UKDLSM Repository (Univ. Katolik De La Salle)
Not a member yet
3958 research outputs found
Sort by
PENGARUH PELATIHAN PENGEMBANGAN, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN TEAM WORK TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIVISI MARKETING DI PT. EQUITY WORLD FUTURES MANADO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengembangan, gaya kepemimpinan, team work terhadap kinerja karyawan pada divisi marketing PT. Equity World Futures Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian berjumlah 134 karyawan, dengan sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis dengan bantuan program SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengembangan, gaya kepemimpinan, dan team work secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa upaya peningkatan kinerja karyawan pada divisi marketing sangat ditentukan oleh pelatihan pengembangan yang diberikan, gaya kepemimpinan yang adaptif, serta sinergi team work yang solid. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih optimal.
Kata kunci: pelatihan pengembangan, gaya kepemimpinan, team work, kinerja karyawan
PEWARISAN ASET DIGITAL BERDASARKAN HUKUM WARIS DI INDONESIA
ABSTRAK
Haristo Everton Gregorius Pratasik, 2025, Pewarisan Aset Digital Berdasarkan Hukum Waris di Indonesia. Dibimbing oleh Dr. Rietha Lieke Lontoh, S.H., M.H. dan Dr. Yulia Vera Momuat, S.H., M.Hum.
Pengalihan kepemilikan atau pewarisan aset merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam lingkup keluarga. Seiring perkembangan zaman, jenis-jenis aset mengalami transformasi. Jika dahulu aset hanya terbatas pada tanah, rumah, kendaraan, dan perhiasan, kini muncul aset digital seperti akun media sosial, e-wallet, serta aset kripto. Kehadiran aset digital membawa implikasi hukum baru karena mekanisme pembagian warisnya berbeda dengan aset konvensional. Hal ini menimbulkan kekosongan hukum, sebab regulasi yang secara spesifik mengatur pewarisan aset digital di Indonesia belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum waris terhadap aset digital serta merumuskan urgensi pembentukan aturan khusus terkait pewarisan aset digital. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, dilengkapi studi kepustakaan dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa waris aset digital dapat ditempuh melalui mekanisme non-litigasi, seperti mediasi dan musyawarah keluarga, maupun litigasi di pengadilan berdasarkan KUHPerdata. Kendala utama terletak pada aspek pembuktian kepemilikan serta penilaian ekonomis aset digital, yang seringkali terbentur dengan kebijakan platform digital global yang tidak selaras dengan prinsip hukum waris nasional. Secara yuridis, perlindungan terhadap ahli waris tetap dapat didasarkan pada asas universalitas warisan dalam KUHPerdata, yang mencakup seluruh harta peninggalan pewaris, baik berwujud maupun tidak berwujud. Dengan demikian, aset digital dapat dikualifikasikan sebagai benda bergerak tidak berwujud yang dapat diwariskan. Penelitian ini menegaskan perlunya pembaruan regulasi untuk memberikan kepastian hukum, melindungi hak ahli waris, serta menyesuaikan hukum waris Indonesia dengan perkembangan teknologi di era digital.
Kata Kunci : Aset Digital, Hukum Waris, Perlindungan Hukum, Pewarisan, Sengket
PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL TERHADAP ORANG ASING TANPA DOKUMEN (UNDOCUMENTED PERSON) YANG TIDAK MEMILIKI KEWARGANEGARAAN
ABSTRAK
Anestria Sasamu, 2025 PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL TERHADAP ORANG ASING TANPA DOKUMEN (UNDOCUMENTED PERSON) YANG TIDAK MEMILIKI KEWARGANEGARAAN. Dibimbing oleh Dr. Yulia Vera Momuat, S.H, M.Hum dan Ricky Thomson Waworoga, S.H., M.H.
Kewarganegaraan merupakan suatu hal yang penting bagi setiap warga negara untuk menciptakan suatu negara yang berkarakter. Namun yang lebih penting lagi kewarganegaraan memberi mereka akses dan hak-hak yang melekat di dalamnya. Penelitian ini mengangkat dua permasalahan utama yaitu bagaimana perspektif Hukum Internasional terhadap orang asing tanpa dokumen (undocumented person) keturunan Filipina Sangihe yang tidak memiliki kewarganegaraan serta bagaimana upaya hukum terhadap penegasan kewarganegaraan bagi orang asing tanpa dokumen (undocumented person) yang tidak memiliki kewarganegaraan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perspektif Hukum Internasional terhadap orang asing tanpa dokumen (undocumented person) keturunan Filipina Sangihe yang tidak memiliki kewarganegaraan dan untuk mengetahui upaya hukum terhadap pemerintah dalam penegasan kewarganegaraan bagi orang asing tanpa dokumen (undocumented person) keturunan Filipina Sangihe yang tidak memiliki kewarganegaraan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian hukum normatif, pendekatan kasus sesuai dengan perundang-undangan, pendekatan historis, pendekatan perbandingan, pendekatan konseptual. Dengan hasil penelitian yaitu menjadi warga negara dari suatu negara adalah merupakan hak asasi atau hak dasar yang melekat pada diri setiap individu dan kewarganegaraan seseorang tidak dapat di cabut dengan cara yang semena mena karena itu merupakan hak asasi pada individu yang menjadi landasan identitas, keadilan serta keamanan.
