3121 research outputs found
Sort by
STUDI KASUS WANITA BALI YANG BERTAHAN DENGAN KERERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI BANJAR X KUTA
ABSTRAKKekerasan rumah tangga pada masa sekarang ini kian sering terjadi. Kekerasan Dalam Rumah Tangga lebih banyak menimpa wanita dibandingkan dengan laki-laki. Adapun bentuk kekerasan yang sering terjadi di masyarakat meliputi kekerasan fisik dan kekerasan psikologis yang terjadi pada wanita, menyebabkan ketakutan, hilangnya kepercayaan diri, rasa tidak berdaya hingga penderitaan psikis berat hingga penelantaran yang dilakukan oleh pihak laki-laki terhadap wanita. Masalah yang diulas dalam penelitian ini adalah Studi Kasus Wanita Bali Yang Bertahan Dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Banjar X Kuta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penggalian informasi berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian adalah wanita Bali yang sudah menikah dan bertahan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta beragama Hindu. Dari hasil wawancara dan observasi ditemukan bahwa budaya patriarki memegang peranan menyebabkan wanita Bali yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hal ini berdampak pada ketimpangan perlakuan yang menyebabkan wanita Bali mengalami pembakuan peran, beban ganda, subordinasi, marginalisasi dan tindakan kekerasan. Sikap bertahan wanita Bali dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga didasari dengan alasan, memiliki anak laki-laki dari ikatan perkawinan, adanya peraturan desa, malu dengan lingkungan apabila bercerai, bertahan karena sudah pamit dari rumah bajang (rumah orang tua). Persepsi dan sikap tersebut membuat wanita Bali kesulitan dalam mengambil keputusan dan terus bertahan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.Kata Kunci : Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Wanita Bali, Budaya Patriarki, Persepsi dan Sika
PENGARUH INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION DAN EVENT MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN TAMU MENGINAP DI FAME HOTEL
ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the positive effects both partially andsimultaneously between Integrated Marketing Communication (IMC) and Event Marketing onCustomer Decision to stay at Fame Hotel Sunset Road. The sample used in this study was 96people. The analytical method used is the classic assumption test, multiple linear regression test,correlation test, coefficient of determination and hypothesis testing using the help of the SPSS24.0 Software Program. Based on the results of the research, the IMC (X1) variable has a partialand significant effect on Customer Decision (Y). It is proved by the regression value of IMC (X1)which is 0.220 and sig value is below 0.05. Event Marketing (X2) has a partial and significant effecton Customer Decision (Y). It is proved by the Event Marketing (X2) regression value which is 0.457and the sig value is below 0.05. IMC (X1) and Event Marketing (X2) have a simultaneous andsignificant effect on Customer Decision (Y). This is evidenced by the value of Multiple RegressionAnalysis of Y = 6,642 + 0,220X1 + 0,457X2 + e. From the research, it can be concluded thatthere is a positive influence between IMC and Event Marketing on Customer Decision to stay bothpartially and simultaneously. Thus, the management is expected to continue to maintain andimprove in order to increase the number of guest in Fame Hotel Sunset Road Bali.Keywords: Customer Decision, Event Marketing, Hotel, Integrated Marketing Communicatio
PENGARUH PROMOSI SOSIAL MEDIA (DIGITAL MARKETING) TERHADAP MINAT BELI CHATIME WILAYAH BADUNG - BALI
ABSTRAKInstagram merupakan salah satu bagian dari media sosial yang sangat banyak digunakanoleh orang Indonesia khususnya Bali. Terdapat 5 aspek dari social media marketing yaituEntertainment, Customization, Trendiness, Interaction, dan Word-of-Mouth. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh dari aspek sosial media marketing pada Instagram terhadap minatbeli di Chatime wilayah Badung. Penelitian ini adalah penelitian survey, mensurvey (sekian)responden. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan kuisioner.Hasil penelitian ini menunjukkan aspek yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadapminat beli di Chatime Indonesia adalah aspek Customization dan Trendiness, sedangkan aspekEntertainment, Interaction, dan Word-of-Mouth berpengaruh namun tidak signifikan terhadapminat beli di Chatime Indonesia.Kata kunci: Social Media Marketing, Instagram, Chatime, Minat Bel
