3121 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGETAHUAN, PENGALAMAN, SIKAP DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA MENGHADAPI DAMPAK PANDEMI
ABSTRAKPandemi Covid 19 berdampak luas pada segenap aspek kehidupan masyarakat khususnyakehidupan ekonomi. Kehidupan ekonomi masyarakat bisa dilihat salah satunya dari perilakupengelolaan keuangan keluarga. Penelitian ini meneliti pengaruh pengetahuan keuangan,pengalaman keuangan,sikap keuangan dan tingkat pendidikan terhadap perilaku pengelolaankeuangan keluarga di Kota Denpasar. Pengetahuan keuangan, pengalaman keuangan, sikapkeuangan dan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan keluarga dimasa pandemi. Dalam situasi pandemi pengelolaan keuangan keluarga harus dilakukan secaracerdas, bijak dan inovatif sehingga dapat menentukan skala prioritas dalam pemenuhan kebutuhankeluarga.Kata kunci: Pengelolaan keuangan, pengetahuan, pengalaman, sikap
SPEAKING ABILITY IN ENGLISH PRONUNCIATION IN THE FORM OF A PHONETIC TRANSCRIPTION
ABSTRACTSpeaking is one of the language skills that have a crucial function in performing humanlanguage ability. Together with the other three language skills, the speaking domain could beincreased continuously, and this stage could be done in the classroom learning system. In theEnglish level of pronunciation, the students often face an obstacle in doing it. The difficultpronunciation and the interference of first language, make their performances are not in thebest stage. Sometimes, this could lead the students reluctant to try speaking when they have topractice in class. Increasing speaking skills, it is required specific techniques and strategies.The most important one is they need to have a sustainable practice to increase their skillsgradually and significantly.Keyword: Speaking, pronunciation, first language, a specific strategy, practiceABSTRAKBerbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang memiliki fungsi penting dalammenampilkan kemampuan berbahasa manusia. Bersama dengan ketiga keterampilan bahasalainnya, ranah berbicara dapat ditingkatkan secara terus menerus, dan tahap ini dapatdilakukan dalam sistem pembelajaran di kelas. Dalam pelafalan bahasa Inggris, siswaseringkali menghadapi kendala dalam melakukannya. Pelafalan yang sulit dan gangguanbahasa pertama, membuat penampilan mereka tidak dalam tahap terbaik. Terkadang, hal inidapat menyebabkan siswa enggan mencoba berbicara ketika harus berlatih di kelas. Untukmeningkatkan keterampilan berbicara, diperlukan teknik dan strategi khusus. Yang palingpenting adalah mereka perlu memiliki praktik yang berkelanjutan untuk meningkatkanketerampilan mereka secara bertahap dan signifikan.Kata kunci: Berbicara, pengucapan, bahasa pertama, strategi tertentu, latiha
CODE SWITCHING AMONG YOUNG GENERATION ON INSTAGRAM
ABSTRACTThe purpose of this study is to analyze and describe the types and the functions of code switching onInstagram photo captions. The data was taken from Instagram, and was in the form of photo captionsthat fit the criteria of the purposive sampling technique. For the data collection, a qualitative methodwas used. This research applies the theory proposed by Romaine (1995) to classifying the types of codeswitching, and the theory proposed by Appel and Muysken (2005) to describe the function of codeswitching. The results of the study indicate that three types of code switching are found, but of the threetypes of code switching, intra-sentential switching is the most frequently used. The frequent functionsthat occur are referential functions, metalinguistic functions, phatic functions and poetic functions.Keywords: Code switching, The types of Code Switching, The function of Code Switching, InstagramABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis alih kode dan fungsi alih kode dalamketerangan foto Instagram. Data diambil dari Instagram, dan berbentuk keterangan foto yangmemenuhi kualitas dari teknik purposive sampling. Untuk pengumpulan data digunakan metodekualitatif. Penelitian ini menerapkan teori yang diusulkan oleh Romaine (1995) untukmengklasifikasikan jenis alih kode, dan teori yang diusulkan oleh Appel dan Muysken (2005) untukmenggambarkan fungsi alih kode. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tiga jenis alih kode yangditemukan, tetapi dari ketiga jenis alih kode, alih kode intrakalimat yang paling sering digunakan.Fungsi yang sering terjadi adalah fungsi referensial, fungsi metalinguistik, fungsi phatic dan fungsipoetic.Kata kunci: Alih Kode, Jenis Alih Kode, Fungsi Alih Kode, Instagra
PSYCHOLOGICAL ANALYSIS OF NICOLE BARBER IN DEALING WITH CONFLICT IN MARRIAGE STORY MOVIE
ABSTRACTIn a movie, there are intrinsic elements and extrinsic elements. One of the elements thatmakes a film interesting is the conflict and the characters. Conflicts that occur can be inthe form of physical or psychological conflicts. A person's psychology can affect theemergence of a conflict in a character and can also affect how a character can solve theirproblem. The undergraduate thesis entitled "Psychological Analysis of Nicole Barber inDealing with Conflict in Marriage Story Movie" aims to show that there is a relationshipbetween a divorce conflict that happened in Nicole Barber and its psychology. MarriageStory was chosen because at present, divorce is a common thing.Keywords: Psychology, Conflict, Characters, Marriage StoryABSTRAKDalam sebuah film, terdapat unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Salah satu unsur yangmembuat sebuah film menjadi menarik adalah konflik dan karakternya. Konflik yangterjadi dapat berupa konflik fisik maupun psikologi. Psikologi seseorang dapatberpengaruh terhadap munculnya sebuah konflik dalam sebuah karakter dan juga dapatberpengaruh terhadap bagaimana seorang karakter dapat menyelesaikan masalahnya.Skripsi yang berjudul “Psychological Analysis of Nicole Barber in Dealing with Conflictin Marriage Story Movie†bertujuan untuk menunjukkan bahwa terdapat hubunganantara sebuah konflik perceraian yang terjadi pada Nicole Barber dengan psikologinya.Marriage Story dipilih karena pada masa sekarang, perceraian menjadi hal yang seringdijumpai.Kata Kunci: Psikologi, Konflik, Karakter, Marriage Stor
HUBUNGAN LAMANYA AKTIVITAS DOSEN DI DEPAN KOMPUTER TERHADAP POTENSI TIMBULNYA KELUHAN NYERI MUSKULOSKELETAL
Diberlakukannya sistem bekerja dari rumah (Work From Home) sebagai langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 mengharuskan semua kegiatan dosen dilakukan secara daring (online). Akibatnya, dosen lebih lama melakukan aktifitas di depan computer dengan posisi duduk yang statis, dimana akan memunculkan keluhan muskuloskeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lamanya aktifitas Dosen di depan komputer terhadap potensi timbulnya keluhan musculoskeletal. Pengukuran ketidaknyamanan saat bekerja dapat menggunakan Kuisioner Nordic Body Map (NBM). Responden yang didapat sejumlah 51 orang yang disaring berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji korelasi menggunakan Spearman-Rank menunjukkan hasil p=0,001 dengan koefisien korelasi =0,413. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat moderat antara lamanya aktivitas dosen di depan komputer terhadap timbulnya keluhan muskuloskeletal sehingga perlu penanganan khusus untuk mencegah agar keluhan musculoskeletal tidak semakin memburuk.
