3121 research outputs found
Sort by
PKM PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI HASIL OLAHAN SALAK KELOMPOK TANI MEKAR SARI DESA SIBETAN KARANGASEM
Salak merupakan komoditas utama masyarakat di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Desa Sibetan yang terdiri atas 10 Banjar Dinas yaitu Kalanganyar, Telaga, Dukuh, Pengawan, Telutug, Kutabali, Brahmana, Triwangsa, Kreteg, dan Tengah memiliki luas wilayah 11,25 km2. Sebagian besar wilayah Desa Sibetan merupakan lahan kering/tegalan, yaitu 912,616 hektar yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian salak. Iklim dan curah hujan yang sangat baik dengan rata-rata 2000-2500 mm dan suhu udara 23-29°C sangat cocok untuk pertumbuhan salak dan memiliki hingga 14 jenis salak yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, yang juga dimanfaatkan sebagai olahan minuman fermentasi. Terkait dengan hygiene dan sanitasi olahan minuman fermentasi, belum ada nya pelatihan serta pendampingan sehingga belum terlaksana praktik hygine dan sanitasi. Program kemitraan ini memberikan solusi dalam penyelesaian masalah tersebut yaitu dengan memberikan pelatihan serta pendampingan dalam penerapan hygiene dan sanitasi olahan minuman fermentasi kombucha salak pada kelompok Tani Mekar Sari. Hasil pelatihan dan pendampingan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan dan penerapan hygiene dan sanitasi mitra mencapai 95%, dan mitra memahami bahwa hygiene dan sanitasi saling terkait satu dengan lainnya dari persiapan bahan baku, pengolahan sampai produk minuman tersebut jadi dan dikemas. Tenaga pengolah harus bersih dan sehat, peralatan pengolahan yang digunakan harus bersih, selama proses pengolahan harus bertingkah laku sehat dan bersih. Bila itu sudah diterapkan akan menjamin kebersihan dan kesehatan dari produk yang dihasilkan
Gambaran Self Disclosure pada Kaum LGBT: Literature Review
Kaum LGBT menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, perhatian tersebut memunculkan stigma, stereotip negatif, serta prasangka pada kaum LGBT. Akibatnya, banyak individu dengan LGBT mendapatkan tindakan diskriminasi dan kekerasan oleh masyarakat. Hal ini membuat kaum LGBT menjadi sulit untuk melakukan pengungkapan diri (self disclosure) pada lingkungan sekitarnya. Namun, di sisi lain, terdapat juga individu kaum LGBT yang akhirnya memilih untuk melakukan pengungkapan diri (self disclosure) bahkan mampu menjalani kehidupan bermasyarakat dengan baik. Artikel ini menggunakan metode literature review dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana proses dari self disclosure pada kaum LGBT dengan melibatkan analisis terhadap 10 artikel relevan serta menggunakan metode kualitatif dengan responden yaitu individu dalam kelompok minoritas seksual yang telah melakukan self disclosure. Hasil penelitian literatur ini menunjukkan terdapat 5 tahapan yang dilalui oleh individu dengan minoritas seksual dalam melakukan self disclosure, diantaranya; mengenali orientasi seksual, eksplorasi kelompok LGBT, mengekspresikan identitas seksual, rencana self disclosure, dan kemantapan diri. Kesimpulan pada literatur ini adalah kaum LGBT harus mampu menerima kondisi dari seksualitas yang dimiliki untuk membentuk kemantapan diri dalam melakukan self disclosure
Pengaruh Mekanisme Good Corporate Goverance, Leverage, dan Ukuran Perusahan pada Manajemen Laba terhadap Perusahan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2022
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan data skunder. Penelitian ini dilakukan pada perusahan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria perusahan yang menerbitkan laporan keuangan dan laporan tahunan selama berturut turut hingga memperoleh 232 pengamatan. Teknis analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan menyajiakan data dibantu SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Dewan Komisari Independen, Komite Audit adalah pengaruh negatif signifikan pada manajemen laba. Artinya itu bahwa manpu meminimalisirkan tindakan manajemen laba. Sedangkan Dewan komisaris berpengaruh positif dan signifikan pada manajemen laba. Jumlah dewan komisaris yang sedikit maka akan mampu memudahkan dalam melakukan koordinasi dan pengawasan kepada manajemen sehingga tindakan manajemen laba dapat berkurang. Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Laba
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Organisasional terhadap Turnover Intention di Tonys Villas & Resort Seminyak Bali
