3121 research outputs found
Sort by
Analisis Sistem Akuntansi pada Koperasi sebagai Pendukung Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM di Kota Denpasar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi pada koperasi sebagai pendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Denpasar. Sistem akuntansi yang efektif pada koperasi dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan, yang berperan penting dalam memberikan akses pembiayaan serta layanan keuangan bagi UMKM. Dengan metode analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi penerapan sistem akuntansi koperasi terhadap kebutuhan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang baik membantu koperasi dalam memberikan laporan keuangan yang andal, sehingga meningkatkan kepercayaan anggota UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Denpasar
Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi atas Prosedur Pembayaran Utang kepada Supplier pada Hotel Intercontinental Bali Sanur Resort
Dalam memenuhi kebutuhan operasional hotel perlu adanya transaksi pembelian barang atau jasa kepada Supplier atau vendor. Transaksi yang dilakukan secara kredit pasti akan menimbulkan utang pada suatu perusahaan. Dalam hal pelunasan utang ini menjadi tugas dan tanggung jawab seorang Staff Account Payable. Tujuan dari laporan ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis Sistem Akuntansi dalam melakukan pembayaran hutang kepada Supplier di Hotel InterContinental Bali Sanur Resort. Laporan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi pada objek yang akan di teliti. Pembayaran secara kredit juga diterapkan dalam melakukan transaksi pembelian barang atau pembayaran jasa di Hotel InterContinental Bali Sanur Resort dengan penangguhan pembayaran sesuai dengan termin yang sudah disepakati oleh kedua pihak. Dalam melakukan transaksi pembayaran utang perlu adanya beberapa dokumen seperti Invoice, Purchase Order, Purchase Order Receiving, Faktur Pajak untuk invoice tertera PPN dan Dokumen CK-6 apabila ada pembelian alcohol beverage. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai dan kredit tetapi dalam kegiatan operasional cenderung melakukan pembayaran secara kredit melalui transfer. Salah satu hambatan yang sering dialami oleh Account Payable dalam melakukan pembayaran utang kepada Supplier atau vendor yaitu kurangnya kelengkapan dokumen yang seharusnya dilengkapi oleh Supplier seperti faktur pajak apabila pada invoice tertera PPN
Analisis Peran Konsultan Pajak terhadap Perhitungan PPh 21 di Ms Ria Tax Consultant
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konsultan pajak dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 di Ms Ria Tax Consultant. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mendalami peran konsultan pajak dalam perhitungan PPh 21 dan kontribusi konsultan pajak dalam meminimalkan beban pajak bagi klien. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen terkait perhitungan PPh 21. Hasilnya menunjukkan bahwa konsultan pajak berperan penting dalam merumuskan strategi perencanaan pajak yang efektif, menggunakan berbagai metode perhitungan seperti gross, net, dan gross up. Konsultan juga memberikan saran dan rekomendasi untuk mengurangi beban pajak secara legal, serta memberikan edukasi dan konsultasi mengenai peraturan perpajakan. Dengan demikian, konsultan pajak tidak hanya membantu klien mengurangi beban pajak tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku Berdasarkan temuan ini, penelitian menyarankan bahwa konsultan pajak perlu terus meningkatkan pengetahuan dalam perencanaan pajak untuk memberikan layanan yang lebih efektif kepada klien. Selain itu, klien juga disarankan untuk lebih proaktif dalam berkonsultasi dengan konsultan pajak untuk mengoptimalkan strategi perencanaan pajak
Analisis Sistem Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada Kantor Pegadaian Cabang Kerobokan Unit Muding
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem Akuntansi Penerimaan dan pengeluaran kas pada kantor pegadaian cabang kerobokan unit muding, dimana Sistem akuntansi erat kaitannya dengan sebuah organisasi ataupun perusahaan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Pada sistem akuntansi manajemen perusahaan diharapkan mampu menjalankan sebuah sistem akuntansi yang baik dan bermutu dalam menangani kegiatan pokok perusahaan. Untuk itulah perusahaan memerlukan adanya suatu sistem akuntansi yang dapat membuat perusahaan mampu untuk mencapai tujuan secara efektif dan juga efisien. Sistem akuntansi juga memiliki bagian yang penting dalam suatu perusahaan. Dimana Dalam sebuah perusahaan sistem akuntansi yang sedang berjalan, berfungsi untuk menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan, untuk mengetahui maju mundurnya suatu