3121 research outputs found
Sort by
Penyuluhan Diet DM dengan Metode Emo Demo terhadap Pengetahuan Pasien DM Tipe II Di RSU Bhakti Rahayu Tabanan
Penyuluhan adalah kegiatan mendidik atau menambah pengetahuan dengan tujuan merubah perilaku. Kegiatan ini apabila dilakukan dengan metode ceramah, belum mampu menyentuh rasa dan emosi individu. Supaya pemahaman dan cara pandang individu berubah diperlukan usaha yang bisa menyentuh hati, sehingga bisa responden termotivasi. Emodemo merupakan salah satu metode pemberian informasi dengan menggunakan daya pikir tentang kejadian berdasarkan kenyataan ataupun pengalaman seseorang dan mampu membuat orang terpengaruh untuk menerapkannya. Pengelolaan diet DM hampir sama dengan rekomendasi diet masyarakat umumnya yakni mengkonsumsi makanan bergizi serta sesuai dengan kebutuhan, namun yang perlu diterapkan adalah prinsip 3J (jadwal, jenis, jumlah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan diet DM dengan metode emo demo terhadap perubahan pengetahuan penderita diabetes melitus tipe II di RSU Bhakti Rahayu Tabanan. Jenis penelitian eksperimental, dengan rancangan penelitian eksperimen ulang atau pretest- posttest, dengan jumlah sampel 37 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh penyuluhan diet DM dengan metode emo demo terhadap pengetahuan pasien DM tipe II di RSU Bhakti Rahayu Tabanan dengan uji Wilcoxon (Z) sebesar -5,190 dengan nilai p (0,00) < 0,05. Penelitian ini diharapkan bisa dijadikan pustaka dalam pemberian informasi kesehatan kepada pasien Diabetes mengenai diet DM dengan metode emo demo
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI UPTD PUSKESMAS MENGWI III KABUPATEN BADUNG BALI TAHUN 2022
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang melibatkan organ saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dari infeksi ringan sampai berat ISPA termasuk Air Bone Diseanse yang penularan penyakitnya melalui udara. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan fisik rumah dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut di wilayah UPTD Puskesmas Mengwi III kabupaten Badung Bali tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di puskesmas mengwi III pada bulan juni 2022 terdapat 54 sampel dengan melakukan observasi menggunakan instrument kuesioner peneltian. Dengan mengunakan uji chi-square sebagai analisis bivariate. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,168> 0,05, yang artinya sanitasi lingkungan fisik rumah tidak ada hubungan dengan kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut di UPTD Puskesmas Mengwi III Kabupaten Badung Bali tahun 2022
Evaluasi Penerapan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dari Puskesmas ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali
Abstrak
Untuk mewujudkan sistem rujukan berjenjang yang berkualitas, maka dibuatlah aplikasi berbasis internet yang dinamakan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE). Tingginya jumlah rujukan pasien dengan gangguan jiwa dari Puskesmas ke RSJ Provinsi Bali yang belum menggunakan SISRUTE menjadi penanda bahwa SISRUTE belum terlaksana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Penerapan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dari Puskesmas ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang melakukan wawancara mendalam dan observasi dokumen. Orang yang diwawancarai ditentukan dengan metode purposive dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Masing-masing informan berasal dari di Puskesmas Susut I, Puskesmas Kintamani VI, Puskesmas Gianyar I, Puskesmas Gianyar II dan RSJ Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan teori George Edward III untuk mengetahui 4 faktor yang mempengaruhi implentasi kebijakan yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan SISRUTE sudah sesuai dengan Pedoman Sistem Rujukan Nasional dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1 Tahun 2012. Namun, faktor yang menyebabkan penggunaan SISRUTE menjadi rendah adalah kurangnya tenaga terlatih dalam menjalankan SISRUTE, tidak adanya anggaran khusus SISRUTE serta belum terlaksananya komunikasi antara menajeman dan pelaksana dalam menjalankan SISRUT
