E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    Pengaruh Pemasaran Media Sosial Terhadap Penjualan Usaha Kecil Menengah (UKM) pada Ketut Bagong Rental

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemasaran media sosial terhadap penjualan usaha kecil menengah (UKM) pada Ketut Bagong Rental.Lokasi Penelitian ini bertempat di UKM Ketut Bagong Rental yang beralamat di Perumahan Anggi Elok B/3, Br. Tegeh, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali.populasi dari penelitian ini adalah individu yang menggunakan jasa rental ketut bagong melalui instagram dan website yang di tetapkan sebagai populasi yang berjumlah 400 orang. Jumah responden untuk penelitian ini adalah 100 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dari seluruh individu yang pernah memesan jasa rental Ketut Bagong melalui instagram dan website. Hasil uji menunjukan nilai koefisien regresi sebesar 0,760: berarti, variabel pemasaran media sosial berpengaruh positif terhadap volume penjualan. Artinya, jika variabel pemasaran media sosial (X1) meningkat satu satuan, maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 0,760 dengan tingkat signifikansi t sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti pemasaran media sosial berpengaruh signifikan pada volume penjualan. pemasaran media sosial berpengaruh signifikan pada volume penjualan. Hasil ini dapat disimpulkan jika semakin tinggi pemasaran melalui media sosial, maka semakin tinggi volume penjualan

    PENERAPAN MARKETING MIX UNTUK PRODUK COOKIES DAN MOCKTAIL BERBASIS BUNGA TELANG

    No full text
    Penelitian ini memiliki signifikansi penting dalam pengembangan ilmu pemasaran kuliner dan pariwisata, karena memberikan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan bahan alami yang kaya manfaat kesehatan dan nilai estetika untuk menciptakan produk inovatif. Penelitian ini berfokus pada penerapan strategi bauran pemasaran (marketing mix) terhadap produk olahan berbasis bunga telang berupa cookies dan mocktail. Latar belakang penelitian didasari oleh potensi bunga telang sebagai bahan alami yang memiliki manfaat kesehatan, nilai estetika, serta peluang inovasi dalam produk pangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji perencanaan, penerapan, dan evaluasi strategi pemasaran meliputi aspek produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan bukti fisik. Metode penelitian dilakukan melalui perancangan produk dengan inovasi warna dan rasa dari ekstrak bunga telang, penentuan harga yang disesuaikan dengan daya beli konsumen, strategi promosi melalui media sosial dan kegiatan langsung, serta distribusi produk di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner, serta uji coba produk kepada responden yang kemudian dianalisis untuk menilai daya tarik dan kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk cookies dan mocktail berbasis bunga telang diterima dengan baik oleh konsumen dari segi rasa, tekstur, tampilan, dan harga. Strategi promosi dinilai efektif dalam meningkatkan minat, sementara distribusi terbukti memudahkan akses konsumen terhadap produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan bauran pemasaran pada produk bunga telang berhasil meningkatkan daya tarik, nilai jual, dan potensi pengembangan usaha. Produk ini bukan hanya memberikan alternatif konsumsi pangan sehat dan inovatif, tetapi juga berpotensi menjadi peluang bisnis berkelanjutan berbasis kearifan lokal

    Analisis Implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Rumah Sakit Umum Bhakti Rahayu Tabanan Tahun 2022

    No full text
    Permasalahan program PKRS di Indonesia diantaranya belum adanya unit kerja, tenaga pelaksana, anggaran khusus serta sarana prasarana belum lengkap dan kurangnya evaluasi berkala. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan pedoman wawancara terstruktur. Data di validasi menggunakan triangulasi data. Berdasarkan indikator input kualifikasi pendidikan dari lulusan kesehatan, kepengurusan yaitu Direktur, manajer operasional, ketua. Ditetapkan melalui SK Direktur mengacu pada PMK 44 Tahun 2018. Kinerja dinilai oleh bagian SDM, dana dari rumah sakit, material yang diperlukan: proyektor, LCD, laptop, banner, poster, internet, WIFI. Indikator proses diantaranya metode berdasarkan prosedur dan sesuai SOP, Metode penggorganisasian mengacu pada PMK No. 44 Tahun 2018, Prosedur pengorganisasian sesuai SOP. Metode pelaksanaan: ceramah, penyuluhan, pembagian media. Prosedur pelaksanaan sudah ada, Metode pengawasan oleh tim PKRS, Prosedur pengawasan belum ada. Inikator output diukur melalui implementasi secara alangsung. Pelaksanaan cakupan sesuai SOP. Syarat penentuan sasaran yaitu mampu mengimplementasikan informasi yang diberikan. Pelaksanaan indikator input keseluruhan sudah baik namun penilaian dan evaluasi belum optimal. Pelaksanaan indikator proses sudah baik namun belum ada SOP pengawasan serta output sudah berjalan dengan baik namun hanya berdasarkan observasi secara langsung tanpa monitoring secara tertulis

