Perlindungan Hukum terhadap Nasabah Penyimpan Dana dalam Sistem Perbankan Syariah di Indonesia

    No full text
    Perlindungan hukum terhadap nasabah merupakan elemen fundamental dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan dana serta mengevaluasi implementasi prinsip kehati-hatian dan kerahasiaan bank dalam kerangka Undang-Undang No. 21 Tahun 2008. Menggunakan pendekatan hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, penelitian ini mengkaji berbagai sumber hukum primer, sekunder, serta melakukan triangulasi wawancara terhadap praktisi perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap nasabah masih belum sepenuhnya efektif karena regulasi yang belum spesifik terhadap karakteristik akad-akad syariah serta implementasi prinsip kehati-hatian yang belum optimal. Peran Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjamin dana nasabah masih berbasis model konvensional dan belum sepenuhnya kompatibel dengan prinsip syariah. Studi komparatif dengan sistem perbankan syariah di Malaysia menunjukkan pentingnya penguatan kerangka regulasi yang spesifik dan harmonis. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya pembaruan kebijakan dan koordinasi antar lembaga guna memperkuat perlindungan hukum berbasis syariah, serta peningkatan tata kelola dan transparansi bank syariah di Indonesia. Legal Protection for Depositors in the Islamic Banking System in Indonesia Abstract Legal protection for depositors is a fundamental pillar for maintaining public trust in the Islamic banking system. This study aims to analyze the legal mechanisms safeguarding depositors and evaluate the implementation of prudential and confidentiality principles under Law No. 21 of 2008. Employing normative legal research methods with statute, conceptual, and analytical approaches, the study reviews primary and secondary legal sources, supported by interviews with Islamic banking practitioners. The findings reveal that existing legal protection remains inadequate due to non-specific regulations that fail to address the unique features of Sharia-based contracts, alongside suboptimal implementation of prudential principles. The role of the Deposit Insurance Corporation (LPS) in guaranteeing deposits is still modeled on conventional systems, raising concerns over Sharia compliance. Comparative analysis with Malaysia's Islamic banking framework underscores the importance of developing harmonized and Sharia-compliant regulatory models. The study concludes by recommending policy reforms and institutional coordination to strengthen Sharia-based legal protection, enhance governance, and increase transparency in Indonesia’s Islamic banking sector

    Aplikasi Sistem Informasi E-Letter dalam Upaya Mengelola Surat Menggunakan Metode Prototype Berbasis Mobile

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mendorong instansi pemerintahan untuk mengikuti arus perkembangan sistem digital guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh Dinas Sosial Kota Lhokseumawe adalah pengelolaan surat menyurat yang masih dilakukan secara manual, sehingga sering terjadi keterlambatan dalam pengarsipan, kesalahan pencatatan, dan kurangnya efisiensi dalam pelacakan surat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan aplikasi E-Letter berbasis mobile sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Prototype, yang memungkinkan interaksi langsung antara pengguna dan pengembang dalam setiap tahapan pembuatan sistem. Metode ini dipilih karena memberikan fleksibilitas dalam perbaikan sistem berdasarkan masukan pengguna secara berkelanjutan. Metode ini memungkinkan komunikasi intens antara pengembang dan pengguna melalui tahapan perancangan, pembuatan model awal, dan perbaikan berulang hingga aplikasi sesuai kebutuhan. Aplikasi E-Letter dirancang untuk mendukung proses pengajuan, pelacakan status, notifikasi, hingga pengarsipan surat secara digital, baik untuk surat masuk maupun keluar. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode Black Box dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi serta kualitas layanan surat-menyurat di instansi terkait. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada 24 responden, diperoleh hasil bahwa aplikasi mendapat respon sangat baik dengan tingkat kepuasan sebesar 82% pada aspek kegunaan, fungsionalitas, dan kenyamanan pengguna. Dengan demikian, aplikasi ini terbukti efektif dalam menjawab kebutuhan pengelolaan surat secara digital serta dapat menjadi referensi pengembangan sistem informasi serupa di instansi pemerintahan lainnya. E-Letter Information System Application for Managing Correspondence Using the Mobile-Based Prototype Method Abstract The rapid advancement of information technology has compelled government institutions to adapt to digital systems in order to enhance the efficiency and effectiveness of public services. One of the challenges faced by the Social Affairs Office of Lhokseumawe City is the manual management of official correspondence, which often results in delays in archiving, recording errors, and inefficiencies in document tracking. This study aims to design, develop, and implement a mobile-based E-Letter application as a solution to these issues. The application was developed using the Prototype method, which enables continuous interaction between users and developers throughout each stage of system development. This approach was chosen for its flexibility, allowing iterative system improvements based on ongoing user feedback. The E-Letter application is designed to support the digital process of submitting, tracking, notifying, and archiving both incoming and outgoing correspondence. Based on testing using Black Box and User Acceptance Testing (UAT) methods, the implementation results demonstrate that the application significantly improves administrative efficiency and the quality of correspondence services within the institution. A questionnaire distributed to 24 respondents revealed a highly positive response, with an 82% satisfaction rate across usability, functionality, and user comfort. Therefore, the application has proven effective in addressing digital correspondence management needs and may serve as a reference for similar information system development in other government institutions