PENGENALAN KARAKTER WAYANG BALI DENGAN ARSITEKTUR VGG-16
ABSTRACTShadow Puppets is one of art that grows and develops in Indonesia which tell about human character. Puppet grew rapidly in java and became known, developed and owned by each region in Indonesia in accordance with their respective ethnicity and culture. Puppet must be preserved to maintain the existence of the community, especially young generation. With the availability of current technology, then the authors use it for one way to preserve Indonesian puppets. The technique used in this research is Deep Learning and Web Scraping. Deep learning is a very lively and sophisticated method, especially for object recognition, in this research using Convolutional Neural Network. Web scraping technique used to extract text content from a website. This study aims to preserve the culture of puppets by utilizing technology through puppet patterns recognition which are later expected to help the public easily know the history of a puppet only from its shapeKeywords: Shadow Puppet, Deep Learning, Web Scraping, Image Classification.ABSTRAKWayang merupakan salah satu kesenian yang tumbuh dan berkembang di Indonesia yang menceritakan tentang perwatakan manusia. Wayang tumbuh pesat di daerah Jawa kemudian dikenal , dikembangkan dan dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia sesuai dengan etnis dan budaya masing-masing daerah tersebut. Wayang haruslah dilestarikan untuk menjaga eksistensi dikalangan masyarakat khususnya digenerasi muda. Dengan ketersediaan teknologi saat ini, maka penulis memanfaatkannya untuk salah satu cara untuk melestarikan wayang Indonesia. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Deep Learning dan Web Scraping. Deep learning merupakan metode yang sangat marak dan canggih saat ini khususnya untuk pengenalan object (gambar) algoritma yang digunakan adalah Convolutional Neural Network. Teknik web scraping yang digunakan untuk mengambil content teks dari suatu website. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan budaya wayang dengan memanfaatkan teknologi melalui pengenalan pola wayang yang nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat dengan mudah mengetahui sejarah dari suatu wayang hanya dari bentuknyaKata Kunci : Wayang, Deep Learning, CNN, Web Scraping, Kasifikasi Citra
IMPLEMENTASI ALGORITMA DATA MINING FP-GROWTH DENGAN BAHASA PROGRAM FUNGSIONAL F#
ABSTRACTRetail businesses that use a point-of-sales (POS) system store large quantities of sales transaction data. Transaction data stored in this large amount has the potential to have unknown knowledge. An example is knowledge about items that are often purchased simultaneously in one transaction, which in data mining terms is called frequent itemset.The frequent itemset can be found using the association rule discovery algorithm. The algorithms for finding association rules include the a priori algorithm and the frequent-pattern growth (FP-growth) algorithm. The FP-growth algorithm compresses sales transaction data that meet the criteria for frequent items into a data tree structure called the frequent-pattern tree (FP-tree), where the FP-tree data structure stores itemset association information (Han et al., 2011). The FP-growth algorithm performs frequent itemset discovery by performing tree traversal on the FP-tree data structure. Most of the execution time of the FP-growth algorithm is spent at this stage. Large shopping cart data has an impact on frequent itemset discovery times.This study implements the FP-growth algorithm using the functional programming language F #. The implementation of the FP-growth algorithm using F # is expected to accelerate the discovery time of frequent itemset compared to the implementation of the FP-growth algorithm using the imperative programming language.Keywords: association rules, data mining, FP-growth, F #, frequent itemset, functional