E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    The Relationship between the Quality of the Online Registration System and the Satisfaction of Klinisia Application Users at the Ciracas District Health Center

    No full text
    Digital transformation in the healthcare sector has driven the use of information technology to improve service quality, including through online registration systems at community health centers. However, the implementation of such systems still faces several challenges, such as an unattractive interface, a difficult registration process, and Limited- service options. This study aims to examine the relationship between the quality of the online registration system in the Klinisia application and user satisfaction at the Ciracas District Health Center in 2025. A quantitative method with a cross-sectional approach was used. A total of 376 respondents were selected using accidental sampling. The results showed that respondents’ assessments of system quality dimensions were as follows: Flexibility good 87,2%, poor 12,8%; Reliability good 87,8%, poor 12,2%, System Integration good 88,3%, poor 11,7%; System Accessibility good 90,4%, poor 9,6%; and Response Time good 90,4%, poor 9,6%. Statistical analysis indicated a significant relationship between all system quality dimensions and user satisfaction (P-Value < 0.05). It can be concluded that the quality of the online registration system is significantly associated with patient satisfaction and contributes to faster service processes and improved service effectiveness at the health center

    Evaluation of Hospital Management Information System (SIMRS) Implementation in Radiology Services Using PIECES Framework at “Hospital X” Jakarta

    No full text
    The implementation of Hospital Management Information Systems (SIMRS) is crucial in enhancing efficiency, security, and the overall quality of radiology services. However, the integration between Radiology Information System (RIS), Picture Archiving and Communication System (PACS), and Electronic Medical Records (EMR), particularly through standards such as HL7 and DICOM remains a challenge in many hospitals, including “Hospital X” Jakarta. This study aims to evaluate the implementation of SIMRS in the radiology department using the PIECES framework (Performance, Information & Data, Economy, Control & Security, Efficiency, and Service). A qualitative case study approach was applied, with data collected through in-depth interviews involving 15 informants from different professional categories within the radiology unit. Thematic analysis was conducted with coding guided by the PIECES framework. Findings reveal that SIMRS supports improvements in Information & Data management, operational Economy, and Control & Security, particularly in reducing paper-based processes and improving access to digital records. Nevertheless, issues persist in Performance, Efficiency, and Service, such as frequent network latency, duplication in EMR entries, and limited accessibility of PACS outside designated terminals. Based on these results, it is recommended that “Hospital X” not only conduct regular monitoring of hardware capacity and network stability, but also adopt strategic measures, including policy development toward filmless radiology, strengthening interoperability across RIS–PACS–EMR systems, and implementing more rigorous data security audits

    Pengaruh Lokasi, Harga, dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Konsumen UD Sumber Jaya Motor Denpasar Bali

    Get PDF
    Oleh karena itu, penyedia produk sperpart harus lebih meningkatkan kualitasnya, karena yang pertama-tama, penyedia produk sudah seharusnya memberi kepuasan yang extra kepada pelanggan-pelanggannya. Suatu kepuasan akan dapat kita dicapai dengan cara seperti: kualitas layanan yang diberikan haruslah semaksimal mungkin, lokasi haruslah strategis dan harga yang sesuai dengan kualitas kepada pelanggan. Adapun tujuan daripada peelitian ini antara lain supaya mengetahui pengaruh secara partial ataupun simultan diantara lokasi, harga dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen UD Sumber Jaya Motor Denpasar Bali, dengan jumlah sampel 100 responden. Digunakan analisis data antara lain: Uji Asumsi Klasik, Koefisien Determinan, Uji F dan yang terakhir Uji t. Setelah melakukan penelitian, sehingga mendapatkan hasil yaitu adanya pengaruh positif dan signifikan baik secara simultan ataupun partial diantara lokasi, harga, kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen UD Sumber Jaya Motor Denpasar Bali

    Pengaruh Model Sehat Mental Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah dan Kecemasan pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Peserta Prolanis Kota Denpasar

    Get PDF
    Diabetes Melitus (DM) adalah salah satu penyakit kronis yang semakin meningkat prevalensinya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Model Sehat Mental Diabetes (SEMADI) merupakan pengelolaan diabetes melitus yakni mengintegrasikan aspek psikologis dan fisik, dengan tujuan untuk memperbaiki kesejahteraan mental pasien dan membantu mereka dalam mengelola stres, kecemasan, serta memperbaiki kontrol gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara penerapan model SEMADI dalam pengelolaan diabetes melitus dengan penurunan kadar gula darah serta kecemasan pada pasien. Kelompok intervensi yang diberikan Model SEMADI terjadi penurunan kecemasan signifikan secara statistik dengan p value 0,0001 (p value < 0,05) sehingga terdapat perbedaan bermakna antara sebelum dilakukan intervensi dengan setelah dilakukan intervensi. Kadar gula darah kelompok intervensi terjadi penurunan signifikan secara statistik dengan nilai p value 0,012 (p value < 0,05) sehingga terdapat perbedaan bermakna antara sebelum dilakukan intervensi dengan setelah dilakukan intervensi. Implementasi Model Sehat Mental Diabetes (SEMADI) efektif menurunkan kecemasan pada peserta Prolanis DMT2 lebih baik dibandingkan pemberian Prolanis konvensional. Implementasi Model Sehat Mental Diabetes (SEMADI) mengendalikan kadar gula darah pada peserta Prolanis DMT2 lebih baik dibandingkan pemberian Prolanis konvensional

    Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Pelayanan Nifas Ibu di Puskesmas Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan

    Get PDF
    Latar Belakang: Fase nifas merupakan masa kritis bagi ibu, karena organ reproduksi sedang mengalami pemulihan dan kesiapan psikologis diperlukan untuk melanjutkan peran ibu. Meskipun penting, cakupan kunjungan perawatan nifas lengkap belum mencapai target nasional. Di Provinsi Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka Selatan, cakupan perawatan nifas masih termasuk yang terendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan perawatan nifas ibu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini melibatkan 120 ibu dengan anak di bawah dua tahun di wilayah Puskesmas Simpang Rimba, yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis kertas yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan diuji validitas dan reliabilitasnya. Responden mengisi kuesioner secara langsung. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, interval kepercayaan, uji chi-square, dan regresi logistik dengan perangkat lunak STATA. Hasil: Hanya 33,3% ibu yang menyelesaikan kunjungan pelayanan nifas yang direkomendasikan. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara aksesibilitas dan kualitas layanan dengan kunjungan pelayanan nifas (p > 0,05). Namun, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan dukungan lingkungan sosial berhubungan secara signifikan (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan pengetahuan sebagai prediktor terkuat (OR = 4,7; 95% CI: 1,95–11,48). Diskusi: Mengatasi kesenjangan pengetahuan, meningkatkan sikap, dan memperkuat dukungan keluarga dan sosial sangat penting untuk mengoptimalkan perawatan pascapersalinan. Kesimpulan: Faktor predisposisi, terutama pengetahuan dan sikap ibu, merupakan determinan paling berpengaruh dalam kunjungan pascapersalinan. Penguatan KIE dan konseling selama layanan ANC dan pascapersalinan direkomendasikan untuk meningkatkan luaran kesehatan ibu

    Studi Fenomenologi Perilaku Pengguna Ganda Rokok (Dual User) pada Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Di Indonesia kini muncul tren penggunaan rokok elektrik yang salah satu dampaknya adalah risiko bertambahnya perokok ganda (dual user). Proporsi terbesar dari dual user adalah dewasa muda (18–24 th). Mahasiswa didominasi oleh kelompok dewasa muda merupakan kelompok yang berisiko memiliki perilaku merokok ketika menempuh studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku dual user di kalangan mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Informan diperoleh melalui metode snowball sampling. Informan utama terdiri dari sepuluh mahasiswa laki-laki, dan informan pendukung berjumlah enam orang yang terdiri dari tiga teman sebaya dan tiga staf vape store. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data, catatan lapangan dan member checking lalu dianalisis manual dengan metode Colaizzi. Penggunaan rokok konvensional sebelumnya mendominasi perilaku dual user di kalangan mahasiswa, yang umumnya dimulai pada usia 14-19 tahun. Motivasi mencoba rokok antara lain karena pride laki-laki dan FOMO (fear of missing out). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku perokok ganda meliputi pengaruh keluarga, teman sebaya, iklan, serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kampus. Sebagian besar mahasiswa memiliki keinginan untuk berhenti merokok, namun terhambat oleh kecanduan nikotin. Mahasiswa memiliki pengetahuan yang kurang terkait bahaya dari dual user dan bahaya rokok elektrik. Perilaku dual user dipengaruhi oleh informasi yang diperoleh dari influencer vape di media sosial, “vapers”, dan vape store. Informasi yang disampaikan oleh pihak-pihak tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap keyakinan dan perilaku mahasiswa sebagai dual user

    The Program Pre-Exposure Prophylaxis Dalam Penurunan Penyebaran HIV Pada Lelaki Seks Lelaki

