UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    KLASIFIKASI TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN MENTAL MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5

    Get PDF
    Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesehatan manusia yang sering kali diabaikan. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan dan penanggulangan maslah kesehatan mental. Penyadaran dan pemahaman masyarakat tentang kesehatan mental menjadi krusial untuk mencegah dan mengatasi masalah mental yang berkembang. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental menggunakan algoritma C4.5. Dengan mengimplementasikan algoritma C4.5, data tersebut dipecah menjadi kelompok-kelompok yang mewakili tingkat kesadaran yang berbeda. Model klasifikasi yang dihasilkan dapat mengklasifikasikan masyarakat menjadi kategori rendah, sedang, dan tinggi. Evaluasi model dilakukan dengan menggunakan Confusion matrix untuk mengukur akurasi, presisi, dan recall. Metodologi yang digunakan untuk pengembangan aplikasi adalah Rapid Application Development (RAD) dan menggunakan kakas pemodelan UML serta bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP. Hasil yang didapatkan setelah melakukan analisis, perancangan dan pengujian terhadap aplikasi dibangun dalam Tugas Akhir ini adalah aplikasi yang dibangun menunjukkan hasil yang baik, yaitu tingkat akurasi 100% dengan perbandingan 70% data latih dan 30% data uji. Aplikasi mampu mengklasifikasi Tingkat kesadaran mental menggunakan algoritma C4.5. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Masyarakat, Klasifikasi, Algoritma C4.

    EKSPLORASI PERSEPSI REMAJA TENTANG DAMPAK PERILAKU SEKSUAL PRA NIKAH ANAK REMAJA DI SMK NEGERI 1 TONDANO

    Get PDF
    Pendahuluan: Perilaku Seksual adalah segala tindakan yang dimotivasi oleh keinginan untuk melakukan aktivitas seksual, baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis. Perilaku seksual remaja dapat berdampak negatif pada tubuh, pikiran, dan hubungan sosial mereka. Berdasarkan fakta dilapangan ada 3-4 siswa yang mengalami dampak dari perilaku seksual remaja yaitu kehamilan pranikah di tahun 2022, tidak termasuk di tahun-tahun sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi remaja tentang dampak perilaku seksual pra nikah anak remaja di SMK Negeri 1 Tondano. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tondano, Populasi dalam penelitian ini adalah 200 siswa SMK Negeri 1 Tondano yang duduk di kelas XI. Pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 7 siswa kelas XI. Waktu penelitian 24 Mei - 02 Juni 2023. Hasil: Hasil analisis tematik mengenai persepsi remaja tentang dampak perilaku seksual pranikah bahwa perilaku seksual memiliki dampak buruk bagi tubuh, termasuk kelelahan, luka lecet pada kelamin, ketidaknyamanan, dan ketidaksiapan fisik. Dampak tersebut termasuk perubahan pada tubuh, kesehatan fisik, hormon, dan pubertas. Ada juga dampak emosional dan psikologis yang dirasakan, seperti perubahan tingkat stres dan kecemasan, sensasi senang, rasa bersalah, serta perubahan cara pandang terhadap diri sendiri dan masa depan. Meskipun perilaku seksual membuat mereka merasa terasing dari keluarga dan masyarakat, teman sebaya tetap memberikan dukungan dan penerimaan. Kesimpulan: Remaja memiliki persepsi bahwa perilaku seksual pranikah memiliki dampak buruk pada fisik, emosional, psikologis, serta hubungan dengan masyarakat dan keluarga, tetapi teman sebaya tetap mendukung remaja yang telah melakukannya. Remaja juga merasa tidak diberi pendidikan seksual oleh orang tua mereka, dan mereka ingin mendapatkan akses ke informasi lebih lanjut tentang dampak perilaku seksual. Kata Kunci: Perilaku Seksual Pranikah, Dampak Perilaku Seksual Pranika

    HUBUNGAN PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK DAN MOTIVATOR DENGAN PENCEGAHAN INTERNET GAME DISORDER PADA SISWA USIA SEKOLAH DASAR DI SD KATOLIK 03 FRATER DON BOSCO MANADO

    Get PDF
    Pendahuluan: Pada era globalisasi ini perkembangan teknologi sudah semakin maju khususnya yang booming pada saat ini yaitu adanya game online yang diminati oleh siswa sekolah dasar. Dampak dari peningkatan jumlah pemain game online telah terjadi masalah yang semakin marak diketahui oleh masyarakat yaitu Internet Game Disorder (IGD). Peran guru sebagai pendidik dan motivator sangat penting bagi siswa untuk mencegah terjadi kecanduan bermain game online. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai pendidik dan motivator dalam mencegah Internet Gaming Disorder pada siswa di sekolah Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di SD Katolik 03 Frater Don Bosco Manado, Populasi adalah Seluruh guru yang mengajar di SD tersebut yang berjumlah 33 guru. Metode yang di gunakan untuk pengumpulan data menggunakan metode total sampling. Hasil: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran guru sebagai pendidik dengan pencehagan internet gaming disorder dengan nilai p value 0,052, yang menunjukkan nilai yang lebih besar dari nilai signifikansi α < 0,005. sedangkan pada peran guru sebagai motivator dengan pencegahan internet gaming disorder terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p value 0.004 dimana menunjukkan nilai lebih besar dari nilai signifikansi α < 0,05. Ketiga variabel memiliki hasil yang baik tapi hanya ada dua variabel yang berhubungan. Kesimpulan: peran guru sebagai motivator merupakan faktor yang mempengaruhi pencegahan internet gaming disorder pada anak usia sekolah dasar, dengan upaya yang dilakukan guru yaitu memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa untuk lebih memfokuskan diri dalam pengembangan prestasi dan bakat yang dimiliki siswa. Kata Kunci: Peran guru, Pendidik, Motivator, Internet Gaming Disorder Kepustakaan : 30 Jurna

