3121 research outputs found
Sort by
The Role of Communication, Motivation, and Leadership in Employee Performance at Padma Resort Legian: Peran Komunikasi, Motivasi, dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan Padma Resort Legian
This study investigates the influence of communication, motivation, and leadership on employee performance at Padma Resort Legian, a tourism-based hospitality company where employee performance is crucial to service quality. The research aims to determine both partial and simultaneous effects of these variables on performance. Employing a quantitative associative approach, the study used a purposive sampling method with 76 respondents. Data were collected through questionnaires and analysed using SPSS 26 for Windows, applying validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and determination coefficient analysis. The results reveal that communication (X₁) positively and significantly affects employee performance (b₁ = 0.231; count = 2.319 > t_table = 1.993). Motivation (X₂) also has a positive and significant effect (b₂ = 0.411; t_count = 4.512 > t_table = 1.993), as does leadership (X₃) (b₃ = 0.198; t_count = 2.622 > t_table = 1.993). Simultaneously, the three variables significantly influence performance (F_count = 62.260 > F_table = 2.73; p < 0.05), with an R² value of 0.722, indicating that they account for 72.2% of the variance in performance. It is concluded that effective communication, high motivation, and strong leadership are critical to enhancing employee performance at Padma Resort Legian. The study recommends management prioritise employee development programs that strengthen interpersonal communication, foster motivation through recognition and incentives, and encourage transformational leadership practices to sustain service excellence.
 
Kreasi Ragam Produk Es Teler pada Event Sunset Romantic Dinner on Top of Canggu Dream Village
Es teler adalah minuman tradisional yang berasal dari jawa tengah, tepatnyta di Kabupaten Sukoharjo yang pada event ini di inovasikan menjadi makanan dan minuman yang lebih modern. Tujuan dari proyek Tugas Akhir kami ini agar menghasilkan sebuah Event Romantic Dinner serta perlaunchingan produk inovasi yaitu Cake Pudding Es Teler dan Es Teler Mocktail yang akan disajikan sebagai makanan penutup dalam romantic dinner. Judul dari proyek tugas akhir ini adalah Kreasi Ragam Produk Es Teler Pada Event sunset romantic Dinner On Top of Canggu Dream Village. Adapun objek dalam tugas akhir ini adalah Romantic Dinner Event. Langkah-langkah yang digunakan sebagai pengumpulan data dalam Proyek Tugas Akhir ini yaitu Pengamatan, Wawancara, Dokumentasi, Kuisioner, dan Demontrasi
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Kabupaten Karangasem Tahun 2024
Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) merupakan inovasi digital Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan mencegah stunting. Di Kabupaten Karangasem, implementasi ELSIMIL menjadi prioritas mengingat prevalensi stunting mencapai 21,3% pada tahun 2021, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Bali (14,8%). Penelitian kualitatif ini dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 5 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem. Analisis menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang meliputi lima indikator: perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual system use. Penelitian menemukan bahwa aplikasi ELSIMIL memiliki antarmuka yang user-friendly dengan menu yang tersusun sistematis, meski terdapat kendala infrastruktur jaringan di beberapa wilayah. Terjadi peningkatan efisiensi dalam pencatatan dan monitoring kesehatan ibu hamil, dengan peningkatan kunjungan ANC sebesar 23% setelah implementasi. Terdapat variasi sikap penggunaan berdasarkan generasi, dimana TPK muda menunjukkan adaptasi lebih cepat. Muncul inovasi lokal seperti program "Satu Kader Satu Keluarga" dan integrasi informal dengan platform komunikasi lain. Dinas Kesehatan merespons dengan rencana penguatan infrastruktur dan pengembangan sistem terintegrasi. Implementasi ELSIMIL di Kabupaten Karangasem menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak, meski masih menghadapi tantangan teknis dan adaptasi pengguna
TINJAUAN LITERATUR: IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH HIERARCHICAL TOKEN BUCKET (HTB) DAN PER CONNECTION QUEUE (PCQ)