Kata kunci: Hukum Internasional, Kewarganegaraan, Undocumented Person
PEMBUANGAN LIMBAH NUKLIR FUKUSHIMA DAN AKIBAT HUKUMNYA TERHADAP HUBUNGAN DIPLOMATIK DI KAWASAN PASIFIK
Permasalahan pembuangan limbah nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima ke Laut Kawasan Pasifik memicu perdebatan internasional yang berdampak pada hubungan diplomatik pada Kawasan Asia pasifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum internasional mengenai pembuangan limbah nuklir ke laut, khususnya melalui United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 dan Convention On Nuclear Safety 1994 atau Konvensi Keamanan Nuklir serta prinsip-prinsip hukum internasional mengenai perlindungan lingkungan laut seperti prinsip no harm, precautionary, dan prevention. Metode yang digunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah sumber hukum internasional sebagaimana diatur dalam Pasal 38 ayat (1) Statuta Mahkamah Internasional, termasuk perjanjian internasional, prinsip hukum, serta pendapat ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Jepang menjalankan hak kedaulatannya dalam pengelolaan limbah, kewajiban internasional untuk mencegah pencemaran lintas batas tidak sepenuhnya terpenuhi. Tindakan tersebut menimbulkan kekhawatiran serius di antara negara-negara Kawasan Pasifik, memicu protes diplomatik, hingga berdampak pada kerjasama internasional dan reputasi Jepang di forum global. Selain menimbulkan implikasi hukum, permasalahan ini juga memperlihatkan kerenggangan hubungan diplomatik Jepang dengan negara-negara tetangga seperti Cina, Korea Selatan, dan negara-negara kepulauan Pasifik yang merasa dirugikan. Konteks penyelesaian sengketa, mekanisme International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) menjadi salah satu forum potensial untuk menegakkan kewajiban hukum internasional sekaligus menjaga stabilitas diplomatik kawasan.
Kata kunci: akibat hukum, hubungan diplomatik, limbah nukli
KONSEKUENSI HUKUM TERHADAP PERJANJIAN PERKAWINAN YANG TIDAK DIDAFTARKAN MENURUT HUKUM DI INDONESIA
Perjanjian perkawinan merupakan alat hukum yang bertujuan memberikan kepastian terkait pengaturan harta dalam perkawinan. Undang-Undang Nomor 16
Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 menegaskan bahwa perjanjian kawin harus dibuat secara tertulis dan disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan agar memiliki kekuatan hukum, termasuk terhadap pihak ketiga. Praktiknya masih banyak perjanjian kawin yang dibuat secara sah di hadapan notaris tetapi tidak didaftarkan, sehingga menimbulkan permasalahan hukum, sebagaimana terlihat dalam Putusan Nomor 126/PDT/2021/PT SBY. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: kekuatan mengikat perjanjian kawin yang tidak didaftarkan dan konsekuensi hukumnya menurut hukum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kawin yang tidak didaftarkan tetap memiliki kekuatan mengikat bagi para pihak yang membuatnya berdasarkan asas konsensualisme dan kebebasan berkontrak, serta diperkuat dengan akta notaris sebagai alat bukti autentik. Perjanjian perkawinan tersebut tetap mengikat terhadap pihak ketiga karena sesuai dengan syarat sahnya perjanjian pada pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pendaftaran perjanjian kawin di kantor catatan sipil menjadi penting untuk memperluas kekuatan mengikatnya dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya dalam memperkuat kepastian hukum mengenai perjanjian perkawinan di Indonesia.