    Model Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional untuk Peningkatan Keterampilan Lokomotor Siswa Sekolah Dasar: Studi Penelitian dan Pengembangan

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan praktik pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar, khususnya pada pengembangan keterampilan kecepatan. Observasi di Kecamatan Narmada menunjukkan rendahnya motivasi siswa dan lemahnya keterampilan sprint akibat metode monoton yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pembelajaran berbasis permainan tradisional untuk meningkatkan kecepatan siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan kerangka kerja ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian meliputi 20 siswa dan 1 guru pada uji coba skala kecil, serta 40 siswa dan 2 guru pada uji coba skala besar. Produk berupa modul pembelajaran terstruktur yang mengintegrasikan permainan tradisional lokal seperti bentengan, balap karung, kucing-kucingan, dan gobak sodor. Validasi ahli pada aspek materi, media, dan bahasa menghasilkan kategori “baik” hingga “sangat baik.” Hasil uji coba skala kecil menunjukkan peningkatan kecepatan siswa sebesar 60% dengan penilaian guru “sangat layak.” Uji coba skala besar menegaskan kelayakan lebih tinggi, dengan skor guru 4,2 (sangat layak) dan peningkatan sprint siswa 75%. Uji efektivitas menggunakan Wilcoxon signed-rank test menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05), dengan ketuntasan lari 40 meter meningkat dari 55% (pra-tes) menjadi 90% (pasca-tes). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model berbasis permainan tradisional layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kecepatan siswa sekolah dasar sekaligus mengintegrasikan nilai budaya dalam pembelajaran jasmani. Abstract This research is motivated by gaps in physical education learning practices in elementary schools, particularly in developing speed skills. Observations in Narmada District showed low student motivation and weak sprint skills due to monotonous methods that lack variety. This study aims to develop and test a traditional game-based learning model to improve the speed of elementary school students. The approach used is research and development (R&D) with the ADDIE framework (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects included 20 students and one teacher in a small-scale trial, and 40 students and two teachers in a large-scale trial. The product is a structured learning module integrating local traditional games such as fortification, sack race, cat-and-mouse, and gobak sodor. Expert validation on the material, media, and language aspects resulted in categories ranging from "good" to "very good." The results of the small-scale trial showed a 60% increase in student speed with a teacher assessment of "very feasible." The large-scale trial confirmed higher feasibility, with a teacher score of 4.2 (very feasible) and a 75% increase in student sprint. Effectiveness testing using the Wilcoxon signed-rank test showed a significant difference (p < 0.05), with 40-meter dash completion increasing from 55% (pre-test) to 90% (post-test). This study concluded that a traditional game-based model is feasible, practical, and effective for improving the speed of elementary school students while integrating cultural values ??into physical education