Kata kunci : Covid-19, keluhan muskuloskeletal, komputer, Nordic Body Map, Work From Hom
SUDUT PANDANG ERGONOMI PADA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA PETI KEMAS PT. BALI TUNA SEGAR DI PELABUHAN LAUT BENOA – BALI
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beberapa pelabuhan termasuk pelabuhan peti kemas dan salah satunya berada di Bali yaitu PT. Bali Tuna Segar yang melayani pengolahan bahan baku (ikan tuna) siap ekspor secara langsung dan juga melayani penyimpanan bahan baku dalam ruang pendingin (Cold Storage). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sudut pandang secara ergonomi pada organisasi dan lingkungan kerja peti kemas PT. Bali Tuna Segar di Pelabuhan Laut Benoa Bali. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif (field research) berupa pengamatan, wawancara dan penelaahan dokumen. Pengamatan dilakukan pada area kerja dan wawancara dilakukan pada pemilik dan pekerja perusahaan peti kemas tersebut. Hasil yang diperoleh adalah perusahaan telah melakukan pendekatan ergonomi dalam hal keselamatan kerja dengan baik (kelengkapan alat pelindung diri, keamanan ruangan, sterilisasi ruangan dan kebersihan), kondisi lingkungan kerja yang bersih dan organisasi telah melakukan sistem ergonomi baik dari jam kerja, waktu istirahat, skema organisasi yang mudah dipahami dan kelengkapan keselamatan kerja yang diusahakan dengan baik. Perlunya perbaikan dan saran yang berkaitan dengan penambahan lorong pengunjung, alat pelindung diri yang diganti secara berkala, perawatan sarana dan prasarana yang lebih baik, penggunaan display dengan bahan yang permanen dan awet.
Kata Kunci: Ergonomi, Organisasi, Lingkungan Kerja, Peti Kema
Peningkatan Alat Produksi dan Pelabelan Pada Kemasan Produk UMKM Kerupuk Beras di Kecamatan Sukawati Gianyar
ABSTRAKKabupaten Gianyar memiliki sebanyak 75.224 unit usaha mikro kecil dan menengah sehingga mampu memberikan kontribusi sekitar 65-70% dari total ekspor hasil industri kecil dan kerajinan rumah tangga di Bali. Mitra dalam kegiatan ini adalah salah satu usaha rumah tangga di bidang makanan yaitu kerupuk beras Ibu Nyoman Latri. Mitra beralamat di Br. Tegal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Permasalahan prioritas yang diselesaikan dalam kegiatan pengabdian ini antara lain (1) minimnya peralatan yang dimiliki oleh mitra, (2) cara pengemasan dan pelabelan produk yang kurang maksimal. Sehingga diberikan beberapa solusi diantaranya (1) penambahan dan pelatihan penggunaan peralatan, (2) pelatihan pelabelan dan pengemasan produk yang lebih baik. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan praktek langsung. Target dan luaran dari kegiatan ini telah tercapai yaitu (1) peningkatan pengetahuan mitra dalam memanfaatkan alat produksi yang tepat guna dan (2) peningkatan pengetahuan mitra dalam pelabelan dan pengemasan produk yang lebih baik.Kata kunci : Pelabelan Kemasan, Kerupuk Beras, Kecamatan SukawatiABSTRACTGianyar Regency has around 75,224 units of small and medium enterprise that contribute around 65-70% to the total exports of small industries and household handicrafts in Bali. One of the household businesses partners, Mrs Nyoman Latri, is producing rice crackers. Her business is located at Br. Tegal Guwang Village, Sukawati District, Gianyar. Priority issues that are resolved in this service activity include (1) the lack of equipment owned by partners, and (2) ways of packaging and labeling products that are less than optimal. There are some solutions provided including (1) adding and training on how to use the equipments, and (2) better labeling and product packaging training. Activities are carried out by lecturing methods, question - answer and direct practice. The target and outcome of this activity has been achieved, namely (1) increasing partner knowledge in utilizing appropriate production tools, and (2) increasing partner knowledge in better labeling and packaging of products.Key words : Packaging Labeling, Rice Crackers, Sukawati District
Single Origin Edu-Trekking: Pengembangan Wisata Edukasi Berbasis Kopi Gelombang Ketiga Melalui Social Influencers di Catur Kintamani
