3121 research outputs found
Sort by
A Pragmatic Study on Politeness Strategies at Traveloka Singapore’s Instagram Post Caption
AbstrakKajian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kesopanan yang digunakan pada Instagram post caption Traveloka Singapura. Kajian ini menggunakan teori strategi kesopanan yang dikemukakan oleh Brown and Levinson (1987). Metode kualitatif digunakan dalam kajian ini dimana datanya diambil dari Instagram post caption. Hasil kajian menunjukan bahwa Instagram post caption Traveloka Singapura menggunakan semua jenis strategi kesopanan, yaitu: strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, strategi kesopanan off –record, dan strategi kesopanan bald - on record.Kata kunci: Strategi kesopanan, jenis strategi kesponan, Instagram post captionAbstractThis study aims to investigate the types of politeness strategies used at Traveloka Singapore’s Instagram post caption. This study used the theory of politeness strategy proposed by Brown and Levinson (1987). The qualitative method was used in this study where the data was taken from the Instagram post caption. The results of this study showed that Traveloka Singapore’s Instagram post caption used all types of politeness strategies were: positive politeness strategy, negative politeness strategies, off record and, bald-on record. Keywords: Politeness strategy, types of politeness strategies, Instagram post captio
Stand Up Comedy dan Launching Inovasi Produk Umbi Bit di Sanctoo Suites & Villas
AbstrakTujuan proyek tugas akhir, kami ingin memperkenalkan olahan berbahan dasar umbi Beetroot serta ingin memperkenalkan manfaat buah beetroot melalui produk inovasi yang sudah kami uji coba terlebih dahulu. Judul dari proyek tugas akhir ini “Event Live Stand Up Comedy Dalam Rangka Launching Produk Olahan Umbi Beetrootâ€. Objek dalam proyek tugas akhir ini umbi beetroot. Responden dalam proyek tugas akhir ini semua kalangan yang hadir pada event yang dilaksanakan serta berpartisipasi langsung dalam mengisi kuesioner, beberapa responden dijadikan narasumber dalam wawancara mengenai makanan dari olahan umbi beetroot. Data yang dikumpulkan dengan tiga metode yaitu observasi yang dilakukan di Sanctoo suite and villas sebagai tempat berlangsungnya acara Launching Produk, wawancara dengan beberapa narasumber , kalangan yang hadir pada event , tamu yang mencicipi olahan umbi beetroot, yang memberikan informasi terkait manfaat umbi beetroot, membagikan kuesioner kepada responden. Data akan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.AbstractThe purpose of this final project, we want to introduce preparations made from Beetroot tubers, also the benefits of beetroots through innovative products. The title of this final project is "Live Stand Up Comedy Event in the Context of Launching Processed Beetroot Products". The object in this final project is beetroot tubers. Respondents in this final project were all people who attended the event that was held and participated directly in filling out the questionnaire, some respondents were used as sources in interviews about foods made from processed beetroot tubers. Data were collected using three methods, namely observations made at Sanctoo suites and villas as a place for the Product Launching event, interviews with several sources, those who attended the event, guests who tasted processed beetroot tubers, who provided information regarding the benefits of beetroot tubers, distributed questionnaires. to the respondent. The data will be analyzed qualitatively and quantitatively
Stres Infertilitas pada Perempuan dan Laki-laki
AbstrakStres infertilitas adalah suatu kondisi yang dialami oleh laki-laki atau perempuan yang belum memiliki keturunan sehingga akan memberikan konsekuensi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres infertilitas pada perempuan dan laki-laki. Metode penelitian ini adalah kuantitatif komparatif. Variabel stres infertilitas diukur dengan alat ukur COMPI-FPSS. Sampel dalam penelitian berjumlah 119 orang (perempuan dan laki-laki) yang mengalami infertilitas. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan stres infertilitas laki-laki dan perempuan, yang terlihat pada personal stress domain, marital stress domain, dan social stress domain.AbstractInfertility stress is a condition experienced by men or women who do not have children so that it will have psychological consequences. This study aims to determine the difference in infertility stress in women and men. The method of this study is comparative quantitative. The infertility stress variable was measured with the COMPI-FPSS measuring instrument. The sample in the study was 119 people (women and men) who experienced infertility. The sample determination technique is carried out by purposive sampling. The results showed that there is a difference between male and female infertility stress, which can be seen in the personal stress domain, marital stress domain, and social stress domain