    Strategi Pengembangan Bisnis Jasa Penginapan dalam Menghadapi Dominasi Online Travel Agent (OTA)

    No full text
    Dominasi platform digital seperti Online Travel Agent (OTA) mendorong bisnis penginapan tradisional untuk beradaptasi agar lebih kompetitif. Penelitian ini berupaya menutup kesenjangan studi mengenai adopsi digital oleh pelaku usaha penginapan skala kecil dan menengah di daerah non-metropolitan. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis posisi strategis Penginapan X serta merumuskan strategi adaptasi berbasis digital yang sebelumnya kurang di dieskplorasi. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT kuantitatif (IFAS-EFAS), Matriks Internal-Eksternal, dan Business Model Canvas. Data diperoleh dari wawancara dengan enam narasumber, terdiri dari pemilik, pengelola, dan asosiasi penginapan. Hasil menunjukkan Penginapan X berada pada posisi Hold and Maintain (skor IFAS 2,34; EFAS 2,96). Empat strategi direkomendasikan: penguatan model hibrida, pengembangan produk lokal, digitalisasi saluran pemasaran, dan pengurangan ketergantungan pada OTA. Business Development Strategy of Accommodation Services in Facing the Dominance of Online Travel Agents (OTAs) Abstract The dominance of digital platforms, such as Online Travel Agents (OTAs), compels traditional lodging businesses to adapt to remain competitive. This study addresses a research gap concerning the digital adoption of small and medium-sized lodging enterprises in non-metropolitan areas. By analyzing the strategic position of Lodging X, this research fills this gap by formulating digital-based adaptation strategies for this underexplored context. The methodology employs a quantitative SWOT analysis (IFAS-EFAS), the Internal-External (IE) Matrix, and the Business Model Canvas. Data were collected through interviews with six key informants, including owners, managers, and a lodging association representative. The results indicate that Lodging X is in the Hold and Maintain strategic position (IFAS score: 2.34; EFAS score: 2.96). Four strategies are recommended: strengthening the hybrid model, developing local products, digitalizing marketing channels, and reducing dependency on OTAs

