3121 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IX B7 SMP NEGERI 6 SINGARAJA
AbstrakPenelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPA dengan model Discovery Learning sehingga efektif meningkatkan prestasi belajar siswa. Tindakan pembelajaran dilakukan dalam dua siklus melibatkan siswa kelas IX B7 semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019. Objek penelitiannya adalah meningkatkan prestasi belajar IPA siswa pada materi pelajaran Sistem Tata Surya. Prestasi belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan hasilnya dianalisis secara deskriptif kuantiitatif. Tindakan pembelajaran dinyatakan berhasil, apabila skor rata-rata siswa mencapai minimal 77 dan jumlah siswa tuntas belajar 85%. Hasil tindakan pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa pada siklus I dan II dariprestasi belajar sebelum tindakan (prasiklus). Skor rata-rata prestasi belajar siswa pada prasiklus sebesar 72.70, pada siklus I meningkat menjadi 78.83, dan pada siklus II meningkat menjadi 85. Ketuntasan kelas pada prasiklus sebesar 43.33%, pada siklus I meningkat menjadi 76.67%, dan pada siklus II menjadi 86.67%. Kesimpulan dari penelitian tindakan ini yaitu bahwa penerapan model Discovery Learning mampu meningkatkan prestasi belajar IPA, dimana siswa mencapai nilai ketuntasan belajar minimal dan ketuntasan kelas yang ditetapkan sekolah.Kata kunci: Discovery Learning, IPA, prestasi belajarAbstractClassroom action research (CAR) is conducted aimed at improving the quality of the science learning process with the Discovery Learning model so that it is effective in improving student learning achievement. The learning action is carried out in two cycles involving students in class IX B7 even semester 2018/2019 Academic Year. The object of his research is to increase students' learning achievement in the subject matter of the Solar System. Students' natural science learning achievements were collected by the test method and the results were analyzed in a quantitative descriptive manner. The action of learning is declared successful, if the average student score reaches a minimum of 77 and the number of students completing learning 85%. The results of learning actions indicate an increase in student achievement in cycles I and II of the achievement of learning before the action (pre-cycle). The average score of student learning achievement in pre-cycle of 72.70, in the first cycle increased to 78.83, and in the second cycle increased to 85. Completion of classes in the pre-cycle of 43.33%, in the first cycle increased to 76.67%, and in the second cycle to 86.67% . The conclusion of this action research is that the application of the Discovery Learning model can improve the learning achievement of science, where students achieve the value of minimal learning completeness and class completeness determined by the school.Keywords: Discovery Learning, science, learning achievemen
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DENGAN ASUPAN ZAT BESI PADA REMAJA
ABSTRAKRemaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yaitu adanya perubahan fisik, fisiologis, dan psikologi. Media sosial merupakan salah satu yang dapat membawa perubahan perilaku pada remaja yang diakibatkan oleh perkembangan internet, media sosial dapat memudahkan remaja untuk mengakses informasi yang dibutuhkan dan berkomunikasi. Rancangan penelitian cross sectional sampel berjumlah 30 remaja. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan purposive sampling, analisis data statistik uji Somers’d dengan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan frekuensi pengunaan media sosial dengan asupan zat besi (p<0,05), namun tidak ada hubungan durasi dan pemanfaatan isi pesan media sosial dengan asupan zat besi (p>0,05). Pemanfaatan media sosial yang tepat dapat membantu memperbaiki asupan zat besi remaja.Kata kunci: Social Media, Iron Intake, AdolescentsABSTRACTAdolescent is a transition period from children to adults, there are change of physical, physiological, and psychological. Social media is one that can bring changes behavior in adolescents that caused by the development of internet, social media can facilitate adolescents to access information and to communicate easily. The cross-sectional study design sample was 30 adolescents. The sampling technique used purposive sampling, analysis of Somers'd test data by using SPSS version 22. The results showed that there was correlation between the frequency of using social media and iron intake (p <0.05), but there was no relationship between duration and utilization of contents social media messages with iron intake (p> 0.05). Using the right social media can help improve adolescents’ iron intake.Keywords: Social Media, Iron Intake, Adolescent