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dengan Kemampuan Servis Atas pada Pemain Bola Voli Club Portenang
AbstrakDalam permainan bola voli terdapat beberapa keterampilan teknik, salah satunya adalah servis atas. Servis merupakan tanda untuk memulai permainan dan serangan pertama untuk memperoleh poin. Untuk dapat melakukan servis atas dengan baik harus memiliki kondisi fisik yang baik salah satunya kekuatan otot lengan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas pada pemain bola voli. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional korelasi. Penentuan sampel menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05) dan nilai pearson correlation yaitu 0,943 yang berarti terdapat korelasi sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas bola voli.AbstractIn a volleyball there are several technical skills, one of which is the upper serve. Serve is the signal to start the game and the first attack to earn points. Must have good physical condition to serve well, one of which is arm muscle strength. The purpose of this study was to determine the relationship between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball players using cross sectional correlation method. Determination of the sample using inclusion and exclusion criteria obtained a sample of 15 people. The results of this study were analyzed using the pearson product moment correlation test with the value of Sig. (2-tailed) 0.000 (p <0.05) and the pearson correlation value is 0.943 which means that there is a very strong correlation. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a correlation between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball
RANCANG BANGUN APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE MENGGUNAKAN GRAPHQL PADA MULTIPLATFORM APPLICATION
ABSTRACTDuring the last decade the use of APIs has become a mandatory service for web-based applicationdevelopment, in addition to using APIs for communication between applications and database servers,APIs are also used as communication between applications to share data with each other in the B2B(Business to Business) concept. In the current API development, RESTful and SOAP architectures stilldominate where RESTful produces JSON data format and SOAP produces XML data format. In thecurrent development of applications where the use of APIs is used by various platforms such as web,mobile, desktop, smartwatch, IoT devices and other platforms in the same application or data so thatAPI developers who utilize RESTful or SOAP architecture create many versions and API nodes to serveAPI requests from each of these platforms. Not a few developments with limited resources that do notcreate versions or API nodes for each platform at the expense of the performance of the API responseboth from latency, bandwidth and data provided. This research will apply GraphQL architecture indeveloping APIs that are able to serve applications from various platforms, GraphQL can overcomeproblems related to available data and application requirements, minimal use of latency and bandwidthaccording to the needs of each platform as well as documentation and version problems of the API byutilizing the features provided on the GraphQL architecture.Keywords: GraphQL, Multi-platform, API, RESTful, latency, bandwidth.ABSTRAKSelama dekade terakhir penggunaan API menjadi layanan yang wajib disediakan dalam pengembanganaplikasi berbasis web, selain pemanfaatan API untuk komunikasi antara aplikasi dengan database server,API juga dimanfaatkan sebagai komunikasi antar aplikasi untuk saling berbagi data dalam konsep B2B(Business to Business). Dalam pengembangan API saat ini arsitektur RESTful dan SOAP masihmendominasi dimana RESTful menghasilkan format data JSON dan SOAP menghasilkan format databerbentuk XML. Dalam perkembangan aplikasi saat ini dimana penggunaan API digunakan berbagaimacam platform seperti