Pola Asuh Orang Tua pada Anak Dalam Bermain Gadget
Orang tua dan anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi dalam kegiatan pengasuhan, di mana oran tua memperhatikan, mengatur, mendisiplinkan, memberi penghargaan dan hukuman, serta menanggapi keinginan anaknya. Orang tua sebagai hak dan kewajiban orangtua dalam mendidik anak dan sosialisasi anak. Anak yang bermain gadget menyebabkan anak menjadi pribadi yang tertutup dan suka menyendiri. anak yang sedang berada pada usia pertengahan (middle) adalah masa perkembangan anak yang berusia 10-12 tahun. Gadget berkembang sangat pesat di Indonesia. Bahkan gadget menjadi salah satu negara dengan pengguna Facebook, Twitter, dan WhatsApp terbanyak di dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus penelitian ini dikumpulkan menggunakan wawancara,observasi,dan dokumentasi. Hasil interpretasi penelitian ini merupakan hasil akhir dari analisis data yang ditafsirkan menggunakan interpretasi data, dimana aspek – aspek dan faktor – faktor mempengaruhi pola asuh orang tua dalam meminimalisir penggunaan gadget terhadap anak usia 10-12 tahun di Denpasar Utara ,Kelurahan Tonja
Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Kualitas Tidur pada Lansia di Banjar Dlod Pasar Blahkiuh
Tujuan penelitian yaitu untuk mencari korelasi antara aktifitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia di banjar dlod pasar blahkiuh abiansemal.. Metode yang digunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional, dimana merupakan penelitian dengan pengukuran atau pengamatan yang dilakukan pada saat bersamaan pada data variabel independen dan dependen (sekali wakt
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI JB DI SMK PRSHANTI NILAYAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas XI JB SMK Prshanti Nilayam dalam mata pelajaran pengelolaan dan penyajian makanan Indonesia menggunakan model pembelajaran talking stick dengan yang tidak menggunakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasi eksperimental design, yaitu Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan, 1) tidak terdapat perbedaan antara nilai pre-test pada siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol, karena P-value (Sig. 2-tailed) = 0,157 lebih dari α = 0,05, 2) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas kontrol, karena hasil uji-t pada kolom Sig.(2 tailed) = 0.000 yang kurang dari α = 0.05, 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas eksperimen, karena hasil uji-t pada kolom Sig.(2 tailed) = 0.001 kurang dari α = 0.05, dan 4) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai post-test pada siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol karena P-value (Sig. 2-tailed) = 0,000 yang kurang dari α = 0,0
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MEMBANGUN MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN
ABSTRAKKepemimpinan memegang peranan yang pentingdalam kinerja sebuah perusahaan atauorganisasi.Seorangpemimpinharusmemilikimotivasikerjayangdapatditularkankebawahan atau karyawannya. Kepemimpinan yang efektif membangun motivasi kerja semakinbaikdanbermanfaatsehinggakinerjakaryawansemakinmeningkatpula.Penelitianinibertujuan untuk melihat peran kepemimpinan dalam membangun motivasi kerja dan kinerjakaryawansebuahperusahaanatauorganisasi.Metodologipenelitianinimenggunakanpendekatan kualitatif eksploratif dengan didukung berbagai referensi dan pengalaman dalammenunjukkan bahwa peran kepemimpinan mampu mempengaruhi motivasi kerja dan kinerjakaryawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan membawa pengaruhdalammembangun motivasi kerjadan mempengaruhi kinerja karyawan dalammencapaitarget di sebuah perusahaan atau organisasi.KataKunci: Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja karyawa
OPTIMALISASI POTENSI PARIWISATA LABUAN BAJO SEBAGAI BALI BARU DARI PERSPEKTIF SDM
ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Labuan Bajo sebagaiBali baru dari perspektif sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalahdengan pendekatan deskriptif kualitatif dan survei terhadap informasi yang sudah memahamikondisi destinasi pariwisata Labuan Bajo saat ini dan kajian pustaka. pengambilan sampelpenelitian ini berjumlah 100 responden. penelitianmenunjukkanbahwadalam perspektifsumber daya manusia, Labuan Bajo memiliki potensi wisata yang sangat bagusbaik dari segialam, budaya, lokasi, serta memiliki fasilitas pendukung. Namun dari perspektifsumber dayamanusiabahwa untuk mengoptimalkan pariwisata Labuan Bajo sebagai Bali baru adalahperlunya pembinaan sumber daya manusia yang optimal, pembinaan tenaga kerja lokal dalammemahami potensi pariwisata. Sehingga harapan untuk menjadi Bali baru akan terwujud dandengan potensisumber daya manusia yang bagus. Untuk mendukung hal ini diharapkanpemerintah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal.Masyarakat diharapkanuntuk sunguh-sungguh mengikuti pelatihan yang ada agar mampu melihat potensi yang adadan dapat di kembangkan menjadi destinasi wisata.Katakunci:potensi, sumber daya manusia, Labuan Baj
Strategi Pada LPD Desa Adat Padonan Dalam Menghimpun Dana Masyarakat
ABSTRAKLembagaPerkreditanDesaatauLPDsangatberkontribusibagiperekonomianpedesaan. Kemajuan perekonomian dapat dimulai dari desa yang nantinya jika sudah meratakeadaan ekonomi di setiap desa maka otomatis berdampak pada keadaan ekonomi di kotadan akan mengalami kestabilan di segala bidang.Kegiatan utama LPD adalah menghimpundana dari masyarakat berupa tabungan tabungan dan deposito, dan menyalurkan kembalikepada masyarakat yang membutuhkan dana dalam bentuk pinjaman atau kredit. PokokpermasalahanpenelitianiniadalahbagaimanastrategiLPDDesaAdatPadonandalammenghimpundanamasyarakat.Adapuntujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuibagaimana strategi LPD Desa Adat Padonan dalam menghimpun dana masyarakat. Penelitianinimenggunakanpendekatananalisiskualitatifdeskriptif.SumberdatayangdigunakanmerupakandataprimerdansekunderyangdiperolehdiLPDDesaAdatPadonan.Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studidokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahanserta faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman pada LPD Desa Adat Padonan dan terdapatstrategi-strategi dalam menghimpun dana masyarakat yang dianalisis menggunakan analisisSWOT.Kata kunci:strategi menghimpun dana,faktor internal, faktor eksterna
PEMAKNAAN BAHASA NON-VERBAL DALAM IKLAN SMARTPHONE PADA SOSIAL MEDIA: KAJIAN SEMIOTIKA SOSIAL
ABSTRAKBanyak ditemui adanya iklan-iklan digital yang menyimpang dalam menggunakan metode komunikasi non-verbal. Alih-alih untuk menyampaikan informasi mengenai produk tertentu, malah memberikan miss-interpretasi yang salah dan membingungkan. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memaknai dan memahami bentuk-bentuk penggunaan bahasa non-verbal pada iklan digital dalam penyampaian informasi mengenai produk smartphone tertentu berdasarkan teori Semiotika Sosial. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan struktur komponen iklan sebagai bahasa nonverbal dalam iklan digital untuk pemasaran smartphone; (2) mendeskripsikan hubungan antara tanda dan acuannya sebagai penanda dan tanda dalam iklan digital untuk pemasaran smartphone; dan (3) mendeskripsikan dan memberikan gambaran saran mengenai peran makna yang tepat dalam periklanan digital untuk pemasaran smartphone. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk pengumpulan data dari partisipan penelitian berupa media visual dari media sosial Instagram. Objek penelitian adalah perilaku nonverbal seperti ekspresi wajah, gerak tubuh, bahasa tubuh, gerakan, sentuhan, dan tampilan yang dapat dilihat dalam iklan digital. Untuk memberikan gambaran kesesuaian antara penerapan semiotika dengan praktik penyampaian informasi tertentu melalui iklan digital untuk pemasaran smartphone. Hasil penelitian ini meliputi penambahan variabel ilmu semiotika dalam desain periklanan digital untuk pemasaran smartphone. Untuk mencegah kesalahpahaman antara pengiklan dan khalayak sasaran, kesesuaian yang ideal antara keinginan dan pesan yang ingin disampaikan dapat terjalin dengan baik. Perluasan ilmu bahasa ke bidang yang lebih baru, seperti dunia bisnis dan periklanan komersial, adalah tujuan lain dari penelitian ini.Kata kunci: semiotika, smartphone, makna, nonverbal, komersia