DIVERSIFIKASI PRODUK LOKAL YANG BERDAYA SAING GLOBAL BERBASIS TANAMAN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA)
ABSTRAKPemanfaatan tanaman lokal untuk pengobatan tradisional merupakan warisan dari generasike generasi. Tanaman Kirinyuh (Chromolaena odorata) dikenal luas sebagai bahan obat khususnyadi Sumbawa untuk pengobatan luka dan pendarahan. Berbagai uji dilakukan untuk mengetahuidaya penghambatan terhadap bakteri, uji penyembuhan untuk mengetahui anti infalamasi dankemampuan antioksidan. Penelitian telah membuktikan kemampuan dari metabolit sekunder yangterkandung dalam tanaman, namun belum ada produk nyata yang dihasilkan dari pembuktianpembuktian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan secara luas adanya inovasiproduk lokal berbasis tanaman kirinyuh menjadi produk produk di bidang kesehatan dan obat sertahasil ujia produk yang dihasilkan. Metode penelitian yang dilakukan mencakup uji experimentalzona hambat dan efektifitas produk yang diaplikasikan secara langsung pada penggunaan produksehari hari. Penelitian ini memaparkan bahwa, potensi metabolit sekunder tanaman Kirinyuh dapatdiinovasikan pada produk bioteknologi kesehatan dengan diversifikasinya berupa sprayer antisepticdan sabun herbal. Produk yang membawa nama Kirinyuh Center telah memproduksi beberapainvasi produk seperti sprayer antiseptic dan sabun kirinyuh dan saat ini terus dikembangkan untukproduk kesehatan lainnya seperti salep, body scrub, masker wajah, serum, toner dan pasta gigi.Kata kunci: potensi lokal, Kirinyuh, produk, inovasi, kesehata
IDENTIFIKASI JENIS ALKOHOL PADA ARAK YANG DIJUAL DI KECAMATAN SIDEMEN, KARANGASEM DENGAN MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI GAS
ABSTRAKKabupaten Karangasem merupakan tempat produksi arak khususnya di Kecamatan Sidemen. Arak digunakan di Bali sebagai minuman tradisional dan dikonsumsi saat acara keagamaan. Arak merupakan minuman hasil fermentasi dari nira kelapa dan melalui proses penyulingan. Arak di Bali diproduksi secara tradisional dengan menggunakan alat yang sederhana. Arak mengandung alkohol jenis etanol. Kasus keracunan arak semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh arak dicampurkan dengan metanol. Metanol dapat menyebabkan kematian apabila dikonsumsi karena di dalam tubuh metanol dimetabolisme menghasilkan formaldehid. Telah dilakukan identifikasi jenis alkohol dalam arak yang dijual di Kecamatan Sidemen dengan menggunakan metode kromatografi gas. Hasil kromatogram dari kromatografi menunjukkan tidak adanya kroatogram metanol. Hal ini menunjukkan arak hasil produksi tidak menghasilkan dan mengandung metanol dan kemungkinan dicampurkan saat di distribusikan ke pejual.Kata kunci: arak, minuman beralkohol, kromatografi gas.ABSTRACTKarangasem Regency is a place for wine production especially in Sidemen District. Arak is used in Bali as a traditional drink and consumed during religious events. Arak is a fermented beverage from coconut juice and through the distillation process. Arak in Bali is traditionally produced using simple tools. Arak contains ethanol alcohol. The case of wine poisoning is increasing. This is caused by the wine mixed with methanol. Methanol can cause death if consumed because in the body methanol is metabolized to produce formaldehyde. Identification of the type of alcohol in the wine that has been sold in Sidemen Subdistrict has been done using gas chromatography method. Chromatogram results from chromatography showed no methanol chromatogram. This shows that the product of wine does not produce and contains methanol and may be mixed when distributed to the seller. Keywords: wine, alcoholic drinks, gas chromatograph
PENGARUH METODE PENGERINGAN TERHADAP KANDUNGAN TOTAL FENOL CASCARA KOPI ARABIKA (Coffea arabika L.)
