Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
UPAYA MENINGKATKAN NILAI COMPASSION PESERTA DIDIK MELALUI LITERASI SOSIAL MATERI SUBSTANSI GENETIKA DI SMA KOLESE DE BRITTO
Penelitian ini bertujuan meningkatkan nilai compassion peserta didik kelas XII MIPA SMA Kolese De Britto Yogyakarta melalui penerapan Literasi Sosial pada pembelajaran materi Substansi Genetika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII MIPA 2 berjumlah 29 orang. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan tiga kali pertemuan pada setiap siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dengan tiga indikator pengukuran compassion, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Literasi Sosial pada materi Substansi Genetika dapat meningkatkan nilai compassion peserta didik. Hal ini tampak dari peningkatan nilai compassion pada setiap siklusnya. Pada Siklus I didapatkan nilai rata-rata kelas nilai compassion peserta didik sebesar 73,08 (kategori “Baik”) dan pada Siklus II meningkat menjadi 76,82 (kategori “Sangat Baik”)
Pelaksanaan Pembinaan Kepribadian Keagamaan Islam di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, perubahan yang dialami warga binaan, serta faktor pendukung dan penghambat pembinaan kepribadian keagamaan islam di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas pemasyarakatan, warga binaan pemasyarakatan, pembina/penyuluh keagamaan islam di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembinaan kepribadian keagamaan islam di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta meliputi: perencanaan, pendekatan, proses pelaksanaan, dan evaluasi. 2) Hasil pelaksanaan pembinaan kepribadian keagamaan islam menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, peningkatan spiritual, dan perubahan perilaku. 3) Faktor pendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian keagamaan islam yakni tersedianya sarana dan prasarana yang cukup memadai, pembina/penyuluh yang berkompeten, semangat dan kemauan dari warga binaan, serta jadwal yang tersusun dengan baik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah berasal dari diri warga binaan, kurangnya motivasi dalam diri warga binaan
Resepsi audiens terhadap “Soft Masculinity” Boygroup Kpop
AbstrakPada era modern ini, Kpop, atau musik pop Korea, telah menjadi salah satu industri hiburan terbesar di dunia, dapat mengeksplorasi perkembangan konsep maskulinitas dalam citra Kpop idol yang mencakup perubahan fisik, gaya berpakaian, dan interaksi dengan penggemar. Seiring meningkatnya popularitas, idola Kpop tidak hanya dikenal karena bakat musiknya, tetapi juga sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari dengan penampilan memukau, kepribadian menawan, dan gaya hidup yang menginspirasi. Fenomena ini menciptakan ruang untuk eksperimen kreatif, terutama dalam menggagas konsep soft masculinity yang membawa pandangan baru dalam industri hiburan. Pada tulisan ini menggunakan teori resepsi audiens Stuart Hall demi menganalisis penerimaan makna soft masculinity pada boygroup Kpop melalui media sosial. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan fenomena tersebut secara mendalam dan kritis. Data dikumpulkan dari analisis isi majalah, buku, website, media sosial, dan observasi reaksi masyarakat. Menurut hasil dan diskusi, konten YouTube dari boygroup seperti NCT dan Stray Kids menciptakan momen emosional melalui kombinasi kontak fisik dan percakapan yang intens, sehingga mengungkap sisi dari para anggota yang jarang terlihat di permukaan. Selain itu, platform media sosial seperti Weverse digunakan oleh idola Kpop seperti Doyoung Treasure untuk berinteraksi langsung dengan penggemar. Isi pesan media sosial diterima oleh khalayak karena tidak hanya mempererat hubungan antar pribadi anggota, tetapi juga menunjukkan konsep maskulinitas yang lembut dengan mengekspresikan sisi emosional dan berterima kasih kepada penggemar atas dukungannya. Namun, khalayak juga menolak dengan pemberian makna sendiri pandangan yang tidak berdasar tentang orientasi seksual. Oleh karena itu, tulisan ini memberikan wawasan tentang evolusi pemaknaan maskulinitas di Kpop dan menjelaskan bagaimana boygroup menggunakan media sosial untuk mengkomunikasikan pemaknaan tentang maskulinitas lembut kepada penggemarnya, serta mengidentifikasi perbedaan pandangan masyarakat terhadap fenomena tersebut.Kata kunci: soft masculinity, resepsi audiens, media sosial, boy group kpop Abstract In this modern era, Kpop, or Korean pop music, has become one of the largest entertainment industries in the world, being able to explore the development of the concept of masculinity in the image of Kpop idols that includes physical changes, dress styles, and interactions with fans. As their popularity increases, Kpop idols are not only known for their musical talent, but also as role models in their daily lives with their stunning appearances, charming personalities, and inspiring lifestyles. This phenomenon creates space for creative experimentation, especially in initiating the concept of soft masculinity that brings a new perspective in the entertainment industry. In this paper, Stuart Hall's audience reception theory is used to analyze the acceptance of the meaning of soft masculinity in Kpop boy groups through social media. Qualitative descriptive research methods are used to describe the phenomenon in depth and critically. Data was collected from the analysis of the content of magazines, books, websites, social media, and observation of public reactions. According to the results and discussions, YouTube content from boy groups such as NCT and Stray Kids creates emotional moments through a combination of physical contact and intense conversations, thus revealing the members of the members who are rarely seen on the surface. In addition, social media platforms like Weverse are used by Kpop idols like Doyoung Treasure to interact directly with fans. The content of social media messages was accepted by the audience because it not only strengthened the personal relationship between members, but also showed the concept of gentle masculinity by expressing the emotional side and thanking fans for their support. However, the audience also refuses by giving its own meaning an unfounded view of sexual orientation. Therefore, this paper provides insight into the evolution of the meaning of masculinity in Kpop and explains how boy groups use social media to communicate the meaning of soft masculinity to their fans, as well as identify different people's views on the phenomenon. Keywords: soft masculinity, audience reception, social media, kpop boy grou
Refleksi Kesadaran Guru PJOK Se-Kecamatan Depok, Sleman Terhadap Potensi Risiko di Perairan dan Implementasinya Dalam Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui refleksi kesadaran guru PJOK se-Kecamatan Depok, Sleman terhadap potensi risiko di perairan dan implementasinyadalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Subjek penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling yaitu guru PJOK se-Kecamatan Depok, Sleman. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif milik Miles, Huberman, dan Saldana dengan langkahnya yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru PJOK yang terlibat dalam partisipan ini telah memiliki kesadaran yang cukup akan risiko yang ditimbulkan dengan sekian banyaknya daerah perairan yang melingkupi kehidupan peserta didik. Oleh karena itu, para guru juga menyadari pentingnya penguasaan kompetensi akuatik pada siswa. Namun, sekian banyak kendala muncul/ditemui dalam proses implementasi pada pembelajaran pendidikan jasmani; baik itu dari sarana dan prasarana serta dukungan pembiayaan serta kebijakan. Sehingga, pelaksanaan implementasi akuatik dalam pembelajaran masih terbatas, rata-rata dalam bentuk teori di kelas dan juga pengadaan ekstrakurikuler pilihan di sekolah
Evaluasi terhadap penilaian proses pembelajaran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri Se-Kota Yogyakarta
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan penilaian proses mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri se-Kota Yogyakarta, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, laporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model evaluasi Discrepancy dari Malcolm Provus. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 16 Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Yogyakarta dengan sampel sebanyak 4 sekolah yang menjadi Pilot Project dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar angket, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen divalidasi menggunakan Indeks Aiken dan diuji reliabilitasnya menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian proses secara keseluruhan berada dalam kategori sangat baik dengan kesenjangan 18,540%. Rinciannya, perencanaan penilaian proses mendapatkan presentase kesenjangan 7,778% termasuk kategori sangat baik, pelaksanaan penilaian proses mendapatkan presentase kesenjangan 4,587 % termasuk kategori sangat baik, dan laporan penilaian proses mendapatkan presentase kesenjangan 43,256% termasuk kategori baik. Secara umum, penilaian proses Pendidikan Pancasila di SMP Negeri se-Kota Yogyakarta dinilai sangat baik
Implementasi Asas Luber Jurdil Pada Pemilihan Kepala Daerah di Desa Kradenan Kabupaten Grobogan Tahun 2024
Tujuan penelitian ini antara lain : 1) menganalisis proses optimalisasi pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil di Desa Kradenan, 2) mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, 3) peran masyarakat serta perangkat desa dalam penerapan asas Luber Jurdil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dilakukan di Desa Kradenan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, dengan fokus pada periode sebelum dan setelah Pilkada 2024. Partisipan penelitian mencakup panitia pemilu, perangkat desa, ketua RT/RW, pemuda desa, dan masyarakat umum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi asas pemilu luber jurdil di Desa Kradenan telah diupayakan secara maksimal meskipun masih menghadapi tantangan seperti partisipasi rendah dan praktik politik uang
PENGARUH FINANCIAL STABILITY, CORPORATE GOVERNANCE, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Non-Cyclicals Yang Terdaftar di BEI periode 2017-2020)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Financial Stability, Corporate Governance, dan Kualitas Audit terhadap Integritas Laporan Keuangan pada Perusahaan Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan consumer non cyclicals yang terdaftar di BEI pada papan utama selama periode 2017-2020. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 30 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Seluruh pengujian dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi IBM Statistics 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel financial stability dan kepemilikan saham institusional berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Sedangkan variabel independen lain yaitu komisaris independen, komite audit, dan kualitas audit tidak berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan
IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL WITH TEAMS GAME TOURNAMENT TYPE TO IMPROVE STUDENT'S LEARNING MOTIVATION AND ACCOUNTING LEARNING OUTCOMES OF CLASS XII IPS 2 SMA N 1 DEPOK SLEMAN ACADEMIC YEAR 2022/2023
Abstract: Implementation of Cooperative Learning Model with Teams Game Tournament Type to Improve Student's Learning Motivation and Accounting Learning Outcomes of Class XII IPS 2 SMA N 1 Depok Sleman Academic Year 2022/2023. This study aims to improve the Learning Motivation and Accounting Learning Outcomes of Class XII IPS 2 SMA N 1 Depok Sleman Students in the 2022/2023 Academic Year through the Implementation of Cooperative Learning Model with Teams Games Tournament Type. This type of research is a Classroom Action Research (PTK) which is carried out with 2 cycles. The data analysis used in this research is Quantitative Descriptive. The subjects in this study were Class XII IPS 2 SMA N 1 Depok Sleman Academic Year 2022/2023 which totalled 35 students. Data collection techniques using tests, questionnaires, field notes, and documentation. The results of this study indicate an increase in the average post test score of students' accounting learning outcomes in cycle I of 62.36 increased by 19.79 to 82.14 in cycle II and an increase in the completeness of students' accounting learning outcomes in cycle I by 20% increased by 65.71% to 85.71% in cycle II. In addition, the average student learning motivation questionnaire score in cycle I was 68.93% which increased to 80.88% in cycle 2. Based on these results, it can be concluded that the Implementation of Cooperative Learning with Teams Games Tournament Type can Increase Learning Motivation and Accounting Learning Outcomes of XII IPS 2 SMA N 1 Depok Sleman Academic Year 2022/2023.Keywords: Learning Motivation Students, Accounting Learning Outcomes, Teams Games Tournament Cooperative Learning Model
PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN KRUSKAL DALAM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PAMDES TIRTOSARI KALURAHAN SENDANGSARI
Penelitian ini menggunakan graf untuk memodelkan data jaringan pipa distribusi PAMDes Tirtosari, dengan jaringan pipa sebagai sisi dan sambungan antar rumah sebagai simpul. Algoritma Prim dan Kruskal diterapkan untuk memperoleh jaringan pipa optimal berdasarkan bobot di Padukuhan Gatak. Selanjutnya dilakukan analisis efektivitas dari segi biaya untuk memastikan perubahan jaringan pipa layak dilakukan. Berdasarkan hal tersebut maka dapat dijadikan sebagai perencanaan untuk pembentukan jaringan pipa di Padukuhan Jetis Depok. Penelitian ini menghasilkan jaringan pipa optimal di Padukuhan Gatak dengan 105 titik, 104 sisi, dan panjang total menggunakan Algoritma Prim dan Kruskal yang sama-sama efektif. Jaringan pipa optimal mengurangi panjang pipa sebesar , menghemat biaya pipa dan perawatan sejumlah dalam satu tahun sehingga perubahan jaringan pipa dinilai layak. Untuk perencanaan jaringan pipa ke Padukuhan Jetis Depok yang belum teraliri, kedua algoritma menghasilkan jaringan optimal sepanjang
EFEKTIVITAS KOMBINASI MEDIA PEMBELAJARAN PhET DAN POWERPOINT TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui peningkatan minat belajar dan hasil belajar aspek kognitif peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungpandan terhadap penerapan kombinasi media pembelajaran yang menggunakan media Virtual Laboratory berbantuan PhET interactive simulation project dan Power Point. (2) mengetahui besarnya effect size media tersebut terhadap peningkatan minat belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungpandan. (3) mengetahui respons peserta didik terhadap media tersebut .Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu menggunakan desain penelitian yg digunakan yaitu Randomized Pretest-Posttest Control group Desaign. Populasi pada penelitian ini merupakan siswa kelas XI semester 2 Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Tanjungpandan Tahun Pelajaran 2022/2023 terdiri asal empat kelas. Sampel di penelitian ini dipengaruhi menggunakan cara teknik cluster (random) sampling. sehingga diperoleh kelas XI MIPA tiga menjadi kelas ekperimen serta kelas XI MIPA 4 menjadi kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket minat (angket awal serta angket akhir), angket respon siswa serta tes (pretest dan postest). Teknik validasi instrumen memakai program ITEMAN dan teknik pengujian prasyarat analisis menggunakan uji Normalitas serta Homogenitas. Teknik pengujian hipotesis menggunakan uji ManovaHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kombinasi media pembelajaran berbasis Virtual Laboratory berbantuan PhET dan Power Point dapat meningkatan minat belajar dan hasil belajar aspek kognitif peserta didik SMA. (2) Untuk analisis effect size pada minat belajar nilai Cohen’s d sebesar 1 sedangkan untuk analisis effect size pada hasil belajar nilai Cohen’s d Effect Size sebesar 0,8. Dari hasil analisis Cohen’s d Effect Size terhadap minat belajar dan hasil belajar, maka tinggi sumbangan efektif (effect size) pada media pembelajaran simulasi menggunakan kombinasi media Virtual Laboratory berbantuan PhET dan Power Point efektif untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar aspek kognitif peserta didik SMA. (3) dilihat dari skor rata-rata pada angket respon siswa yang didapatkan yaitu sebesar 64,12. Sehingga penggunaan kombinasi media Virtual Lab berbantuan Virtual Laboratory PhET dan Power point memberikan respon positif dapat diterima baik oleh peserta didikKata Kunci: Virtual Laboratory berbantuan PhET interactive simulation project; PowerPoint, Minat Belajar; Hasil Belajar Aspek Kognitif; Respon Peserta Didik