UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
EKSPLORASI PERAN PERAWAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN: PERSPEKTIF PASIEN DAN KELUARGA DI RSUD MANEMBO-NEMBO BITUNG
Latar Belakang : Pelayanan kesehatan yang baik adalah mengutamakan keselamatan pasien, dimana salah satu indikator peningkatan mutu pelayanan kesehatan yaitu kepuasan pasien. Perspektif pasien dan keluarga ialah salah satu penilaian yang bisa menjadi tolak ukur kualitas dan mutu layanan kesehatan. Kepuasan pasien dan keluarga adalah penilaian yang diberikan setelah menggunakan layanan kesehatan. Perawat adalah salah satu tenaga kesehatan profesional yang memiliki peran sebagai pemberi asuhan keperawatan, pemimpin komunitas, pendidik, advokat klien, konselor, manajer, manajer kasus, serta peneliti dan pengembangan praktik keperawatan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perawat dalam pelayanan kesehatan: perspektif pasien dan keluarga di RSUD Manembo-Nembo Bitung.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian fenomenologi deskriptif kualitatif, dengan mengunakan teknik wawancara semistruktur atau in-depth interview. Penelitian ini di lakukan di RSUD Manembo-Nembo Bitung, informan dalam penelitian ini adalah pasien dan keluarga pasien yang sedang dirawat di RSUD Manembo-Nembo Bitung dan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perwat sudah menjalankan perannya dengan baik, namun masih ada peran yang belum dijalankan dengan baik yaitu peran perawat sebagai edukator dan peran perawat sebagai komunikator khususnya pada saat pemberian obat. Tidak hanya itu saja pada penelitian ini juga didapatkan hasil bahwa sarana prasarana dan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah Manembo-nembo Bitung perlu ditingkatkan lagi.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Manembo-nembo Bitung harus lebih meningkatkan lagi perannya sebagai seorang edukator dan juga sebagai seorang komunikator.
Kata Kunci : Eksplorasi, Peran Perawat, Perspektif Pasien dan Keluarga.
Kepustakaan : 5 buku dan 34 jurnal (tahun 2018- 2023)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRA NIKAH ANAK REMAJA DI SMK NEGERI 1 TONDANO
Pendahuluan: Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual. Seks pranikah merupakan masalah sekaligus fenomena sosial yang semakin umum terjadi di masyarakat. Pergeseran norma baik dan buruk, benar dan salah, terutama dalam hal seksual menjadi semakin nyata. Berdasarkan fakta di lapangan ada 3-4 siswa pernah melakukan perilaku seksual dan mengalami dampak dari perilaku seksual remaja yaitu kehamilan pra nikah di tahun 2022, tidak termasuk di tahun-tahun sebelumnya.
Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pra nikah anak remaja di SMK Negeri Tondano.
Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa/I kelas 10,11,12 SMK Negeri 1 Tondano dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 251 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Waktu penelitian Juni – Juli 2023.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual (p=0,001). Sedangkan pola asuh orangtua menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan dengan perilaku seksual hasil yang didapatkan (p=0,198).
Kesimpulan: Pengetahuan remaja memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual sedangkan pola asuh tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan perilaku. Namun tidak menutup kemungkinan juga remaja tersebut melakukan hubungan seksual pra nikah karena ada faktor lain yaitu sumber informasi dari teman, hal ini sangat berpengaruh karena secara umum pendapat, solusi dan saran teman lebih banyak diterima oleh remaja dibandingkan saran dari orangtua.
