UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
    3958 research outputs found

    PENGARUH RETURN ON ASSET, LEVERAGE, PERTUMBUHAN PENJUALAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN DAGANG YANG TERDAFTAR DI BEI

    No full text
    Pajak adalah sumber penerimaan negara yang terbesar yang berasal dari rakyat dan untuk kepentingan rakyat. Ketidaksesuaian antara wajib pajak badan yang telah terdaftar dan yang telah melapor SPT Tahunan, membuat rasio pajak Indonesia menurun. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya penghindaran pajak. Berdasarkan aturan perpajakan, penghindaran pajak termasuk tindakan yang legal untuk dilakukan. sehingga wajib pajak menggunakan kesempatan tersebut. Akan tetapi, apabila semua wajib pajak badan melakukan penghindaran pajak dapat menyebabkan penerimaan negara berkurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi penghindaran pajak adalah return on asset, leverage, pertumbuhan penjualan dan ukuran perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh return on asset, leverage, pertumbuhan penjualan dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data bersumber dari data sekunder yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan dan sampel yang digunakan adalah perusahaan dagang subsektor grosir yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2018-2020 dengan metode purposive sampling. Hasil yang diperoleh adalah return on asset dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak sedangkan leverage dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Akan tetapi, secara simultan return on asset, leverage, pertumbuhan penjualan dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Kata Kunci: Penghindaran Pajak, Return on Asset (ROA), Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Ukuran Perusahaan

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA TANAMAN PORANG DI DESA RUMENGKOR KECAMATAN TOMBULU KABUPATEN MINAHASA

    No full text
    Porang merupakan jenis tanaman umbi-umbian yang tinggi serat dan rendah kalori sehingga baik untuk kesehtan terutama diet. Selain sebagai bahan pangan porang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan yang tepat untuk petani tanaman porang di Desa Rumengkor Kecamatan Tombulu. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan analisis matriks SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). Dalam penelitian ini yang menjadi responden ialah pemilik dan tenaga kerja tanaman porang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan budidaya tanaman porang adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy). Strategi yang dilakukan yang dilakukan adalah memanfaatkan segala kelebihan serta peluang yang ada dan terus melakukan peningkatan sampai titik optimal. Tindakan yang perlu dilakukan antara lain memanfaatkan potensi alam yang mendukung seperti iklim yang baik, tanah yang subur dan gembur serta tenaga kerja yang berpengalaman untukmenghasilkan umbi yang baik untuk memenuhi permintaan konsumen. Kata kunci: Strategi pengembangan, Analisis SWOT, Tanaman Poran

    ANALISIS PENINGKATAN KEBUTUHAN LAHAN PARKIR PADA RSU GUNUNG MARIA TOMOHON

    No full text
    Perkembangan serta pertumbuhan yang semakin hari semakin meningkat menuntut masyarakat untuk melakukan pergerakan dari berbagai pihak di segala tempat. Karena tingginya pergerakan, sehingga permasalahan transportasi juga semakin kompleks. Berdasarkan hasil pengamatan di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon, didapati lahan parkir yang tersedia tidak mampu menampung banyaknya kendaraan baik itu kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Minimnya lokasi parkir yang tersedia di RSU Gunung Maria Tomohon mengakibatkan banyaknya kendaraan yang memarkir kendaraan di badan jalan. Jika hal ini di biarkan akan mengurangi kapasitas dari jalan dan mengakibatkan terjadinya kemacetan karena adanya aktivitas keluar masuk kendaraan di area lahan parkir. Analisis parkir adalah proses pengumpulan dan evaluasi data terkait parkir guna mengidentifikasi tren, pola, dan masalah dalam pengelolaan. Data seperti waktu kedatangan, keberangkatan, dan jumlah kendaraan dimanfaatkan. Pemodelan lalu lintas membantu memahami pergerakan kendaraan. Analisis penggunaan ruang mengukur efisiensi ruang parkir. Peramalan permintaan digunakan untuk mengantisipasi tingkat parkir di masa depan. Sistem manajemen parkir dievaluasi dengan teknologi sensor dan aplikasi pemesanan untuk meningkatkan operasional. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kapasitas, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam berparkir. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dalam bab-bab sebelumnya maka kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut : Dapat disimpulkan bahwa kebutuhan Petak Parkir (stall) Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon untuk parkiran belakang sudah memenuhi kapasitas sedangkan parkiran depan melebihi kapasitas Parkir. Penataan pola parkir pada parkiran belakang menggunakan Pola parkir menyudut dengan sudut 90°, Terdapat 16 SRP mobil dan 18 SRP motor seperti pada gambar 4.28 Kata Kunci: Analisis Kebutuhan Lahan Parkir, Lahan Parki

    ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 16 DAN PENYAJIANNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PT. HASJRAT ABADI MANADO

