UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TINGKAT STRESS PADA WBP (WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN)DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A MANADO

    Get PDF
    Latar Belakang : Stres adalah reaksi tubuh akibat adanya ancaman, tekanan atau kesulitan menghadapi situasi yang baru. Dukungan keluarga dan dukungan sosial merupakan salah satu sumber dukungan yang baik untuk membantu penyelesaian masalah bagi WBP. Dengan adanya dukungan dari keluarga dan sosial, dapat memberikan pengaruh yang positif kepada WBP selama di dalam Lapas agar bisa lebih produktif dan semangat hingga masa pidananya berakhir. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dukungan Keluarga dan Dukungan Sosial terhadap Tingkat Stress pada WBP di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Manado. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian korelasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Manado. Populasi adalah seluruh WBP yang ada pada blok Anoa sebanyak 147 orang. Teknik penentuan jumlah sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling dan dibantu oleh rumus slovin didapatkan sampel n = 108 responden. Uji statistik menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil : Dari hasil uji bivariat didapatkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres dengan p-value 0,195 (α ≥ 0,05) yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat stres dengan p-value 0,658 (α ≥ 0,05) yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Kesimpulan : Dukungan keluarga dan dukungan sosial tidak mempengaruhi tingkat stres WBP selama di Lapas. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Dukungan Sosial, Tingkat Stres, WBP Kepustakaan : 8 buku, 20 jurnal, 7 artikel, 7 skripsi (tahun 2019-2023

    EFEKTIFITAS PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DENGAN METODE SNOWBALL TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA TATELU

    Get PDF
    Latar Belakang : Tanah Longsor merupakan salah satu bencana yang dapat mengakibatkan korban jiwa, terjadinya kerusakan lingkungan dan dapat berpengaruh terhadap psikologis masyarakat.tanah longsor disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor alam seperti letak geografis yang curam atau daerah perbukitan yang curam, curah hujan yang tinggi ataupun gempa bumi dan gaktor yang kedua yaitu karena disebabkan oleh ulah manusia seperti tata lahan hijau yang salah digunakan oleh manusia. Populasi penelitian ini berjumlah 166 KK yang tinggal di Desa Tatelu dan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan dengan jumlah sampel 30 orang. Tujuan : Untuk Mengetahui Efektivitas pemberian edukasi dengan metode snow ball terhadap pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor Metode : Pada penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan one group pre test – post test untuk mengetahui pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan Penelitian Pra eksperimen merupakan rancangan one group pre – post test, penelitian ini hanya dilakukan terhadap satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding ataupun kelompok kontrol. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan uji Wilcoxon mendapatkan nilai p – Value 0,000 < 0,05 yang artinya Ho di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan menggunakan metode snowball terhadap pengetahuan masyarakan tentang kesiapsiagaan menghadapi tanah longsor. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan menggunakan metode snowball kesiapsiagaan menghadapi tanah longsor di Desa Tatelu Kata Kunci : Kesiapsiagaan , Bencana Tanah Longso

    ANALISIS SENTIMEN OPINI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KOTA MANADO MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING

    Get PDF
    Pembangunan infrastruktur berperan penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan daya saing global, serta bertujuan untuk peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta memperlancar distribusi jasa ataupun barang. Membangun infrastruktur jalan, tentunya menimbulkan opini dari masyarakat sebagai pengguna. Dalam penelitian ini akan mengelompokkan opini dari masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah. Data-data dalam penelitian ini akan diambil adalah dari sosial media dan media cetak atau media online, serta turun lapangan. K-Means Clustering adalah algoritma data mining yang memiliki tujuan untuk melakukan kelompokkan atau kategorikan objek-objek pengamatan ke dalam klaster-klaster. K-Means Clustering memiliki arti lain, yakni suatu algoritma untuk mengelompokkan data sekatan (non hierarki) yang melakukan partisi pada dua atau lebih kelompok. Dalam tugas akhir ini, sentimen dari opini masyarakat menggunakan algoritma K-Means akan dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu positif, netral, dan negatif. Metode Term Frequency – Inverse Document Frequency adalah metode yang melakukan transformasi data dari data tekstual ke data numerik untuk dilakukan pembobotan dalam fitur. Metodologi yang akan digunakan dalam membuat aplikasi ini yaitu metodologi Waterfall, dan pemodelan yang digunakan untuk perancangan aplikasi yang dibuat adalah Data Flow Diagram. Aplikasi dapat mengkategorikan sentimen positif, netral dan negatif dari masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur jalan dalam melaksanakan program pemeliharaan rutin dan peningkatan kualitas jalan pemerintah di Kota Manado. Data latih terdiri dari 190 records, sedangkan untuk data uji yang digunakan terdiri dari 82 records. Hasilnya diperoleh skor siluet sebesar 0,13 dan akurasi model sebesar 56%. Hasil ini terdiri dari 13 data pada kelas Netral, 35 data pada kelas Positif, dan 34 data pada kelas Negatif yang disajikan dalam confusion matrix. Aplikasi ini dapat membantu pemerintah dalam melakukan evaluasi terhadap pendapat masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan. Kata Kunci: Infrastruktur, Jalan, K-Means, Clusterin