Kata Kunci: Kepastian Hukum, Pendaftaran, Perjanjian Perkawina
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR ATAS KEPAILITAN BADAN USAHA MILIK NEGARA YANG TIDAK MELAKSANAKAN HOMOLOGASI
Vincensius Letsoin, 2024. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR ATAS KEPAILITAN BADAN UASAHA MILIK NEGARA YANG TIDAK MELAKSANAKAN HOMOLOGASI. Dibimbing oleh : Helena B. Tambajong dan Chandra Ch. Wohon
Kepailitan merupakan suatu keadaan hukum yang membuat kekayaan dan harta suatu perusahaan disita dikarenakan tidak mampu membayar satu atau dua utang yang telah jatuh tempo. Fungsi dari kepailitan yakni agar supaya pembayaran utang tetap berjalan sengan seadil- adilnya. Pada kasus kepailitan Badan Usaha Milik Negara PT.Istaka Karya terdapat putusan homologasi yang dibatalkan dikarenakan Badan Usaha Milik Negara tersebut tidak dapat melaksanakan homologasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap kepailitan suatu Badan Usaha Milik Negara serta bagaimana tindakan dan tanggung jawab pemerintah sebagai pemilik usaha tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian dikarenakan adanya pembatalan sebuah putusan homologasi maka dibuka kembalinya kepailitan sebagai akibat dari pembatalan homologasi yang diajukan oleh kreditur, hal ini telah diatur pada Pasal 285 ayat (1) jo pasal 285 (2) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Pada dasarnya undang-undang ini berperan untuk menjamin suatu kreditur agar tetap mendapatkan perlindungan hukum yang pasti serta membuat penyelesaian pembayaran utang tersebut dengan seadil-adilnya serta tidak memberatkan salah satu pihak.dikarenakan tidak dilaksanakannya homologasi oleh PT Istaka Karya maka akan terjadi pembatalan perdamaian serta pemberlakuan kembali suatu kepailitan. Terdapat dua sifat perlindungan hukum yang dapat dilakukan jika suatu perusahaan terancam pailit yakni, perlindungan hukum preventif yang bersifat mencegah terjadinya kepailitan, dan perlindungan hukum represif yang sifatnya sebagai pertanggung jawaban terhadap kepailitan tersebut. Memperketat pengawasan terhadap perusahaan Negara yang sedang merugi ataupun yang sedang dalam perjanjian perdamaian mungkin dapat menjadi solusi yang tepat untuk menghindari terjadinnya kepailitan.
Kata kunci : Badan Usaha Milik Negara, Homologasi, Kepailitan
Penerapan Intervensi Terapi Musik dalam Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Klien Ny.D dengan Masalah Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
Latar Belakang: Kesehatan jiwa merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan dan berperan penting dalam kualitas hidup seseorang. Skizofrenia merupakan
penyakit kronis yang parah dan berat sehingga membuat seseorang mengalami gangguan pada otak, pikiran, gangguan realistis dan kesulitan dalam menjalani aktivitas. Halusinasi adalah persepsi sensorik yang salah dan tidak terkait dengan rangsangan eksternal yang nyata.
Tujuan: Untuk mengetahui hasil analisis asuhan keperawatan pada klien dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di ruangan Drupadi Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor
Metode: Penelitian ini dengan metode penulisan deskriptif dengan pendekatan asuhan
keperawatan melalui pengkajian, perumusan diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi.
Hasil: Melalui asuhan keperawatan, adanya bina hubungan saling percaya dengan klien, dan tercapainya penerapan Strategi Pelaksanaan (SP) Halusinasi pendengaran membantu dalam
mengatasi masalah klien serta diberikan terapi non-farmakologi yaitu terapi musik klasik untuk menurunkan frekuensi halusinasi.
Kesimpulan: Dengan pemberian Strategi Pelaksanaan (SP) 1-4 dan terapi non-farmakologi yaitu terapi musik klasik dapat terlaksana dengan baik sehingga perawatan dapat dilanjutkan
dirumah.
Kata Kunci: Halusinasi Pendengaran, Skizofernia, Asuhan Keperawatan Jiwa, Strategi Pelaksanaan, Terapi Musi
IMPLEMENTASI METODE CONTENT-BASED FILTERING UNTUK REKOMENDASI GAME KOOPERATIF DI STEAM
Game kooperatif (Co-Op) adalah jenis permainan yang dirancang untuk dimainkan oleh beberapa pemain secara bersama-sama dalam satu tim dengan tujuan yang sama. Jenis game ini disukai karena kemampuannya untuk membangun kerja sama tim dan meningkatkan interaksi sosial. Namun, dengan banyaknya pilihan game di platform distribusi digital seperti Steam, pengguna sering mengalami kesulitan dalam menemukan game kooperatif yang sesuai dengan preferensi mereka dan teman bermainnya.
Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi game kooperatif di Steam menggunakan metode Content-Based Filtering. Sistem ini dirancang untuk membantu pengguna memilih game berdasarkan metadata seperti deskripsi, genre, kategori, dan tag yang tersedia di dataset game. TF-IDF digunakan untuk menghitung bobot fitur pada metadata game, sedangkan Cosine Similarity diterapkan untuk mengukur tingkat kesamaan antara profil pengguna dan game yang tersedia.
Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari Steam Games Dataset yang tersedia di Kaggle. Dari total 97.410 entri, data yang relevan dengan kategori game kooperatif difilter menjadi 7.557 entri setelah proses pembersihan dan ekstraksi fitur. Sistem rekomendasi ini diuji menggunakan metrik Precision dan Mean Reciprocal Rank (MRR) untuk mengukur relevansi hasil rekomendasi.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat presisi sebesar 70% dan nilai MRR sebesar 83.3%. Dengan implementasi metode Content-Based Filtering, sistem ini dapat membantu pemain menemukan game kooperatif berdasarkan preferensi mereka.
Kata Kunci: Content-Based Filtering, Game, Kooperatif, Steam, Sistem Rekomendasi, TF-IDF, Cosine Similarit
SISTEM PAKAR REKOMENDASI OBAT ASAM LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR
Masalah asam lambung merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi di masyarakat. Kurangnya pemahaman terhadap jenis obat yang sesuai seringkali menyebabkan kesalahan dalam pemilihan obat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pakar yang dapat memberikan rekomendasi obat asam lambung berdasarkan gejala yang dialami pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan metode Forward Chaining untuk menelusuri fakta dari input gejala hingga mencapai kesimpulan berupa obat yang direkomendasikan, serta metode Certainty Factor untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap masing-masing gejala yang dipilih pengguna. Pengetahuan dalam sistem diperoleh dari studi literatur dan wawancara dengan pakar yang berpengalaman.
Pengujian sistem dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu alpha testing, beta testing, dan pengujian tingkat akurasi. Pengujian akurasi dilakukan dengan menggunakan studi kasus, di mana sistem diuji berdasarkan data gejala nyata dan hasil rekomendasi dibandingkan dengan pendapat pakar mengenai obat yang sesuai. Berdasarkan hasil uji tersebut, sistem mampu memberikan rekomendasi obat yang seluruhnya sesuai dengan hasil dari pakar sehingga diperoleh tingkat akurasi sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memberikan informasi awal mengenai pilihan obat asam lambung yang aman dan sesuai.
Kata Kunci: Sistem Pakar, Asam Lambung, Forward Chaining, Certainty Factor, Rekomendasi Obat
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DENGAN METODE BUZZ GRUPS TENTANG DAMPAK NEGATIF FAST FOOD PADA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI SMA NEGERI 1 BITUNG
Latar Belakang: fast food merupakan jenis makanan yang mudah dikemas, disajikan, dan praktis. Jenis fast food misalnya adalah hamburger, fried chicken, french fries potatoes, soft drink, dan pizza. Fast food juga memiliki dampak negatif, dampak negatif yaitu peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan hipertensi, kurangnya nutrisi, vitamin, ketergangtungan terhadap makanan fast food, peningkatan limbah sampah plastik dan masalah lingkungan akibat industri makanan fast food.
Tujuan: Untuk mengetahui fektivitas edukasi kesehatan dengan metode buzz groups tentang dampak
fast food pada tingkat pengetahuan dan sikap siswa dan siswi kelas X.10 di SMA Negeri 1 Bitung. Metode : Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan Pra-eksperiment dengan desain One GroupPre end Post Test. Penelitian pre-eksperiment dengan rancangan One Group pre and post test untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang dampak negatif mengkonsumsi fast food pada remaja kelas X.10 di SMA Negeri 1
Bitung. Jumlah populasi 459 siswa dan sampel 39 siswa.
Hasil : Hasil analisis menunjukkan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan nilai negative rank sebesar 0,00 dan positive rank sebesar 39,00, yang menunjukkan adanya nilai dari pre test ke post test.
Nilai tingkat pengetahuan Z sebesar -5,480 dan sikap Z sebesar -5,66 dengan p- value sebesar 0,00 (<0.00).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi pendidikan kesehatan tentang dampak negatif mengkonsumsi makanan fast food pada remaja kelas X.10 di SMA Negeri 1 Bitung. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya adanya perubahan pada tingkat pengetahuan dan sikap remaja dalam mengkonsumsi makanan fast food.
Kunci: Tingkat Pengetahuan, Sikap, Edukasi
Perpustakaan: 37(2018-2024