programming, shopping cart.ABSTRAKUsaha retail yang menggunakan sistem point-of-sales (POS) menyimpan data transaksi penjualan barang dalam jumlah besar. Data transaksi yang tersimpan dalam jumlah besar ini berpotensi memiliki knowledge yang belum diketahui. Sebagai contoh adalah knowledge tentang barang yang sering dibeli secara bersamaan dalam satu transaksi, yang dalam istilah data mining disebut frequent itemset.Frequent itemset dapat ditemukan menggunakan algoritma penemuan aturan asosiasi. Algoritma penemuan aturan asosiasi antara lain adalah algoritma apriori dan algoritma frequent-pattern growth (FP-growth). Algoritma FP-growth mengkompresi data transaksi penjualan yang memenuhi kriteria frequent item ke dalam struktur data tree yang disebut frequent-pattern tree (FP-tree), dimana struktur data FP-tree menyimpan informasi asosiasi itemset (Han dkk., 2011). Algoritma FP-growth melakukan penemuan frequent itemset dengan melakukan tree traversal pada struktur data FP-tree. Sebagian besar waktu eksekusi algoritma FP-growth dihabiskan pada tahap ini. Data keranjang belanja yang berukuran besar berdampak pada waktu penemuan frequent itemset.Penelitian ini mengimplementasikan algoritma FP-growth menggunakan bahasa pemrograman fungsional F#. Implementasi algoritma FP-growth menggunakan F# diharapkan mempercepat waktu penemuan frequent itemset dibandingkan dengan implementasi algoritma FP-growth menggunakan bahasa program imperatif.Kata kunci: aturan asosiasi, data mining, FP-growth, F#, frequent itemset, functional programming, keranjang belanja
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI PARIWISATA BERBASIS MOBILE (TRIPTO)
ABSTRACTTRIPTO is a mobile application that provides information on regional tourist attractions in the Bali region. The TRIPTO application was developed and designed using a research instrument in the form of direct interviews with tourism actors. The results of the interview are used as a reference to determine the features of information that will be provided through the Mobile Application. After the information data needs have been determined, it is followed by making observations to tourist locations in the Bali region to collect the required data or information. The next stage is implementing the results of analysis and information in accordance with the needs of tourism actors, which are poured into a mobile-based tourism information system application. System testing of the TRIPTO application uses the Black box testing method. The result of this research is a mobile-based tourism information system application that can be used by any tourist who needs information on tourist attractions that have reliable information. Any information provided in the tourism information system application is information collected through direct observation to informed tourist places or locations, and any information presented in the TRIPTO application will be updated once a year through reviews of tourist actors who visit these tourist attractions.Keywords: Information on Bali tourist attractions, Internet, Blogs, Social media, interviews, Observation, Mobile Application, Information system, Tourists.ABSTRAKTRIPTO merupakan sebuah aplikasi Mobile yang menyediakan informasi tempat wisata daerah yang berada di wilayah Bali. Aplikasi TRIPTO dikembangkan serta dirancang menggunakan instrumen penelitian berupa wawancara langsung terhadap pelaku-pelaku wisata. Hasil wawancara digunakan sebagai acuan untuk menentukan fitur-fitur informasi yang akan disediakan melaluai Aplikasi Mobile. Setelah kebutuhan data informasi ditentukan, dilanjutkan dengan melakukan observasi ke lokasi-lokasi wisata yang berada di wilayah Bali untuk mengumpulkan data atau informasi yang dibutuhkan. Tahapan selanjutnya melakukan implementasi hasil analisa dan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku wisata, yang dituangkan kedalam sebuah aplikasi sistem informasi pariwisata berbasis Mobile.Pengujian sistem terhadap aplikasi TRIPTO menggunakan metode Black box testing. Hasil penelitian merupakan sebuah Aplikasi sistem informasi pariwisata berbasis Mobile yang dapat digunakan oleh setiap pelaku wisata yang membutuhkan informasi tempat wisata yang memiliki informasi yang dapat dipercaya kebenarannya. Setiap informasi yang disediakan didalam Aplikasi sistem informasi pariwisata tersebut merupakan, informasi yang dikumpulkan melalui observasi langsung ke tempat atau lokasi wisata yang diinformasikan, dan setiap informasi yang disajikan didalam aplikasi TRIPTO akan diperbaharui setiap satu tahun sekali melalui review pelaku wisata yang mengunjungi tempat wisata tersebut.Kata kunci: Informasi tempat wisata daerah Bali, Internet, Blog, Media sosial, wawancara, Observasi, Aplikasi Mobile, Sistem informasi, Pelaku wisata