ABSTRAKCascara merupakan produk olahan kulit buah kopi yang mengalami proses sortasi, pencucian buah kopi, pengupasan dan pengeringan kulit buah kopi. Teh kulit buah kopi (Cascara) telah banyak beredar di pasaran internasional, namun masih jarang ditemui di Indonesia. Kulit buah kopi mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder salahsatunya golongan polifenol. Senyawa fenol memiliki aktivitas antioksidan, antitumor, antiviral dan antibiotik. Adanya proses pengeringan dalam pembuatan cascara akan berdampak pada kandungan fenol pada cascara yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan (oven dan sinar matahari) terhadap kandungan total fenol pada cascara kopi Arabica (Coffea arabika L.). Total fenol ditentukan dengan metode Follin Chiocalteau Phenol. Hasil analisa kandungan total fenol tertinggi pada cascara (kulit buah kopi berwarna hijau) dengan metode pengeringan sinar matahari selama 20 jam yaitu sebesar 1400,652mg/100g GAE. Kandungan total fenol terendah terdapat pada cascara dari kulit buah kopi (ceri kopi) berwarna merah dengan menggunakan metode pengeringan menggunakan oven 40oC selama 6 jam yaitu sebesar 289,808-319,812mg/100g GAE. Metode pengeringan dengan menggunakan sinar matahari merupakan metode pengeringan dengan suhu rendah, sehingga mampu mempertahankan komponen-komponen polifenol dari kerusakan akibat suhu tinggi.Kata kunci: Cascara, Total fenol, Kopi arabika, Pengeringan.ABSTRACTCascara is a product which undergoes a sorting process, washing, stripping and drying coffee fruit skin. fruit coffee skin tea (Cascara) has been widely visited on the international market, but is still rarely found in Indonesia. fruit coffee skin contains several metabolites, one of which is a polyphenol group. Phenol compounds have antioxidant activity, antitumor, antiviral and antibiotics. The drying process in making cascara will increase in the phenol content of cascara produced. This study discusses the method of drying (oven and sunlight) on the total content of phenol in Arabica (Coffea arabica L.) coffee. The amount of phenol is determined by the Follin Chiocalte Phenol method. The results of the analysis of the highest total phenol content in cascara (green fruit coffee peel) by the sun-drying method for 20 hours is equal to 1400,652mg / 100g GAE. The lowest total phenol content in cascara from fruit coffee skin (coffee cherry) is red using the drying method using a 40oC oven for 6 hours which is equal to 289,808-319,812mg / 100g GAE. The method of drying using sunlight is a method of drying with low temperatures, so as to be able to maintain the components of polyphenols from damage due to high temperatures.Keywords: Cascara, Total phenol, Arabica coffee, Drying
MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA LEMBAGA DESA ADAT MELALUI BUDAYA KERJA BERBASIS “CATUR MARGA†DI DESA BALI AGA KABUPATEN BULELENG
ABSTRACT This study aims to determine the improvement of the quality of human resources of the Desa Adat Institution through the Catur Marga-based Work Culture in Bali Aga Village, Buleleng Regency. This study uses a quantitative approach. The data analysis technique used in this study is SEM PLS Version 3.0. The sample used was 135 people with a t-table value for the significance level α = 0.05 of 1.960. The results showed that all the relationships studied showed positive and significant results, namely the influence of the Catur Marga-based Work Culture on HRM having a value of 4.477. Likewise, the effect of clan-based work culture on work productivity has a value of 31,010. And the relationship of Human Resource Management to Work Productivity has a value of 7.338. From the results of this study, it can be seen that Catur Marga-based Work Culture has a positive role because it is able to provide good results for improving the Quality of Human Resource Management and Work ProductivityKeywords: Catur Marga-based Work Culture, Human Resource Management, Work ProductivityABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas sumber daya manusia Lembaga Desa Adat melalui Budaya Kerja berbasis Catur Marga di Desa Bali Aga Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM PLS Versi 3.0. Sample yang digunakan sebanyak 135 orang dengan nilai t-tabel untuk tingkat signifikansi α=0,05 sebesar 1,960. Hasil penelitian menunjukan semua hubungan yang diteliti menunjukan hasil positif dan signifikan yaitu Pengaruh Budaya Kerja berbasis Catur Marga terhadap MSDM mempunyai nilai sebesar 4,477. Begitu juga pada Pengaruh Budaya Kerja berbasis Catur Marga terhadap Prduktivitas Kerja memiliki nilai sebesar 31,010. Dan hubungan Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Produktivitas Kerja memiliki nilai sebesar 7,338. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Budaya Kerja berbasis Catur Marga memiliki peran positif karena mampu memberikan hasil yang baik untuk peningkatan Kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja.Kata kunci: Budaya Kerja berbasis Catur Marga, Manajemen Sumber Daya Manusia, Produktivitas Kerj
