E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    EVALUASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA DENPASAR DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5

    Get PDF
    ABSTRACTBackground: The use of information systems in an agency, namely a hospital, certainly requires an internal control mechanism. Evaluation of an information system is important to measure the extent to which the implementation of the information system is currently running. Bhayangkara Hospital has never carried out an evaluation related to SIMRS so it is not known to what extent the achievements of SIMRS implementation are able to realize the goals and vision and mission of Bhayangkaya Hospital. Subjects and Methods: This research is a cross-sectional observational study, located at Rs. Bhayangkara Denpasar, population is HR at Rs. Bhayangkara totaled 191 people, purposive sampling technique was 25 samples, the research instrument was a COBIT 5 questionnaire, COBIT 5 data analysis used capability levels adapted from ISO/IEC 15504-2 and simple mathematical equations by the guidelines for calculating capability values. Results: Domain MEA 01 obtained a capability value of 2.25. MEA 02 domain obtained a capability value of 2.18. MEA 03 domain obtained a capability value of 2.20. The total value of the overall capability is 2.21 and is at level 2, namely manage process. Conclusion: The capability value obtained is Rs. Bhayangkara is still below the desired target of 4.51-5.00 optimizing process. SIMRS at Rs. Bhayangkara Denpasar has been running and has been managed (manage process) to be able to achieve the hospital's goals, but it has not been implemented with the right method and does not have the right boundaries.Keyword: Evaluation, SIMRS, COBIT 5, MEAABSTRAK Latar Belakang: Kontrol internal perlu dilakukan pada sistem informasi yang di implementasikan di sebuah rumah sakit. Evaluasi sistem informasi dilakukan untuk mengukur capaian penerapan sistem informasi yang sedang berjalan. Rumah sakit Bhayangkara tidak pernah melaksanakan evaluasi terkait dengan SIMRS sehingga belum diketahui sejauh mana capian implementasi SIMRS mampu merealisasikan tujuan serta visi dan misi dari rumah sakit Bhayangkaya. Subjek dan Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional cross sectional, berlokasi di Rs. Bhayangkara Denpasar, populasi adalah SDM di Rs. Bhayangkara berjumlah 191 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling berjumlah 25 sample, instumen penelitian berupa kuisioner COBIT 5, analisis data COBIT 5 digunakan capability level yang diadopsi dari ISO/IEC 15504-2 dan persamaan matematika sederhana sesuai dengan pedoman penghitungan nilai kapability. Hasil: Domain MEA 01 memperoleh nilai kapability sebesar 2,25. Domain MEA 02 memperoleh nilai kapabilty sebesar 2,18. Domain MEA 03 memperoleh nilai kapability sebesar 2,20. Total nilai kapability keseluruhan adalah 2,21 dan beradda pada level 2 yaitu manage process. Kesimpulan: Nilai kapability yang diperoleh Rs. Bhayangkara masih dibawah target yang diinginkan yaitu 4,51-5,00 optimising process. SIMRS di Rs. Bahayangkar Denpasar sudah berjalan dan telah dikelola (manage process) untuk dapat mencapai tujuan rumah sakit namum belum diimplementasikan dengan metode yang tepat serta belum memiliki batasan-batasan yang tepat.Kata Kunci: Evaluasi, SIMRS, COBIT 5, ME

    PENGARUH TINGKAT KEINOVATIFAN TEKNOLOGI, MOTIVASI KERJA, DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI STUDI KASUS: YAYASAN PENDIDIKAN KERTHA WISATA

    Get PDF
    ABSTRACTInformation technology has experienced very rapid development in this decade which was followed by rapid progress in this field. The development and advancement of information technology, it spurs organizations to use this technology as information processors and providers. Currently, information technology has become a very dominant factor in the application of information systems as a solution for organizations to solve the problems they face. In this study, an analysis of the performance of employees in the Kertha Wisata Education Foundation environment was conducted. The method used in this study is explanatory or explanatory research that highlights the relationship between research variables and examines the hypotheses that have been formulated previously. The variables studied were 3 independent variables, namely the level of technological innovation (X1), work motivation (X2), and leadership style (X3) on 1 dependent variable (Y). namely: Employee Performance. Data were collected using the questionnaire method with a total population of 65 data. The results obtained from this study are that there is a significant effect of the level of technological innovation on employee performance at the Kertha Wisata Denpasar Education Foundation with a correlation coefficient of 0.606 and a coefficient of determination of 0.367. There is an insignificant effect of work motivation with employee performance at the Kertha Wisata Education Foundation with a coefficient of determination of 54.70% on employee performance. There is a significant influence of Leadership Style with Employee Performance at the Kertha Wisata Education Foundation with a correlation coefficient of 0.052 and a coefficient of determination of 0.003. Taken together, there is a significant influence between the level of technological innovation, leadership style on employee performance at the Kertha Wisata Education Foundation with a double correlation coefficient of 0.663 and a coefficient of determination of 0.440.Key Words : Hospital Management Information sistems, Hospitals, Digital Medical RecordsABSTRAKTeknologi informasi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat pada dekade ini yang diikuti dengan pesatnya kemajuan di bidang tersebut. Dengan berkembang dan majunya teknologi informasi, memacu organisasi untuk menggunakan teknologi tersebut sebagai pengolah dan penyedia informasi. Saat ini teknologi informasi telah menjadi faktor yang sangat dominan dalam penerapan sistem informasi sebagai solusi bagi organisasi untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi. Pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap kinerja pegawai yang ada pada lingkungan Yayasan Pendidikan Kertha Wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penjelasan atau explanatory research yang menyoroti hubungan antara variable-variabel penelitian dan mengkaji hipotesa yang telah dirumuskan sebelumnya. Variabel yang diteliti adalah 3 variabel bebas yaitu Tingkat Keinovatifan Teknologi (X1), Motivasi Kerja (X2) dan Gaya Kepemimpinan (X3) terhadap 1 variabel terikat (Y). yaitu: Kinerja Pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan metode Kuesioner dengan jumlah populasi data adalah 65 sample. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Terdapat pengaruh yang signifikan Tingkat Keinovatifan Teknologi dengan Kinerja Pegawai di Yayasan Pendidikan Kertha Wisata Denpasar dengan koefisien korelasi sebesar 0,606 dan koefisien determinasi sebesar 0,367. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan Motivasi Kerja dengan kinerja Pegawai di Yayasan Pendidikan Kertha Wisata dengan koefisien determinasi sebesar 54,70% terhadap Kinerja Pegawai. Terdapat pengaruh yang signifikan Gaya Kepemimpinan dengan Kinerja Pegawai di Yayasan Pendidikan Kertha Wisata dengan koefisien korelasi sebesar 0,052 dan koefisien determinasi sebesar 0,003. Secara bersama-sama terhadap pengaruh yang signifikan antara Tingkat Keinovatifan Teknologi, Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai di Yayasan Pendidikan Kertha Wisata dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,663 dan koefisien determinasi sebesar 0,440.Kata kunci : Keinovatifan Teknologi, Motivasi Kerja,Gaya Kepemimpinan, Kinerja Pegawai, Kuesioner explanatory research.

    Peningkatan Manajemen Keuangan Dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Usaha Minyak Goreng HCO

    Get PDF
    ABSTRAKMinyak goreng merupakan salah satu dari bahan pokok kebutuhan masyarakat sehari-hari.Minyak goreng HCO atau Healthy Cooking Oil merupakan minyak goreng sehat yang terbuatdari butiran kelapa murni. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah VCO KITa. VCO KITaberada pada Padangsambian, Denpasar Barat. Denpasar Barat. Letak VCO KITa kurang lebih 9km dari STIKOM Bali. VCO KITa merupakan industri rumah tangga. Pada saat ini, terdapatbeberapa kendala berupa keterbatasan dalam pengelolaan keuangan. Berdasarkan permasalahanyang dihadapi, maka dilakukan kegiatan yang difokuskan pada manajemen keuangan. Kegiatandimulai dengan sosialisasi, pelatihan pencatatan keuangan, pelatihan perhitungan HPP sertaevaluasi kegiatan. Indikator capaian adalah peningkatan pengetahuan dalam pencatatankeuangan dan perhitungan harga pokok produksi, dan terciptanya buku kas usaha minyakgoreng HCO. Dan kegiatan yang telah dilakukan maka didapatkan hasil yaitu pengetahuan danpemahaman peserta mengenai pencatatan keuangan khususnya buku kas dan perhitungan HPPmeningkat, keterampilan peserta menggunakan Microsoft Excel dalam pembuatan buku kassemakin meningkat, dan terciptanya buku kas minyak goreng HCO yang memudahkan mitramengetahui pengeluaran dan pemasukan.Kata kunci : minyak goreng HCO, pelatihan buku kas, pelatihan perhitungan HPPABSTRACTCooking oil is one of the basic ingredients of daily needs. Cooking oil HCO or Healthy CookingOil is healthy cooking oil made from pure coconut granules. The partner in this service activityis VCO KITa, a home industry. KITa VCO located in Padangsambian, West of Denpasar. It isapproximately 9 km from STIKOM Bali. Currently, there are several obstacles in the form offinancial management limitations. Based on the problems, activities will be carried out focusedon financial management. Activities began with socialization, training in financial record,training in HPP calculations and evaluation of the activities. The indicator achievement wasknowledge increase in financial records and calculation of the production cost, and the creationof a HCO cooking oil cash book. The activities resulted the increase of knowledge andunderstanding of financial records, especially cash books records, HPP calculations, skills ofparticipants using Microsoft Excel in creating cash books, and the creation of HCO cooking oilcash books that make it easier for partners to undersand their expenses and income.Key words: HCO cooking oil, cash book training, HPP calculation training

    Pelatihan Teknologi Komputer Dasar di Taman Belajar Anak Banjar Pedahan Kaja, Desa Tianyar Tengah Kecamatan Kubu Karangasem

    Get PDF
    ABSTRAKBanjar Pedahan Kaja berada di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem, dengan jumlah penduduk desa sejumlah 4,238 jiwa laki-laki dan 4,209 jiwa perempuan, sedangkan jumlah kepala keluarga (KK) di Banjar Pedahan Kaja 915 KK. Kondisi sosial di daerah tersebut adalah daerah yang lumayan kering, sulit air, dan masyarakat ekonomi rendah sehingga permasalahan yang timbul adalah sebagian besar anak-anak masuk sekolah secara musiman, artinya jika suatu waktu musim panen cengkeh terutama di daerah Singaraja, maka orang tua dan anak-anak lebih mengutamakan pekerjaan memanen cengkeh di Singaraja dibandingkan dengan masuk sekolah. Menurut Perbekel Desa Tianyar Tengah, tahun lalu terdapat keluarga kurang mampu sejumlah 32 kepala keluarga mengambil pekerjaan mengemis, tetapi saat ini sudah mulai berkurang jumlahnya masih tersisa beberapa kepala keluarga. Selain itu lokasi sekolah negeri yang cukup jauh dan anak-anak berjalan kaki pergi ke sekolah dan jalur jalan cukup terjal dan rusak, sehingga mereka lebih memilih bekerja dibandingkan sekolah. Melalui Taman Belajar yang didirikan Komunitas Peduli Bali, tim pengabdi berpartisipasi memberikan wawasan teknologi komputer dan pelatihan komputer dasar bagi anak-anak kelas 4 sampai kelas 6 sekolah dasar sebagai anggota taman belajar, melalui kegiatan STIKI Aksi Peduli. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 2 hari, dengan materi wawasan teknologi komputer dan praktek pelatihan Microsoft Word. Target luaran PKM ini, bagi Taman Belajar adalah anak-anak mengenal teknologi komputer dan dapat memiliki kemampuan dalam menggunakan software Microsoft Word dalam belajar, luaran lainnya berupa karya ilmiah yang terpublikasi pada jurnal ber-ISSN Paradharma.Kata kunci: Taman Belajar, Pelatihan, Teknologi Komputer Dasar, STIKI Aksi PeduliABSTRACTBanjar Pedahan Kaja is located in the Central Tianyar Village, Kubu District, Karangasem, with a population of 4,238 men and 4,209 women (BPS 2016), while the number of heads of households (KK) in Banjar Pedahan Kaja 915 KK. The social conditions in the area are fairly dry, water deficit, and low economic communities. Problem arises when most children go to school based on seasonal basis, meaning that during clove harvesting season, especially in Singaraja, parents and children prioritize the work of harvesting cloves instead of going to school. According to the Head of the Central Tianyar Village, there were 32 underprivileged families as beggars last year, but now the number has decreased. In addition to the hardship, the location of the public schools are quite far and children must walk to school on steep and damaged road, threfore they prefer to work compared to go to schools. Taman Belajar is established by Komunitas Peduli Bali, through it’s services, team are delivering knowledges to elementary students grades 4 to 6 as member on computer technology and basic computer training through the STIKI Aksi Peduli (caring action). The activities was carried out for two days with study material of computer technology and microsoft word training practices. The output of the community enggagement at Taman Belajar is to introduce computer technology as well as to train students to operate software Microsoft Word during learning activities and it can be published in scientific journal of Paradharma with ISSN.Keywords: Taman Belajar, Training, Basic Computer Technology, STIKI Aksi Peduli

    PKM Pengolahan Hidangan Appetizer serta Pengetahuan Enterpreneurship bagi PWDK GKPB Jemaat “Betesda†Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan Bali

    Get PDF
    ABSTRAKPersekutuan Wanita Dian Kristawati (PWDK) GKPB Jemaat “Betesda†Lalanglinggahberalamat di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Selemadeg Barat, KabupatenTabanan, Propinsi Bali. Penduduk/masyarakat Desa Lalanglinggah memiliki banyak potensiyang bisa dikembangkan. Mayoritas penduduk atau kepala keluarga di Desa Lalanglinggahmemiliki mata pencaharian sebagai petani dan beberapa sebagai pelaku pariwisata, sedangkankaum wanita atau ibu-ibu mayoritas sebagai ibu rumah tangga, yang setiap hari menyelesaikanpekerjaan rumah tangga. Penghasilan rumah tangga yang bersumber dari satu orang sebaiknyadibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang produktif. Ibu rumah tanggadiharapkan mampu memberikan kontribusi penghasilan untuk menambah pendapatan keluarga,salah satu cara dengan meningkatkan keterampilan dalam bidang produksi kue atau jajananyang bisa dijual. Kemampuan atau keterampilan dalam memproduksi kue/jajanan adalah potensiyang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan kue atau jajanan yang berkualitas baik,penampilan menarik, memiliki rasa yang enak, sehat, dan aman untuk dimakan. Untukmembantu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Ibu-ibu PWDK GKPB Jemaat“Betesda†Lalanglinggah dalan hal pengolahan kue/jajanan, maka Program Studi PendidikanKesejahteraan Keluarga menjawab kebutuhan tersebut, dengan memberikan pelatihan danpendampingan pengolahan hidangan appetizer (pembuatan macaroni schotel dan risol mayo.Luaran dari kegiatan ini meliputi: Ibu-ibu PWDK GKPB Lalanglinggah dan Selabih memilikipengetahuan tentang bahan-bahan, peralatan serta memiliki keterampilan dalam penerapanmetode yang dipergunakan dalam proses pengolahan/pembuatan macaroni schotel dan risolmayo. Penataan dan pengemasan produk yang menarik sehingga menambah nilai jual dariproduk macaroni schotel dan risol mayo.Kata kunci: pengolahan, appetizer, macaroni schotel, risol mayo, pendampingan.ABSTRACTThe Women Fellowship of Dian Kristawati (Persekutuan Wanita Dian Kristawati/PWDK) ofGKPB of “Bethesda†Lalanglinggah Congregation is located on Denpasar-GilimanukHighway, West Selemadeg District, Tabanan Regency, Bali Province. The local community ofLalanglinggah Village has potential for development. Mostly heads of family are farmers andsome of them are employed at tourism sector. Most of female are housewives and busy with thehousehold chores. To help generate family income preferably more than one member ofhousehold is able to work, therefore, it is expected that either the housewives or youths are alsotrained to be productive and innovative enable them to contribute to the family income. Thetraining includes producing cakes to sell. Community ability and willingness to be trained arehigh potentially to produce good quality cakes that looks appetiting, deliciously taste, andhealthy for consumption.The Study Program of Family Education of the Faculty of Economics and Humanities, DhyanaPura University, undertook a training program entitled “Training and Assistance of AppetizerMaking Process (The making of Macaroni Schotel dan Risol Mayo)†to the Women Fellowshipof GKPB of “Betesda†Lalanglinggah Congregation. The result shows that all women in the fellowship are knowledgeable of the materials, equipment and the method needed to produce Macaroni Schotel and Risol Mayo. In addition, the result also shows that they can arrange the products to make them looks appetiting and have more selling value.Keywords: Processing, Appetizers (Macaroni Schotel and Risol Mayo), supervisin

    COVER JURNAL MEDIA SAINS

    No full text
    COVER JURNAL MEDIA SAIN

    COVER MEDIA EDUKASI

    No full text
    COVER MEDIA EDUKAS

    PENERAPAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN TATA HIDANG DI SMK WIRA HARAPAN TEGAL JAYA

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar pada siswa kelas XI JB 4 SMK Wira Harapan dalam mata pelajaran tata hidangan yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengambilan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I rerata motivasi belajar siswa 66,417% sedangkan pada siklus II menjadi 88,85%. Dengan demikian terjadi peningkatan motivasi siswa sebesar 22,44%. Hasil belajar pada siklus I rerata ketuntasan belajar sebesar 77,54%, sedangkan pada siklus II 95,97%, terjadi peningkatan sebesar 18,43%. Pada Ketuntasan Klasikal siklus I mencapai persentase rerata 53,84% sedangkan pada siklus II mendapat skor 100%, terjadi peningkatan sebesar 46,16%. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar Tata Hidangan siswa kelas XI JB4 SMK Wira Harapan dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining.Kata Kunci : model pembelajaran student facilitator and explaining, motivasi, hasil belajar.AbstractThis study aims to determine the increase in motivation and learning outcomes in class XI JB 4 of SMK Wira Harapan in the subject of food preparation using the Student Facilitator and Explaining learning model. This research is a classroom action research. Data collection techniques using tests, observation and documentation. The sampling technique was random sampling. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis. The results showed that the Student Facilitator and Explaining learning model could improve student motivation and learning outcomes from cycle I to cycle II. In the first cycle the average student learning motivation was 66.417%, while in the second cycle it was 88.85%. Thus there was an increase in student motivation by 22.44%. Learning outcomes in the first cycle the average completeness of learning was 77.54%, while in the second cycle was 95.97%, there was an increase of 18.43%. In cycle I Classical Completeness reached a mean percentage of 53.84% while in cycle II got a score of 100%, an increase of 46.16%. In this study it can be concluded that the motivation and learning outcomes of students in class XI JB4 of SMK Wira Harapan can be improved by using the Student Facilitator and Explaining learning model.Keywords: student facilitator and explaining models, motivation, learning outcome

    THE FUNCTIONS OF FLOATING MAXIM THAT UTTERED BY CHARACTERS OF THE HUNGER GAMES MOVIE

    Get PDF
    ABSTRACTBased on Grice's theory (1989), cooperative principle makes communication becomeunderstandable so that the meaning of the utterances can be well received by the interlocutor.However, in daily lives, this principle is often floated by the speaker and interlocutor becausesometimes the speakers want the interlocutor to get the meaning of the utterances that cannotbe expressed explicitly. This violation is known as floating maxim. This study aims to explorethe functions of floating maxims that occurs in conversations between characters in the movieentitled The Hunger Games. The function refers to the speech act theory, in which Searle(1979) states that there are five points of speech acts, namely functioning as representative,directive, commissive, expressive and declarative. The methods used in this research areobservational and qualitative methods, by watching movies and reading the script of themovie’s conversation while taking notes the conversations that contain floating maxim,classifying the functions of floating maxim occurred by Searle's (1979) theory and supportedby theory of context situation by Halliday (1985). The results of this study indicate that thereare 30 floating maxim obtained, 19 data (63%) have function as representatives, five data(17%) have function as directive statements, one data (3%) has function as commissivestatements and 5 data (17%) have functions as expressive utterance.Keywords: Floating maxim, function, movieABSTRAKDalam teori Grice (1989), prinsip kerjasama dalam sebuah komunikasi akan membantukomunikasi menjadi lancar dan dimengerti oleh penutur dan mitra tutur sehingga maksud dariujaran dapat diterima baik. Namun dalam kesehariannya, prinsip ini sering dilanggar olehmitra tutur karena penutur ingin mitra tutur menangkap maksud ujarannya yang tidak bisadiutarakan secara eksplisit. Pelanggaran ini dikenal dengan pelanggaran maksim. Penelitianini bertujuan untuk mencari fungsi pelanggaran maksim yang terjadi dalam percakapan antartokoh pada film berjudul The Hunger Games. Fungsi yang dimaksud mengacu pada teoritindak tutur, yang mana Searle (1979) menyebutkan ada lima poin tindak tutur yakni berfungsisebagai representatif, direktif, komisif, ekspresif dan deklaratif. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode observasi dan kualitatif, dengan cara menonton film danmencatat percakapan yang mengandung pelanggaran maksim, mengklasifikasikan fungsipelanggaran maksim dengan teori Searle (1979) yang didukung dengan teori konteks olehHalliday (1985). Hasil penelitian ini menunjukkan dari 30 pelanggaran maksim yangdiperoleh, terdapat 19 data (63%) berfungsi sebagai representatif, lima data (17%) berfungsisebagai pernyataan direktif, satu data (3%) berfungsi sebagai pernyataan komisif dan 5 data(17%) berfungsi sebaai pernyataan ekspresif.Kata kunci: Pelanggaran maksim, fungsi, fil

    MAIN CHARACTER IN KUNG FU PANDA MOVIE BY EITHAN REIFF AND CYROUS VORIS

    Get PDF
    ABSTRACTThis paper is entitled "The Main Character in the Movie Kung Fu Panda byEithanReiff and CyrousVoris". The research data was taken from a film entitled Kung FuPanda. Data collection was carried out through observation methods by watching, reading andtaking notes. Then categorized based on theory. The collected and classified data were analyzedqualitatively and descriptively based on the characterization theory proposed by Kenney(1966), Three Dimensional Aspects proposed by Lajos Egri (1987). The results of the analysis,it is known that Po Ping is the main character in the film. The author uses three-dimensionalaspect of the main character's based on theory proposed by Lajos Egri (1987) which arephysiology, psychology, and sociological aspect. From a psychological point of view the maincharacter shows that he does not give up easily and tries his best to fulfill his destiny as a dragonwarrior, from a physiological point of view the main character is shown by Po as a big fatpanda. From a sociological point of view, the main character is the son of a ramen noodle sellerand become a dragon warrior.Keywords: Character, Characterization, Method of Characterization, Three Dimensions ofCharactersABSTRAKTulisan ini berjudul "Tokoh Utama dalam Film Kung Fu Panda oleh Eithan Reiff danCyrousVoris". Data penelitian diambil dari film yang berjudul Kung Fu Panda. Pengumpulandata dilakukan melalui metode observasi dengan menonton, membaca dan mencatat.Kemudian dikategorikan berdasarkan teori. Data yang terkumpul dan terklasifikasi dianalisissecara kualitatif dan deskriptif berdasarkan teori karakterisasi yang dikemukakan oleh Kenney(1966), Aspek Tiga Dimensi yang dikemukakan oleh Lajos Egri (1987). Hasil analisis diketahuibahwa Po Ping adalah pemeran utama dalam film tersebut. Penulis menggunakan aspek tigadimensi dari tokoh utama berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Lajos Egri (1987) yaituaspek fisiologi, psikologi, dan aspek sosiologis. Dari segi psikologis tokoh utama menunjukkanbahwa ia tidak mudah menyerah dan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi takdirnyasebagai seorang prajurit naga, dari segi fisiologis tokoh utama diperlihatkan oleh Po sebagaiseekor panda gemuk besar. Dari segi sosiologis, tokoh utamanya adalah anak seorang penjualmie ramen dan menjadi seorang pendekar naga.Kata Kunci: Karakter, Karakterisasi, Metode Karakterisasi, Tiga Dimensional AspekKarakter

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!