    The Relationship between Completeness of Medical Resume Data and the Accuracy of Pulmonary Tuberculosis Coding at Sumber Waras Cirebon Hospital 3rd & 4th Quarter 2024

    No full text
    The medical resume is an important summary of the entire patient care process that serves as the basis for diagnosis coding and insurance claims based on ICD-10. The accuracy and completeness of medical resumes greatly affect clinical management, financial claims, and evaluation of the quality of health services. Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that requires accurate diagnosis and coding to ensure optimal treatment. Based on data from the West Java Provincial Health Office, Cirebon Regency has a high prevalence of TB cases. Preliminary studies at Sumber Waras Hospital showed that there was still incompleteness in the medical resume and inaccuracies in coding the diagnosis of pulmonary TB. The purpose of this study was to analyze the relationship between the completeness of medical resumes and the accuracy of pulmonary TB diagnosis coding. The research method used was quantitative correlation with a total sampling approach to 72 medical record documents of pulmonary TB patients. Data analysis was performed using the chi-square test. Of the 72 medical record files of the main diagnosis of tuberculosis, there were 48 (48.0%) complete medical resumes and 24 (24.0%) incomplete medical resumes, there were 48 (48.0%) accurate diagnosis codes and 24 (24.0%) inaccurate diagnosis codes, there were 14 (59.3%) incomplete medical record filling completeness with inaccurate diagnosis codes, and there were 38 (79.2%) complete medical resume filling completeness with accurate diagnosis codes

    Hubungan Kualitas Layanan Aplikasi Mobile JKN pada Fitur Pendaftaran Pelayanan Antrean terhadap Kepuasan Pasien BPJS di Puskesmas Mundu Kabupaten Cirebon

    No full text
    Mobile JKN merupakan aplikasi pelayanan digital dari BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan aplikasi mobile JKN pada fitur pendaftaran pelayanan antrean terhadap kepuasan pasien BPJS di Puskesmas Mundu. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu pasien Puskesmas Mundu yang mendaftar online menggunakan mobile JKN pada bulan maret 2025 dengan jumlah 148. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive random sampling dengan pengukuran rumus slovin sebanyak 60. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup skala Likert 1–4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya lalu ditanyakan kepada masing-masing pasien yang mendaftar menggunakan mobile JKN. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan software IBM SPSS versi 27. Responden dalam penelitian ini mayoritas perempuan dengan usia 26-35 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kualitas layanan aplikasi dalam kategori baik (66,7%) dan merasa puas terhadap layanan tersebut (73,3%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 yang dimana α < 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara kualitas layanan fitur pendaftaran antrean dengan kepuasan pasien BPJS

    Hubungan Kepuasan Layanan dengan Loyalitas Pasien di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Tahun 2025

    No full text
    Pemberian layanan kesehatan oleh fasilitas pelayanan kesehatan harus memprioritaskan  layanan yang terbaik dan optimal untuk meningkatkan kepuasan konsumen, sehingga menumbuhkan loyalitas. Wawancara pendahuluan kepada pasien lama dengan metode bayar umum (karcis) merasa puas dengan pelayanan di Puskesmas Kedawung dikarenakan pelayanannya lengkap, nyaman dan biayanya terbilang murah. Namun, jika aspek kenyamanan, kecepatan, dan pendekatan personal tidak ditingkatkan, ada potensi pasien beralih ke klinik atau praktik dokter mandiri yang dirasa lebih responsif secara individual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dengan kepuasan layanan dengan loyalitas pasien di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon tahun 2025. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang digunakan adalah pasien dengan metode bayar umum dan pernah berkunjung sebelumnya di Puskesmas Kedawung dengan jumlah sampel 90 responden. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square (p value 0,000 < 0,05) diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan layanan dengan loyalitas pasien di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Dengan adanya penelitian ini diharapkan Puskesmas dapat terus meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan, serta dapat menjamin kerahasian pada setiap pasien dan melakukan survei kepuasan secara berkala untuk mengevaluasi kinerja pelayanan kesehatan

    Antioxidant Activity Test of Combination of Butterfly Pea Flower Extract (Clitoria ternatea L.) and Ashoka Leaves (Ixora coccinea L.) Using DPPH Method