ANDROID-SMART PARKING MOBILE (A-SPM): OPTIMALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI
ABSTRACTThe purpose of this research is to provide a conventional alternative parkingpayment system through smart devices android applications to support local revenue inBanyuwangi. The design method used in this study is the analytical method, and thequestionnaire for motor vehicle users. The results obtained are more efficient managementand easily accessible information about parking lots and payments that are already basedon balances or e-money so that users do not need to use cash and there are no morebrokers or fraudulent individuals.Keywords: android, smart parking mobile, revenue, Banyuwangi.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan alternatif sistem pembayaranparkir meggunakan aplikasi android untuk mendukung pendapatan asli daerahBanyuwangi. Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeanalisis, dan kuisioner terhadap pengguna kendaraan bermotor. Hasil yang didapat adalahsemakin efisien pengelolaan dan informasi yang mudah diakses tentang tempat parkir danpembayarannya pun yang sudah berbasis saldo atau e-money sehingga para penggunatidak perlu menggunakan uang cash dan tidak ada lagi calo atau oknum yang curang.Kata kunci: android, smart parking mobile, pendapatan, Banyuwang
KOMPONEN SENYAWA PENYUSUN LOLOH KUNYIT (curcuma longa, L) PRODUKSI DESA PEJENG, GIANYAR, SEBAGAI MINUMAN LOKAL MASYARAKAT BALI
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komponen senyawa penyusun dariminuman loloh kunyit produksi desa Pejeng, Gianyar, UKM I Made Mastra sebagai minumanlokal masyarakat yang ada di Bali. Loloh kunyit dari daerah Pejeng Gianyar ini terbuat daribahan kunyit lokal yang di tanam di daerah Pejeng, Gianyar, dipergunakan dalam kondisi masihsegar, artinya menjelang waktu produksi baru di panen. Bahan yang digunakan dalam satu kaliresep adalah 300 gr kunyit segar, 25 gr daun sirih dicuci bersih dan di kupas, kemudian di rajangkecil-kecil selanjutnya di blender kemudian di tambahkan 30 gr asam jawa, 100 gr gula merah,10 gr garam, dan 5 gr cabe, 5 gr terasi yang sudah di panggang (Suartana, 2018). Maslah yangdijumpai adalah minuman loloh kunyit ini belum diketahui komponen senyawa penyusunya.Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, sampel di analisis menggunakan metode GC-MSuntuk diidentifikasi kandungan komponen senyawa penyusunnya. Hasil penelitian menunjukkanbahwa diidentifikasi 12 senyawa yang terkandung di dalamnya yaitu: 2-Amino-1,3-propanadiol(14,65%), 1-propanol,2-methyl-(13,89%), 1,3,5-Triazine-2,4,6-triamine (5,99%), N-Nitroso-2-methyl-oxazolidine (2,16%), N,N-dimethylsuccinamic acid (6,50%), 5-hydroxymethylfurfural(5,33%), 1,3-cyclohexanediamine (1,21%), Hydantoic acid (2,73%), 5-amino-3-methylpyrazole(1,72%), 1-tetradecanamine (33,51%), azetidin-2-one 3,3-dimethyl-4-(1-aminoethyl) (7,84%),Isopropylamine, N-acetyl (4,47%).Kata Kunci: Pejeng Kelod, Minuman loloh Kunyit, GC-MS.ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the components of the constituent compoundsof turmeric loloh drinks produced by Pejeng village, Gianyar, UKM I Made Mastra as a localbeverage for the people in Bali. This round of turmeric from Pejeng Gianyar area is made fromlocal turmeric which is planted in Pejeng area, Gianyar, used in fresh conditions, meaning thatbefore the production time is harvested. The ingredients used in one recipe are 300 gr of freshturmeric, 25 gr of betel leaf washed and peeled, then chopped in small pieces then in a blenderthen add 30 gr of tamarind, 100 gr of brown sugar, 10 grams of salt, and 5 gr of chili, 5 gr of shrimp paste that has been roasted (Suartana, 2018). The problem encountered is that turmeric loloh drink is not known to its compound component. This research was conducted experimentally, the sample was analyzed using the GC-MS method to identify the constituent components of its constituent compounds. The results showed that 12 of the compounds contained therein were identified: 2-Amino-1,3-propanadiol (14.65%), 1-propanol, 2-methyl- (13.89%), 1,3,5- Triazine-2,4,6-triamine (5.99%), N-Nitroso-2-methyl-oxazolidine (2.16%), N, N-dimethylsuccinamic acid (6.50%), 5-hydroxymethylfurfural (5 , 33%), 1,3-cyclohexanediamine (1.21%), Hydantoic acid (2.73%), 5-amino-3-methylpyrazole (1.72%), 1-tetradecanamine (33.51%), azetidin-2-one 3,3-dimethyl-4- (1-aminoethyl) (7.84%), Isopropylamine, N-acetyl (4.47%).Keywords: Pejeng Kelod, Kunyit loloh drink, GC-MS
PARTISIPASI PASIEN DM DAN HIPERTENSI SEBAGAI PESERTA PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI PUSKESMAS MENGWI 1
ABSTRACTNon-communicable diseases (NCD) are the leading cause of death in Indonesia. NCD is increasingly becoming a double burden that must be faced in the development of the health sector in Indonesia. Mengwi village is one of the area in Badung-Bali that has Universal Health Coverage (UHC) which covers all of its people with health services. Prolanis is one of the efforts that can be carried out to overcome this problem. This study aimed to determine the level of participation as prolanis participants in Mengwi. This study used a cross-sectional study design with 74 respondent who visited the Mengwi 1 Community Health Center and had an hypertension and diabetes mellitus symptom. We collected them by accidental sampling method using a questionnaire. The data were analyzed by chi square test. The results showed that the participation rate of respondent who did not participate in prolanis was 59.5% or 44 people while those who participated 40.5% or 30 respondent. The participation is influenced by knowledge, work, attitudes, age, education, distance, family support and health workers. There are the influence of knowledge, work attitudes, age, education, distance, family support and health workers on participation as prolanis participants. Need home visit to improved the participation of participants.Keywords: Prolanis; Community health center; NCD.ABSTRAKPenyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia. PTM semakin meningkat menjadi beban ganda yang harus dihadapi dalam pembangunan bidang kesehatan di Indonesia. Prolanis salah satu upaya yang bisa dilaksanakan untuk menanggulangi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi sebagai peserta prolanis di Puskesmas Mengwi 1. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan sampel yaitu pasien hipertensi dan diabetes militus sebanyak 74 orang yang berkunjung ke Puskesmas Mengwi 1 diambil dengan accidental sampling. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan chi squere. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat partisipasi pasien yang tidak ikut prolanis sebesar 59,5% atau 44 orang sedangkan yang ikut 40,5% atau 30 orang pasien. Partisipasi pasien dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap pekerjaan, umur, pendidikan, jarak, dukungan keluarga dan petugas kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap pekerjaan, umur, pendidikan, jarak, dukungan keluarga dan petugas kesehatan terhadap partisipasi sebagai peserta prolanis. Puskesmas Mengwi 1 perlu melakukan kunjungan ke rumah pasien untuk meningkatkan pastisipasi pasien.Kata kunci: Prolanis; Partisipasi; Puskesmas
THE VERBAL AND VISUAL SIGNS OF TOURIST ATTRACTION FOUND IN BALI BEST ADVENTURE MAGAZINE
ABSTRACTThe sign can be found in many aspects of our daily life and in everywhere, for example in theadvertisement. Advertisement is a social communication which is used by the advertiserto campaign the products or services to the customer. The purpose of this study is to analyzethe verbal and visual signs and the types of meaning and function of language found in Bali BestAdventure Magazine. The data were collected by documentation, purposive sampling andinterview with Creative Designer and Director of Sales to gain more data found in theadvertisement from Bali Safari and Marine Park. The data was analyzed descriptive qualitativebased on the theory of Saussure (1966) and Leech (1981). The result of this study showed theverbal signs in the advertisement is classified into four parts such as the headline, body copy,signature line, and standing detail. Besides, the visual signs are usually described based on theillustration component in the advertisement. There were three types of meaning and functionsare identified in this study. Those meanings are conceptual, connotative and affective meaning.While the functions of language are informational, directive and expressive functions.Keywords: Verbal sign, visual sign, advertisements, types of meaning andlanguage functionsABSTRAKSebuah tanda bisa ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari misalnyapada iklan. Iklan adalah komunikasi sosial yang digunakan oleh pengiklan untukmempromosikan sebuah produk atau jasa terhadap pelanggan. Tujuan dari penelitianini adalah untuk menganalisis tanda verbal dan visual serta tipe makna dan fungsibahasa yang terdapat dalam majalah Bali Best Adventure. Data ini dikumpulkandengan menggunakan metode dokumentasi, sampling purposive dan wawancaradengan pembuat iklan dan Direktur Penjualan untuk memperoleh banyak data yangditemukan pada iklan Bali Safari and Marine Park. Penelitian ini menggunakandeskriptif kualitatif berdasarkan pada teori Saussure (1966) dan Leech (1981). Hasilpenelitian ini menunjukkan tanda verbal pada iklan dikelompokkan menjadi empatbagian yaitu judul iklan, konten iklan, brand atau harga dari suatu produk dan caramemperoleh suatu informasi terhadap iklan tersebut. Di samping itu, tanda visualdideskripsikan berdasarkan pada sebuah komponen illustrasi yang terdapat pada iklan.Ada tiga jenis makna dan fungsi bahasa yang diidentifikasi pada penelitian ini. Tipemakna tersebut adalah makna konseptual, konotatif dan afektif. Sedangkan pada fungsibahasa yaitu fungsi informasional, direktif dan expresif.Kata kunci: Tanda verbal, tanda visual, iklan, tipe makna dan fungsi bahasa