UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
APLIKASI PENILAIAN KINERJA PEGAWAI (STUDI KASUS: DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA MANADO)
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA KLIEN TN. E. DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINAS PENDENGARAN DI RUANG BRATAHSENA RUMAH SAKIT JIWA Dr MARZOEKI MAHDI BOGOR
Latar Belakang : Halusinasi adalah gangguan pada persepsi sensori terhadap objek stimulus dari luar, halusinasi ini meliputi semua panca indera. Halusinasi pendengaran adalah jenis halusinasi yang paling banyak terjadi, diantaranya mendengar suara-suara, paling sering adalah suara manusia yang menyuruh untuk melakukan suatu tindakan Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh Gangguan Jiwa : Halusinasi Pendengan
Tujuan : Penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah untuk memaparkan penerapan Asuhan Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori Pada Tn. E. Dengan Halusinasi Pendengaran
Metode : Penulis menggunakan metode obaservasi dan wawancara, responden yang digunakan 1 klien,
Hasil : Pemberian asuhan keperawatan dilakukan dilakukan selama 3 hari menunjukan hasil klien dapat melakukan menghardik halusinasi, dapat berbincang dengan teman sekamar, klien mengatakan merasa mampu tenang setelah melakukan terapi menghardi, melakukan aktifitas berkelompok, klien juga mengatakan sudah jarang mendengarkan suara suara, mondar mandir sudah berkurang dan pasien tampak tenang. Maka diharapkan terapi ini dapat diterapkan pada pasien jiwa dengan masalah gangguan persepsi sensori dengan halusinasi pendengaran.
Kesimpulan : Kasus klien dengan Halusinasi Pendengaran pada pasien kelolaan teratasi sesuai dengan tujuan kriteria hasil yang diharapkan.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Halusinasi Pendengaran
Kepustakaan : 2 Buku, 15 Jurna
PENGENALAN OBJEK MENGGUNAKAN SINGLE SHOT MULTIBOX DETECTOR PADA BAHAN MAKANAN UNTUK PENGAMBILAN RESEP
Object recognition atau sering juga dikenal dengan sebutan pengenalan objek merupakan suatu teknik yang masuk ke dalam kategori computer vision. Object recognition dapat digunakan untuk menemukan dan mengenali suatu objek dalam gambar. Sangat banyak kegiatan yang ada dalam kehidupan manusia yang dapat menggunakan pengenalan objek untuk mempermudah penyelesaian masalah yang ada dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Salah satu contoh masalah yang ada, yaitu dalam memasak. Sangat banyak waktu yang terbuang dalam memikirkan jenis masakan yang akan dibuat. Hal tersebut menjadi salah satu masalah utama yang ada dalam proses memasak. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memanfaatkan object recognition untuk mengatasi masalah tersebut.
Tugas Akhir ini menggunakan metode Single Shot Multibox Detector (SSD) dikarenakan SSD merupakan metode yang dapat melakukan pendeteksian secara real time pada objek dengan berbagai ukuran dan aspek dengan cepat. SSD digunakan untuk melakukan pendeteksian bahan-bahan makanan yang kemudian akan dicarikan resep yang sesuai dengan menggunakan bantuan opensource AI. Opensource AI yang akan digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah huggingchat. Dataset yang digunakan akan berjumlah 1800 dataset yang mencakup 6 bahan makanan, yaitu kol, wortel, ketimun, kentang, tomat, dan labu siam.
Metodologi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi merupakan Rapid Application Development atau lebih sering dikenal dengan RAD. Kakas pemodelan aplikasi menggunakan pemodelan Flowchart dan DFD. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Python.
Hasil yang didapat pada Tugas Akhir ini adalah dengan menggunakan Mean Average Precision (mAP), Average Recall (AR), dan Average Precision(AP) untuk mengukur hasil kinerja, maka didapatkan hasil sebesar 88% untuk AP, 63% untuk AR dan 88% untuk mAP dengan perbandingan 80% untuk data latih dan 20% untuk data uji. Aplikasi juga dapat mengenali objek dengan baik.
Kata kunci: Bahan makanan, pengenalan objek, resep , Single shot multibox detector (SSD)
PENGARUH EDUKASI DENGAN METODE PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN RESUSITASI JANTUNG PARU PADA SISWA DI SMK 6 MANADO
Latar Belakang: Henti jantung merupakan penyebab utama kematian yang umum terjadi, namun banyak orang yang tidak menyadari tanda dan gejala henti jantung. Hal ini dapat mengakibatkan keterlambatan atau kegagalan untuk meminta bantuan darurat saat memulai Resusitasi Jantung Paru (RJP). Menyelamatkan bukan hanya tentang pengetahuan yang harus diketahui, tetapi dengan cara yang tepat. Mengajarkan RJP kepada remaja juga dapat meningkatkan keterampilan dan membantu menciptakan masyarakat dimana saling membantu.
Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi dengan metode Peer Group terhadap pengetahuan dan keterampilan resusitasi jantung paru pada siswa di SMK 6 Manado.
Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi experimental dengan kelompok kontrol (non-equivalent control group design). Kelompok intervensi diberikan edukasi resusitasi jantung paru dengan metode peer group sedangkan kelompok kontrol akan diberikan edukasi resusitasi jantung paru melalui leaflet dengan masing-masing kelompok berjumlah 20 siswa. Alat pengumpulan data akan menggunakan kuisioner pengetahuan dan lembar observasi terkait resusitasi jantung paru. Waktu penelitian Februari- Agustus 2023.