    Aktivitas Olahraga di Lingkungan Pondok Pesantren

    No full text
    Pesantren semakin mengintegrasikan olahraga untuk mendukung pengembangan santri, tetapi penelitian empiris tentang bagaimana tata kelola, partisipasi, dan dampaknya berlangsung masih terbatas. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut melalui studi kasus kualitatif enam minggu di Pondok Pesantren Al Mahmud dengan melibatkan 12 informan kunci (pimpinan, guru, dan santri) serta observasi harian dan analisis dokumen. Data dianalisis secara interaktif untuk menyingkap pola pengelolaan, tingkat keterlibatan, dan kontribusi pendidikan-karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga dilembagakan melalui tiga jalur: pendidikan jasmani kurikuler, kegiatan ko-/ekstrakurikuler, dan permainan rekreatif berbasis asrama. Penjadwalan sore dan akhir pekan, didukung fasilitas serbaguna, memastikan keterlibatan rutin. Partisipasi tinggi, misalnya 9 dari 12 informan melaporkan santri aktif berolahraga setiap sore; turnamen internal mendorong antusiasme dan memperkuat solidaritas. Kepemimpinan pesantren menghubungkan olahraga dengan modernisasi kurikulum, sementara kebijakan peka gender dan protokol keselamatan memperluas akses. Secara analitik, penelitian ini menunjukkan olahraga berfungsi bukan hanya sebagai aktivitas jasmani, melainkan instrumen pendidikan karakter. Informan menegaskan santri yang aktif berolahraga lebih disiplin, kooperatif, dan fokus belajar; lima dari enam santri yang diwawancarai menyatakan olahraga membantu menjaga motivasi akademik dan kebugaran. Temuan ini menegaskan bahwa model olahraga terintegrasi dan selaras nilai keislaman dapat menopang keseimbangan spiritual, akademik, dan jasmani. Implikasinya, kebijakan pesantren perlu menekankan jadwal terstruktur, fasilitas inklusif, penguatan kapasitas pendidik, dan pembiayaan berkelanjutan. Penelitian lanjutan disarankan menguji skalabilitas serta dampak jangka panjang.  Sports Activities in the Islamic Boarding School Environment Abstract Islamic boarding schools (pesantren) increasingly integrate sport to support student development, but empirical research on their governance, participation, and impact remains limited. This research fills this gap through a six-week qualitative case study at Al Mahmud Islamic Boarding School, involving 12 key informants (leaders, teachers, and students), daily observations, and document analysis. Data were analyzed interactively to uncover management patterns, levels of engagement, and contributions to character education. The results indicate that sport is institutionalized through three channels: curricular physical education, co-/extracurricular activities, and dormitory-based recreational games. Evening and weekend scheduling, supported by multi-purpose facilities, ensures regular engagement. Participation is high; for example, 9 out of 12 informants reported students actively exercising every afternoon. Internal tournaments foster enthusiasm and strengthen solidarity. The pesantren leadership links sport to curriculum modernization, while gender-sensitive policies and safety protocols expand access. Analytically, this research demonstrates that sport functions as a physical activity and an instrument for character education. Informants emphasized that students who actively exercise are more disciplined, cooperative, and focused on their studies. Five out of six students stated that exercise helps maintain academic motivation and fitness. This finding confirms that an integrated sports model aligned with Islamic values ??can support spiritual, educational, and physical balance. Consequently, Islamic boarding school policies must emphasize structured schedules, inclusive facilities, strengthening educator capacity, and sustainable financing. Further research is recommended to test scalability and long-term impact

    Efektivitas Plyometrik Dan Latihan Berbasis Keterampilan Dalam Meningkatkan Kemampuan Smash Ditinjau Dari Power Otot Tungkai