ABSTRAKDesa Catur, Kecamatan Kintamani merupakan desa wisata baru di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Sejak tahun 2018, Pokdarwis Desa Wisata Catur giat mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat, didukung dengan potensi alam, budaya, serta perkebunan kopi dan pengembangan herbal. Pokdarwis menggandeng tim Program Kreativitas Mahasiswa Universitas Dhyana Pura untuk mengembangkan paket wisata edukasi di Desa Catur. Bersama mitra Pokdarwis Desa Wisata Catur, tim PKM-M melakukan pengabdian masyarakat berupa pengembangan paket wisata, itinerary, modul pemandu wisata (guiding script), buku naskah cerita rakyat serta program pelatihan bagi tim pemandu wisata setempat. Paket wisata edukasi yang dikembangkan di Desa Catur adalah edu-trekking yang menggabungkan antara kegiatan menjelajah alam, yakni areal perkebunan kopi dan air terjun Tiying Seni, dengan unsur edukasi mengenai kopi single origin yang dibudidayakan dan diproduksi oleh kelompok tani (subak) di Desa Catur. Di samping itu, budidaya dan olahan tanaman herbal menjadi daya tarik yang unik untuk dikembangkan di Desa Catur. Dalam pelaksanaan PKM-M, tim juga mendampingi Pokdarwis Desa Catur dalam mempersiapkan diri dan melaksanakan lomba desa wisata tingkat Provinsi Bali—yang mana Desa Catur meraih juara II.Kata kunci: desa wisata, wisata edukasi, agro wisata kopi, wisata herbalABSTRACTCatur village in Kintamani Subdistrict is newly designated tourism village (desa wisata) in Bangli Regency, Bali since 2018. The local tourism authority is in the process of developing Community Based Tourism, supported by natural, cultural, agricultural, and herbal potentials. The community engagement team of Universitas Dhyana Pura (PKM-M) is working hand-in-hand to help the tourism village develop educational tourism package in Catur. Together, they develop a tourism package, itinerary, module for guiding script, handbook for local folklore, and traning program with local guides. The educational tourism package combines activities of nature exploration, including coffee plantation and Tiying Seni waterfall, with educational experience of single origin coffee cultivation and production in the local farming co-op. In addition, the cultivation and processing of herbal plants also become a unique attraction to be developed in Catur village. In the implementation of PKM, the team from Universitas Dhyana Pura also aided the village tourism authority to prepare for Bali province tourism competition—for which they received second place honors.Keywords: tourism village, educational tourism, coffee agriculture, herbal touris
Pelatihan Pemanfaatan Web-product Profilling Sebagai Media Pemasaran Pada UKM Keris Bali
ABSTRAKKeris merupakan salah satu warisan budaya yang sangat dikenal oleh masyarakat luas sebagai warisan budaya asli Indonesia. Sebagai salah satu warisan budaya dari sekian banyak warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia, Keris patut untuk dilestarikan. Salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di kerajinan Keris adalah UKM Keris Bali. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Keris Bali adalah pemasaran, saat ini pemasaran yang masih belum optimal dan masih manual. Proses penjualan dan penawaran produk keris, saat ini dilakukan dengan cara mengirimkan ke beberapa artshop terdekat dan pengiriman foto melalui aplikasi WhatAapp. Untuk membantu pemasaran di UKM maka diusulkan kegiatan pelatihan pemanfaatan website pada UKM Keris Bali melalui program kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan konten website yang digunakan sebagai media pemasaran dan bertujuan untuk memasarkan produk dari UKM kepada masyarakat luas. Kegiatan yang telah dilakukan juga memiliki manfaat bagi UKM untuk memiliki pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi yaitu media pemasaran website. Hasilnya adalah sebuah produk tepat guna yaitu website profiling dan kemampuan pengelolaan konten dari website UKM Keris Bali.Kata kunci: Keris, website, pemasaran, product profiling, e-commerce.ABSTRACTKeris is a well known Indonesian cultural heritage. One of many cultural heritages owned by Indonesia, the Keris, highly deserved to be preserved. One of the Small and Medium Enterprises (SMEs) engaged in Keris handicraft is, Keris