E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    IDEOLOGY IN TRANSLATION OF CULTURAL LEXICAL ITEMS WITH REFERENCE TO PERBURUAN AND FUGITIVE

    No full text
    ABSTRACTThis study aimed at describing the translation strategies, methods, and ideologies in translationof an Indonesian novel Perburuan which was translated into English Fugitive. A Methodologyfor Translation proposed by Vinnay and Darbelnet (2004), was used to explain how thetranslation strategies applied at word or phrase level. Further, “V†Diagram proposed by NewMark (1988), was used to describe how the translation methods applied at sentence level. Attext level, translator’s orientations and extent of mediation proposed by Hatim and Munday(2004), and Munday (2006) were utilized to explain the implementation of The Ideology ofTranslating and The Translation of Ideology. It was found in the study that The Ideology ofForeignizing was more dominant to Ideology of Domesticating. It indicated that there wereattempts done by the translator to introduce the source language foreign cultural lexical itemsto the target language reader.Keywords: (In)visibility, cultural lexical items, the ideology of translating, the translation ofideologyABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi, metode, dan ideologi penerjemahandalam terjemahan novel bahasa Indonesia Perburuan ke dalam novel bahasa Inggris Fugitive.Metodologi Penerjemahan yang diusulkan oleh Vinnay dan Darbelnet (2004) digunakan untukmenerangkan bagaimana strategi penerjemahan diterapkan pada level kata dan frasa.Selanjutnya, diagram “V†yang diusulkan oleh Newmark (1988) digunakan untukmendeskripsikan bagaimana metode penerjemahan diterapkan pada level kalimat. Pada levelteks, mediasi orientasi penerjemah dan perluasan mediasi yand diusulkan oleh Hatim danMunday (2004), dan Munday (2006) digunakan untuk menjelaskan Ideologi Penerjemahan danTerjemahan Ideologi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa Ideologi Foreignisasi lebihdominan daripada Ideologi Domestikasi. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat usaha yangdilakukan penerjemah untuk mengenalkan item-item leksikal budaya asing bahasa sumber kedalam pembaca bahasa target.Kata kunci: (In)visibility, item-item leksikal budaya, ideologi penerjemahan, terjemahanideolog

    THE ANALYSIS OF TRANSLATION TECHNIQUES OF ARCHITECTURAL TERMS FOUND IN MODERN INTERIOR DESIGN

    No full text
    ABSTRACTThis paper entitled The Analysis of Translation Techniques of Architectural Terms Found inModern Interior Design is mainly aimed at identifying the translation techniques used by the translator totranslate the architectural terms and is also aimed at analyzing the constituent structure of the architecturalterms in the target language. The data focused on the translation of architectural terms found in the bilingualbook of interior design compilations entitled Modern Interior Design. In the early stages of observation hasfound there are some different structure of phrase that used in architectural term from the source languagethat used by the translator to make them acceptable in target language. So this research tried to identify howthe different structure of both source and target language to describe architectural term to be accepted intranslation as the technique of the translation process. Moreover the translation technique that used by thetranslator analyzed to find out why that be acceptable in target language. The method of collecting the datain this research used direct observation method. The bilingual book of Modern Interior Design read. Then,the sentences that represent the architectural terms chose. After the data collected, they analyzed. The dataanalyzed is the results of the research. There are two main theories used in analyzing the data; the theoryof translation technique is proposed by Molina ad Albir (2002) and supporting theory from Brown & JimMiller (1990) about constituent structure to compare the structure of source language and target language.Keywords: translation technique, architectural term, constituent structureABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengidentifikasi teknik terjemahan yang digunakan oleh penerjemah untukmenerjemahkan istilah arsitektur dan juga bertujuan untuk menganalisis struktur konstituen istilaharsitektur dalam bahasa target. Data berfokus pada terjemahan istilah arsitektur yang ditemukan dalambuku dwibahasa kompilasi desain interior berjudul Desain Interior Modern. Pada tahap awal pengamatantelah ditemukan ada beberapa struktur frasa berbeda yang digunakan dalam istilah arsitektur dari bahasasumber yang digunakan oleh penerjemah untuk membuatnya diterima dalam bahasa target. Makapenelitian ini mencoba mengidentifikasi bagaimana perbedaan struktur baik bahasa sumber maupunbahasa target untuk menggambarkan istilah arsitektural yang dapat diterima dalam penerjemahan sebagaiteknik proses penerjemahan. Selain itu teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dianalisisuntuk mencari tahu mengapa itu dapat diterima dalam bahasa target. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan metode observasi langsung. Buku bilingual dari Desain Interior Moderndibaca. Kemudian, kalimat yang mewakili istilah arsitektur dipilih. Setelah data terkumpul, merekamenganalisa. Data yang dianalisis adalah hasil penelitian. Ada dua teori utama yang digunakan dalammenganalisis data; teori teknik penerjemahan dikemukakan oleh Molina ad Albir (2002) dan teori pendukung dari Brown & Jim Miller (1990) tentang struktur penyusun untuk membandingkan strukturbahasa sumber dan bahasa target.Kata kunci: teknik terjemahan, istilah arsitektur, struktur bahas

    DICTION ANALYSIS IN MAKING EMPATHETIC RESPONSES FOR DIABETIC OF NURSING STUDENT IN STIKES BINA USADA BALI

    Get PDF
    ABSTRACTEnglish for specific purposes is useful to be used in some sectors like tourism, hospital, law,and so on. In STIKES Bina Usada Bali especially, the students as the second language learnermay face some errors during learning how to use the correct English expression. They hardlychoose the correct word or expression when they try to speak to the patient in makingempathetic responses especially for diabetic. This study aimed at describing diction byidentifying meaning and supporting element context and the implication toward Englishlearning especially in making empathetic responses for diabetic of nursing student of StikesBina Usada Bali. This research used the descriptive qualitative method. In the form of researchword used in making empathetic responses for diabetic when the student do speaking activity.Data analysis based on the use of word meaning denotation and connotation context.Keywords: diction, speaking, empathetic responses, diabeticABSTRAKEnglish for Spesific Purposes berguna untuk digunakan di beberapa sektor seperti pariwisata,rumah sakit, hukum, dan sebagainya. Di STIKES Bina Usada Bali khususnya, siswa sebagaipelajar bahasa kedua mungkin menghadapi beberapa kesalahan selama belajar bagaimanamenggunakan ekspresi bahasa Inggris yang benar. Mereka tidak memilih kata atau ungkapanyang benar saat mereka mencoba berbicara kepada pasien dalam membuat respons empatiterutama untuk penderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan diksi denganmengidentifikasi makna dan elemen pendukung dan implikasinya terhadap pembelajaranbahasa Inggris terutama dalam membuat tanggapan empati untuk penderita diabetes pada siswaKeperawatan Bina Usada Bali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalambentuk kata penelitian yang digunakan dalam membuat respons empati untuk penderitadiabetes saat siswa melakukan aktivitas berbicara. Analisis data didasarkan pada penggunaankata yang berarti denotasi dan konotasi konteks.Kata kunci: diksi, berbicara, respon empati, diabete

    ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DENGAN VARIABEL MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi Pada Koperasi Asadana Semesta Denpasar)

    Get PDF
    ABSTRACT The purpose of this study is to describe job satisfaction, OCB, and organizational commitment, to analyze the influence of job satisfaction on OCB, to analyze the effect of job satisfaction on organizational commitment, to analyze the influence of organizational commitment to OCB, and to analyze the influence of job satisfaction to OCB through organizational com- maction on Cooperative Asadana Semesta Denpasar. In this study data analysis using Partial Least Square (PLS) model, with reflective indicator approach. The sampling technique was done purposively so that there were 54 respondents to be analyzed. Based on hypothesis testing that has been done, got: (1) job satisfaction have positive and significant effect to OCB. (2) Job satisfaction has a positive and significant impact on organizational commitment. (3) Organizational commitment has no significant positive effect on OCB; (4) organizational commitment is evident as a partial mediation variable between job satisfaction and OCB. Keywords; Job Satisfaction, Organizational Commitment and OCB.ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan kepuasan kerja,OCB, dan komitmen organisasional,menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap OCB, menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional, menganalisis pengaruh komitmen organisasional terhadap OCB, serta menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap OCB melalui komimen organisasional pada Koperasi Asadana Semesta Denpasar. Dalam studi ini analisis data menggunakan model Partial Least Square (PLS), dengan pendekatan indikator reflektif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sehingga didapat sebanyak 54 responden untuk dianalisis. Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, didapat: (1) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. (2) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. (3) Komitmen organisasional berpengaruh positif tidak signifikan terhadap OCB.; (4) komitmen organisasional terbukti sebagai variabel mediasi parsial antara kepuasan kerja dengan OCB.Kata kunci; Kepuasan Kerja,Komitmen Organisasional dan OC

    ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN JASA PERHOTELAN PADA BEBERAPA HOTEL BINTANG LIMA KUTA - BADUNG

    Get PDF
    ABSTRACTThis study aims to (1) Identify and analyze internal environmental factors owned by Five Star Hotels, (2) Identify and analyze external environmental factors faced by Five Star Hotels, (3) Formulate and choose appropriate alternative marketing services for Five Star Hotels, based on analysis. The data used in this study consisted of two types, namely primary data and secondary data. The analysis in this study begins by identifying the company's internal and external environmental factors. The strategy formulation is carried out through three stages of implementation. The first stage is the input stage (the input stage) using IFE and EFE matrices. The second stage is the matching stage (using the SWOT matrix). Based on the SWOT matrix analysis.The third stage is the decision stage (the decision stage) by using AHP to set priorities for the right marketing strategy for the company. The tool used was the Microsoft Excel 2010 computer program. The results showed that the five-star hotel in Kuta Bali was in an internal strategy position of 3.62 and an external strategy of 3.51 meant that it could still increase sales and productivity of the hotel was still good.Keywords : Internal Factor Analysis, External Factor Analysis, Marketing Strategy.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor lingkungan internal yang dimiliki Hotel Bintang Lima, (2) Mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor lingkungan eksternal yang dihadapi Hotel Bintang Lima, (3) Merumuskan dan memilih alternatif strategi pemasaran jasa yang tepat bagi Hotel Bintang Lima, berdasarkan analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Analisis dalam penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Perumusan strategi dilakukan melalui tiga tahap pelaksanaan. Tahap pertama adalah tahap masukan (the input stage) dengan menggunakan matriks IFE dan EFE. Tahap kedua adalah tahap pencocokan (the matching stage) dengan menggunakan matriks SWOT. Berdasarkan analisis matriks SWOT, Tahap ketiga yaitu tahap pengambilan keputusan (the decision stage) dengan menggunakan AHP untuk menetapkan prioritas strategi pemasaran yang tepat bagi perusahaan. Alat bantu yang digunakan adalah program komputer Microsoft Excel 2010. sehingga dari hasil tersebut menunjukkan hotel bintang lima di kuta Bali ada pada posisi internal strategi 3,62 dan external strategi 3,51 artinya masih bisa meningkatkan penjualan dan produktivitas hotel masih baik.Kata Kunci: Analisa Faktor Internal, Analisa Faktor External, Strategi Pemasaran

    Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis IPTEK bagi Guru SD Terpencil di Kecamatan Sabbangparu

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan pelaksanaan program PKM ini adalah: (a) Membentuk kelompok kerja guru (KKG), (b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran dengan pendekatan IPTEK terapan, (c) melatih pembuatan media pembelajaran dengan pendekatan IPTEK terapan, (d) melatih dan mendampingi cara penggunaan media pembelajaran di kelas. Metode pelaksanaan kegiatan mengadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil pelaksanaan program adalah (a) terbentuk 7 kelompok kerja guru dengan masing - masing anggota sebanyak 4 sampai 9 orang yang dibentuk berdasarkan lokasi daerah; (b) adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pembuatan media pembelajaran dengan pendekatan IPTEK terapan, dari kategori “cukup†menjadi “baikâ€; (c) dihasilkan media (alat peraga) untuk siswa SD, (d) kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran dalam di kelas berkualitas “baikâ€.Kata kunci: pembuatan media, SD terpencilABSTRACTThe objectives of this community partnership (PKM) program are: (a) To form teacher working group (KKG), (b) to improve teachers' knowledge and skill about making instructional media with applied science and technology approach, (c) to train the making of instructional media with applied science and technology approach, (d) to train and assist the use of instructional media in the classroom. The method of adopting the action research implementation includes four stages: program planning, program implementation, observation and evaluation, and reflection. The results of program implementation are (a) 7 teacher working groups with 4 to 9 members formed based on the location of the area; (b) the increased knowledge and skills of teachers on the making of instructional media with applied science and technology approach, from the "enough" to the "good" category; (c) generated media (props) for elementary students, (d) teachers' ability to use instructional media in "good" quality category.Keywords: educational media, remote elementary schoo

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS MAHASISWA

    No full text
    AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model Project Based Learning berbasis lesson study terhadap hasil belajar dan kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran Pengolahan Usaha Boga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Dhyana Pura. Obyek dari penelitian ini adalah hasil belajar dan kreativitas mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan Prosentase rerata hasil belajar pada siklus I sebesar 75% dengan katagori baik, meningkat pada siklus II menjadi 85% dengan katagori sangat baik. Prosentase rerata Kreativitas mahasiswa pada siklus I sebesar 68,9% dengan katagori cukup, meningkat pada siklus II menjadi 86,8% dengan katagori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbasis lessson study pada matakuliah Pengolahan Usaha Boga mampu meningkatkan hasil belajar dan kreativitas mahasiswa.Kata kunci : Project based learning, lesson study, hasil belajar, kreativitas.AbstractThe purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of the Project Based Learning model based on lesson study on the learning outcomes and creativity of students in the learning of Food Business Learning. This type of research is classroom action research with observation methods. The subjects in this study were the sixth semester students of the Family Welfare Education Study Program, Dhyana Pura University. The object of this research is student learning outcomes and creativity. The results of this study indicate that the percentage of average learning outcomes in the first cycle is 75% with a good category, increasing in the second cycle to 85% with a very good category. The percentage of student creativity in the first cycle was 68.9% with enough categories, increasing in the second cycle to 86.8% with a very good category. So that it can be concluded that the application of the lessson study based Project Based Learning model in the Food Business Processing subject is able to improve student learning outcomes and creativity.Keywords: Project based learning, lesson study, learning outcomes, creativity

    PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL MEGOAK-GOAKAN TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B DI TK WIDYA MEKAR SARI PADANGSAMBIAN KLOD

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial-emosional antara kelompok anak yang belajar melalui permainan tradisional megoak-goakan dengan anak yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan quasi exsperimental design dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak Kelompok B TK Widya Mekar Sari yang berjumlah 76 orang anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah Kelompok B1 berjumlah 22 anak sebagai Kelompok eksperimen dan Kelompok B3 berjumlah 22 anak sebagai Kelompok kontrol. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil yang didapat thitung 4,56 dan ttabel 1,682 (pada taraf signifikansi 5% dengan dk 42). Oleh karena thitung 4,56 > ttabel 1,682, maka dapat disimpulkan bahwa permainan megoak-goakan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial-emosional pada anak Kelompok B TK Widya Mekar Sari.Kata Kunci: Permainan Tradisional, Megoak-Goakan, Sosial-Emosional.ABSTRACTThis study aims to determine the socio-emotional development between groups of children who learn through traditional games megoak-goakan compared to children who study conventionally. This research is a quasi experiment design with nonequivalent control group design. The population in this study were all children of Group B TK Widya Mekar Sari, amounting to 76 children. Sampling is done by cluster random sampling technique. The sample of this study was Group B1 totaling 22 children as an experimental group and B3 group amounted to 22 children as a control group. The results of the research data were analyzed using descriptive analysis and inferential statistics using the t-test. Based on the results obtained t count 4.56 and t table 1.682 (at a significance level of 5% with dk 42). Because of tcount 4.56> t table 1.682, it can be concluded that the game megoak-goakan has a significant effect on the social-emotional development of the children of Group B TK Widya Mekar Sari.Keywords: Traditional Games, Megoak-Goakan, Social-Emotiona

    Motivasi Wisatawan Berkunjung Ke Vihara Dharma Giri Kabupaten Tabanan

    No full text
    ABSTRACTThe uniqueness of Bali that characterizes itself making it as the major tourist destination. Vihara Dharma Giri into a tourist attraction that is also a spiritual tour is located in Pupuan Street, Pupuan Sub-District, Tabanan District, Bali Province. Vihara Dharma Giri is famous for its uniqueness and other than as a place of worship for Buddhists, there is also a large and very phenomenal sleeping Buddha statue, supported by the natural atmosphere surrounding, it is still natural and the cool weather around the Vihara Dharma Giri. The study was conducted in Vihara Dharma Giri is located in Pupuan Street, Pupuan Sub-District, Tabanan District, Bali Province. As informants are some the foundation of the Vihara Dharma Giri. The study is conducted by purposive sampling technique. As the respondents, there were 30 foreign and domestic travelers. Sampling is done by accidental sampling technique. The results showed the potential of Vihara Dharma Giri as a spiritual tourist attraction are the natural dan cultural attractions. Tourists visiting motivation are dominated by attraction of art and culture because of its buildings and historical place 13.3% of respondents. Indicator of the perception in terms of tourist attractions variables, that gaining excellent ratings is the architecture, with an average score of 4.3. Art and culture 4.6, spiritual 4.3. Indicator of the accessibility variable that gain the excellent assessment is the location of objects with an average score of 4,6. Variables of the amenities/ fasilities indicator place of worship, toilet, and parking area, gaining good assessment with an average score 3,8, but tourist perception for the some hotels arround the Tabanan District still needs to be improved. The last variable is tourism organizations/managers and indicator that gain excellent perception is the cleanliness and safety with a score average of 4.5. Based on the research results, the existence of Vihara Dharma Giri as a tourist attraction in Tabanan District overall got good perception assessment and must be followed up indicators that is considered bad by the respondents, in order to improve the assessment perception of visitors.Keywords: Tourist Attraction, Tourist Needs, Driving Factor.ABSTRAKBali sebagai salah satu tujuan wisata utama karena Bali memiliki keunikan budaya yang menjadi ciri khas daerah Bali itu sendiri. Vihara Dharma Giri yang menjadi daya tarik wisata yang juga menjadi wisata rohani, yang berlokasi di Jalan Raya Pupuan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Vihara Dharma Giri terkenal dengan keunikannya karena selain sebagai tempat peribadatan bagi umat Budha juga terdapat patung Budha tidur yang besar dan sangat fenomenal dan didukung dengan suasana alam disekitarnya yang masih asri dan cuaca yang sejuk di kawasan Vihara Dharma Giri. Penelitian dilakukan di Vihara Dharma Giri, Jalan Raya Pupuan, kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Sebagai informan adalah pengurus yayasan Vihara Dharma Giri yang dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sebagai responden adalah 30 orang wisatawan mancanegara dan nusantara, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki Vihara Dharma Giri sebagai daya tarik wisata rohani yaitu potensi wisata alam, dan potensi wisata budaya. Motivasi wisatawan berkunjung didominasi oleh motivasi karena faktor atraksi seni dan budaya karena bangunan dan tempat sejarah yaitu sebanyak 13,3% responden, persepsi wisatawan ditinjau dari variabel atraksi, indikator yang memperoleh penilaian sangat baik (SB) adalah arsitekstur bangunan dengan rata –rata skor 4,3, seni dan budaya dengan rata-rata skor 4,6, spiritual 4,3. Dari variabel aksesibilitas indikator yang memperoleh penilaian sangat baik (SB) adalah lokasi objek dengan rata-rata skor 4,6 dari variabel amenitas/fasilitas –fasilitas indikator tempat beribadah, kamar mandi/MCK dan area parkir memperoleh penilaian baik (B) dengan rata-rata skor 3,8, tetapi persepsi wisatawan terhadap hotel – botel yang berada di sekitar Kota Tabanan mendapat penilaian cukup dengan skor 3,2 karena fasilitas hotel yang masih perlu ditingkatkan. Variabel terakhir yaitu organisasi kepariwisataan/ pengelola indikator yang memperoleh penilaian pesepsi sangat baik (SB) yaitu kebersihan dan keamanan di Vihara Dharma Giri dengan skor rata-rata 4,5.Berdasarkan hasil penelitian, keberadaan Vihara Dharma Giri sebagai daya tarik wisata rohani di Kabupaten Tabanan secara keseluruhan mendapat penilaian persepsi baik, perlu ditindaklanjuti indikator-indikator yang dinilai cukup oleh para responden agar dapat meningkatkan penilaian persepsi dari pengunjung.Kata kunci: Atraksi Wisata, Kebutuhan Wisatawan, Faktor Pendorong

    ANIMASI 3D SEBAGAI MEDIA PROMOSI ITB STIKOM BALI 3D ANIMATION FOR PROMOTIONAL MEDIA ITB STIKOM BALI

    No full text
    ABSTRACTIn marketing introducing the STIKOM Bali ITB campus to the wider community, the ITB campus STIKOM Bali already has several media information such as company profile videos, live shot advertisements, brochures and billboards. And the marketing team also uses several social media that are often used by the community. Like Facebook and YouTube Instagram. Although it already has a fairly complete information media coupled with the use of social media. ITB STIKOM Bali still needs a medium of information that provides interesting and unique visuals such as the use of animation. Seeing these problems, in this study the author wants to make a medium of information in the form of 3-dimensional animation that can provide visualization results to be more because with media using 3D animation can provide better and more interesting visual results to the community. In completing this study the authors conducted 3 approaches, first with the research and development (R & D) method. plus 2 approaches in the animation production stage. That is the use of motion blur and the addition of CGI effects. And the results of these products will be tested for feasibility using the Black box testing method.Keywords: 3D, Animation, Multimedia, Research and DevelopmentABSTRAKDalam pemasaran memperkenalkan kampus ITB STIKOM Bali pada masyarakat luas, kampus ITB STIKOM Bali sudah memiliki beberapa media informasi seperti video company profile, iklan live shot, brosur dan baliho. Serta tim pemasaran juga memanfaatkan beberapa social media yang sering digunakan oleh masyarakat. Seperti instagram facebook dan youtube. Walaupun sudah memiliki media informasi yang cukup lengkap ditambah dengan pemanfaatan social media. ITB STIKOM Bali masih membutuhkan sebuah media informasi yang memberikan visual yang menarik dan unik seperti penggunaan animasi. Melihat permasalahan tersebut, pada penelitian kali ini penulis ingin membuat sebuah media informasi berupa animasi 3 dimensi. Dikarenakan dengan media informasi menggunakan animasi 3D dapat memberikan hasil visualisasi yang lebih baik, menarik dan unik kepada para masyarakat. Dalam meyelesaikan penelitian ini penulis melakukan 3 pendekatan, pertama dengan metode research and development (R&D). ditambah 2 pendekatan dalam tahap produksi animasi. Yaitu penggunaan Motion Blur serta penambahaan effect (CGI) Computer Ganerated Imagery. Dan hasil dari produk tersebut akan diuji kelayakannya dengan menggunakan metode Black box testing.Kata kunci: 3D, Animasi, Multimedia, Research and Developmen

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!