In the digital era, the need for an internet connection has become a necessity for everyday life. All aspects of life are already influenced by internet connections. Therefore, fair and efficient bandwidth distribution is a necessity. This is the background for researchers to conduct a literature study related to the comparison between two bandwidth management methods, namely Hierarchical Token Bucket (HTB) and Per Connection Queue (PCQ). The selection of the two bandwidth distribution methods refers to their frequent use for bandwidth management by considering the number or level of users to provide equal access for all internet users. This study will analyze the comparison of the quality of the HTB and PCQ bandwidth management methods based on four parameters, namely throughput, jitter, packet loss and delay. With this method, it is expected to determine the most efficient bandwidth distribution. The research method used in this study is the Systematic Literature Review. Systematic Literature Review is a systematic and comprehensive method for identifying, evaluating and synthesizing research results to obtain results that reflect the entire research. One of the standard methods used in the Systematic Literature Review is PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses). The results of the study indicate that the HTB bandwidth management method has advantages over the PCQ method in the parameters of throughput, jitter and delay. While in the packet loss parameter, the HTB method has the same ability as the PCQ method
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA ALAM DANAU SANO NGGOANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan wisata alam danau Sano Nggoang sebagai daya Tarik wisata di Kabupaten Manggarai Barat. Memperoleh data melalui observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan 10 orang responden. Alat analisis yang digunakan adalah SWOT yang terdiri atas matriks IFAS-EFAS. Melalui analisis matriks IFAS-EFAS diperoleh hasil perhitungan skor IFAS sebesar 2,91 dan dan EFAS sebesar 2,66 yang berarti posisi Danau Sano Nggoang, berada pada kuadran V yaitu posisi Growth (Pertumbuhan). Hasil penelitian indikator internal daya Tarik wisata Danau Sano Nggoang memperoleh 7 indikator sebagai kekuatan, 4 indikator sebagai kelemahan. Indikator Eksternal memperoleh 5 indikator sebagai peluang dan 3 indikator sebagai ancaman. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dirumuskan beberapa strategi yakni: Memperkenalkan budaya masyarakat lokal kepada wisatawan baik dari segi tarian adat, baju adat, bahasa daerah yang digunakan hingga makanan khas masyarakat setempat, Memberikan pelayanan yang baik dan gencar melakukan promosi baik melalui media massa ataupun pemasangan spanduk dan penyebaran brosur agar wisatawan yang berdatangan lebih beranekaragam lagi. Bekerjasama dengan pemerintah dalam upaya peningkatan Daya Tarik Wisata Danau Sano Nggoang. Membangun jalanraya yang bagus menuju Danau Sano Nggoang agar jarak tempuh dari pusat kota Labuan Bajo tidak terlalu jauh. Menjaga sarana dan prasarana yang tersedia di Danau Sano Nggoang
PROYEK PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PROGRAM STUDI D3 MANAJEMEN PEMASARAN DIGITAL MELALUI SOCIAL MEDIA ADVERTISING
Latar belakang dari tugas akhir ini adalah sebagai respons terhadap kemajuan teknologi digital, berfokus bagaimana strategi promosi digital dapat membangun kesadaran masyarakat, mengidentifikasi dan menerapkan strategi media sosial untuk meningkatkan visibilitas, serta meningkatkan brand awareness Program Studi Manajemen Pemasaran Digita (D3) Universitas Dhyana Pura. Teori promosi, brand awareness, dan pemasaran media sosial, digunakan dalam tugas akhir ini. Tools Viral Marketing seperti Instagram, TikTok, dan Facebook dianalisis dari karakteristik dan strategi penggunaan digunakan untuk meningkatkan penyebaran informasi. Melalui strategi promosi digital di media sosial, proyek ini merancang dan mengimplementasikan kampanye promosi menggunakan konten kreatif seperti video, poster, dan reels. Hasil proyek menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterlibatan audiens dan jangkauan konten setelah pelaksanaan iklan berbayar. Proyek ini menjadi contoh pemanfaatan strategi digital marketing dalam dunia pendidikan untuk menjangkau target pasar yang lebih luas secara efektif dan efisien. Evaluasi dilakukan melalui indikator engagement rate, jangkauan (reach), tayangan (impression), lokasi dan tingkat konversi. Analisis pada platform Facebook menunjukkan interaksi iklan poster 30 interaksi, iklan video 23.063 interaksi, Jangkauan iklan poster 142,500, iklan video 27.357, Tayangan iklan poster 180,300, iklan video 34.887, dan lokasi iklan poster mencapai 58.272, iklan video 8.860. Pada platform Instagram tayangan iklan poster 22.537, iklan video 27.338, jangkauan iklan poster 15.319, iklan video 17.155, dan lokasi iklan poster 29,2%, iklan video 52,8%. Dan platform Tiktok iklan video engagement 4.238, tayangan iklan video 21.325. Hasil dari pelaksanaan kampanye media sosial, menunjukkan peningkatan signifikan dalam interaksi, jangkauan, dan tayangan di berbagai platform