    No full text
    Aset tetap merupakan faktor yang sangat mendukung kesuksesan bisnis suatu perusahaan. Dengan adanya aset tetap, aktivitas operasional dari perusahaan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Perlakuan aset tetap dalam suatu entitas harus disesuaikan dengan standar yang berlaku, yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 16, karena aset tetap akan dicatat dalam laporan keuangan. Pencatatan aset tetap harus sesuai dengan PSAK No. 16 agar tidak menyesatkan penggunanya. PT. Hasjrat Abadi adalah salah satu perusahaan swasta yang bisnisnya bergerak dalam bidang perdagangan umum. PT. Hasjrat Abadi Manado ialah cabang yang besar apabila dilihat dari segi aktivitas operasionalnya, sehingga membutuhkan aset tetap untuk mendukung aktivitas operasionalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan akuntansi aset tetap pada PT. Hasjrat Abadi Manado dibandingkan dengan PSAK No. 16. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi aset tetap mulai dari pengakuan aset tetap, pengukuran aset tetap, penyusutan aset tetap, penghentian aset tetap dan penyajian aset tetap dalam laporan keuangan telah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 16. Kata Kunci: Aset Tetap, PSAK No. 16 dan Perlakuan Akuntans

    PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN DIGITAL PAYMENT SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (STUDI PADA UMKM DI KECAMATAN MAPANGET)

    No full text
    Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2008. Penerapan sistem pembayaran digital pada UMKM di Kecamatan Mapanget dilakukan agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan juga meningkatkan efisisensi pada usaha. Keunggulan menggunakan pembayaran digital antara lain yaitu dapat meningkatkan penjualan, menawarkan opsi pembayaran kepada pelanggan, memeriksa transaksi dengan lebih mudah, meningkatkan keamanan pembayaran, dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembayaran. Penggunaan teknologi digital lebih efektif dan memberikan manfaat sehingga dapat mengubah banyak aspek kehidupan termasuk cara bertransaksi, yang dimana telah beralih dari pembayaran manual (transaksi tunai) ke pembayaran digital (transaksi non tunai) yang memungkinkan suatu pelaku usaha untuk melakukan transaksi keuangan secara elektronik tanpa perlu uang tunai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dengan sumber data yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi . Hasil Penelitian ini adalah Peran Sistem Informasi dan Digital Payment tidak berperan signifikan terhadap peningkatan pendapatan pada usaha mikro kecil dan menengah tetapi hanya berperan dalam segi kemudahan bertransaksi dan efisiensinya karena masih banyak konsumen yang menggunakan uang tunai untuk proses pembayaran. Kata kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Digital Payment, UMKM

    EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT TEGURAN DAN SURAT PAKSA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA MANADO

    No full text
    Pajak berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pembangunan negara. Namun, kesadaran masyarakat membayar pajak masih rendah dan kendala dalam penerimaan pajak sering muncul, seperti kurangnya kesadaran dan kesulitan memenuhi kewajiban pajak. Pemerintah menggunakan surat teguran dan surat paksa untuk mendorong pembayaran pajak. Menurut Pasal 12 PMK 24/2008, jika utang pajak tidak dilunasi dalam 21 hari setelah surat teguran dikirimkan, pejabat akan mengeluarkan surat paksa dan juru sita pajak akan memberitahukannya langsung kepada penanggung pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak menggunakan surat teguran dan surat paksa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan data kuantitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini yaitu efektivitas penagihan pajak di KPP Pratama Manado menggunakan surat teguran tahun 2018 hanya 1,6%, meningkat menjadi 4,9% tahun 2019, dan mencapai 6% tahun 2020. Pada 2021, kenaikan tipis terjadi menjadi 6,4%. Namun, tingkat efektivitas ini masih jauh dari target optimal 90%. Kendala terjadi karena wajib pajak kurang sadar, lupa, atau alamat tidak valid, menghambat realisasi penerimaan pajak melalui surat teguran. Efektivitas penagihan pajak di KPP Pratama Manado melalui surat paksa pada tahun 2018 hanya 5%, naik menjadi 11% tahun 2019, dan mencapai 22,5% di tahun 2020. Namun, efektivitas menurun menjadi 9% pada tahun 2021. Meskipun terjadi peningkatan, tingkat efektivitas masih jauh dari target ideal 90%. Kendala terjadi karena kurangnya kesadaran wajib pajak, penghindaran kewajiban, dan keterbatasan ekonomi seperti penurunan omset usaha yang mengganggu pelunasan pajak. Kata Kunci :Efektivitas, Penagihan Pajak, Surat teguran dan surat paks

