UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
APLIKASI PENDETEKSI SKOR PADA SASARAN MENEMBAK MENGGUNAKAN METODE ANALISIS BINARY LARGE OBJECT
Tembak sasaran adalah salah satu kegiatan yang umum dilakukan dalam latihan militer, olahraga menembak, dan bidang keamanan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pendeteksi skor pada sasaran menembak menggunakan algoritma Binary Large Object (BLOB). Algoritma BLOB digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak sasaran pada citra berdasarkan perbedaan intensitas piksel yang signifikan. Proses aplikasi dimulai dengan akuisisi data citra dari sasaran menembak menggunakan perangkat kamera yang terhubung ke sistem. Citra tersebut kemudian diproses melalui langkah-langkah pra-pemrosesan untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi noise. Selanjutnya, algoritma BLOB diterapkan untuk mengidentifikasi dan menghitung jumlah sasaran yang terdeteksi dalam setiap frame atau citra. Setelah sasaran terdeteksi, sistem akan menghitung dan mencatat skor berdasarkan akurasi tembakan terhadap setiap sasaran. Informasi skor ini kemudian dapat ditampilkan kepada pengguna melalui antarmuka pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pendeteksi skor menggunakan algoritma BLOB mampu memberikan akurasi yang tinggi dalam mengenali sasaran pada berbagai kondisi pencahayaan dan latar belakang. Dengan demikian, penggunaan algoritma BLOB dalam aplikasi ini menawarkan solusi yang efisien dan handal untuk melatih keterampilan menembak dan meningkatkan performa para praktisi keamanan dan olahragawan menembak.
Kata Kunci: Menembak, BLOB, Citra, Sasaran, Terdeteksi
Asuhan keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Cedera Kepala Sedang di Instalasi Gawat Darurat RS. Gunung Maria Tomohon
Latar Belakang : Cedera kepala atau trauma kepala merupakan salah satu kasuskegawatdaruratan merupakan adanya pukulan atau benturan mendadak padakepala dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. kecelakaan lalu lintas menjadipenyebab penyakit dan trauma cedera kepala ketiga terbanyak di dunia. Asuhankeperawatan dengan menggunakan evidance base practice yang tepat dapamenekan prognosis yang buruk pada kasus cedera kepala. Pemberian posisi headup
30° merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan perfusijaringan serebral
Tujuan : Untuk menganalisis Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan CederaKepala Sedang di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon.
Metode : Menggunakan evidance base practice posisi head-up 30°.
Hasil : Tindakan yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah keperawatansesuai dengan kriteria hasil dinilai berhasil dibuktikan tingkat syok menurun,tingkat nyeri menurun, dan kerusakan jaringan menurun.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian teknik Head Up 30° terhadap tingkakesadaran pada pasien cedera kepala sedang.
Kata Kunci : Cedera kepala sedang, Oksigen dan Posisi Head Up 30
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S.T DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN: ASMA BRONKIAL DI RUANG MUJAIR RSUD DR. SAM RATULANGI TONDANO
Latar Belakang : Penyakit pada saluran pernapasan menjadi salah satu penyakit
ancaman serius pada penderitanya. Salah satu penyakit pada sistem pernapasanyaitu asma bronkial yang dapat menyerang pada semua kalangan usia baik padaanak-anak maupun pada orang dewasa.
Tujuan : Tujuan umum mendapatkan gambaran secara umum tentang asuhan
keperawatan pada pasien dengan Asma Bronkial serta tujuan khusus adalah mampudalam melakukan pengkajian, menegakkan diagnosa, menyusun perencanaan,melakasanakan intervensi dan mengevaluasi hasil pelayanan keperawatan.
Metode : metode deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus dengan melakukanpendekatan asuhan keperawatan. Pengumpulan data yang menggunakan formatAsuhan Keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan,
intervensi keperawatan, pelaksanaan keperawatan, dan evaluasi keperawatan.
Hasil dan Pembahasan : Hasil dari studi kasus ini adalah terdapat tiga masalahkeperawatan yaitu pola napas tidak efektif, bersihan jalan tidak efektif danintoleransi aktivitas. Dilakukan intervensi keperawatan selama 3 hari berdasarkandiagnosa keperawatan yang ditetapkan sebelumnya. Terdapat perbaikan kesehatandan ketiga masalah keperawatan dapat teratasi.