web, mobile, desktop, smartwatch, IoT devices dan platform lain dalam satuaplikasi atau data yang sama sehingga pengembang API yang memanfaatkan arsitektur RESTful atauSOAP membuat banyak versi dan node API untuk melayani permintaan API dari masing-masingplatform tersebut. Tidak sedikit pengembangan dengan keterbatasan resource yang tidakmengkhususkan versi atau node API untuk masing-masing platform dengan mengorbankan performadari response API tersebut baik dari latency, bandwidth maupun data yang disediakan. Penelitian iniakan menerapkan arsitektur GraphQL dalam mengembangkan API yang mampu melayani aplikasi dariberbagai platform, dimana GraphQL dapat mengatasi masalah terkait data yang tersedia dan dibutuhkanaplikasi, penggunaan latency dan bandwidth yang minimal sesuai kebutuhan masing-masing platformserta permasalahan dokumentasi dan versi dari API dengan memanfaatkan fitur-fitur yang disediakanpada arsitektur GraphQL.Kata Kunci: GraphQL, Multi-platform, API, RESTful, latency, bandwidth
APLIKASI MUSIK EDITOR GAMELAN RINDIK DENGAN NOTASI BALI BERBASIS ANDROID
ABSTRACTGamelan Rindik is one of the traditional Balinese gamelan musical instruments consisting of 3 instrumental instruments, namely; plain rindik, sangsih rindik, and 1 distilled piece. People in general find it difficult to have a set of balinese gamelan and are less familiar with balinese notation in a gamelan. Then a music editor application is needed for the gamelan rindik instrument which is used for the process of introducing the gamelan rindik along with balinese notation. The design method is through collecting data from balinese notation literature, Unifieded Modeling Language (UML) and subsequently implementing it. While the purpose and benefits of this application are to produce a rindik gamelan editor music application that makes it easier for parties who are interested in playing rindik gamelan to learn to play rindik without having to buy a set of rindik gamelan. The results of this application can also help in preserving Balinese cultural arts, especially balinese rindik gambelan instruments and Balinese notation produced when playing the application, providing notation output in the form of softcopy and hardcopy as well as rindik sound output from the notation made. The app focuses on creating notations based on the rules of one beat and half beat on universal music.Keywords: music editor, gamelan, rindik, one beat, half a beat.ABSTRAKGamelan Rindik merupakan salah satu alat musik gamelan tradisional bali yag terdiri dari 3 alat instrumental yakni ; rindik polos, rindik sangsih, dan 1 buah suling. Masyarakat pada umumnya kesulitan untuk memiliki seperangkat gamelan bali dan kurang mengenal notasi bali pada sebuah gamelan. Maka diperlukan sebuah aplikasi music editor instrument gamelan rindik yang digunakan untuk proses pengenalan gamelan rindik beserta notasi bali. Metode perancangan melalui poengumpulan data dari literatur notasi bali, Unifieded Modeling Language (UML) dan selanjutnya mengimplementasikannya. Sedangkan tujuan dan manfaat dari aplikasi ini yaitu menghasilkan aplikasi musik editor gamelan rindik yang memudahkan bagi pihak yang tertarik dalam memainkan gamelan rindik dapat belajar bermain rindik tanpa harus membeli seperangkat gamelan rindik. Hasil dari aplikasi ini juga dapat membantu dalam melestarikan seni budaya bali khususnya instrumen gambelan rindik Bali dan notasi Bali yang dihasilkan saat memainkan aplikasi, memberikan output notasi berupa softcopy dan hardcopy serta output suara rindik dari notasi yang dibuat. Aplikasi ini memfokuskan pada pembuatan notasi berdasarkan aturan-aturan ketukan satu dan ketukan setengah pada music universal.Kata Kunci : musik editor, gamelan, rindik, satu ketukan, setengah ketuka
GRAMMATICAL ERRORS IN ENGLISH STORIES FROM WATTPAD ONLINE APPLICATION
