3121 research outputs found
Sort by
SPORT TOURISM MINI RAFTING JURANG SATE UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SEPAKEK KABUPATEN LOMBOK TENGAH
ABSTRAKPerekonmian masyarakat desa sepakek masih sangat bertumpu pada sektor pertanian dimana pengairannya bergantung pada irigasi jurang sate. Sektor perekonomian masyarakat kurang berkembang. Tingkat pendidikan yang masih rendah menyebabkan pengelohan pertanian masih tradisional. Tingkat pengangguran di desa sepakek relatif masih tinggi. Remaja usia produktif mengaku kesulitan mencari pekerjaan karena tingkat pendidikan yang kurang dan sulit memulai wirausaha sebab tidak memiliki keterampilan. Sebagian besar wanita-wanita di desa sepakek menghabiskan waktu sebagai ibu rumah tangga sehingga menjadi kurang berperan dalam membantu perekonomian keluarga. Pemerintah daerah menetapan desa sepakek sebagai salah satu desa wisata dari sembilan puluh sembilan (99) desa wisata di Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, pemerintah daerah mengupayakan pengembangan daerah wisata di kawasan irigasi jurang sate namun masih terkendala belum adanya ide untuk menarik wisatawan. Tim kelompok (Program Pengembangan Desa Mitra) PPDM IKIP Mataram menawarkan solusi yaitu mengembangkan wahana sport tourism mini fafting wisata jurang sate untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa sepakek kecamatan pringgarata kabupaten lombok tengah. Sport tourism mini rafting jurag sate sebagai sarana promosi, olahraga, rekreasi untuk menarik wsatawan sehinga menumbuhkan perekonomian masyarakat desa sepakek. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan metode community development yaitu pendekatan dalam kegiatan pengembangan masyarakat dimana masyarakat diarahkan untuk mencapai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang lebih baik serta metode Participatory Langkah pelaksanaannya yaitu Problem posing (pemaparan masalah), problem analysis (analisis masalah), penentuan tujuan (aims) dan sasaran (obyectives), actions plans (perencanaan tindakan), tahap (implementation) pelaksanaan kegiatan dan tahap (evaluation) evaluasi. Melalui program kegiatan ini diharapkan pariwisata di desa sepakek dapat berkembang sehingga perekonomian dan kesejahtaraan masyarakat dapat meningkat.Kata kunci : Sport Tourism, Mini Rafting, Desa Wisata
Pengaruh Expressive Writing terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Tahun Pertama
Abstrak. Penelitian ini menguji efektivitas expressive writing untuk menurunkan kecemasan individu. Expressive writing merupakan program menulis yang mendorong seseorang untuk menuangkan pikiran, perasaan, dan pengalaman dirinya. Partisipan dibagi dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Masing-masing partisipan di tiap kelompok adalah sepuluh orang. Pengukuran kecemasan menggunakan skala kecemasan yang ada pada Depressive, Anxiety, and Stress Scale (DASS). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen dan perbedaan signifikan antara kelompok yang tidak menerima perlakuan dan kelompok partisipan yang melakukan expressive writing.Kata kunci: kecemasan, expressive writing, DAS
Hubungan Antara Beban Kerja Berlebih dan Beban Keluarga Berlebih dengan Konflik-Kerja Keluarga
Abstrak: Beban berlebih adalah suatu kondisi individu dihadapkan dengan suatu tuntutan untuk melakukan lebih dari yang mampu dilakukannya, sehingga dapat menimbulkan konflik kerja keluarga. Penelitian ini ingin menguji hubungan antara beban berlebih di pekerjaan dan beban berlebih di keluarga dengan konflik kerja keluarga. Partisipan penelitian ini adalah 42 guru SD Muhammadiyah 4 Surabaya yang merupakan total population study. Data diambil menggunakan skala konflik kerja keluarga, beban berlebih di keluarga dan beban berlebih di pekerjaan. Teknik analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil uji korelasi menunjukkan ada hubungan signifikan yang bersifat positif antara beban berlebih di pekerjaan dengan konflik kerja keluarga (r= 0,594; p< 0,05) dan antara beban berlebih di keluarga dengan konflik kerja keluarga (r= 0,511; p= 0,001). Dari hasil uji tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi beban berlebih di pekerjaan maupun keluarga maka semakin tinggi konflik kerja keluarga, begitu juga sebaliknya. Saran bagi subjek penelitian adalah perlunya manajemen yang baik antara kegiatan di rumah dan di pekerjaan agar tidak menimbulkan konflik kerja keluarga. Saran bagi sekolah adalah beban perlu diseimbangkan agar tidak memberikan dampak negatif pada konflik kerja keluarga.Kata kunci: Beban Berlebih Di Pekerjaan, Beban Berlebih Di Keluarga, Konflik Kerja Keluarga, Guru Sekolah Dasa
EXISTENCE OF BETAWI REMPUG COMMUNITY ORGANIZATION IN PRESERVING LOCAL WISDOM AND SOCIAL HARMONY IN JAKARTA