Kesimpulan : Pasien dengan masalah gangguan pernapasan Asma Bronkial setelahdiberikan intervensi keperawatan selama tiga hari didapatkan perbaikan kesehatandan ketiga masalah keperawatan dapat teratasi.
Kata kunci : Asma Bronkial, Pola nafas tidak efektif, bersihan jalan efektif,
intoleransi aktivita
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM PROVINSI SULAWESI UTARA Tahun Akademik 2022/2023
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP MANAJEMEN LABA(Studi pada Perusahaan Sub-Sektor Pariwisata, Restoran, dan Hotel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021)
Laporan keuangan merupakan salah satu unsur yang beperan penting dalam suatu perusahaan yang berisi informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan yang berguna bagi pihak pengguna. Salah satu informasi penting yang digunakan sebagai tolak ukur dalam laporan keuangan adalah laba. Sebagai informasi penting yang seringkali digunakan sebagai pembanding untuk menarik sejumlah investor, ditengah ketatnya persaingan dalam dunia bisnis hingga menjadikan laba sebagai fokusan utama bagi para manajer. Hal ini mendorong manajer untuk menetapkan laba sebagai tujuan yang harus dicapai bahkan menjadi target rekayasa. Praktik manipulasi laba yang seringkali dilakukan dalam perusahaan biasa disebut dengan manajemen laba. Terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi praktik manajemen laba yaitu kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan financial distress. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan financial distress terhadap manajemen laba pada perusahaan sub-sektor pariwisata, restoran, dan hotel yang terdaftar di BEI periode 2019-2021.
Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini merupakan perusahaan sub-sektor pariwisata, restoran, dan hotel yang terdaftar di BEI periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling method. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan institusional dan financial distress berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan dewan komisaris independen berpengaruh positif tidak signifikan terhadap manajemen laba. Serta secara simultan kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan financial distress berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.
Kata Kunci: Kepemilikan Institusional, Dewan Komisaris Independen, Financial Distress, dan Manajemen Laba
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA SIMPANG 3 TUGU TOMPASO BARU JALAN RAYA AMURANG-KOTAMOBAGU
Persimpangan jalan adalah simpul pada jaringan jalan dimana ruas jalan bertemu dan lintasan arus kendaraan berpotongan. Persimpangan merupakan tempat yang sering terjadinya konflik lalu lintas antara satu kendaraan dengan kendaraan yang lain maupun pejalan kaki yang menyebabkan permasalahan. simpang tak bersinyal adalah pertemuan jalan yang tidak menggunakan sinyal pada pengaturannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalsisi volume lalu lintas dan kinerja simpang 3 tak bersniyal berdasarkan pedoman MKJI 1997 pada simpang Jl. Amurang-Kotamobagu.
Dari hasil analisa perhitungan simpang 3 tak bersinyal pada Jl. Amurang-Kotamobagu yang menggunakan pedoman MKJI 1997diperoleh hasil volume lalu lintas jam puncak pada hari senin 466 smp/jam, selasa 568 smp/jam, rabu 509 smp/jam, kamis 440 smp/jam, jumat 524 smp/jam, dan sabtu 571 smp/jam. Derajat kejeunuhan yang di dapat pada hari senin 0,15, selasa 0,24, rabu 0,21, kamis 0,13, jumat 0,20, sabtu 0,23 (kinerja pada simpang 3 Jl. Amurang-Kotamobagu selama 6 hari diperoleh nilai derajat kejenuhan kurang dari 0,70 sehingga tergolong rendah). Tundaan simpang yang diperoleh pada hari senin 6,10 det/smp, selasa = 7,17 det/smp, rabu = 6,34 det/smp, kamis = 5,97 det/smp, jumat = 6,51det/smp, sabtu = 7,15 det/smp. Peluang antrian yang diperoleh pada hari senin = 2-4%, selasa = 3-6%, rabu = 3-5%, kamis = 2-3 %, jumat = 3-5%, sabtu = 3-6%
Kata kunci : Simpang, Kinerja Simpang Tak Bersinya