    EKSPLORASI PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN GANGGUAN JIWA

    Get PDF
    Latar belakang : gangguan jiwa atau disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa merupakan suatu masalah kesehatan yang dialami seseorang yang sangat mempengaruhi psikologis, tingkah laku, pola hidup, suasana hati seseorang dalam melakukan hak sebagai kemanusiaan di kehidupan sehari-hari yang gangguannya terjadi dalam jangka waktu sesekali ataupun lama atau dalam Bahasa medis disebut kronis. Tujuan : Untuk mengeksplorasi persepsi, pengalaman dan kendala keluarga dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi dari penelitian ini yaitu keluarga pasien gangguan jiwa yang rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang Manado, provinsi Sulawesi Utara. Teknik sampling yang digunakan yaitu Teknik purposive sampling. Peneliti merupakan instrumen inti dalam penelitian ini, dan beberapa instrument penunjangnya. Hasil : cara keluarga merawat pasien gangguan jiwa yaitu dengan memberikan dukungan yang meliputi dukungan emosional, dukungan informasional, dukungan instrumental dan dukungan penilaian. Dalam merawat pasien gangguan jiwa juga keluarga memiliki hambatan dalam merawat pasien gangguan jiwa, hambatannya yaitu kondisi sakit pasien, koping keluarga tidak efektif dan keterbatasan finansial keluarga. Kesimpulan : terdapat 4 dukungan keluarga dalam penelitian ini yang meliputi dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional dan dukungan penilaian. Kemudian hambatan keluarga dalam merawat pasien gangguan jiwa yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kondisi sakit pasien, koping keluarga tidak efektif dan keterbatasan finansial keluarga. Kata kunci : eksplorasi, pengalaman, keluarga, merawat, gangguan jiwa

    HUBUNGAN MEKANISME KOPING DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA KORBAN PASCA BENCANA ALAM BANJIR DI KELURAHAN BAILANG KOTA MANADO

    Get PDF
    Latar Belakang: Masalah kesehatan jiwa merupakan suatu masalah yang semakin berkembang dan belum mampu teratasi di berbagai lapisan masyarakat baik tingkat global maupun nasional. Kecemasan menjadi salah satu potensi permasalahan kesehatan jiwa yang bisa muncul karena berbagai pemicu yang ada dan satu diantaranya yaitu dapat terjadi pada masyarakat yang terlibat langsung dalam peristiwa bencana, dimana peristiwa bencana yang sering terjadi di bumi ialah bencana alam banjir dengan dampak psikologis yang cukup serius bagi para korban. Mekanisme koping dan dukungan keluarga yang baik merupakan faktor pendukung yang dapat membantu seseorang untuk mempertahankan kesehatan psikologis pasca banjir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dan dukungan keluarga dengan kecemasan pada korban pasca bencana alam banjir di Kelurahan Bailang Kota Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Bailang, Kota Manado. Populasi dalam penelitian berfokus pada keluarga yang terdampak banjir dengan tingkat kerusakan rumah yang sedang hingga berat yaitu berjumlah 80 keluarga yang terbagi di 6 lingkungan dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling. Hasil: Hasil analisis hubungan mekanisme koping dengan kecemasan menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000 (< 0,05) dan hasil analisis hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan menggunakan uji Spearman Rank diperoleh nilai p value 0,000 (< 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dan dukungan keluarga dengan kecemasan pada korban pasca bencana alam banjir di Kelurahan Bailang Kota Manado. Kata kunci: Banjir, Dukungan Keluarga, Kecemasan, Mekanisme Koping, Kepustakaan: 6 buku dan 40 jurnal (tahun 2017-2023

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGONTROLAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BEO KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD

    Get PDF
    Latar Belakang : Diabetes melitus saat ini menjadi masalah kesehatan dunia yang banyak ditemukan dimasyarakat. Permasalahan penyakit diabetes melitus yang terjadi saat ini adalah peningkatan jumlah penderita diabetes melitus setiap tahunnya yang disebabkan karena kebiasaan yang kurang baik yang sering dilakukan oleh penderita diabetes. Penyakit diabetes dapat berdampak pada tingkat kehidupan seperti kualitas hidup yang semakin menurun, menjadi beban dalam keluarga, tidak mampu beraktivitas dan bersosialisasi, sehingga dapat menimbulkan masalah ekonomi keluarga, terjadinnya komplikasi bahkan dapat menuju pada kematian. Tujuan : Dapat mengetahui hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, dan motivasi diri dengan pengontrolan gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode : Pada penelitian menggunakan rancangan Deskriptif analitik/kuantitatif, dengan pendekatan potong lintang (cross sectional design), dimana penelitian ini menekankan waktu pengukuran atau observasi data pada variabel dependen dan variabel independen yang dihitung secara bersamaan dan dalam waktu yang sama. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Penderita diabetes melitus yang ada di wilayah kerja Puskesmas Beo. Waktu penelitian bulan April-Juli 2023. Hasil : Hasil analisis Bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan pengontrolan kadar gula darah dengan nilai (p = 0,002) begitu juga dengan hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan pengontrolan gula darah memperoleh nilai (p = 0,000) Kemudian hasil analisis hubungan motivasi diri dengan pengontrolan gula darah dengan nilai (p = 0,005). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor (pola makan, aktivitas fisik, dan motivasi diri ) dengan pengontrolan gula darah pada penderita diabetes melitus Kata Kunci : Diabetes Melitus, Pola makan, aktivitas visik, motivasi diri Pengontrolan Gula Kepustakaan : 16 buku dan 32 jurnal (2018-2023)

    PENERAPAN METODE SIMULASI MONTE CARLO UNTUK PENENTUAN JUMLAH PERKIRAAN PERMINTAAN OBAT (Studi Kasus : PT. Bina San Prima)

    No full text
    Pada masa Covid 19 yang terjadi di tahun sebelum meningkat 70% dalam penjualan obat, dan pada masa covid 19 berakhir membuat obat-obatan menjadi penurunan yang menggangu ekonomi perusahaan sempat terganggu. Dengan keadaan yang normal membuat permintaan obat-obatan yang tidak stabil atau naik turun. permintaan yang tidak stabil sehingga perusahan sulit untuk pemperkirakan persediaan/stok yang diperlukan untuk di simpan digudang perusahaan Simulasi Monte Carlo merupakan teknik simulasi menggunakan elemen acak etika ada kesempatan untuk bergerak, pengambaran kemungkinan sampel data Monte Carlo bisa diketahui atau memperkirakan distribusinya. Simulasi ini memakai data yang siap (historikal data), dugunakan untuk tujuan lain, bila menghendaki contoh similasi ini termasuk pengambilan sampel yang acak menggunakan distribusi probalitas, dapat mengetahui dan memutuskan, metode simulasi Monte Carlo jalan artenative dari hasil pengolahan data menggunakan simulasi Metode Monte Carlo PT Bina San Prima hasil jumlah permintaan stok yang harus disediakan rata-rata perminggu sebanyak 154 pack, untuk rata-rata biaya pengiriman perminggu Rp. 385.000, biaya distribusi Rp. 127.000 dan dapat memperdiksi profit perminggu Rp. 4.928.000 bagi PT Bina San Prima sehingga sehingga dapat membantu untuk memprediksi dan mempermudah setiap masalah yang terjadi. Saran dari penulis untuk PT Bina San Prima mencoba atau menganalisis setiap langkah pengolahan dan sehingga mendapatkan hasil yang telah di jelaskan diatas sehingga dapat dicoba bagi PT Bina San Prima untuk membantu setiap permasalahan yang sehingga memperkecil masalah yang ada. Kata kunci : Simulasi, jumlah perkiraan, Monte Carl

    ANALISIS FAKTOR PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI RSJ PROF. DR. V. L. RATUMBUYSANG

    Get PDF
    Latar Belakang: Gangguan jiwa dapat berdampak pada pasien dan keluarga. Dampak pada pasien yaitu pasien akan terganggu saat melakukan kehidupannya sehari-hari, hubungan individu maupun kelompok dalam lingkungan masyarakat atau sosial terganggu, pasien akan mengalami penolakan, kelelahan, kecemasan, kebutuhan pribadi serta sumberdaya pasien akan berkurang. Sedangkan dampak pada keluarga yaitu status ekonomi keluarga akan menurun, akan merasa stress karena tingkah laku pasien, emosi keluarga tidak terkontrol karena pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa di RSJ Prof Dr. V. L. Ratumbuysang. Metode: Dalam penelitian ini saya menggunakan deskriptif korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang akan dipakai dalam penelitian ini yaitu 330 sehingga didapatkan sampel 180 orang yang mengalami gangguan jiwa khususnya pasien yang minimal sudah 3 bulan rawat jalan atau sudah dirawat dirumah yang berobat di RSJ Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. Waktu Penelitian Bulan Mei-Juni 2023. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor pengetahuan keluarga dan dukungan keluarga dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa. Kata Kunci: Gangguan jiwa, pengetahuan keluarga, dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien dengan gangguan jiwa Kepustakaan: 10 buku dan 30 jurnal (tahun 2018-2023)

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