TEKA-TEKI SILANG SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN BAHASA IBU BERBASIS CERITA RAKYAT SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER
ABSTRAKKajian yang berjudul “Teka-Teki Silang Sebagai Media Pengajaran Bahasa Ibu Berbasis Cerita Rakyat Sebagai sarana Pembentukan Karakter†ini mengungkapkan tentang kesadaran para pemangku pendidikan mengenai pentingnya pengajaran bahasa ibu berbasis cerita rakyat serta penerapannya melalui media permainan bahasa teka-teki silang sebagai sarana pembentukan karakter. Kajian ini berhasil mengungkap bahwa para pemangku pendidikan, baik anak, orang tua, dan pihak sekolah benar-benar memahami pentingnya penguasaan bahasa ibu semenjak dini. Namun dalam kenyataannya, hal tersebut masih sulit dilakukan karena faktor penggunaan bahasa ibu di dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat masih relatif kurang. Anak-anak lebih cenderung menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa asing dalam percakapan sehari-hari sehingga penggunaan bahasa ibu semakin kehilangan popularitasnya. Kegiatan mendongeng, khususnya cerita-cerita rakyat yang berbahasa ibu juga sudah mulai ditinggalkan padahal, cerita rakyat tersebut sarat akan pesan moral dan amanat yang mengandung nilai-nilai karakter. Strategi permainan bahasa teka-teki silang dapat diterapkan sebagai media pembelajaran bahasa ibu melalui cerita rakyat dengan memilih kosakata dalam cerita rakyat yang mengandung nilai-nilai karakter. Sehingga, anak-anak dapat belajar dan menambah kosakata bahasa ibu yang nantinya akan berdampak pada pelestarian kebudayaan dan pemertahanan bahasa, serta tercapainya strategi penerapan pendidikan karakter melalui tahapan sosialisasi, internalisasi, pembiasaan, dan pembudayaan.Kata kunci : bahasa ibu, cerita rakyat, karakter, teka-teki silangABSTRACTThe extinction of language could happened when the number of story teller decrease. In Globalization era, the use of mother language slowly abandoned. Therefore, folklore or interesting games needed to intensify the child's interests in learning the mother language. Character education has become a trend in Indonesia’s education. This study has successfully revealed that educational stakeholders, both children, parents, and the school really understand the importance of mastering the mother language since the early stage. But in reality,it is difficult to apply due to the factors of mother language used in family environment, school, and society still relatively less. Children are more likely to use Indonesian or foreign languages in everyday conversations, so the use of mother language constantly losing its popularity. Storytelling activities, folklore, and especially stories that use the mother language also have begun to be abandoned. Though, the folklore is full of moral messages that contain character values. The strategy of using crossword puzzle game can be applied as a mother language learning media based on folklore by selecting vocabularies in folklore that contain character values. Thus, children can learn and add vocabularies of the mother language which will affect the preservation of culture and language defense, as well as the implementation of character education strategy through socialization, internalization, habituation, and culture.Keywords : mother language, folklore, character, crossword puzzl
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP MINAT BELI ONLINE TIKET PESAWAT PADA PERUSAHAAN E-COMMERCE TRAVELOKA (STUDI PADA PENGGUNA TRAVELOKA DI UNIVERSITAS DHYANA PURA)