Kata Kunci: Perilaku Seksual, Pengetahuan Remaja, Pola Asuh Orangtu
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPARE PART PADA PT. ABC MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW SYSTEM (CRS)(Studi Kasus : PT.ABC)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah pemesanan yang optimal, dengan memikirkan perkiraan biaya, reorder point, dan safety stock. Penelitian ini yang bertujuan dalam memberikan usulan pengendalian persediaan menggunakan metode Continuous Review System, forecasting, dan Analisis ABC. Tujuan penelitian, ini dilakukan untuk mencari item – item yang kritis atau yang harus diprioritaskan, peramalan permintaan untuk tahun berikutnya, serta pengendalian persediaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 129 barang, harag tiap barang, dan permintaan barang dalam 1 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan menggunakan metode klasifikasi ABC, peramalan dan continuous review system. Sehingga memperoleh hasil yang optimal pada item contact stud 20390836-Auger memiliki safety stock 3.52, reorder point 12.808, item rubber bushing 7420442252-Auger memiliki safety stock sebar 1.056 dengan reorder point 7.86 dan. Item U-Bolt memiliki safety stock 2.208, reorder point 14.628. Kemudian item cushion spring 16926253-Auger dengan safety stock sebesar 0.592, reodrder point 4.237 serta total biaya persediaan. Item Fr spring No. 2 257953-Fe-Molle memiliki safety stock 0.688, reorder point 4.333. Item radiator 7420809878-Valeo dengan memiliki safety stock 0, reoder point 0.486, sensor ABS 21296849-Auger memiliki safety stock 0.368 dengan reorder point 3.446 dan total biaya persediaan. Item RR Spring No.1 1635305 memiliki safety stock sebesar 0.312, reorder point 2.148. Selanjutnya rubber spring 11195079-Auger memiliki safety stock sebesar 0.32 dan reorder point 1.994. Item RR Spring No.3 1635357-Molle dengan safety stock 0.304, reorder point 2.14. Kemudian item brake lining 21534097-WB dengan safety stock 1.44, reorder point 11.376. Dan item brake lining memiliki safety stock 1.344, reorder point 7.5. Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode ini dapat melakukan pengendalian persediaan dan perkiraan biaya yang dapat dikeluarkan oleh perusahaan.
Kata Kunci: Pengendalian persediaan, Analisis ABC, Peramalan, Continuous Review System
PENERAPAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS UNTUK IDENTIFIKASI LAYANAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Proses pembelajaran adalah serangkaian kegiatan dan interaksi yang terjadi saat individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, atau pemahaman baru melalui berbagai cara. Respons dan umpan balik dalam konteks kelas, pengalaman praktis, atau sumber belajar lainnya menjadi bagian integral dari proses ini. Untuk meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, identifikasi atribut layanan perlu dilakukan. Kategori Layanan mencakup aspek-aspek yang mempengaruhi kualitas dan pengalaman pengguna.
Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengevaluasi tingkat kepentingan dan kinerja komponen dalam suatu sistem atau organisasi. Dalam konteks pendidikan, IPA membantu menentukan faktor-faktor krusial untuk mencapai tujuan tertentu. Studi ini mengusulkan aplikasi berbasis web, yakni Aplikasi Penerapan Metode Importance Performance Analysis, untuk digitalisasi proses identifikasi atribut layanan dalam pembelajaran di Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado.
Proses identifikasi layanan saat ini dilakukan secara manual dan melibatkan beberapa pihak di fakultas. Aplikasi ini dirancang untuk digunakan oleh UPMF, Dekan Fakultas Teknik, dan Kepala Program Studi. Dengan menggunakan metode IPA, aplikasi ini membantu pengambil keputusan dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Solusi ini mengatasi masalah pengolahan data yang rumit dan memberikan kemudahan dalam menyusun laporan proses pembelajaran setiap semester.
Kata Kunci: Proses Pembelajaran, Kualitas Pendidikan, Metode Importance Performance Analysis (IPA
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN STATUS GIZI BAYI (6-24 BULAN)DI PUSKESMAS KOYA TONDANO
Latar Belakang : Masalah kurangnya pengetahuan pada ibu dapat menyebabkan status gizi menjadi masalah serius yang harus ditangani oleh tenaga kesehatan. Ketika gizi bayi kurang akan berdampak pada gangguan tumbuh kembang bayi. Oleh karena itu, makanan pendaping yang diberikan harus dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi dan seorang ibu harus memiliki pengetahuan yang lebih luas dan tingkat kepedulian untuk memberikan asupan makanan pendamping ASI yang tepat untuk anak-anaknya.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Koya Tondano.
Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan dengan desain penelitian deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan. Jumlah sampel sebanyak 54 bayi dengan pengambilan data menggunakan teknik total sampling. Responden adalah ibu dari bayi. Pada penelitian ini menggunakan uji chi square
Hasil : Diketahui hasil analisis univariat menunjukkan hasil pengetahuan ibu (100%), status gizi bayi 6-24 bulan (63.0%). Hasil bivariat menunjukkan hasil pvalue = 0,273 dimana nilai ini menunjukkan Ho diterima dan Ha ditolak.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan pengetahuan ibu tentang pola pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi di Puskesmas Koya Tondano
Kata Kunci : Makanan Pendamping Asi, Pengetahuan Ibu, Status Gizi
Kepustakaan: 44 Jurna
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT HERMANA LEMBEAN
Latar Belakang : Kurang dan cukupnya kepuasan pasien terhadap pelayanan di rumah sakit khususnya di ruang rawat inap diakibatkan oleh tingkat kualitas pelayanan yang diberikan.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap rumah sakit Hermana Lembean.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan desain potong lintang (cross sectional study). Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Lokasi responden penelitian di Rumah Sakit Hermana Lembean. Populasi adalah pasien di ruang rawat inap rumah sakit Hermana Lembean dengan pengambilan data menggunakan total sampling n= 30. Penelitian ini menggunakan uji staistik spearman.
Hasil : Hasil analisis data menggunakan uji Spearman menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien dan p-value 0,00, yang menunjukkan nilai ini lebih kecil dari nilai signifikansi α < 0,05.
Kata kunci : kualitas pelayanan, kepuasan pasien, ruang rawat inap
Kepustakaan: 3 buku dan 15 jurna
Asuhan Keperawatan Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Sonsilo Kecamatan Likupang Barat
Latar Belakang : Stunting adalah masalah kekurangan gizi yang kronis dikarenakan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak dimana tunggi anak lebih rendah dari standar usianya. Anak yang terkena stunting dapat terhambat
perkembangan otaknya
Tujuan : Menganalisis asuhan keperawatan pada keluarga dengan tahap perkembangan Childbearing dalam pencegahan stunting.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus.
Hasil: Keluarga Tn J merupakan keluarga dengan tahap perkembangan childbearing dimana keluarga mereka mengalami transisi peran menjadi orangtua, dimana masih perlu bimbingan serta edukasi dalam memenuhi kebutuhan
nutrisi anak, pola asuh keluarga dalam mengurus anak serta perilaku hidup sehat agar terhindar dari stunting.
Kata Kunci : Asuhan keperawatan keluarga, stunting
LAPORAN KARYA ILMIAH AKHIR NERS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN DIAGNOSIS HIPERTENSI DI PANTI WERDHA BETHANIA PASSLATEN MINAHASA UTARA
Latar Belakang : World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia >60 tahun (Putra, 2019). Proses penuaan tentunya berdampak pada berbagai aspek kehidupan, baik secara sosial, ekonomi, dan terutama kesehatan (Putra, 2019). Proses penuaan merupakan siklus kehidupan yang ditandai dengan menurunnya berbagai fungsi organ dalam tubuhdimana tubuh akan lebih rentan terhadap berbagai serangan penyakit (Akbar et al., 2020).
Tujuan : Mengkaji individu secara mendalam yang dihubungkan dengan penyakitnya melalui asuhan keperawatan gerontik pada Ny. J.S dengan diagnosis medis Hipertensi di Panti Werdha
Bethania. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus Hasil : Ny. J.S berusia 72 tahun mengatakan nyeri pada kepala sudah berkurang dan skala nyeri turun menjadi 2, pola tidur pasien membaik menjadi 7-8 jam dalam sehari dan sudah tidak terbangun pada malam hari karena nyeri, pengetahuan pasien tentang penyakitnya (hipertensi) meningkat dan pasien mampu menunjukan perilaku yang sesuai dengan anjuran perawat seperti patuh dalam minum obat dan mengikuti terapi ativitas yang terselenggara di Panti Werdha Bethania Lembean.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Geronti