Bali SME. The obstacles faced by Keris Bali SME is marketing which the marketing is still less optimal and operated manualy. The process of selling and offering keris products is currently done by sending it to the nearest art shop and photos sending through WhatsApp application. To improve selling product, it is suggested that website training activities at Keris Bali SME can be done through community service program. This activity aims to provide training on website content management, which is used as a marketing that aims to market products from UKM to the citizen. The carried out activities also have benefits for SME to have knowledge in the implementation of information technology, namely website product profiling. It resulted an effective product such as website profiling and content management capabilities of the Keris Bali SME’s website.Keywords: keris, website, marketing, product profiling, e-commerce
Efek Pemberian Ekstrak Teh Hijau (Camellia Sinensis) terhadap Jumlah Sel Spermatid pada Toksisitas Testis Mencit yang Diinduksi Boraks
ABSTRAKTumbuhan teh hijau berpotensi sebagai anti oksidan eksogen karena mengandung flavonoid yang dapat memutus reaksi berantai radikal bebas dengan melepaskan atom hidrogen dari gugus hidroksilnya. Penggunaan boraks berkepanjangan dapat memicu aktifitas radikal bebas pada tubuh. Radikal bebas dapat merusak DNA melalui peroksidasi lipid yang terdapat di membrane sel spermatid pada organ testis. Tujuan penelitian mengetahui efek pemberian ekstrak teh hijau terhadap jumlah sel spermatid mencit jantan strain BALB/c yang diinduksi boraks. Penelitian menggunakan rancangan posttest only control group design dengan 35 ekor mencit jantan Strain BALB/c yang dibagi dalam 6 kelompok secara acak. Hari ke-36 dilakukan terminasi jaringan testis untuk dibuat sediaan preparat histologi. Pewarnaan preparat menggunakan pengecatan H & E kemudian diamati dengan perbesaran 400x. Gambaran histopatologi sel spermatid dinilai berdasarkan rerata jumlah sel spermatid dini dan matur pada 3 lapang pandang. Data dianalisis dengan One Way Annova dan dilanjutkan dengan uji Poshoc menggunakan LSD. Hasil rerata K-I, K-II, K-III, K-IV, K-V, dan K-VI adalah 123.22±20.10, 84.67±3.30, 132.8±6.53, 139.55±9.43, 138.89±8.12, dan 134.22±8.52 secara berurutan. Uji One Way Annova 0,000 (p<0,005) menunjukan terdapat perbedaan bermakna. Uji Posthoc dengan LSD menunjukan terdapat perbedaan bermakna antara: K-II dan K-I, K-III, K-IV, K-V, K-V; K-I dan K-IV, KV. Pemberian ekstrak teh hijau dapat meningkatkan jumlah sel spermatid mencit jantan Strain BALB/c yang diinduksi boraks.Kata Kunci: Ekstrak Teh Hijau, Boraks, Histopatologi Sel Spermatid.ABSTRACTGreen tea has the potential as an exogenous antioxidant because it contains flavonoids which can break free chain reactions by releasing hydrogen atoms from their hydroxyl groups. Prolonged use of borax can trigger free radical activity in the body. Free radicals can damage DNA through lipid peroxidation found in spermatid cell membranes in testis. The study aims to determine the effect of green tea extract on the number of spermatid cells in male mice BALB/c strain induced by borax. In this study using a posttest only control group design. 35 male BALB/c mice were divided into six groups randomly. On day 36, the testicular tissues were taken for H&E stained histological preparation and observed under microscope with 400x magnification. The number of spermatid cells were assessed based on the average number of early and mature spermatid cells in three visual fields. Then the data were analyzed using One Way Annova and continued with Poshoc test using LSD.The mean of spermatid cell number of K-I, K- II, K-III, K-IV, K-V, K-VI was 123.22±20.10, 84.67±3.30,132.83±6.53, 139.55±9.43, 138.89±8.12, 134.22±8.52 respectively. One Way Annova resulted in p<0.005 showing that was a significant difference. The result of Posthoc test with LSD showing that there was a significant difference between: K-II andK-I, K-III, K-IV, K-V, K-VI; K-I and K-IV, K-V. Green tea extract could increase the number of spermatid cells in boric acid induced testicular toxicity in mice.Keywords: Green Tea Extract, Borax, Spermatid Cel