ABSTRACTThis study aims to determine the effect of quality, price and consumer confidence to ticket buying interest on e-commerce company Traveloka at Dhyana Pura University. Data collection was performed using a 5 point Likert scale questionnaire. The number of samples used amounted to 80. The process of data analysis using SPSS 22.00 software for windows. The data analysis method uses descriptive analysis and statistical analysis. From the statistical analysis, it is obtained the correlation coefficient value between trust in buying interest is 0.510 and t-value = 5.166> t-table = 1.665 and sig t = 0.005 <0.05, this means that H0 is rejected and Ha is accepted, meaning there is a positive and partially significant effect between confidence in buying interest. Correlation coefficient between price and purchase interest is 0.255 and t-value = 2.295> t-table = 1.665 and sig t = 0.005 <0.05, this means that H0 is rejected and Ha is accepted, meaning there is a positive and partially significant effect between price and buying interest. Correlation coefficient between service quality and buying interest is 0.237 and t-value = 2.123> t-table = 1.665 and sig t = 0.005 <0.05, this means that H0 is rejected and Ha is accepted, meaning there is a positive and partially significant effect between service quality buying interest. Keywords: Service quality, Price , Trust, Purchase InterestABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kualitas pelayanan, harga dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli online tiket pesawat pada perusahaan e-commerce Traveloka di Universitas Dhyana Pura. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner skala Likert 5 point. Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 80. Proses analisis data menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS 22.00 untuk windows. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik. Dari ananlisis statistik diperoleh nilai koefesien korelasi antara kepercayaan terhadap minat beli sebesar 0,510 dan nilai thitung = 5,166 > ttabel =1,665 dan sig t = 0,005 < 0,05, ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara kepercayaan terhadap minat beli. Nilai koefesien korelasi antara harga terhadap minat beli sebesar 0,255 dan nilai thitung = 2,295 > ttabel =1,665 dan sig t = 0,005 < 0,05, ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara harga terhadap minat beli. Nilai koefesien korelasi antara kualitas pelayanan terhadap minat beli sebesar 0,237 dan nilai thitung = 2,123 > ttabel =1,665 dan sig t = 0,005 < 0,05, ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara kualitas pelayanan terhadap minat beli.Kata kunci :Kualitas Pelayanan, Harga, Kepercayaan, Minat Bel
STUDI EKSPLORASI PENCEGAHAN HIV/ AIDS PADA LELAKI SEKS LELAKI (LSL) DI KOTA DENPASAR
Latar Belakang: Kasus HIV/AIDS pada LSL (Lelaki Seks Lelaki) di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami jumlah peningkatan yang signifikan. Bali merupakan provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/AIDS yang tinggi dimana Kota Denpasar adalah kota yang tertinggi atas keberadaan LSL. Belum pernah dilaporan pencegahan HIV/AIDS di Denpasar secara mendalam, maka peneliti ingin mendalami pencegahannya pada LSL di Denpasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi pencegahan HIV/AIDS pada kelompok LSL di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini meggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali lebih dalam perilaku seksual dan pencegahan HIV/AIDS pada LSL di Kota Denpasar. Pemilihan informan pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dan melakukan indepth interview kepada 10 LSL yang berusia produktif dan komunikatif di Kota Denpasar. Setelah pengumpulan data di lapangan, data akan dianalisis secara thematic. Hasil: Sebagian besar responden selalu menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan pasangan tetap maupun tidak tetap. Mereka juga rutin melakukan tes HIV di pusat pelayanan kesehatan. Sebagian besar responden memakai kondom dalam berhubungan seksual dan dengan metode PrEP dalam upaya agar terhindar dari HIV/AIDS. Kesimpulan: Perlu melakukan edukasi bagi LSL untuk membawa dan memakai kondom kapan pun dan dimanapun saat berhubungan seksual, mengedukasi LSL agar mengurangi perilaku risiko tinggi saat berhubungan seksual, serta melakukan pendampingan bagi LSL