UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI NOMOR 5 TENTANG LAPORAN PERSEDIAAN PADA DINAS KOPERASI DAN UKM DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA
Pernyataan Standar Akuntansi Nomor 5 tentang persediaan, barang merupakan salah satu bagian penting untuk menunjang jalannya kegiatan operasional, persediaan meliputi barang-barang yang mendukung tugas maupun kegiatan utama suatu instansi sehingga setiap instansi pemerintah perlu mengatur perlakuan akuntansi persediaannya yang dianggap perlu disajikan dalam laporan keuangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan pernyataan standar akuntansi nomor 5 tentang persediaan pada Dinas Koperasi dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Penerapan Laporan Persediaan pada Dinas Koperasi Dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 5 Tentang Persediaan.
Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yaitu metode yang dilakukan terlebih dahulu mengumpulkan data kemudian diklasifikasikan, dianalisis, selanjutnya diinterpretasikan sehingga dapat memberikan pemecahan terhadap permasalahan.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa Persediaan pada Dinas Koperasi dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara berupa barang habis pakai dan barang tidak habis pakai seperti yang disalurkan pada tahun 2022 berupa peralatan salon, peralatan kuliner/ catering dan peralatan dalam percetakan. Dimana dalam Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 5 juga dikatakan bahwa barang yang disimpan untuk dijual atau diserahkan kepada masyarakat dalam rangka kegiatan pemerintah dan untuk pengakuan, pengukuran serta pengungkapan persediaan telah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Nomor 5 Tentang Persediaan.
Kata Kunci : Akuntansi Pemerintahan, Standar Akuntansi Pemerintahan, Laporan Persediaa
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO PADA KANTOR NOTARIS DAN PPAT YENNI KAUNANG, S.H., M.Kn.
ANALISIS NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) MENGGUNAKAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)(Studi Kasus : Proyek Peningkatan Jalan Kuwil – Malendeng)
Beberapa tahun terakhir ini Indonesia mengalami pertumbuhan dan perkembangan di bidang infrastruktur yang begitu pesat. Pertumbuhan itu berkaitan dengan meningkatnya bidang konstruksi yang mencakup gedung, transportasi maupun perairan, seiring dengan pertumbuhan tersebut dibutuhkan tanah sebagai pondasi untuk pembangunan infrastruktur terus meningkat.
Salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui kepadatan daya dukung tanah adalah dengan menggunakan metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Analisis terhadap kepadatan tanah pada jalan dengan menggunakan DCP adalah untuk mengetahui nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah tersebut apakah sudah layak untuk dilakukan peningkatan jalan sampai tahap perkerasan. Metode untuk pengujian DCP ini dilakukan di sisi kiri, tengah, dan kanan pada setiap STA dengan menggunakan metode random sampling berdasarkan SNI 03-6868-2002 tentang Tata Cara Pengambilan Contoh Uji Secara Acak Untuk Bahan-Bahan Konstruksi.
Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Kuwil-Malendeng dengan hasil analisa yang di dapat pada STA 0+200 sisi kanan (R) dan STA 0+225 sisi kiri (L) didapat nilai CBR yang tidak memenuhi standar yang digunakan, dimana pada STA 0+200 sisi kanan (R) hanya memperoleh nilai CBR sebesar 1.76% dan pada STA 0+225 sisi kiri (L) memperoleh nilai CBR sebesar 4.34. Sedangkan pada titik pengujian lainnya memenuhi standar yang digunakan sebagai subgrade pada perkerasan jalan dengan hasil CBR >6%.