Perusahaan sering menghadapi masalah dimana kesediaan karyawan untuk berpindah atau meninggalkan pekerjaan saat ini untuk pekerjaan lain yang lebih baik, dalam dunia pariwisata disebut dengan Turnover Intention. Faktor-faktor yang umumnya diidentifikasi sebagai alasan karyawan untuk keluar dari perusahaan adalah gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasional secara parsial dan simultan terhadap turnover intention karyawan. Penelitian ini dilakukan di Tonys Villas & Resort Seminyak Bali. Populasi menggunakan karyawan Tonys Villas & Resort Seminyak Bali dan sampel sebanyak 44 responden. Teknik analisis data menggunakan Analisis regresi Korelasi Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, kepuasan kerja dan komitmen organisasional berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, dimana diperoleh nilai koefisien regresi -0,395, -0,143, dan -0,321, nilai t-hitung -4,126, 2,468 dan -2,705 serta signifikansi 0,000, 0,036 dan 0,010. secara simultan ketiga variabel berpengaruh signfikan terhadap turnover intention, dimana diperoleh nilai F-hitung 15,198 dibandingkan dengan nilai f-tabel = 2,839. Besarnya pengaruh variabel bebas terhadap turnover intention adalah 52,1%. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah pihak manajemen Tonys Villas & Resort Seminyak Bali lebih meningkatkan lagi gaya kepemimpinan yang telah berjalan dengan baik sehingga dengan adanya atmosfer yang baik maka akan menciptakan kepuasan kerja bagi karyawan serta tercapainya komitmen organisasi yang baik dalam perusahaan, jika hal tersebut dapat berjalan dengan baik maka turnover intention akan ebih mudah diturunkan
Profitabilitas sebagai Pemediasi Pengaruh Green Banking dan Corporate Social Responsibility pada Nilai Perusahaan di Perusahaan Perbankan Indonesia: Profitability as a Mediator of the Effect of Green Banking and Corporate Social Responsibility on Firm Value in Indonesian Banking Companies
Nilai Perusahaan mencerminkan keberhasilan dan berhubungan dengan
harga saham, yang menjadi asumsi penting bagi investor. Memaksimalkan nilai perusahaan berarti memperhatikan kesejahteraan stakeholder, bukan hanya focus pada profit, tetapi juga pada kondisi sosial dan lingkungan melalui kegiatan social dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini memberi citra positif serta prospek keberlanjutan yang dapat menarik investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran profitabilitas dalam memediasi hubungan antara green banking, corporate social responsibility (CSR), dan nilai perusahaan di sektor perbankan Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023. Sampel diambil menggunakan purposive sampling dengan kriteria perusahaan non-Bank Syariah, menghasilkan 172 pengamatan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda melalui SmartPLS Versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green banking, CSR, dan profitabilitas masing-masing berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas juga memediasi pengaruh green banking dan CSR terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan temuan ini, tiga faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah green banking, profitabilitas, dan CSR. Faktor-faktor tersebut diharapkan menjadi pertimbangan penting bagi investor, karena nilai perusahaan yang meningkat akan meningkatkan harga saham, memberikan keuntungan (return) yang optimal bagi investor
Application of Marketing Strategies to Enhance the Competitiveness of The One Legian Hotel: Penerapan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Hotel The One Legian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Hotel The One Legian dalam meningkatkan daya saingnya di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan di kawasan Legian, Bali. Strategi pemasaran yang diteliti mencakup pendekatan bauran pemasaran 7P serta faktor-faktor eksternal PEST (politik, ekonomi, sosial, dan teknologi). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, didukung dengan teknik analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) serta matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hotel The One Legian telah menerapkan strategi pemasaran digital melalui media sosial, content marketing, SEO, dan kolaborasi dengan influencer secara aktif. Strategi ini terbukti meningkatkan brand awareness dan keterlibatan pelanggan. Namun, kelemahan seperti belum optimalnya situs web dan tidak digunakannya pemasaran langsung menjadi tantangan tersendiri. Rekomendasi yang diajukan antara lain peningkatan kualitas digital branding, penguatan SEO, dan pemanfaatan direct marketing seperti email dan WhatsApp. Strategi pemasaran yang efektif dan terintegrasi mampu meningkatkan daya saing hotel melalui diferensiasi layanan, peningkatan kualitas, serta penguatan citra merek
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Pengalaman Pelanggan, dan Reputasi Perusahaan Terhadap Kepuasan Pelanggan di Absolute Indonesia DMC Sanur-Bali: The Effect of Service Quality, Customer Experience, and Company Reputation on Customer Satisfaction at Absolute Indonesia DMC Sanur-Bali