ABSTRACTThe presence of mass organizations so far in each region is considered negative by the community and the government because of its anarchist actions and arrogance. The existence of the Betawi Rempug Forum (FBR) in Jakarta and its surroundings actually received support from the community and the government because of its work programs and actions to protect the social, cultural, economic, and political life of the Betawi people and other surrounding communities. The problem examined in this article is how the form of the existence of FBR organizations in maintaining local wisdom and social harmony in Jakarta. This study was examined using a qualitative method with a phenomenological approach that uses grounded theory and data collection techniques through participant observation and depth interviews with community leaders and the government in Jakarta. The aim is for mass organizations to play an active role in maintaining social harmony and national integration in all regions of Indonesia. The results of this study are the FBR organizations become constructive organizations in preserving Betawi culture and maintaining the peace of the Papuan people. Changes in constructive CSO behavior have a positive impact in building peace and social harmony in a pluralistic society.Keywords: The existence of mass organizations; Betawi Rempug Forum, Peace and Social Harmony
DISCOVERING THE LOCAL WISDOM FOR TRADITIONAL WEAVING FABRIC AND PANJI SHADOW PUPPETS AT DUSUN GUNUNG MALANG
ABSTRACTThe purpose of this research project was to discover the values of traditional weaving fabric and Panji shadow puppets to sustain the local culture and livelihood of the people living in Dusun Gunung Malang, Taman Ayu Village, West Lombok, Indonesia. This study used qualitative methods, namely in-depth interviews and field observations to get a comprehensive understanding of the phenomena being studied. The results showed that both the weaving fabrics and Panji shadow puppets were inherently teeming with deep-rooted local wisdom and could be used as a potential source of livelihood for the people of Dusun Gunung Malang through tourism development and local business ventures.Keywords: Weaving Fabric, Wayang Panji, Local Wisdo
CORRESPONDENCES OF CONCEPTUAL METAPHOR AND MAPPING COCEPTUAL ON ADVERTISEMENT: A COGNITIVE LINGUISTIC APPROACH
ABSTRACTThis study aims at describing correspondences of metaphor and presenting conceptual mapping created from the correspondences found in advertisement. Method employed in this study is descriptive qualitative and the data was taken pusposively sampling technique by observation, note taking and documentation. Analysis conducted applied bottom-up approach started from an extensive data and be continued minimizes generalization data in business that suggesting global cognitive structure.The result shows that the implementation of metaphorical correspondence expression mapping conceptual in advertisement indicate the coexistence of hotel products and services and create a strong selling value of advertised on products and services.Keywords: correspondence conceptual metaphor, mapping conceptual, advertisemen
PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL WHATSAPP SEBAGAI MEDIA PROMOSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU SADARI PADA REMAJA PUTRI DI STIKES BINA USADA BALI
ABSTRAKKanker payudara penyebab kematian nomor dua pada wanita di Indonesia. Tingginya prevalensi kanker payudara seiring perubahan gaya hidup yang menyerang usia muda. Dalam perkembangan teknologi, SADARI masih diandalkan untuk pemeriksaan deteksi awal. Tujuan untuk mengetahui apakah pemberian pendidikan kesehatan melalui jejaring sosial whatsapp tentang SADARI. Diharapkan pemberian pendidikan kesehatan melalui jejaring sosial whatspp dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku remaja putri di STIKES Bina Usada Bali. Rancangan penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi adalah mahasiswi keperawatan semester I STIKES Bina Usada Bali. Jumlah sampel sebanyak 78 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ada peningkatan pengetahuan dan perilaku pada kelompok perlakuan sebesar p = 0,0001 yang menyatakan ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan melalui whatsapp terhadap pengetahuan dan perilaku SADARI pada remaja putri. Kesimpulan ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan melalui whatsapp terhadap pengetahuan dan perilaku SADARI pada remaja putri.Kata kunci: Pengetahuan, Perilaku, SADARI.ABSTRACTBreast cancer is the number two cause of death in women in Indonesia. The high prevalence of breast cancer along with lifestyle changes that attack young age. In the development of technology, BSE is still reliable for early detection checks. The aim is to find out whether the provision of health education through whatsapp social network about BSE. It is expected that the provision of health education through whatspp social networks can increase the knowledge and behavior of young women at Bina Usada Bali STIKES. The study design used Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The population is first semester nursing students STIKES Bina Usada Bali. The number of samples is 78 people. Data collection using a questionnaire. Data analysis using Mann-Whitney statistical test. Based on the results of the study, there was an increase in knowledge and behavior in the treatment group at p = 0,0001 which stated that there was an effect of giving health education through whatsapp to BSE knowledge and behavior in young women. The conclusion is the influence of giving health education through whatsapp to BSE knowledge and behavior in young women.Keywords: Knowledge, Behavior, BS