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh metode latihan pliometrik dan latihan berbasis keterampilan terhadap peningkatan kemampuan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli SMA, serta menelaah peran kategori power otot tungkai (tinggi vs. rendah) dalam memoderasi respons latihan. Hipotesis utama menyatakan bahwa latihan pliometrik akan menghasilkan peningkatan kemampuan smash yang lebih besar dibandingkan latihan keterampilan, dan bahwa siswa dengan power otot tungkai tinggi akan menunjukkan respons adaptasi latihan yang lebih optimal. Desain eksperimen faktorial 2×2 diterapkan pada 40 siswa berusia 16–18 tahun, terbagi menjadi empat kelompok kombinasi metode latihan dan kategori power. Intervensi dilaksanakan selama empat minggu (12 sesi), dengan pengukuran pretest dan posttest menggunakan vertical jump test untuk menilai power awal dan T-score smash sebagai indikator performa pukulan. Analisis Two-Way ANOVA mengungkapkan perbedaan signifikan antara metode latihan, di mana kelompok pliometrik meningkatkan skor smash rata-rata lebih tinggi sebesar 2.099 poin dibandingkan kelompok keterampilan. Selain itu, kategori power tinggi menunjukkan peningkatan skor posttest sebesar 1.275 poin lebih tinggi daripada kategori power rendah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara metode latihan dan kategori power, mengindikasikan bahwa efek kedua faktor berjalan independen. Temuan ini menegaskan bahwa latihan pliometrik efektif dalam mengoptimalkan respons neuromuskular dan meningkatkan daya ledak otot tungkai, sedangkan kondisi fisik awal mempengaruhi tingkat peningkatan adaptasi latihan. Oleh karena itu, integrasi latihan pliometrik dan penilaian power otot tungkai awal direkomendasikan untuk merancang program latihan yang lebih terarah dan individual. Implikasi praktis meliputi pengembangan modul pelatihan eksplosif dan teknik, sedangkan penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas durasi intervensi, memperkaya variasi sampel, dan mengeksplorasi variabel psikologis serta taktis dalam meningkatkan performa smash secara menyeluruh. The Effectiveness of Plyometrics and Skill-Based Training in Improving Smashing Ability in Terms of Leg Muscle Power Abstract This study aimed to evaluate the effect of plyometric training and skill-based training on improving smashing ability in high school volleyball extracurricular students, and to examine the role of leg muscle power category (high vs. low) in moderating the training response. The primary hypothesis was that plyometric training would result in greater improvement in smashing ability than skill training, and that students with high leg muscle power would demonstrate a more optimal training adaptation response. A 2×2 factorial experimental design was applied to 40 students aged 16–18 years, divided into four groups combining training methods and power categories. The intervention was carried out for four weeks (12 sessions), with pretest and posttest measurements using the vertical jump test to assess initial power and the smash T-score as an indicator of hitting performance. Two-Way ANOVA analysis revealed significant differences between the training methods, where the plyometric group increased their smash score by an average of 2,099 points higher than the skill group. In addition, the high power category showed a posttest score increase of 1,275 points higher than the low power category. No significant interaction between training method and power category was found, indicating that the effects of both factors operate independently. These findings confirm that plyometric training is effective in optimizing neuromuscular responses and increasing leg muscle explosive power, while baseline physical condition influences the degree of improvement in training adaptation. Therefore, the integration of plyometric training and baseline leg muscle power assessment is recommended for designing more targeted and individualized training programs. Practical implications include the development of explosive and technique training modules, while further research is recommended to extend the duration of interventions, diversify sample sizes, and explore psychological and tactical variables in improving overall smash performance.Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh metode latihan pliometrik dan latihan berbasis keterampilan terhadap peningkatan kemampuan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli SMA, serta menelaah peran kategori power otot tungkai (tinggi vs. rendah) dalam memoderasi respons latihan. Hipotesis utama menyatakan bahwa latihan pliometrik akan menghasilkan peningkatan kemampuan smash yang lebih besar dibandingkan latihan keterampilan, dan bahwa siswa dengan power otot tungkai tinggi akan menunjukkan respons adaptasi latihan yang lebih optimal. Desain eksperimen faktorial 2×2 diterapkan pada 40 siswa berusia 16–18 tahun, terbagi menjadi empat kelompok kombinasi metode latihan dan kategori power. Intervensi dilaksanakan selama empat minggu (12 sesi), dengan pengukuran pretest dan posttest menggunakan vertical jump test untuk menilai power awal dan T-score smash sebagai indikator performa pukulan. Analisis Two-Way ANOVA mengungkapkan perbedaan signifikan antara metode latihan, di mana kelompok pliometrik meningkatkan skor smash rata-rata lebih tinggi sebesar 2.099 poin dibandingkan kelompok keterampilan. Selain itu, kategori power tinggi menunjukkan peningkatan skor posttest sebesar 1.275 poin lebih tinggi daripada kategori power rendah. Tidak ditemukan interaksi signifikan antara metode latihan dan kategori power, mengindikasikan bahwa efek kedua faktor berjalan independen. Temuan ini menegaskan bahwa latihan pliometrik efektif dalam mengoptimalkan respons neuromuskular dan meningkatkan daya ledak otot tungkai, sedangkan kondisi fisik awal mempengaruhi tingkat peningkatan adaptasi latihan. Oleh karena itu, integrasi latihan pliometrik dan penilaian power otot tungkai awal direkomendasikan untuk merancang program latihan yang lebih terarah dan individual. Implikasi praktis meliputi pengembangan modul pelatihan eksplosif dan teknik, sedangkan penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas durasi intervensi, memperkaya variasi sampel, dan mengeksplorasi variabel psikologis serta taktis dalam meningkatkan performa smash secara menyeluruh

    0

    full texts

    400

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Empiricism Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