    KEPASTIAN HUKUM SURAT DIBAWAH TANGAN DALAM HIBAH DITINJAU DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

    Get PDF
    Hibah ialah salah satu peralihan hak milik yang telah di atur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Hibah merupakan perjanjian yang bersifat sepihak yang terjadi hanya dengan salah satu pihak yang mewajibkan dirinya untuk berprestasi kepada pihak lain. Pemberian hibah dengan menggunakan surat dibawah tangan merupakan suatu perjanjian yang dibuat diatas materai yang dilakukan oleh seseorang ketika masih hidup dan dalam proses pelaksanaannya hanya terdapat saksi-saksi tanpa adanya pihak berwenang. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana kedudukan dan kepastian hukum surat hibah dibawah tangan ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan kepastian hukum surat hibah dibawah tangan ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif yang mengkaji hukum tertulis dari berbagai aspek, dalam aspek teori, sejarah, filosofi dan perbandingan. Untuk metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu dimana Kepastian Hukum dari surat hibah yang dilakukan dibawah tangan tidak memiliki kekuatan hukum yang sempurna karena dalam Pasal 1682 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata hibah harus dengan akta otentik. Proses pemberian hibah ini harus menggunakan akta otentik agar dikemudian hari apabila terjadi permasalahan akta tersebut memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna. Kata Kunci : Hibah, Kepastian Hukum, Surat dibawah Tanga

    PENERAPAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) DALAM ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT

    Get PDF
    Hambatan mobilitas fisik adalah keterbatasan pada pergerakan fisik tubuh satu atau lebih ekstermitas secara mandiri dan terarah. Gangguan mobilitas fisik yang terjadi pada lansia mempengaruhi perubahan-perubahan dalam motorik yang meliputi menurunya kekuatan dan tenaga yang biasanya menyertai perubahan fisik yang terjadi karena pertambahan usia, kekakuan pada persendia, gemetar pada tangan, kepala dan rahang bawah dan umumnya disebabkan oleh gangguan muskulokeletal. Pada pasien dengan gangguan mobilitas fisik dapat ditangani dengan terapi Range Of Motion (ROM). Tujuan dari karya ilmiah akhir ini yaitu untuk menganalisis keefektifan penerapan intervensi Range Of Motion (ROM) asuhan keperawatan gerontik dengan gangguan mobilitas fisik pada lansia. Intervensi ini dilakukan pada Ny. O dengan keluhan adanya kekakuan pada lutut kaki kanan, Ny.R dengan keluhan kekakuan pada kedua lutut kaki, dan Ny. M dengan keluhan Kekakuan pada lutut kaki kanan. Intervensi diberikan sekali dalam sehari dalam jangka waktu empat hari. Dari hasil analisa kasus pada ketiga pasien menunujukkan pemberian ROM selama empat hari berturut-turut terdapat peningkatan pada mobilitas klien. Hasil karya ilmiah ini dapat menjadi referensi pengetahuan terutama berkaitan dengan gerontik, khususnya tentang merawat lansia dengan gangguan mobilitas fisik. Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Hambatan Mobilitas Fisik, Lansi

    Asuhan Keperawatan Pada Klien Tn.P.M Dengan Congestive Heart Failure (CHF) di Ruangan Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Gunung Maria Tomoho

    Get PDF
    Latar Belakang : Gagal jantung merupakan ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap nutrient dan oksigen. Gagal jantung yaitu kondisi dimana jantung sebagai alat untuk mengantarkan darah yang kaya akan oksigen ke tubuh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh. Penyakit ini bisa mengakibatkan sesak nafas bahkan kematian pada klien. Tujuan : Untuk memaparkan analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF) di Ruangan ICU Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Metode : Pelaksanaan asuhan keperawatan kritis dilakukan dengan perencanaan keperawatan selama 1x8 jam. Hasil : Pelaksanaan asuhan keperawatan ini telah dilakukan dengan motode pengkajian kritus sehingga di dapatkan diagnose keperawatan berdasarkan prioritas masalah klien yaitu diagnose penurunan curah jantung diberikan terapi oksigenasi dengan menggunakan nasal kanul 6 L/menit. Kemudian masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif intervensi yang dilakukaan sejalan dengan implementasi dimana klien diajarkan batuk efektif dan mengatur klien dalam posisi semi fowler, hal tersebut dapat membuat klien bisa melakukan batuk yang disertai dengan pengeluaran sputum dan juga mengatur posis semi fowler bisa mengurangi sesak yang klien rasakan. Selain itu untuk masalah keperawatan intoleransi aktivitas juga belum teratasi karena pasien masih membutuhkan bantuan dalam pemenuhan ADL. Ketiga masalah keperawatan tersebut harus dilakukan intervensi lanjutan namun pada akhirnya pada saat hampir memasuki hari perawatan kedua klien mengalami penurunan saturasi oksigen mencapai 80% dan sangat sesak sehingga klien meninggal dunia pada pukul 04:00. Kesimpulan : Pada asuhan keperawatan kritis pada pasien kelolaan menunjukkan bahwa masalah klien tidak teratasi dikarenakan pada saat perawatan klien mengalami penurunan saturasi oksigen dan kemudian klien meninggal dunia. Kata Kunci : Asuhan keperawatan kritis, Congestive Heart Failure (CHF), gagal jantung. Referensi : 3 Buku, 2 E-book, 25 Jurnal

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