Strategi Pengelolaan Daya Tarik Wisata Gua Batu Cermin di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
Gua Batu Cermin yang terletak di Desa Batu Cermin Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi daya tarik wisata yang kaya namun belum dikelola secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan yang ideal dalam pengembangan daya tarik wisata Gua Batu Cermin. Penelitian ini menggunakan Purposive Sampling sebanyak 12 orang dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat). Melalui analisis Matriks IFAS dan EFAS diperoleh hasil perhitungan skor untuk IFAS sebesar 3,15 dan EFAS sebesar 3,07 yang berarti Gua Batu Cermin berada pada kuadran I yaitu posisi Growth (Pertumbuhan). Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan dianalisis strategi pengelolaannya dengan menggunakan pendekatan SWOT. Strategi SO (Strength-Opportunity) diimplementasikan dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Strategi ST (Strength-Threat) melibatkan penggunaan kekuatan untuk mengatasi ancaman. Strategi WO (Weakness-Opportunity) diimplementasikan dengan meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang. Strategi WT (Weakness-Threat) diimplementasikan dengan meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman
Rancang Bangun System Inventory Berbasis Web dengan Menggunakan Metode Waterfall (PT. Nusantara Prima Djaya)
Perusahaan yang efektif dalam manajemen persediaan dapat meningkatkan keuntungan dan mencegah kerugian akibat ketidakmampuan memenuhi permintaan pelanggan. PT. Nusantara Prima Djaya, sebuah perusahaan suplemen di Denpasar, menghadapi masalah terkait pencatatan persediaan yang masih dilakukan secara manual. Sistem manual ini memunculkan risiko seperti kehilangan data dan ketidakakuratan laporan. Penelitian bertujuan rancang sistem inventory berbasis web untuk gantikan metode manual. Sistem ini menggunakan metode waterfall, yang dikenal dengan pendekatan terstruktur dan berurutan dalam pengembangan perangkat lunak. Model waterfall dipilih karena kemampuannya untuk menghasilkan sistem yang terkomputerisasi dengan waktu pengembangan yang relatif singkat dan melibatkan pengguna dalam proses perencanaan. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kehilangan data, dan mempermudah administrasi pencatatan produk masuk dan keluar. Penelitian ini menunjukkan bahwa transisi dari sistem manual kesistem berbasis web dapat memberikan manfaat signifikan dalam pengelolaan persediaan dan meningkatkan responsivitas perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan
GAMBARAN WAKTU TUNGGU PASIEN PADA PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RSUD ARJAWINANGUN TAHUN 2025
Waktu tunggu yang lama dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien dan berpotensi mengurangi kualitas pelayanan. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan waktu tunggu pasien pada pendaftaran rawat jalan di RSUD Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Data diperoleh melalui wawancara dengan pasien menggunakan kuesioner terstruktur. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu memilih pasien yang memenuhi kriteria tertentu sesuai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa First Waiting Time Mayoritas responden (44,4%) kategori normal, diikuti oleh kategori lambat (36,4%). True Waiting Time Waktu kategori lambat (39,4%) dan sangat lambat (32,3%). Total Waiting Time Waktu di kategorikan lambat (42,4%), diikuti oleh normal (40,4%)
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT UMUM UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH CIREBON MENGGUNAKAN METODE ABK-KES TAHUN 2025
Terjadinya tidak seimbangnya jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan dengan jumlah staf yang tersedia tersedia dapat mempengaruhi tingkat produktivitas dan kualitas pelayanan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan meningkatnya jumlah pasien. Penelitian ini bertujuan menghitung kebutuhan tenaga kerja di unit rekam medis RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes). Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Populasi penelitian berjumlah 18 petugas rekam medis, dengan sampel sebanyak 4 petugas per subbagian menggunakan teknik purposive sampling. Hasil perhitungan menunjukkan waktu kerja tersedia sebesar 65.340 menit/tahun. Berdasarkan metode ABK-Kes, kebutuhan tenaga rekam medis adalah 4 petugas koding rawat jalan, 1 petugas koding rawat inap, 1 petugas assembling, 11 petugas filling, dan 1 petugas pelaporan. Secara keseluruhan, dibutuhkan 19 tenaga kerja, sehingga terdapat kekurangan 12 petugas rekam medis di RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon