E-Journal Universitas Dhyana Pura

E-Journal Universitas Dhyana Pura
Not a member yet
    3121 research outputs found

    PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN

    No full text
    AbstrakTujuan dari penelitian ini aialah meningkatkan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan bantuan media video pembelajaran. Subjek penelitian ialah peserta didik pada jenjang pendidikan kelas V SDN 5 Penarukan tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 28 orang. Pada penelitian ini yang menjadi objek ialah hasil belajar peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas dipilih sebagai jenis penelitian yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Data penelitian ini terdiri dari skor hasil belajar siswa dari awal siklus, siklus I dan siklus II. Pada awal siklus diperoleh rata-rata sebsar 62,71 dengan persentase ketuntasan 56% menandakan ketuntasan masih jauh dari kriteria ketuntasan yang telah ditentukan. Rata rata kelas pada siklus I diperoleh sebesar 72,39 dengan persentase 76% hal ini menandakan adanya peningkatan dibandingkan dengan awal siklus. Rata-rata kelas pada siklus II diperoleh mencapai 90,00 dengan persentase ketuntasan 97%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan berbantuan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar PKN siswa.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, video pembelajaran, hasil belajar, PKNAbstractThe aim of this research is to improve student learning outcomes after applying a contextual learning approach assisted by learning video media. The research subjects were 28 students at the fifth grade level of SDN 5 Penarukan in the 2019/2020 school year. In this study, the object of this study is the learning outcomes of students. Classroom Action Research was chosen as the type of research consisting of two cycles, namely cycle I and cycle II. The data of this study consisted of scores of student learning outcomes from the beginning of the cycle, cycle I and cycle II. At the beginning of the cycle, an average of 62.71 was obtained with a 56% completeness percentage indicating that completeness was very far from the predetermined KKM. In the first cycle, the class average was 73.24 with a percentage of 76%, this indicates an increase compared to the beginning of the cycle. In the second cycle, the average class reached 90.00 with a 97% completeness percentage. Based on the results of this study, it can be said that the application of a contextual learning approach with the help of instructional video media can improve student learning outcomes in PKN..Keywords: contextual teaching and learning, learning videos, learning outcomes, scienc

    PELAKSANAAN KAPITASI BERBASIS KINERJA DAN PEMANFAATAN DANA KAPITASI DI UPTD PUSKESMAS KABUPATEN KLUNGKUNG

    No full text
    ABSTRAKPelayanan kesehatan ke peserta JKN dilakukan salah satunya oleh puskesmas. Sistempembayaran BPJS Kesehatan kepada puskesmas yaitu dengan kapitasi. Penggunaan danakapitasi di wilayah kerja puskesmas kabupaten Klungkung tidak pernah mencapai 100%,sehingga terjadi SiLPA dan setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah SiLPA. Tujuanpenelitian ini yaitu melihat gambaran kapitasi berbasis kinerja dan pemanfaatan danakapitasi (Output) serta kesesuaian antara pendapatan dan penggunaanya oleh puskesmaspada penyelenggaraan program JKN di Puskesmas Kabupaten Klungkung. Penelitian iniyaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan datamenggunakan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Validitas dan reliabilitas dataditentukan dengan trianggulasi data, kemudian data yang diperoleh dilakukan analisadengan Thematic Analysis. Hasil penelitian menunjukan SiLPA dana kapitasi jasapelayanan kesehatan di puskesmas kabupaten Klungkung terjadi karena realisasipendapatan puskesmas di kabupaten Klungkung melebihi perencanaan dan adaperencanaan belanja yang tidak bisa di realisasikan karena kurangnya waktu untukmerealisasikan dan terjadi SiLPA. dari segi Input dalam capaian kapitasi berbasis kinerjaadalah kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang belum mencukupi, saranaprasarana yang kurang seperti komputer,printer dan obat obatan yangpernah mengalami kendala, biaya operasional yang masih terbatas, Sk Tim belumberjalan maksimal, peserta sehat tidak di input diawal pandemi covid-19 dan kasusrujukan yang masih tinggi sedangkan dari proses hasil kegiatan lupa di input atauterlewati begitu saja dan masih ada pasien luar wilayah yang datang ke FKTP yangtidak terdaftar, monitoring dan evalusi dari BPJS belum optimal.Kata kunci: Pelayanan, kapitasi, Puskesma

    PENGARUH MEDIA FILM DAN POSTER TENTANG NAPZA TERHADAP PENGETAHUN DAN SIKAP SISWA SMK JORLANGHATARAN

    No full text
    ABSTRAKPendidikan kesehataan salah satu metode untuk mencegah penyalahgunaanNAPZA, sehingga siswa dapat mengetahui dan bersikap untuk mencegah terjadinyapenyalahgunaan dan peredaran NAPZA. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuipengaruh pendidikan kesehatan melalui media film dan poster tentang NAPZAterhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMK Negeri 1 Jorlang HataranKabupaten Simalungun. Jenis penelitian adalah eksperimen semu denganrancangan Pretest-Posttes Control Group Design. Analisis data menggunakan uji tindependen.Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatanmelalui media film dan media poster terhadap pengetahuan siswa tentangNAPZA. Perubahan pengetahuan lebih besar menggunakan media poster dengannilai rata-rata 4,33 dan standar deviasi 1,241 dibanding media film dengan nilairata-rata 3,60 dan standar deviasi 1,499, sehingga media poster lebih efektifterhadap pengetahuan siswa tentang NAPZA dibanding media film. Ada pengaruhmedia film dan media poster terhadap sikap siswa tentang NAPZA. Perubahansikap lebih besar menggunakan media film dengan nilai rata-rata 14,20 danstandar deviasi 4,405 dibanding media poster dengan nilai rata-rata 9,63 danstandar deviasi 4,716, sehingga media film lebih efektif terhadap sikap siswatentang NAPZA dibanding media poster.Kata Kunci : Film, Poster, Pengetahuan, Sikap, NAPZ

    Kapasitas Kecerdasan Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual

    No full text
    ABSTRAKKekerasan seksual yang terjadi pada anak di bawah umur jika dilihat dari faktorpenyebab salah satunya adalah kemampuan anak dalam menganalisa suatu kejadian masihlemah, anak mudah dibujuk dengan pemberian hadiah, pemenuhan kebutuhan kasih sayangyang kurang, anak kurang mampu berpikir panjang akan dampak suatu kejadian dimana halini disebabkan karena daya tangkap yang kurang. Kemampuan daya tangkap dan analisa initentu saja berada pada kemampuan kognitif (berpikir), sehingga dirasa sangat penting untukmengetahui sejauh mana kapasitas kecerdasan anak yang mengalami kekerasan seksual.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas kecerdasan anak yangmengalami kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif.Pengumpulan data melalui proses tes psikologi berupa tes IQ (Wechsler Inteligence Scale forChildren/WISC), wawancara dan observasi, yang dilakukan pada tiga narasumber yangmerupakan anak usia 10-15 tahun yang mengalami kekerasan seksual dan melapor kePolres Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkanbahwa ketiga narasumber memiliki kapasitas kecerdasan yang kurang yaitu berada di bawahrata-rata dan borderline.Kata kunci: kapasitas kecerdasan, WISC, kekerasan seksua

    PELATIHAN PIJAT BAYI KEPADA KADER BINA KELUARGA BALITA, DESA CATUR, KINTAMANI, BANGLI

    No full text
    ABSTRAKDesa Catur memiliki 3 Banjar, yaitu Banjar Catur, Banjar Mungsengan, dan Banjar Lampu. Desa Catur mempunyai sebuah wadah untuk melakukan pembinaan kepada orang tua balita, yang disebut dengan Bina Keluarga Balita (BKB). Tugas dari kader BKB adalah memberikan pengajaran dan pelatihan kepada kader posyandu dan juga orang tua tentang tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun (balita). BKB Desa Catur terbentuk pada tahun 2015. Namun, sejak tahun 2016 BKB tidak melakukan tugasnya dengan baik. Tidak ada kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan binaan baik kepada kader posyandu maupun kepada orang tua, hal ini dikarenakan keterbatasan kader BKB tentang pemahaman tumbuh kembang anak. Kader BKB yang ada di desa Catur, memiliki tingkat pendidikan yang tergolong rendah, yaitu SMP dan SMA, sehingga mereka kurang memahami tentang tumbuh kembang anak baik proses maupun cara memberikan stimulasi. Kader BKB tidak pernah mendapatkan pelatihan tentang proses tumbuh kembang maupun stimulasi tumbuh kembang anak. Total balita yang ada di Desa Catur berjumlah 120 orang. Dari total balita, ditemukan adanya permasalahan dibeberapa banjar terkait dengan proses tumbuh kembang dan juga gizi. Kasus di Banjar Lampu menunjukkan adanya 2 anak yang mengalami Obesitas, sehingga proses tumbuh kembang mengalami permasalahan. Akibat obesitas yang terjadi, anak menjadi terlambat berjalan. Selain itu di Banjar Mungsengan juga ditemukan kasus 3 balita mengalami gizi kurang dan juga 2 balita mengalami keterlambatan tumbuh kembang, yaitu terlambat bicara dan berjalan. Kondisi ini sangat mengkawatirkan apabila tidak ada penanganan lebih lanjut. Berdasarkan wawancara dan observasi didapatkan permasalahan yaitu: kader tidak mampu memberikan stimulasi tumbuh kembang. Metode penyelesaian masalah yang ditawarkan Tim PKM yaitu akan melakukan pelatihan, pendampingan. Adapun solusi untuk permasalahan yaitu 1) Pelatihan Stimulasi tumbuh kembang anak dengan pijat bayi. Hasil dari kegiatan ini adalah Ketrampilan melakukan pijat bayi dalam kategori terampil sebesar 80%Kata kunci: pijat bayi, kader, bina keluarga balita, catur, kintaman

    Dukungan Sosial Pada Anak Yang Mengalami Kekerasan Seksual

    No full text
    Kasus anak yang mengalami Kekerasan Seksual ini membutuhkan adanya Dukungan Sosial baik itu dari orangtua, anggota keluarga yang lain, teman dekat, ataupun orang-orang yang berada disekitar lingkungannya yang bisa dipercaya dan anak merasa aman dan nyaman untuk bisa menceritakan kejadian yang sudah dialaminya. Dukungan Sosial ini penting untuk membangkitkan rasa percaya diri serta anak yang mengalami kasus kekerasan seksual bisa menjalani kesehariannya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan sosial apa saja yang didapatkan pada anak yang mengalami kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan pada dua narasumber yang merupakan anak dengan kasus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua narasumber memang benar dengan adanya dukungan sosial yang didapatnya bisa memberikan rasa aman dan nyaman sehingga anak dengan kasus kekerasan seksual ini bisa menjalani kesehariannya dengan baik.Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kekerasan Seksual, Anak, Bal

    Peningkatan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Mata Pelajaran Laundry

    No full text
    AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar serta kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran project based learning di kelas XI PH 4 pada mata pelajaran laundry. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(PTK) yang metode analisis datanya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dengan penerapan model pembelajaran project based learning siswa menunjukkan peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis. Diketahui adanya peningkatan persentase rerata hasil belajar pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor serta kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I dan siklus II. Peningkatan hasil persentase rerata skor hasil belajar kognitif sebesar 20.00%, afektif sebesar 21.90%, psikomotor sebesar 20.77%, dan persentase kemampuan berpikir kritis sebesar 10.84%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan melalui penerapan model pemebelajaran project based learning mampu meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI PH 4 di SMK Negeri 5 Denpasar.Kata kunci: Model pembelajaran project based learning, hasil belajar, kemapuan berpikir kritisAbstractThis study aims to determine the increase in learning outcomes and students critical thinking skills by applying the project-based learning model in class XI PH 4 in the laundry subject. This is a classroom action research (CAR) whose data analysis method uses a qualitative descriptive method. The sample of this study was determined using the purposive sampling method. Based on the studys results, it was found that by applying the project-based learning model, students showed an increase in learning outcomes and critical thinking skills. It is known that there is an increase in the average percentage of learning outcomes in cognitive, affective, and psychomotor aspects as well as students critical thinking skills in cycle I and cycle II. The increase in the average percentage score of cognitive learning outcomes is 20.00%, affective is 21.90%, psychomotor is 20.77%, and the percentage of critical thinking ability is 10.84%. Based on the results of the study, it was concluded that the application of the project-based learning model, was able to improve learning outcomes and critical thinking skills of class XI PH 4 students at SMK Negeri 5 Denpasar.Keywords: Project based learning model, learning outcomes, critical thinking skill

    SISTEM INFORMASI RENTAL MOTOR BERBASIS WEB DI BALI SCOOTERS

    Get PDF
    ABSTRACTThis study discusses the design of a web-based motorbike rental information system used in Bali Scooter which allows customers to place orders and find out various updated information ranging from prices and motorbike rental packages that are offered online and can be accessed anywhere, anytime, without must visit the Bali Scooters office. The method used in making this web-based information system is the waterfall method which consists of 4 stages, namely: 1.) Analysis. 2.) Design, 3.) Code, 4.) Testing. Based on the results of the study, it can be concluded that the design in this study discusses the design of a web-based motorbike rental information system that can be used to facilitate work in Bali Scooter properly.Keywords: Information System, Rentals, Motors, Web.ABSTRAKPada penelitian ini membahas tentang rancang bangun sistem informasi rental motor berbasis web yang digunakan di Bali Scooter yang membuat pelanggan bisa melakukan pemesanan dan mengetahui berbagai informasi ter-update mulai dari harga dan paket rental motor yang ditawarkan secara online dan dapat diakses dimanapun, kapanpun, tanpa harus berkunjung ke kantor Bali Scooters. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi berbasis web ini adalah metode waterfall yang terdiri dari 4 tahap yakni: 1.) Analisis,. 2.) Design, 3.) Code, 4.) Testing. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rancang bangun pada penelitian ini membahas tentang rancang bangun sistem informasi rental motor berbasis web dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan di Bali Scooter dengan layak.Kata Kunci: Sistem Informasi, Penyewaan, Sepeda Motor,Web

    PENERAPAN E-GOVERNMENT PADA DESA ADAT DENPASAR MELALUI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DESA ADAT

    No full text
    ABSTRACTThe focus of this research is to apply E-Government in Traditional Village of Denpasar through the development and implementation of the Traditional Village Information System (SIDAT). This traditional village information system is a website-based information system designed to make it easier for traditional village administrators to manage and verify data on their villagers. In addition to verifying data, data collection regarding the status of these residents will also be carried out, whether they are Krama Wed (indigenous Hindus), Krama Tamiu (Hindu immigrants), or Tamiu (non-Hindu immigrants).The method used in this research is a qualitative approach with case studies. Data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation studies. The data obtained will be used as a basis in developing the Traditional Village Information System service.This research resulted in a Traditional Village Information System platform. In addition to having features to manage and verify data, this traditional village information system also has a feature to produce information in the form of graphs and data summaries that make it easier for traditional village administrators to see the real conditions of their villagers.Keywords: Knowledge Repository, Information Technology, Digitalization.ABSTRAKFokus penelitian ini adalah penerapan E-Government pada Desa Adat Denpasar melalui pengembangan dan implementasi Sistem Informasi Desa Adat (SIDAT). Sistem informasi desa adat ini merupakan suatu sistem informasi berbasis website yang dirancang untuk mempermudah pengurus desa adat dalam mengelola serta melakukan verifikasi data krama adatnya. Selain untuk melakukan verifikasi data, juga akan dilakukan pendataan terkait status dari warga tersebut, apakah berstatus sebagai krama wed (warga asli yang beragama Hindu), krama tamiu (pendatang yang beragama Hindu), atau tamiu (pendatang non-Hindu). Status dari warga ini nantinya berkaitan dengan hak dan kewajiban yang melekat sebagai krama desa adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang didapat akan digunakan sebagai landasan dalam mengembangkan layanan Sistem Informasi Desa Adat. Penelitian ini menghasilkan sebuah platform Sistem Informasi Desa Adat. Selain memiliki fitur mengelola serta verifikasi data, sistem informasi desa adat ini juga memiliki fitur untuk menghasilkan informasi baik dalam bentuk grafik maupun ringkasan data yang mempermudah pengurus desa adat dalam melihat kondisi nyata krama adatnya.Kata Kunci : Desa Adat, Teknologi Informasi, E-Government

    PERANAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI DALAM PENCARIAN MAKNA VERBA BAHASA BALI “RASA PADA ANGGOTA TUBUHâ€

    No full text
    Verba Bahasa Bali ‘merasakan’ dapat diekspresikan dengan beberapa jenis leksikon yang memiliki medan makna yang sama yaitu rasa sakit pada anggota tubuh.  Melalui pendekatan MSA (Metabahasa Semantik Alami) dapat diungkap bahwa masing-masing leksikon memiliki makna yang berbeda meskipun  berada pada medan makna yang sama. Hal ini terjadi karena ciri semantik setiap leksikon bisa digambarkan melalui telaah mendalam metabahasa yaitu dengan mengungkap ciri makna asalinya sehingga perbedaan makna yang halus sekalipun bisa dipetakan. Teori NSM (Natural Semantic Metalanguage) mampu membedah sehingga menghasilkan analisis yang mendekati postulat ilmu semantik, yakni satu bentuk untuk satu makna dan satu makna diungkap satu butir leksikon.Kata kunci: Verba Merasakan, Makna AsalÂ

    866

    full texts

    3,121

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Dhyana Pura is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage E-Journal Universitas Dhyana Pura? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!