Absolute Indonesia DMC merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, namun terdapat tantangan dalam mempertahankan kepuasan pelanggan akibat kualitas pelayanan, pengalaman pelanggan, dan reputasi perusahaan yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, pengalaman pelanggan, dan reputasi perusahaan terhadap kepuasan pelanggan di Absolute Indonesia DMC. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dan jumlah responden sebanyak 95 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan SPSS versi 24,0. Dengan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis korelasi parsial dan berganda, regresi linear berganda, analisis determinasi, uji t-test, dan uji F-test. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan koefisien regresi sebesar 0,427 dan nilai t hitung = 5,286 ttabel = 1,986 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,004 0,050. Secara parsial Pengalaman Pelanggan (X2) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan koefisien regresi sebesar 0,466 dan nilai thitung = 6,748 ttabel = 1,986 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 0,050. Secara parsial Reputasi Perusahaan (X3) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan koefisien regresi sebesar 0,498 dan nilai thitung = 6,637 ttabel= 1,986 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002 Secara simultan kualitas pelayanan (X1), pengalaman pelanggan (X2) dan reputasi Perusahaan (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) Absolute Indonesia DMC Sanur-Bali, dibuktikan dengan nilai F hitung =117,483 Ftabel = 2,705. Yang berarti H0 ditolak daan H4 diterima. Selain itu melalui analisis determinasi, diketahui bahwa ketiga variabel bebas memberikan kontribusi sebesar, 79,5% terhadap kepuasan pelanggan Absolute Indonesia DMC Sanur-Bali
Factors Influencing Tourist Satisfaction in Visiting Blimbingsari Tourism Village, Jembrana Regency, Bali: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Wisatawan Berkunjung di Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan saat berkunjung ke Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali. Desa ini memiliki keunikan berupa akulturasi budaya Bali dengan kehidupan masyarakat Kristen, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis faktor untuk mereduksi 16 indikator menjadi beberapa faktor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan, yaitu atraksi wisata, aksesibilitas, fasilitas pendukung (amenity), dan pelayanan tambahan (ancillary). Dari keempat faktor tersebut, atraksi wisata merupakan faktor paling dominan, yang mencakup pemandangan desa, gereja dengan arsitektur Bali, aktivitas budaya, dan Grojogan Waterfall. Temuan ini menunjukkan bahwa keunikan atraksi lokal menjadi unsur penting dalam membentuk kepuasan wisatawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola Desa Wisata Blimbingsari dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata berbasis budaya dan komunitas secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kepuasan Wisatawan, Desa Wisata, Blimbingsari, Analisis Faktor, Atraksi Wisata
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis, Motivasi, dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran TGT Berbantuan Question Card (Studi pada kelas X Kuliner 3 Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan di SMK Pratama Widya Mandala): Differences in Critical Thinking Skills, Motivation, and Learning Outcomes Through the TGT Learning Model Assisted by Question Cards (A Study of Grade X Culinary 3 Food Processing and Serving Subjects at SMK Pratama Widya Mandala)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model TGT berbantuan question card dengan metode kuantitatif one group pretest - posttest pada 44 siswa kelas X Kuliner 3 SMK Pratama Widya Mandala, yang hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan model tersebut efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa
Testing The Understanding and Practice of Accounting on Financial Management Among Horticulture Farmers in Abang Songan Village, Kintamani, Bangli: Menguji Pemahaman serta Praktik Akuntansi terhadap Pengelolaan Keuangan Dikalangan Petani Hortikultura di Desa Abang Songan Kintamani Bangli
Petani hortikultura sering menghadapi masalah dalam mengelola keuangan usaha tani mereka. Untuk mempertahankan bisnis tani, praktik pengelolaan keuangan yang baik sangat penting. Namun, banyak petani menggunakan akuntansi secara sederhana atau hanya mencatat pendapatan dan pengeluaran dasar. Hal ini seringkali disebabkan oleh pemahaman yang buruk tentang akuntansi dan pengelolaan keuangan, yang menyebabkan pengambilan keputusan keuangan yang kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apa yang diketahui petani hortikultura Desa Abang Songan di Kintamani, Bangli, tentang pengelolaan keuangan dan akuntansi. Bagaimana petani memahami akuntansi dan menerapkannya dalam bisnis mereka dipelajari melalui penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi. Akibat kurangnya pengetahuan dan pendidikan akuntansi, petani masih melakukan akuntansi secara sederhana dan tidak mengikuti standar formal, meskipun mereka menyadari pentingnya pencatatan keuangan. Karena situasi ini, pencatatan dan pelaporan keuangan menjadi kurang efektif. Hasilnya menunjukkan bahwa petani harus mendapatkan pelatihan akuntansi dasar untuk meningkatkan pengelolaan keuangan, efisiensi bisnis, dan keberlanjutan bisnis pertanian