Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
PENGARUH FINANCIAL LITERACY, PEERS, DAN SELF-CONTROL TERHADAP KECENDERUNGAN MAHASISWA FEB UNY MELAKUKAN JUDI ONLINE
Kasus judi online di kalangan mahasiswa semakin meningkat, menjadi isu serius yang berdampak negatif pada aspek akademik, emosional, dan kesejahteraan finansial. Fenomena ini didorong oleh aksesibilitas teknologi, rendahnya kontrol diri, dan pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy, lingkungan pertemanan (peers), dan self-control terhadap kecenderungan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta (FEB UNY) melakukan judi online. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 334 responden, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan berjudi online sebesar 55,5%, diikuti oleh self-control sebesar 51,3%, dan peers sebesar 42%. Mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan dan kontrol diri yang tinggi cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam menghindari perilaku berisiko, termasuk judi online. Sebaliknya, pengaruh lingkungan pertemanan yang negatif meningkatkan kemungkinan mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas ini. Hal ini menegaskan bahwa faktor internal, seperti literasi keuangan dan pengendalian diri, serta faktor eksternal, seperti lingkungan sosial, saling berkontribusi dalam membentuk kecenderungan berjudi online. Penelitian ini memberikan implikasi penting, yaitu perlunya intervensi strategis yang meliputi penguatan literasi keuangan melalui program edukasi, pengembangan kemampuan pengendalian diri, serta pembentukan lingkungan sosial yang mendukung perilaku positif. Dengan adanya program kolaboratif antara pemerintah, universitas, dan masyarakat, diharapkan angka prevalensi judi online di kalangan mahasiswa dapat diminimalkan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk studi lanjutan dengan pendekatan lebih luas, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, untuk mengeksplorasi faktor lain yang berkontribusi terhadap fenomena judi online di kalangan mahasiswa
MODAL SOSIAL KOMUNITAS DIFABEL DESA DALAM GERAKAN DESA INKLUSI (STUDI KASUS DESA GULUREJO DAN SIDOREJO, KAPANEWON LENDAH, KABUPATEN KULON PROGO)
Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk menjelaskan modal sosial Komunitas Difabel Desa (KDD) Gulurejo dan Forum Difabel Sidorejo (FDS) dalam gerakan desa inklusi. Urgensi penelitian ini terkait dengan praktik marginalisasi, stereotype, terbatasnya pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri dan belum optimalnya integrasi sosial yang kerap dialami difabel desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pemaknaan pada unsur-unsur modal sosial seperti kepercayaan, partisipasi dalam jaringan, resiprositas, nilai, norma dan tindakan proaktif mempengaruhi karakteristik serta capaian agenda desa inklusi dari kedua komunitas tersebut. KDD Gulurejo menekankan semangat "fight against" yang mendasarkan aktivitas kelompok pada penyelesaian isu difabel lewat upaya internal memperkuat identitas spesik, menjaga nilai-nilai komunal dan memelihara solidaritas. Sementara itu, FDS terus bergerak progresif mengaktualisasikan semangat “fight for” yang merujuk pada upaya pencarian jawaban bersama melalui berbagai bentuk advokasi lintas stakeholder dalam penyelesaian isu difabel desa. Penelitian ini menampilkan praktik baik tentang pengembangan alternatif penyelesaian yang lebih berkelanjutan dimana difabel desa dapat berkontribusi aktif mengcounter distrust dalam bentuk hambatan sikap, lingkungan dan kelembagaan sembari mendorong pergeseran intervensi menuju program bermekanisme bottom-up yang dilakukan tanpa mengabaikan kapabilitas sekaligus potensi modal sosial dalam penyelesaian masalah bersama
Peran Fatayat NU Dalam Menurunkan Prevalensi Stunting di Kabupaten Magelang
Stunting disebabkan oleh banyak faktor dan memiliki dampak jangka pendek serta jangka panjang. Kabupaten Magelang merupakan salah satu dari 17 Kabupaten/Kota yang memiliki tingkat stunting tinggi di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020 mencapai 20.23%. Banyaknya kasus stunting disebabkan pendidikan orang tua dan faktor ekonomi yang relatif rendah di Kabupaten Magelang. Untuk mengatasinya, perlu adanya peran NGO yang ikut megatasi masalah stunting di Kabupaten Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari Fatayat NU dalam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Magelang. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Fatayat NU dapat menurunkan tingkat stunting di Kabupaten Magelang. Peran yang dilakukan Fatayat NU melalui program Tilik Simbok yaitu peran fasilitatif dengan memberikan fasilitas berupa pendampingan pada ibu hamil, peran edukasi melalui edukasi pentingnya gizi dan nutrisi pada anak, peran representasional dilakukan melalui kerjasama Fatayat NU dengan pihak lain, dan peran teknis melalui pelaksanaan program Tilik Simbok di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang. Program Tilik simbok menjadi program inovatif dan menjadi best practice di Jawa Tengahdan dan pada tahun 2022 Kabupaten Magelang berhasil menjadi juara 1 penanganan stunting di Jawa Tengah
Efektivitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Penanganan Tindak Kekerasan Pada Anak di Kabupaten Wonogiri
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Penanganan Tindak Kekerasan Pada Anak di Kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kekerasan pada anak telah cukup efektif tetapi belum dilaksanakan dengan maksimal. Hal tersebut ditunjukkan dengan sudah adanya tujuan yang jelas, strategi yang berorientasi dengan tujuan, kebijakan yang dapat mejembatani antara tujuan dan pelaksanaan, dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Namun masih terdapat beberapa kendala yang terjadi yaitu perencanaan terkait pengerahan tenaga profesional dan anggaran yang masih terbatas serta sarana dan prasarana yang belum tersedia dengan lengkap. Hal tersebut membuat penanganan kekerasan pada anak belum dapat dijalankan dengan optimal. Oleh karena itu, perlu dikerahkan lebih banyak anggaran dan tenaga profesional serta menyediakan rumah aman agar penanganna kekerasan pada anak dapat dikerahkan secara maksima
Inovasi Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Kabupaten Sleman Secara Daring
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi Dukcapil Online di Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman serta faktor pendorong dan penghambat inovasi tersebut. Dukcapil Online merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan secara daring. Inovasi Dukcapil Online memungkinkan masyarakat untuk mengajukan dokumen kependudukan secara daring tanpa harus datang dan antri di Dukcapil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kemudian dilakukan pemeriksaan keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teori inovasi pelayanan oleh Everett M. Roger yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kompleksitas, triabilitas, dan observabilitas. Inovasi Dukcapil Online di Dukcapil Sleman berperan penting dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan reponsivitas Dukcapil terhadap kebutuhan masyarakat. Sejauh ini Dukcapil Online telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan Dukcapil Sleman. Namun, terdapat beberapa kendala yang terjadi berupa kendala jaringan dan perbaikan sistem sehingga beberapa layanan tidak dapat diakses. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan pemahaman dan minat terhadap inovasi Dukcapil Online di Kabupaten Sleman serta menjadi bahan evaluasi bagi Dukcapil Sleman untuk pengembangan Inovasi Dukcapil Onlin
HUBUNGAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelengkapan fasilitas belajar di rumah dengan motivasi belajar siswa mata pelajaran IPS SMP Negeri di Kota Yogyakarta. Permasalahan muncul dikarenakan penyesuaian pembelajaran luring dan daring dialami oleh peserta didik. Oleh karena itu agar kebermaknaan pembelajaran terpenuhi dan untuk meningkatkan prestasi belajar sehingga perlu diketahui apakah fasilitas belajar peserta didik sudah sesuai dan dapat mempengaruhi peningkatan motivasi belajar peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung.Metode yang digunakan yakni penelitian kuantitatif dengan populasi dari siswa SMP di Kota Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen angket. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan untuk pengujian hipotesisnya menggunakan teknik analisis product moment untuk mencari hubungan.Hasil peneltian menunjukan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah terhadap motivasi belajar siswa SMP N di Kota Yogyakarta. Hasil analisis data dengan diperoleh harga koefisien korelasi Product Moment fasilitas belajar di rumah terhadap motivasi belajar sebesar 0,222 yang ternyata lebih besar dari r tabel 0.116. Hal ini berarti koefisien korelasi bertanda positif, maka hipotesis alternatif yang diajukan diterima. Besarnya hubungan kelengkapan fasilitas belajar di rumah terhadap motivasi belajar sebesar 4,9% selebihnya (95,1%) berasal dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR IPS BERBASIS WEBSITE INTERACTIVE DI SMP NEGERI KABUPATEN PURWOREJO