ABSTRACTThis study aims to analyze the instances and causes of the grammatical errors in selectedEnglish stories found in the Wattpad application. The data of this study was taken from awerewolf fiction in a Wattpad story entitled “A Different Kindâ€; it was released on August2016 written by the author named “anwcamoloverâ€. A descriptive qualitative method as theresearch method was utilized in this study. In collecting the data, the study used documentationmethod, and note-taking techniques. The data were analyzed descriptively and was presentedby applying informal method. In analyzing the data, the descriptive qualitatively using theoryproposed by Richard (1974) to analyze the causes of grammatical error. This study found threecauses of grammatical errors, including over-generalization, ignorance of rule restriction, andfalse concept hypothesized in the Wattpad story entitled “A Different Kindâ€.Keywords: grammatical errors, causes of error, WattpadABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kesalahan tata bahasa dalam cerita.Data penelitian ini diambil dari cerita Wattpad jenis fiksi manusia serigala berjudul “ADifferent Kindâ€; dirilis pada Agustus 2016 yang ditulis oleh penulis bernama“anwcamoloverâ€. Metode deskriptif kualitatif sebagai metode penelitian dalam penelitian ini.Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, dan teknikmencatat. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dengan menggunakan metodeinformal. Dalam menganalisis data, deskriptif kualitatif menggunakan teori yang dikemukakanoleh Richard (1974) untuk menganalisis penyebab kesalahan tata bahasa. Studi inimenemukan bahwa ada tiga penyebab kesalahan tata bahasa, termasuk generalisasi yangberlebihan, ketidaktahuan akan batasan aturan, dan konsep yang salah yang dihipotesiskandalam cerita Wattpad berjudul “A Different Kindâ€.Kata kunci: Kesalahan tata bahasa, penyebab kesalahan, Wattpa
CODE MIXING LANGUAGE INDONESIAN ENGLISH IN VIDEOS OF YUVI PHAN’S YOUTUBE CHANNEL
ABSTRACTCode mixing is the process of mix two or more languages into one discourse or utterancein a particular situation. This study discussrs code mixing of Indonesian and Englishlanguage in videos of Yuvi Phan Youtube Channel, which aims to identify the types ofcode-mixing and describe the reasons for the usage of code-mixing that Yuvi Phan uses inher videos. The data were taken from two videos of Yuvi Phan Youtube Channel entitled“konspirasi teori penyebab déjà vu†and “mantul tips styling natural curls gampangâ€.Those data were collected using the documentation method by applying the note-takingtechnique. The theories used for the analysis are the theory of types of code-mixing byMuysken and reasons for using code-mixing by Hoffman. The findings of this studyindicate that all types of code-mixing are used in the videos. Those are 70 code-mixing forInsertion, 26 code-mixing for Alternation, and 50 for Congruent Lexicalization. In thisartcile, all of the reasons also appear in the code-mixing.Keywords: Code mixing, types of code mixing, Bilingual, Yuvi Phan.ABSTRAKPencampuran kode adalah proses mencampur dua atau lebih bahasa menjadi satu wacanaatau ucapan dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenisjenispencampuran kode dan menjelaskan alasan penggunaan pencampuran kode yangdigunakan Yuvi Phan dalam videonya. Data tersebut diambil dari dua video ChannelYoutube Yuvi Phan berjudul "konspirasi teori penyebab deja vu" dan "mantul tips stylingnatural curls gampang". Data tersebut dikumpulkan menggunakan metode dokumentasidengan menerapkan teknik pencatatan. Teori yang digunakan untuk analisis adalah teorijenis pencampuran kode oleh Muysken dan alasan untuk menggunakan pencampuran kodeoleh Hoffman. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semua jenis pencampuran kodedigunakan dalam video. Itu adalah 70 pencampuran kode untuk Penyisipan, 26pencampuran kode untuk Alternation, dan 50 untuk Leksikalisasi Kongruen. Di sinitermasuk semua alasan juga muncul dalam pencampuran kode.Kata kunci: Pencampuran kode, jenis pencampuran kode, Bilingual, Yuvi Pha
WOMEN’S LANGUAGE USED BY FEMALE CHARACTERS IN WONDER WOMAN MOVIE
ABSTRACTIt aimed at identifying the language features applied by female characters and finding outthe functions of each type of women’s linguistic features. This paper used the theory ofwomen’s linguistic features proposed by Lakoff. She describes ten women’s languagefeatures: lexical hedges, tag questions, rising intonation on declarative, empty adjectives,precise colour terms, intensifiers, hypercorrect grammar, super polite forms, avoidanceof strong swear words, and emphatic stress. The data source in this study is WonderWoman Movie. The movie was chosen as the data source because it contained manywomen’s dialogues and the features and function of women’s language. The collecteddata was identified and selected, then analyzed the features of women’s language used bythe female characters in Wonder Woman movie and analyzed the function of women’slinguistic features based on Lakoff. The method applied in collecting data was thedocumentation method. Afterwards, the method of analyzing data in this study was thedescriptive qualitative method. This study applied the informal method in presenting thedata analysis, which represented the result of analysis by using words and its purposes togive the explanation to make the readers understand easily. The findings of the analysisshowed there were six kinds of women’s linguistic features found in Wonder WomanMovie: lexical hedges or fillers, rising intonation on declarative, empty adjectives,hypercorrect grammar, super polite form, and intensive adverbs. There were also somefunctions of women’s linguistic features found in the data. The functions of each type offeature are closely related to the context in which it is used. Each type of women’slinguistic feature found in the movie displays has different functions and reasons. Ingeneral, the finding of the analysis of functions aimed to be polite and avoiding strongexpressions.Keywords: Women’s Language, Female Characters, Wonder Woman Movie.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ciri kebahasaan yang diterapkan olehtokoh perempuan dan mengetahui fungsi masing-masing jenis ciri kebahasaanperempuan. Makalah ini menggunakan teori fitur linguistik perempuan yangdikemukakan oleh Lakoff. Dia menjelaskan sepuluh fitur bahasa wanita: batasan leksikal,pertanyaan tag, intonasi naik pada deklaratif, kata sifat kosong, istilah warna yang tepat,intensifiers, tata bahasa hiperkoreksi, bentuk super sopan, menghindari kata-kataumpatan yang kuat, dan tekanan empatik. Sumber data dalam penelitian ini adalahWonder Woman Movie. Film tersebut dipilih sebagai sumber data karena banyak memuatdialog-dialog perempuan serta fitur dan fungsi bahasa perempuan. Data yang terkumpuldiidentifikasi dan diseleksi, kemudian dianalisis fitur bahasa wanita yang digunakan oleh karakter wanita dalam film Wonder Woman dan menganalisis fungsi fitur linguistikwanita berdasarkan Lakoff. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalahmetode dokumentasi. Selanjutnya, metode analisis data dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menerapkan metode informal dalammenyajikan analisis data, yang merepresentasikan hasil analisis dengan menggunakankata-kata dan tujuannya untuk memberikan penjelasan agar mudah dipahami olehpembaca. Temuan analisis menunjukkan ada enam jenis fitur linguistik wanita yangditemukan di Wonder Woman Movie: leksikal hedges atau pengisi, intonasi naik padadeklaratif, kata sifat kosong, tata bahasa hiperkoreksi, bentuk super sopan, dan kataketerangan intensif. Ada juga beberapa fungsi fitur linguistik perempuan yang ditemukandalam data. Fungsi masing-masing jenis fitur terkait erat dengan kontekspenggunaannya. Setiap jenis fitur kebahasaan perempuan yang terdapat dalam tayanganfilm memiliki fungsi dan alasan yang berbeda-beda. Secara umum, temuan analisis fungsibertujuan untuk bersikap sopan dan menghindari ekspresi yang kuat.Kata kunci: Bahasa Wanita, Karakter Wanita, Film Wonder Woman
Uji Efek Anti Bakteri Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Zona Hambat Bakteri Penyebab Jerawat Propionibacterium acnes
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan salah satu gangguan kulit yang umum terjadi dan kerap disebabkan oleh infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik sintetis dalam pengobatan jerawat sering menimbulkan resistensi bakteri, sehingga dibutuhkan alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap pertumbuhan bakteri P. acnes serta menentukan konsentrasi paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang melibatkan tiga konsentrasi ekstrak (30%, 40%, dan 50%) serta dua kontrol (positif dan negatif). Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram dan hasil zona hambat dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor pada konsentrasi 30% menghasilkan zona hambat terbesar sebesar 2,0 mm, disusul oleh konsentrasi 50% dan 40% masing-masing sebesar 1,8 mm dan 1,5 mm. Kontrol positif (krim enbatic) menunjukkan zona hambat 1,8 mm, sedangkan kontrol negatif (etanol 70%) tidak menghasilkan zona hambat. Aktivitas antibakteri ini diduga berasal dari kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, fenol, dan saponin yang terdapat dalam daun kelor. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap Propionibacterium acnes, dengan konsentrasi 30% sebagai dosis paling efektif dalam penelitian ini