    PENGARUH KENYAMANAN TEMPAT, KETERSEDIAAN PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI SAKURAMART AMURANG

    Get PDF
    Kepuasan konsumen menjadi salah satu tolak ukur untuk menentukan seberapa baik produk dan layanan suatu perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melakukan analisis dan melihat pengaruh variabel kenyamanan tempat, ketersediaan produk dan promosi terhadap kepuasan konsumen di Sakuramart. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data kuesioner yang telah di sebarkan kepada beberapa warga Amurang yang sering berbelanja atau berkunjung ke Sakuramart Amurang, pengolahan data kuesioner menggunakan sistem IBM SPSS dan menggunakan metode analisis regresi linear berganda sebagai alat analisisnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial kenyamanan tempat tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen Sakuramart Amurang dan secara parsial ketersediaan produk dan promosi mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen Sakuramart Amurang. Secara simultan variabel kenyamanan tempat, ketersediaan produk dan promosi menunjukan adanya pengaruh terhadap kepuasan konsumen di Sakuramart Amurang. Kata kunci: Kenyamanan tempat, Ketersediaan produk, Promosi, Kepuasan Konsumen

    ANALISIS FAKTOR PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI PADA RUMAH ALAM MANADO ADVENTURE PARK

    Get PDF
    Pengembangan dan keberlanjutan wisata edukasi membutuhkan perhatian khusus dalam berbagai aspek, termasuk pemahaman akan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesuksesannya. Oleh karena itu, penelitian yang berfokus pada analisis faktor pengembangan wisata edukasi pada Rumah Alam Manado Adventure Park menjadi sangat relevan untuk dilakukan. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan wisata edukasi ini, dapat membantu pihak pengelola dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik tempat wisata, sekaligus memberikan manfaat positif bagi masyarakat setempat dan pengunjung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan wisata edukasi di Rumah Alam Manado Adventure Park. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Metode survei adalah salah satu informasi yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil akhir dari analisis faktor dengan menggunakan Factor Analysis setelah dilakukan reduksi data menghasilkan 7 faktor yang paling berpengaruh. Untuk faktor yang berpengaruh yaitu faktor 1 (Atraksi Wisata Edukasi), faktor 3 (Sarana Akomodasi), faktor 4 (Kesehatan dan Keselamatan), faktor 5 (Lokasi), faktor 6 (Sarana dan Prasarana), faktor 7 (Preferensi Pribadi) dan terakhir faktor 8 (Desain) dimana ketujuh faktor ini dianggap paling berpengaruh dalam pengembangan wisata edukasi di Rumah Alam Manado Adventure Park. Berdasarkan dari kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, maka penulis memberikan saran kepada pihak Rumah Alam Manado Adventure Park untuk dapat mempertimbangkan hasil yang didapatkan yaitu dengan memberikan pelayanan kepada para wisatawan maupun pengunjung dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang sudah didapatkan dari penelitian ini. Kata Kunci : Wisata Edukasi, Rumah Alam Manado Advanture Park

    ANALISIS PENERAPAN TAX PLANNING DALAM PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA SWISS BELHOTEL MALEOSAN MANADO

    Get PDF
    Perencanaan pajak merupakan proses untuk mengorganisasi usaha wajib pajak orang pribadi ataupun badan usaha yang dapat ditempuh oleh perusahaan dalam koridor ketentuan perpajakan yang berlaku (loopholes) agar perusahaan dapat membayar utang pajaknya baik pajak penghasilan maupun pajak lainnya dalam jumlah seminimal mungkin. Perencanaan pajak dapat dikatakan berhasil jika langkah-langkahnya dilakukan dengan benar dan tidak melanggar peraturan perpajakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan perencanaan pajak dalam pembayaran pajak penghasilan badan pada Swiss Belhotel Maleosan Manado. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang didapatkan secara langsung dari narasumber dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dukumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Tax Planning yang dilakukan Swiss Belhotel Maleosan Manado dengan menaati dan menghindari pelanggaran peraturan perpajakan dapat memperoleh manfaat dalam pembayaran pajak penghasilan badannya. Dimana pihak hotel dapat terhindar dari sanksi-sanksi perpajakan berupa sanksi administrasi hingga sanksi pidana. Strategi tax planning yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk efesiensi PPh Badannya yang pertama adalah penghindaran pajak dengan memanfaatkan celah dari peraturan perpajakan (Tax Avoidance) dimana perusahaan mengubah tunjangan dalam bentuk uang menjadi natura (kenikmatan) karena natura bukan merupakan objek PPh 21, yang kedua adalah dengan menunda penghasilan agar pembayaran pajaknya dapat ditunda 1 tahun, yang ketiga adalah dengan mempercepat pembebanan biaya yang juga dapat menunda pembayaran pajak setahun, yang keempat adalah dengan mengoptimalkan pengkreditan pajak yang telah dibayar, yang kelima ialah dengan memanfaatkan biaya entertainment, dan yang terakhir ialah dengan menggunakan metode gross up dimana perusahaan menanggung PPh 21 terutang dalam bentuk tunjangan pajak karena tunjangan pajak tersebut merupakan deductible expense. Kata Kunci : Tax Planning, Pajak Penghasilan Bada

    2,917

    full texts

    3,958

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