Sumber belajar berbasis website interactive memungkinkan peserta didik untuk meningkatkan pemahaman materi pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan sumber belajar IPS berbasis website interactive pada materi Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi Kelas IX. (2) Mengetahui kelayakan sumber belajar IPS berbasis website interactive. Penelitian ini merupakan Research and Development yang mengacu pada metode pengembangan Borg dan Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Purworejo yang terdiri dari 10 peserta didik untuk uji coba skala kecil, dan 32 peserta didik untuk uji coba skala besar. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes. Teknik analisis data meliputi analisis kelayakan materi dan analisis kelayakan website. Hasil penelitian Reseach and Development ini yaitu: (1) menghasilkan produk sumber belajar IPS berbasis website untuk materi perubahan sosial budaya dan globalisasi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik, (2) Sumber belajar berbasis website interactive memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan komponen kelayakan media 85% (layak), komponen materi 87% (sangat layak), serta komponen kelayakan oleh peserta didik didik dengan persentase ≥ 80%, sehingga Sumber belajar website Sangat Layak Digunakan untuk membantu proses belajar peserta didik
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GOOGLE FORMULIR DENGAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP N 1 SEYEGAN
This study aims to find out the relationship between the use of Google Forms and the motivation and learning outcomes of students at Seyegan State Junior High School 1. This type of research is quantitative research with correlational methods. The population of this study is all students of Seyegan State Junior High School 1 with a total of 577 students. while the number of samples is determined using the formula solving with the results of 192 students. Samples are taken based on simple random sampling techniques. Data collection techniques are carried out by questionnaire techniques, observations, and documentation studies. The data analysis used in this study is a descriptive test, prerequisite analysis test, and hypothesis test. The results showed that there was a strong relationship between the use of Google Forms and learning motivation as evidenced by the results of a hypothesis test that showed that Pearson correlation gained 0.633 and there is a very strong relationship between the use of Google Forms and student learning outcomes with Pearson's acquisition correlation of 0.693
IDENTIFIKASI NILAI KEBUDAYAAN DAN MAKNA SIMBOLIK PADA TRADISI SURAN DI DUSUN KUWARISAN KELURAHAN PANJER KECAMATAN KEBUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai kebudayaan dan makna simbolik yang terkandung dalam pelaksanaan Tradisi Suran di Dusun Kuwarisan. Penelitian menggunakan metode etnografi dengan jumlah subjek sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan catatan etnografi. Teknik keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik, dan dianalisis menggunakan teknik analisis data model Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat nilai kebudayaan dalam Tradisi Suran meliputi nilai sosial, nilai keagamaan, nilai ekonomi, dan nilai keindahan; (2) terdapat makna simbolik dalam Tradisi Suran meliputi air semaan yang bermakna sebagai obat, kesenian jamjaneng yang bermakna sebagai hiburan, ayam bermakna seorang pemuda yang penuh harapan dan pemotongan ayam bermakna memotong sifat kehewanan pada diri manusia, proses pembelahan dada ayam bermakna membersihkan hatinya dari sifat-sifat kotor dan proses memasak bermakna dalam mencapai segala sesuatu perlu usaha dan perjuangan, ingkung bermakna ketauhidan dan ketaqwaan, serta tumpeng bermakna ketauhidan menunjuk Tuhan YME di atas
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS SMP NEGERI DI KECAMATAN BULUSPESANTREN KABUPATEN KEBUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh penggunaan media pembelajaran PowerPoint terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS SMP Negeri di Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 141 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Bulupesantren dan SMP Negeri 2 Buluspesantren. Uji coba instrumen penelitian dilakukan pada 30 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 4 Kebumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan media PowerPoint terhadap minat belajar ditunjukkan dengan nilai thitung ttabel yaitu 4.72 1.287 dan nilai sig sebesar 0.000 0.05, sehingga H0 ditolak yang berarti signifikan. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan PowerPoint terhadap minat belajar.Kata Kunci: Penggunaan Media PowerPoint, Minat Belajar, IP