perusahaan dari laporan keuangan perusahaan tersebut. Laporan ini menjelaskan terkait dengan sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada kantor pegadaian cabang Kerobokan Unit Muding. Pegadaian bergerak dalam bidang layanan keuangan, khususnya gadai, dan juga menyediakan layanan lain seperti pembiayaan kredit dengan sistem gadai, jasa titipan, jasa taksiran, sertifikasi dan perdagangan logam mulia serta batu permata, investasi emas, pembelian emas batangan secara tunai atau ansuran Pegadaian merupakan lembaga keuangan buka bank yang dapat membantu Masyarakat untuk mendapatkan dana yang cepat untuk berbagai keperluan, seperti pengembangan usaha atau kebutuhan tak terduga. Pegadaian juga dapat membantu masyarakat untuk menghindari pinjaman berbunga tinggi
Analisis Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas Tunai pada Pegadaian
Penelitian ini berfokus pada evaluasi sistem pengendalian internal penerimaan kas tunai di pegadaian abianbase. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum, pegadaian telah menerapkan sistem pengendalian internal yang cukup baik. Namun, terdapat beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, seperti kurangnya pemisahan tugas antara petugas yang menerima kas dan petugas yang melakukan pencatatan, serta belum optimalnya pemantuan terhadap transaksi tunai yang bernilai besar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan dan kelemahan sistem pengendalian internal penerimaan kas tunai pada pegadaian serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa perlu adanya perbaikan pada beberapa aspek pengendalian internal untuk meningkatkan keamanan dan akuntabilitas peneriman kas tunai di pegadaian
TINGKAT REGULASI EMOSI PADA REMAJA TENGAH
ABSTRAK Tugas perkembangan menuntut remaja untuk mampu meregulasi emosi, namun pada kenyataannya remaja merupakan kelompok usia paling rentan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi secara efektif. Dua penelitian sebelumnya menyatakan bahwa regulasi emosi remaja tengah berada dalam kategori rendah, sementara tiga penelitian yang lain menyatakan regulasi emosi berada dalam kategori sedang. Perbedaan berbagai studi tersebut menggugah ketertarikan peneliti untuk menguji gambaran regulasi emosi pada remaja tengah yang sesungguhnya. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui gambaran regulasi emosi pada remaja tengah. Regulasi emosi diukur dengan menggunakan Skala Regulasi Emosi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif tipe deskriptif. Populasi penelitian sejumlah 890 remaja tengah, sementara sampel penelitian sejumlah 277 remaja tengah, yang didapat dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menyebutkan ada 8 subjek memiliki regulasi emosi sangat rendah (2,9%), 51 subjek memiliki regulasi emosi rendah (18.4%), 34 subjek memiliki regulasi emosi sedang (12,3%), 184 subjek memiliki regulasi emosi tinggi (66,4%), dan 0 subjek memiliki regulasi emosi sangat tinggi (0%). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja tengah cukup mampu meregulasi emosi diri sendiri. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemetaan mengenai tingkat regulasi emosi pada remaja tengah dan menjadi landasan untuk pengembangan program intervensi psikologi dengan topik regulasi emosi
EDUTOURISM URBAN FARMING UNTUK MEWUJUDKAN DESA WISATA KELAN TANGGUH DAN PRO-LINGKUNGAN
Desa Wisata Kelan terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dan mempunyai potensi wisata bahari dan wisata kuliner dengan memanfaatkan hasil laut berupa seafood sebagai menu utamanya. Potensi wisata tersebut saat ini sudah berjalan, namun secara ekonomi belum memberikan dampak yang maksimal. Hal ini disebabkan oleh menu pelengkap seafood berupa sayur-sayuran masih banyak dibeli dari luar Desa Wisata Kelan, padahal lahan perkebunan masih tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang diberikan adalah penerapan Model Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation. Model ini dikemas menjadi edutourism dengan sasaran siswa (SD dan SMP), wisatawan/pengunjung, dan masyarakat Desa Wisata Kelan. Implementasi solusi tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran (Pokdarwis dan Ibu-ibu PKK), siswa (SD dan SMP), dan wisatawan/pengunjung mengenai Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation. Selain itu, masyarakat yang berkecimpung pada usaha wisata kuliner juga mengalami peningkatan pendapatan akibat berkurangnya kebocoran (leakages) pembelian menu pelengkap seafood berupa sayur-sayuran, dan juga sebagai akibat keberhasilan penguatan lingkungan yaitu keberhasilan pengolahan sampah domestik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) untuk mendukung Model Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation
PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA BERENERGI SURYA UNTUK IRIGASI SISTEM PERTANIAN TERPADU DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MANTEHAGE 1 BANGO
Pelatihan penerapan teknologi pompa berenergi surya untuk irigasi sistem pertanian dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di desa Mantehage 1 Bango, Minahasa Utara. Evaluasi dilakukan terhadap 25 responden untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis mereka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek. Pada pemahaman tentang energi surya, cara kerja, konversi energi, dan penggunaannya dalam irigasi, terjadi peningkatan skor dari 32% pada pretest menjadi 92% pada posttest. Pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan energi surya meningkat dari 40% menjadi 96%. Pemahaman terkait sistem penyimpanan energi meningkat dari 20% menjadi 96%, sementara kemampuan instalasi dan pemeliharaan sistem pompa meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, kemampuan untuk memprediksi kebutuhan energi dan efisiensi sistem irigasi menunjukkan peningkatan signifikan, dari 16% menjadi 88%. Evaluasi aspek ketersediaan air untuk pertanian menunjukkan seluruh indikator mengalami peningkatan hingga 100% pada posttest, termasuk kebutuhan air, pemanfaatan pompa air, dan pemeliharaan sumur. Dalam aspek pemeliharaan pertanian, seluruh indikator seperti pengendalian hama, teknik pemupukan, perawatan alat, dan pengelolaan tanah mengalami peningkatan dengan rata-rata skor mencapai 96-100% pada posttest. Hasil ini menunjukkan keberhasilan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi peserta, khususnya dalam penerapan teknologi irigasi berbasis energi surya. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan ini dapat mendukung sistem pertanian terpadu yang berkelanjutan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mengurangi risiko stunting di wilayah kepulauan kecil
UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF DALAM PENANGANAN KASUS DBD DI DESA PENARUNGAN, MENGWI, BADUNG, BALI
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Desa Penarungan di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, merupakan daerah dengan iklim tropis yang rentan terhadap penyebaran DBD, terutama karena kondisi lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan upaya promotif dan preventif dalam mengatasi kasus DBD di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan door-to-door yang difokuskan pada ibu rumah tangga. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tindakan pencegahan seperti penerapan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelaksanaan penyuluhan, diukur melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan risiko penyebaran DBD di Desa Penarungan
DAMPAK PELATIHAN PEMBUATAN MAKAN PAGI, PENERAPAN HIGINIS DAN SANITASI, DAN PENGELOLAAN SEDERHANA PONDOK WISATA DI DUSUN AMPLAS, WANGAYA GEDE, PENEBEL, TABANAN
Dusun Amplas, Desa Wangaya Gede, Penebel, Tabanan merupakan sebuah daerah tujuan wisata yang memiliki pemandangan yang indah memadukan antara persawahan, ladang pertanian, kehidupan masyarakat yang berkembang dan heterogin bidang pekerjaan penduduknya mulai dari petani, peladang, pedagang, wirausaha, pekerja di industry perhotelan dan pariwisata, dan pegawai swasta maupun negeri.Saat ini Dusun Amplas sedang disiapkan untuk menjadi Daerah Tujuan Wisata mengingat Dusun Amplas memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Daerah Tujuan Wisata yang memiliki keindahan alam dengan keragaman hayati flora dan faunanya yang berada di sisi selatan kaki Gunung Batukaru. Dusun Amplas yang baru saja memiliki Pengurus Pokdarwis bersama Pengurus PKK Dusun Amplas sedang melakukan pendekatan ke berbagai pihak untuk mempersiapkan diri menjadikan potensi Dusun Amplas sebagai daerah tujuan wisata melalui penyiapan pondok wisata / guest house dengan segala ketrampilan terkait yang dibutuhkan untuk bisa menerima kunjungan wisatawan. Pengurus PKK Dusun Amplas secara bertahap memerlukan dukungan secara bertahap pelatihan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola guest house dan penghidangan makan pagi, pengetahuan mengenai pengenalan hygiene dan sanitasi. Untuk memenuhi kerjasama tersebut diajukanlah proposal PKM tentang Pelatihan Pembuatan Makan Pagi, Penerapan Higinis dan Sanitasi, dan Pengelolaan Sederhana Pondok Wisata di Dusun Amplas, Wangaya Gede, Penebel, Tabanan. Harapan dari PKM ini adalah adanya peningkatan ketrampilan para Pengurus dan Anggota PKK Dusun Amplas, Wangaya Gede, Penebel, Tabanan sebagai sebuah upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan melalui pemberian pelatihan dan pendampingan dalam proses pengolahan/ pembuatan makanan makan pagi, pelatihan penerapan higinis dan sanitasi, dan penyiapan pengelolaan sederhana Pondok Wisata