    No full text
    Excess free radicals trigger oxidative stress that accelerates skin aging and increases the risk of degenerative diseases. Efforts to counter it require safe and effective antioxidants based on natural ingredients. Telang flowers (Clitoria ternatea L.) and asoka leaves (Ixora coccinea L.) are known to be rich in flavonoids and phenolates, but data on the effectiveness of the combination of the two are limited. This study aims to assess the antioxidant activity of the mixture of the extracts of the two plants. Ethanol extracts of telang flowers and asoka leaves are prepared, the yield is determined, then phytochemical screening confirms the presence of alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. Anti-radical activity was tested by the DPPH method at three ratios (25 %:75 %, 50 %:50 %, 75 %:25 %) and compared with quercetin (2–10 ppm) as a positive control. The value of IC₅₀ is calculated through linear regression. The 50%:50% mixture showed the highest potency (IC₅₀ = 2.3237 ppm) and was classified as "very strong", close to quercetin (0.7631 ppm) and much better than each of the single extracts reported in the previous study (IC₅₀ telang flower 32.23 ppm; asoka leaf 150.12 ppm). These results indicate a synergy between the two bioactive compounds in simplicia in neutralizing free radicals. Conclusion: the combination of telogen flower–asoka leaf extract has the potential to be developed as a superior natural antioxidant for pharmaceutical or cosmetic products. Further research is recommended to focus on the fractionation of dominant compounds, formulation stability tests, and pre-clinical safety evaluation to in vivo applications

    The Potential Development of Pararem for Tobacco Control in Dalung Village Badung Regency

    No full text
    Places of worship and public spaces are areas located within traditional village environments and are regulated under the No Smoking Area (KTR) Regional Regulation at both the Bali Province and Badung Regency levels. Most community activities, particularly among the Balinese population, take place within traditional village settings. This study aims to explore the potential for developing pararem (customary rules) to control the dangers of smoking in Dalung Village, an urban-area village with various activities held in places of worship and public spaces. This qualitative research explores the potential for developing Pararem to control smoking hazards in Dalung Village. Community leaders in Dalung stated that smoking is still frequently observed during religious ceremonies and public activities in the village. All respondents perceived that smoking behavior in the community negatively impacts the health of non-smokers. Pararem has strong potential to be developed as a more binding and respected form of smoking control in villages. With support from the government, relevant institutions, and academics, the development of pararem can begin. However, the process of formulating and aligning it with the provisions of the awig-awig (village customary laws) requires a lengthy process and consensus from village residents

    Formulation And Physical Evaluation Test Of Purple Potato (Ipomoea batatas L.Poir) Extract Gel Preparation As Natural Hair Dye

    No full text
    Hair dye is a cosmetic product used in hair care to restore the original color, cover the hair color, or create a new color. Purple tuber extract can be used as a natural dye because it contains anthocyanin pigments. This study aims to formulate and evaluate hair dye gel preparations from purple tuber extract in various concentrations, as well as to determine the optimum concentration to provide the best coloring results. Purple tuber extract is obtained through the maceration method. The gel is formulated in three variations of extract concentration, namely 5% (F1), 10% (F2), and 15% (F3), with a gel base. Evaluation of the preparation includes organoleptic tests, pH, homogeneity, viscosity, adhesion, spreadability, color stability test against sunlight and color stability test against washing. The results show that all formulas are stable and homogeneous. The pH is within the safe range for the scalp, namely pH 6. The viscosities are F1 = 8,600 cPs, F2 = 9,400 cPs, F3 = 10,100 cPs, respectively. The adhesive power of F1 = 1.83 seconds, F2 = 2.42 seconds, F3 = 3.01 seconds. The spread power of F1 = 6.5 cm, F2 = 5.3 cm, F3 = 4.7 cm. The coloring results show that F15% gives a brownish red color, F2 5% produces an even and intense purplish red color, and F3 10% is reddish purple. The F3 formula (10%) is the best formula because it produces the most optimal color, namely purplish red (Claret Violet) with stable physical characteristics

    Nugget Gemarikan (Steamed Rice Mixed with Additional of Mackerel) as an Alternative Food to Prevent Stunting

    No full text
    Stunting remains a crucial public health issue in Indonesia. This condition of impaired growth is primarily triggered by chronic malnutrition, especially during the first 1,000 days of life (HPK). The impacts of stunting are irreversible on children's growth and cognitive development. Although the prevalence of stunting in Indonesia decreased to 21.6% in 2022, this figure is still far from the national target of 14% by 2024. One of the strategies to address stunting is through the provision of protein- rich supplementary foods, such as mackerel. This study aimed to design and modify a functional food product named "Nugget Gemarikan". The method employed was an experimental study with a randomized block design, involving four treatment levels of mackerel addition: P1 (0%), P2 (16.7%), P3 (33.3%), and P4 (50%). Organoleptic testing was conducted by 30 trained panelists to assess subjective quality (taste, color, aroma, and texture) using hedonic and numeric tests. The data were then analyzed using ANOVA. The results showed that Nugget Gemarikan with 50% mackerel addition (P4) had the highest nutritional value, specifically 349.4 kcal of energy and 14.3 grams of protein per serving. Nevertheless, panelists overall preferred the formulation with 33.3% mackerel addition (P3). ANOVA testing revealed a significant difference in taste, texture, and aroma across treatments (p-value < 0.05), except for the color aspect (p-value > 0.05). This Nugget Gemarikan has the potential to be a balanced, nutritious supplementary food that helps meet the daily needs of toddlers and prevent stunting

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!