PENDEKATAN SERVICE QUALITY & QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK MODEL PENINGKATAN MUTU PELAYANAN (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Daerah Noongan)
Kualitas pelayanan merupakan suatu hal yang diartikan sebagai perbedaan pelayanan yang diterima secara langsung dengan layanan yang diharapkan oleh pelanggan. Yang dimaksudkan dengan pelanggan dalam hal ini ialah pasien, kepuasan dari pasien merupakan hal penting dalam memajukan citra Rumah Sakit yang menjadi garda terdepan melayani kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Noongan guna untuk memperhatikan kepuasan dari pasien dan bisa mendapatkan prioritas yang diinginkan oleh pasien. Analisis GAP memiliki tujuan utama yaitu dengan melihat kesenjangan antara harapan pasien dengan layanan yang didapatkan, sehingga dari nilai GAP didapatkan prioritas atribut yang bisa dijadikan pihak Rumah Sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang ada, didapatkan 9 atribut yang memiliki nilai kesenjangan yang significant >-1 yaitu Ketersediaan fasilitas ibadah yang memadai (-2,92), Ketersediaan fasilitas hiburan diruang inap (-2,41) Ketersediaan alat pemadam kebakaran di setiap sudut ruangan (-1,32), Tersedia call centre yang bisa dihubungi setiap saat (-1,25), Ketersediaan toilet yang bersih dan nyaman untuk pasien (-1,24), Ketersediaan kotak kritik dan saran bagi konsumen (-1,17), Kesigapan petugas administrasi yang melayani dengan cepat dan tepat (-1,08), Ketersediaan tempat charger untuk untuk ponsel pasien (-1,08), Ketersediaan alat kesehatan yang moderen dan canggih (-1,03). Dan pada analisis Quality Function Deployment didapatkan prioritas dari keinginan pasien pada semua atribut dan Customer Requirment didapatkan juga atribut yang bisa dijadikan prioritas Rumah Sakit untuk melaksanakan program kerja.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Analisis Servqual, Analisis QF
APLIKASI PENDETEKSI NOMINAL UANG RUPIAH MENGGUNAKAN METODE TRANSFER LEARNING BERBASIS ANDROID
Pada zaman ini, transaksi telah menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan setiap hari. Transaksi merupakan kegiatan menukarkan barang untuk barang lainnya atau jasa, yang di Indonesia menggunakan mata uang rupiah. Mata uang rupiah terbagi atas beberapa lembar pecahan. Pertambahan usia pada manusia dapat mempengaruhi fungsi pada tubuh, salah satunya pada penglihatan. Gangguan penglihatan yang berkurang, menyebabkan sebagian besar orang lanjut usia harus menggunakan alat bantu, yaitu kacamata. Akibatnya masalah ini juga dapat berdampak pada kegiatan sehari-hari termasuk mengenali mata uang yang digunakan.
Pemanfaatan teknologi dapat membantu masalah ini, yaitu dengan menggunakan perangkat smartphone berbasis Android dengan menggunakan teknik pengolahan citra digital. Pengolahan Citra ini akan nantinya akan menghasilkan informasi berupa suara, berapa nominal uang yang telah diproses.
Aplikasi dibuat dengan metodologi penelitian Waterfall dengan memanfaatkan teknologi Machine Learning dan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network. Teknologi Transfer Learning digunakan untuk meningkatkan akurasi pelatihan dataset. Model yang sudah dilatih kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi Android dengan bantuan teknologi TensorFlow Lite untuk konversi model.
Aplikasi berhasil diintegrasikan dengan model yang sudah dilatih menjadi aplikasi Android dan berdasarkan hasil pengujian, aplikasi ini memiliki akurasi yang bervariasi untuk beberapa nominal uang rupiah pada dua perangkat yang berbeda. Persentase akurasi pada perangkat Redmi Note 11 untuk tiap nominal adalah 50% (Rp2.000), 33% (Rp5.000), dan 50% (Rp20.000) sedangkan pada perangkat Redmi Note 5 untuk tiap nominal adalah 50% (Rp2.000), 44% (Rp5.000), dan 33% (Rp20.000).
Kata Kunci: Pendeteksi Nominal Uang Rupiah, Machine Learning, Convolutional Neural Network, Transfer Learning, TensorFlow Lite