Kata Kunci : Kepadatan Tanah, DCP, CBR, CBR Lapanga
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO PADA KANTOR KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI UTARA
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO PADA KANTOR PENGADILAN NEGERI AIRMADIDI
ANALISIS KONDISI KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PCI DAN BINA MARGA SEBAGAI ACUAN UNTUK PEMELIHARAAN(Studi Kasus : Batas Kota Kotamobagu-Doloduo STA 26 + 300 (Desa Bumbungon) s/d STA 31 + 300 (Desa Siniyung)
Perkerasan jalan merupakan bagian dari konstruksi jalan yang memberikan pelayanan bagi pengguna jalan. Namun, tidak semua jalan memiliki kondisi yang baik untuk di akses bagi para pengguna jalan termasuk Dari Batas Kota Kotamobagu-Doloduo STA 26 + 300 (Desa Bumbungon) s/d STA 31 + 300 (Desa Siniyung). Yang pada titik tertentu memiliki kerusakan yang berpengaruh bagi para pengguna jalan. Kerusakan jalan dapat di sebabkan oleh beberapa faktor seperti kelebihan kapasitan muatan, meningkatnya volume kendaraan dan pemadatan lapisan tanah dasar yang kurang baik, serta saluran irigasi yang tidak sesuai dengan kapasitas air yang ada sehingga mengakibatkan air meluap sampai ke permukaan jalan.
Untuk mengetahui pengaruh nilai kondisi perkerasan jalan dan jenis pemeliharaan dari kerusakan jalan tersebut kita menggunakan metode pavement condition index (PCI) dan Bina Marga.Dan untuk mendapatkan nilai tersebut kita harus memilih beberapa segmen yang masing-masing segmennya di evaluasi dengan mengukur dimensi,identifikasi jenis dan tingkat kerusakan sehingga nilai PCI dan Bina Marga dapat di ketahui.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan Metode PCI dan Bina Marga terdapat perbedaan pada kategori kerusakan yang di tinjau yaitu pada Metode Bina Marga Kerusakan yang di tinjau 8 jenis kerusakan sedangkan pada Metode PCI ada 19 jenis yang di tinjau.Pada Metode Bina Marga memerlukan Data Lalu Lintas sedangkan pada Metode PCI tidak. Namun memiliki persamaan pada jenis penanganan yaitu pemeliharaan rutin,
Kata Kunci : Pavement Condition Index, Bina Marg
Aplikasi Pengingat Jatuh Tempo Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Menggunakan BOT Telegram
PERAN COMMUNITY BASED TOURISM DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PARA LELLE DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE
Desa Wisata merupakan suatu kawasan yang di dalamnya memiliki komponen atraksi wisata yang kompleks karena pada umumnya menampilkan pedesaan dan kehidupan masyarakat yang ada di dalamnya serta wisata alam, budaya, dan sejarah karena keinginan wisatawan yang mulai variatif makanya terbentuk desa wisata untuk lebih mengenalkan kepada wisatawan tentang komunitas yang ada di dalamnya dan sumber daya yang mendukung. Tentunya dalam setiap pengelolaan pariwisata sangat bergantung pada keberadaan sumber daya manusia lewat adanya Community Based Tourism sumber daya manusia sekitar daerah pariwisata bisa lebih mandiri dalam mengelola dan mengembangkan destinasi yang ada. Selain itu, sumber daya manusia lebih mendapatkan kompetensi baru dan mumpuni dalam mengelola sebuah destinasi wisata, menjadi lebih inovatif dan kreatif untuk beradaptasi dengan perkembangan pengelolaan pariwisata. Sama halnya dengan desa wisata Para Lelle yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang memiliki beragam destinasi dan merupakan desa wisata unggulan, namun disamping itu masih adanya kendala operasional berupa masalah listrik dan jaringan internet yang belum memadai dan optimal dengan transportasi yang bergantung pada faktor cuaca. untuk itu, dengan penelitian ini diteliti dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melihat bagaimana sumber daya manusia yang terbatas dengan masalah yang sudah disebutkan diatas peneliti ingin mencari tahu bagaimana sumber daya manusia di sana bisa beradaptasi, inovatif dan kreatif dalam mengembangkan desa wisata Para Lelle menjadi lebih baik lagi Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan beberapa fenomena kenyataan seperti kegiatan pariwisata dikelola oleh masyarakat secara mandiri dan dikaji berdasarkan dimensi ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan sehingga mendapatkan hasil yang saling berkaitan dalam pengkajian kekuatan dan kelemahan untuk di analisa SWOT kemudian terdapat rekomendasi strategi untuk mengembangkan sumber daya manusia serta Desa Wisata Para Lelle.
Kata kunci: Pariwisata, Sumber Daya Manusia, Community Based Tourism,
Desa Wisata Para Lelle, inovatif, kreatif, beradaptasi, Strategi