    No full text
    Perkembangan masalah IMS (Infeksi Menular Seksual) dan HIV/AIDS (HumanImmunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome) sangat mengkhawatirkansecara kuantitatif dan kualitatif. Bali merupakan provinsi yang berada pada urutan kelimadengan jumlah kasus HIV dan AIDS tertinggi di Indonesia, setelah Papua, Jawa Timur, DKIJakarta, dan Jawa Barat. PrEP atau Pre-Exposure Prophylaxis merupakan suatu tindakanpencegahan penularan HIV dengan menggunakan basis antiretroviral (ARV). OPSI atauOrganisasi Perubahan Sosial Indonesia merupakan lembaga baru yang bergerak di isupencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual seperti HIV/AIDS serta bergerak jugadi bidang hak asasi manusia (HAM) untuk kelompok minoritas secara gender dan seksualitas.Hasil wawancara dengan mitra didapatkan beberapa permasalahan terkait program pencegahanHIV yaitu minimalnya pengetahuan mitra mengenai penyebaran dan pencegahan HIV/AIDStersebut. Mereka juga kurang memahami program PrEP untuk menurunkan angka HIV. Mitratidak memiliki gambaran mengenai pelaksanaan program pencegahan tersebut dan caramendapatkan PrEP. Kegiatan program Pre-Exposure Prophylaxis dalam penurunan penyebaranHIV pada lelaki seks lelaki berjalan dengan lancar. Dari program pendampingan tersebutterdapat 80% mitra mengalami peningkatan pengetahuan tentang program PrEP. PrEP telahterbukti menjadi metode pencegahan HIV yang aman dan sangat efektif untuk LSL. PrEPmemungkinkan untuk diterapkan sebagai intervensi pencegahan penularan HIV pada orangdengan risiko tinggi terinfeksi HIV selama penggunaannya teratur

    Dampak Psikoedukasi Bullying dan Mindfulness terhadap Kesehatan Mental Siswa SMP: Studi Kasus KKN di Desa Baru, Tabanan

    Get PDF
    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan solusi atas permasalahan di desa. Di Desa Baru, Tabanan, permasalahan bullying di kalangan remaja serta keterbatasan pemahaman siswa tentang kesehatan mental menjadi fokus intervensi. Program KKN dilaksanakan melalui psikoedukasi mengenai bullying, penguatan growth mindset, dan pelatihan teknik mindfulness sederhana seperti butterfly hug. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyampaian materi, praktik, serta evaluasi melalui post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait bullying dan kesehatan mental, tercermin dari perbedaan nilai pre-test dan post-test. Selain itu, siswa melaporkan manfaat langsung dari latihan mindfulness dalam mengelola emosi. Program ini memberikan dampak positif bagi kesehatan mental siswa serta menjadi model sederhana intervensi psikoedukasi berbasis komunitas. Artikel ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas remaja melalui pendekatan psikoedukasi dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan masyarakat desa

    Studi Inventarisasi Keanekaragaman Jenis Avifauna di Taman Kota Lumintang dan Lapangan Puputan Margarana Denpasar Provinsi Bali

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan keanekaragaman jenis burung yang ada di Taman Kota Lumintang dan di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Provinsi Bali. Keanekaragaman jenis burung diidentifikasi menggunakan metode pencatatan 10 jenis. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan binokuler merek Tasco pembesaran 7 x 35 mm. Jenis burung yang ditemukan dicatat dengan menggunakan metode pencatatan 10 jenis dimana dalam satu list atau daftar hanya boleh terdiri dari 10 jenis burung. Jenis yang sama tidak boleh dicatat dalam satu list namun boleh dicatat dalam list berikutnya. Dalam pengamatan juga dihitung estimasi kisaran jumlah untuk satu jenis burung yang ditemukan di kawasan tersebut. Jenis burung yang ditemukan diidentifikasi dengan buku panduan lapangan Mackinnon dan Winnasis. Waktu pengamatan dilakukan pada pagi hari pukul 06.00 – 09.00 WIB dan pada sore hari 16.00-17.00 WIB. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di Taman Kota Lumintang di temukan sembilan spesies burung dan di Lapangan Puputan Margarana di temukan 12 spesies burung. Perbedaan spesies yang di temukan pada Taman Kota Lumintang dan Lapangan Puputan Margarana terdapat perbedaan 3 spesies burung yang tidak di temukan di Taman Kota Lumintang yaitu: cinenen jawa, cabai jawa, dan merpati batu.  Kata Kunci: Avifauna, Jenis Burung, Taman Kota Lumintang, Lapangan Puputan Margarana

    Analisa Peran Income Audit dalam Mengurangi Kesalahan Posting Revenue di Hotel Indigo Bali Seminyak

    No full text
    Income audit memainkan peran penting dalam menjaga akurasi pelaporan pendapatan di Hotel Indigo Seminyak Beach. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran income audit dalam mengurangi kesalahan posting revenue di Hotel Indigo BaliSeminyak Beach. Kesalahan dalam pencatatan pendapatan dapat mempengaruhi laporan keuangan dan ketidak adanya ke efektivitasan kinerja bisnis secara keseluruhan, sehingga penting untuk memiliki sistem pengendalian yang efektif. Dengan adanya income audit yang ketat dapat mengidentifikasi dan meminimalkan kesalahan dalam proses posting revenue, sehingga meningkatkan akurasi data keuangan. Dalam upaya mencegah manipulasi data dan hilangnya revenue, income audit harus mengawasi proses data secara efektif. Harus dilakukannya ketelitian yang tinggi dalam memposting revenue, karena jika terjadi kesalahan dalam postingan maka akan berakibat fatal, yaitu menyebabkan Daily Revenue Report di Hotel Indigo Bali Seminyak Beach menjadi tidak actual

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!