INVENTARISASI, DOKUMENTASI, DAN LITERASI PRODUK KERAJINAN DAERAH SUMEDANG, CIREBON, DAN INDRAMAYU PROVINSI JAWA BARAT
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Inventarisasi, Dokumentasi, dan Literasi Produk Kerajinan Daerah Sumedang, Cirebon, dan Indramayu Provinsi Jawa Barat. Inventarisasi dimaksudkan sebagai upaya menghimpun informasi lisan maupun tertulis yang masih terpencar serta menggali keterangan yang belum ditemukan selama ini. Dokumentasi adalah menyusun secara sistematis dan menyimpan/mengabadikan informasi mengenai produk kerajinan masyarakat yang berhasil diinventarisasi. Literasi adalah mendeskripsikan produk kerajinan masyarakat yang berhasil diinventarisasi dan didokumentasi, dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab dengan tujuan agar produk kerajinan masyarakat Indonesia dari berbagai daerah bisa dikenal di dalam negeri, ASEAN, maupun di mancanegara. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah metode deskriptif analitik dengan tipe penelitian etnografi untuk mendeskripsikan salah satu bentuk kebudayaan daerah yaitu kerajinan rakyat Dengan metode ini, langkah-langkah yang ditempuh peneliti adalah: penentuan fokus dan lokus; pengumpulan data berdasarkan native’s point of view dan: membuat pemaparan etnografis yang akurat dan replikabel tentang produk kerajinan daerah Sumedang, Cirebon, dan Indramayu. Hasil sementara yang diperoleh adalah terususunnya inventarisasi dan dokumentasi produk kerajinan di 3 daerah serta membaginya ke dalam klaster-klaster berdasarkan sentra kerajinannya. Di Kabupaten Sumedang terdapat empat klaster, Kabupaten Cirebon lima klaster, dan di Kabupaten Indramayu terdapat tiga klaster.Kata kunci: literasi, kerajinan daerah, budaya lokalABSTRACT This research is entitled Inventory, Documentation and Literacy of the Craft Products of Sumedang, Cirebon, and Indramayu Regions of West Java Province. Inventory is intended as an effort to collect verbal and written information that is still scattered and explore information that has not been discovered so far. Documentation is to systematically compile and store / capture information about community handicraft products that have been successfully inventoried. Literacy is describing community handicraft products that are successfully inventoried and documented, in three languages: Indonesian, English and Arabic with the aim that Indonesian people's handicraft products from various regions can be known domestically, ASEAN, and abroad. The method used in this research is descriptive analytic method with ethnographic research type to describe one form of regional culture, namely folk craft. With this method, the steps taken by the researcher are: determination of focus and locus; Data collection is based on native's point of view and: makes accurate and replicable ethnographic expositions of handicraft products in the Sumedang, Cirebon, and Indramayu regions. The interim results obtained were the compilation of inventories and documentation of handicraft products in 3 regions and dividing them into clusters based on the centers of the craft. In Sumedang District there are four clusters, five in Cirebon District, and in Indramayu District there are three clusters.Keywords: literacy, regional craft, local cultur
KARAKTERISTIK MAHASISWA ASING BELAJAR PADA PERGURUAN TINGGI DI KABUPATEN BADUNG, BALI
ABSTRAKInternasionalisasi pada Perguruan Tinggi dipercaya mampu memperluas wawasan seseorang. Program internasionalisasi Perguruan Tinggi dapat dilakukan melalui Outbound maupun Inbound. Salah satu program Inbound yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi di Kabupaten Badung, Bali adalah menerima mahasiswa asing untuk belajar minimal 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mahasiswa asing yang sedang dan pernah belajar di di Kabupaten Badung. Pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 105 mahasiswa yang tersebar pada Perguruan Tinggi yang bertempat di Kabupaten Badung. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa Bali sangat diminati oleh mahasiswa perempuan (68,6%) dari Eropa berumur 21-24 tahun (67,6%), dimana 64,8% dari Jerman, 9,5% dari Finlandia. Mahasiswa perempuan lebih tertarik karena promosi di social media mengenai Bali sebagai destinasi dan besar faktor karena ajakan teman. Bali yang terkenal akan destinasi kunjungan internasional terutama budaya dan pariwisatnya mampu menarik mereka dengan latar belakang pendidikan Internasional bisnis 18,1%; intercultural studies 10,5%, dan Hotel and Restaurant Management 8,6%. Mahasiswa asing memilih Bali sebagai destinasi belajar dengan durasi waktu 6 bulan dalam bentuk sertifikat program 44,8% maupun program pertukaran 41%. Sebagai sarana pendukung selama belajar di Bali, 84,8% mahasiswa memilih tempat tinggal dengan harga minimal Rp. 2.000.000/bulan dengan preferensi terdapat kolam renang; untuk kebutuhan makanan 47,6% menghabiskan minimal Rp. 2.000.000/bulan dengan memilih menu lokal hanya sesekali ke restaurant; 47.6% memilih menyewa motor matic sebagai sarana transportasi dengan kisaran harga sewa Rp. 1.000.000 – Rp. 2.000.000/bulan; menunjang kebutuhan personal 52,4% menghabiskan maksimal Rp. 2.000.000/bulan dan 28,6% menghabiskan lebih dari Rp. 2.000.000/bulan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mendesain program, menyediakan fasilitas penunjang pendidikan, yang akhirnya dapat digunakan sebagai strategi pengembangan wisata edukasi.Kata kunci: Karakteristik, mahasiswa asing, wisata edukasi ABSTRACTInternationalization in higher education is believed to expand student’s perspective. Higher education internationalization Program can be done through Outbound or Inbound. One of the Inbound programs conducted by higher education in Badung Regency, Bali is to accept foreign students to study at least 6 months. This research aims to determine the characteristics of foreign students who are currently and have studied in Badung regency. Data retrieval is carried out through the dissemination of the questionnaire, interviews, observations, and documentation of 105 students in the universities located in Badung Regency. The research identifies that Bali is highly enthused by female students (68.6%) Of Europe aged 21-24 years (67.6%), of which 64.8% from Germany, 9.5% from Finland. Female students are more interested in promoting social media about Bali as a destination and main factor because of the call for friends. Bali is famous for its international tourist destinations, especially its culture and tourism which able to attract those who study international business 18.1%; Intercultural studies 10.5%, and Hotel and Restaurant Management 8.6%. Foreign students choose Bali as aeducation destination with a duration of 6 months in the form of a program certificate of 44.8% or exchange program 41%. As a supporting facility during the study in Bali, 84.8% of students choose a place to stay with a minimum price of Rp. 2.000.000/month with preference swimming pool; 47.6% student’s food consumptionis minimum of Rp. 2.000.000/month by preferring local menu and only occasionally dine out in a restaurant; 47.6% choose to rent automatic scooter as a transportation mode with the price range of Rp. 1 million – Rp. 2.000.000/month; 52.4% spend a maximum of Rp. 2.000.000/month and 28.6% spend more than Rp. 2.000.000/month for personal expenses. The results of this research are expected to be used to design the program, providing educational support facilities, which can eventually be used as an educational tourism development strategy.Keywords: characteristics, foreign students, educational tou
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI MENGGUNAKAN METODE AHP DAN VIKOR PADA ITB STIKOM BALI
ABSTRACTStudent selection is a process to find academically capable students who are good forlearning in an educational institution, certainly need a method that can develop various assessmentcriteria. In making a fast and appropriate decision must be supported by a system. This researchuses the Analytic Hierarchy Process (AHP) method because this method is able to provide moreaccurate information, where the AHP method is used to determine the weight of the assessmentcriteria. The VIKOR method is used to rank prospective students because this method hasadvantages in the ranking process by having preference values for ranking and can overcome theranking of many alternatifs more easily. The ranking generated from the process is quite consistentbecause even though the value of V changes the ranking results do not experience significantchanges.Keywords: DSS, Grants, Bidikmisi, AHP, VIKOR.ABSTRAKSeleksi mahasiswa baru adalah suatu proses untuk mencari mahasiswaberkemampuanakademis baik untuk belajar disuatu lembaga pendidikan, tentu mebutuhkan suatu metode yangdapat membertibangkan berbagai kriteria penilaian. Dalam mengambil suatu keputusan yang cepatdan tepat haruslah didukung oleh sebuah sistem. Peneitian ini mengunakan metode AnalyticHierarchy Process (AHP) karena metode ini mampu memberikan informasi yang lebih akurat,dimana metode AHP digunakan untuk menentukan bobot dari kriteria penilaian.Metode VIKORdigunakan untuk melakukan perangkingan terhadap calon mahasiswa karena metode ini memilikikelebihan pada proses pemeringkatan dengan memiliki nilai preferensi untuk pemeringkatan dandapat mengatasi pemeringkatan banyak alternatif dengan lebih mudah.Rangking yang dihasilkandari proses tersebut cukup konsisten karena walaupun nilai V berubah hasil perangkingan tidakmengalami perubahan signifikan.Kata kunci: SPK, Beasiswa, Bidikmisi, AHP, VIKO