Hasil: Hasil Uji Wilcoxon pengetahuan sebelum dan setelah intervensi pada kelompok intervensi (p value 0,000) dan kelompok kontrol (p value 0,075), sedangkan pada hasil keterampilan kelompok intervensi (p value 0,008) dan kelompok kontrol (p value 1,000). Berdasarkan hasil Uji MannWhitney, pengetahuan siswa menunjukan p value 0,000, sedangkan pada keterampilan p value 0,004. Maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan signifikan edukasi kesehatan metode Peer Group terhadap pengetahuan dan keterampilan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang resusitasi jantung paru pada siswa.
Kesimpulan: Pemberian edukasi tentang resusitasi jantung paru dengan metode peer group berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Diharapkan siswa dapat melanjutkan pemberian edukasi resusitasi jantung paru ini kepada teman lain dengan menggunakan metode peer group.
Kata Kunci: Resusitasi Jantung Paru, Edukasi, Peer Group, pengetahuan, Keterampilan
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS II B SD NEGERI 88 MANADO
Masalah penelitian ini adalah apakah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II SD Negeri 88 Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa dengan menggunakan media kartu kata pada siswa kelas II SD Negeri 88 Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari 2 siklus. Masing- masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II B di SD 88 Manado dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi aktivitas siswa dan guru, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan. Berdasarkan tes yang dilaksanakan guru pada keterampilan membaca siklus I mendapatkan nilai yang sangat kurang, hasil dari tes tersebut menunjukkan bahwa, dari 25 siswa yang mendapat nilai kurang 13 siswa, sedangkan yang mendapat nilai cukup ada 12 siswa. Nilai rata-rata siswa pada pembelajaran ini yaitu 10,2 %, dan mengalami peningkatan pada keterampilan membaca siklus II menunjukkan bahwa, dari 25 siswa yang mendapat nilai kurang ada 1 siswa, yang mendapat nilai cukup ada 5 siswa, yang mendapat nilai baik ada 8 siswa dan yang mendapat nilai sangat baik ada 11 siswa. Nilai rata-rata siswa pada pembelajaran ini yaitu 20,2%. Hasil belajar pada siklus I memperoleh skor rata-rata 60.8, dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa (36%), dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 16 siswa (64%). Pada siklus II hasil belajar siswa memiliki skor rata-rata 74.4, dengan jumlah siswa yang tuntas 18 (72%), dan siswa yang tidak tuntas 7 (28%). Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II B SD Negeri 88 Manado.
Kata Kunci: Kartu Kata, Keterampilan Membac
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADOPADA PT. NONDA GINIM BALETAHUN AKADEMIK 2022/2023
Aplikasi Analisis Sentimen Pengaruh Teknologi Blockchain terhadap Netizen Twitter dengan Algoritma Lexicon-Based Approach
KEGIATAN KERJA PRAKTIK MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO PADA KANTOR PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk.KANTOR WILAYAH 11 UNIT SOLUSI RITEL AND PAYMENT
PROSEDUR PEMBAYARAN TUNAI ATAS JASA SERVICE UNIT KENDARAAN RODA EMPAT PADA PT WAHANA WIRAWAN MANADO
SISTEM PEMANTAUAN CUACA BERBASIS INTERNET OF THINGS
Cuaca merupakan salah satu bagian penting yang terjadi dalam kehidupan manusia. Bidang-bidang pekerjaan manusia yang paling dipengaruhi oleh cuaca contohnya adalah bidang pertanian, bidang pariwisata, bidang transportasi dan juga bidang-bidang lainnya yang memerlukan aktivitas yang berada di luar ruangan.
Pada saat sebelum bekerja, manusia akan melihat prakiraan cuaca lewat berbagai macam media seperti aplikasi weather. Saat masuk ke musim hujan, cuaca di Indonesia tidak dapat diperkirakan dengan tepat karena cuaca di Indonesia memang pada saat musim penghujan dapat berubah-ubah dengan mudah. Pada saat ini di Indonesia sudah menggunakan sistem AWS tetapi masih dalam jumlah terbatas yang juga dikarenakan AWS yang digunakan masih dibuat oleh negara lain sehingga memiliki harga yang cukup mahal.
Oleh karena itu, dalam Tugas Akhir ini akan memperkenalkan Sistem Pemantauan Cuaca berbasis Internet of Things menggunakan algoritma Naïve Bayes yang dapat membantu mengklasifikasikan status cuaca di tempat alat berada. Alat dibagun dengan menggunakan sensor DHT11, LDR, dan sensor rain gauge sebagai masukan parameter data cuaca.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik. Seluruh fitur yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan dapat menampilkan hasil cuaca menurut perhitungan algoritma Naïve Bayes. Alat yang dibangun sudah dapat menerima data dan mengirimkan data ke dalam basis data. Aplikasi yang dibangun sudah dapat menerapkan algoritma Naïve Bayes dan memiliki rata-rata akurasi sebesar 92,49%.
Kata Kunci: Cuaca, Pemantauan Cuaca, Naïve Bayes, Internet of Things