Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    Konstruksi perempuan pada media daring alternatif Magdalene.co (analisis framing pada rubrik issues tentang relationship edisi bulan September-Desember 2019)

    Get PDF
    Abstrak            Konstruksi perempuan di media massa masih menjadi isu yang tidak ada usangnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi, memahami bentuk-bentuk konstruksi perempuan serta mengetahui makna konstruksi perempuan di media daring dari sudut pandang media alternatif Magdalene.co periode September hingga Desember 2019.  Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis framing model William Gamson dan Andre Modgliani. Teknik pengambilan data dari studi dokumen telaah pustaka dari berbagai referensi (artikel, jurnal ilmiah, buku dan laporan hasil riset) serta hasil analisis terhadap media alternatif Magdalene.co. Teknik pemeriksaan data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ditemukan bahwa Magdalene.co sebagai media alternatif berbasis  daring atau media online  mengkonstruksikan  perempuan dalam relationship  sebagai individu yang masih mengalami ketimpangan posisi dalam relationship akibat adanya budaya patriarki yang telah mengakar di Indonesia, di sisi lain Magdalene.co berpihak terhadap upaya-upaya kemandirian perempuan untuk keluar dari belenggu patriarki tersebut serta mendukung adanya perubahan yang berupa saran di setiap akhir artikel yang dimuat di dalam websitenya.Kata Kunci : kontruksi, perempuan, media daring, analisis framing AbstrackThe construction of women in the mass media is still an issue that is not obsolete. The purpose of this research is to identify and understand the forms of women's construction and to find out the meaning of women's construction in online media from the point of view of alternative media Magdalene.co for the period September to December 2019. This study uses a constructivist paradigm with a descriptive-qualitative approach. The data analysis method is analysing the framing model of William Gamson and Andre Modgliani. Data collection techniques from document studies, literature review from various references (articles, scientific journals, books and research reports) as well as the results of analysis of alternative media Magdalene.co. The data checking technique uses theoretical triangulation. The results of the study found that Magdalene.co as an online-based alternative media or online media constructs women in relationships as individuals who still experience unequal positions in relationships due to a patriarchal culture that has taken root in Indonesia, on the other hand Magdalene.co is in favor of self-reliance efforts women to get out of the patriarchal shackles and support changes in the form of suggestions at the end of each article published on their website.Keywords : construction, women, online media, framing analysi

    Motif dan Pola Penggunaan Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan di Kalangan Mahasiswa di Yogyakarta

    Get PDF
     Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan pola penggunaan aplikasi Gojek, Grab, dan Shopee pada layanan pesan antar makanan di Kalangan Mahasiswa di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang berkuliah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah sampel diambil sebanyak 100 responden teknik probability sampling dengan simple random sampling dengan rumus Isaac dan Michael. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikirimkan secara daring. Angket penelitian diuji validitas menggunakan teknik korelasi product moment (Pearson Correlation) dan reliabilitas menggunakan teknik Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Segala pengujian dalam penelitian dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa motif mahasiswa dalam menggunakan aplikasi layanan pesan antar makanan menurut teori motif Allan Robin adalah untuk “memenuhi rasa penasaran”. Berdasarkan hasil penelitian pola penggunaan Aplikasi layanan pesan antar makanan pada umumnya terlihat dari frekuensi penggunaan sebanyak 1 (satu) kali, durasi kurang dari 1 (satu) jam, waktu penggunaan lebih banyak pada malam hari, opsi fitur yang sering digunakan adalah fitur promo atau voucher makanan, dan aplikasi layanan pesan antar makanan yang sering digunakan untuk layanan pesan antar makanan adalah Gojek.Kata kunci : Motif, Pola, Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan AbstractThis research was conducted to find out the motives and patterns of using the Gojek, Grab, and Shopee applications for food delivery services among students in Yogyakarta. This research is a research using a quantitative approach to the survey method. The population in this study were students studying in the Special Region of Yogyakarta. The number of samples taken was 100 respondents using probability sampling technique with simple random sampling using the Isaac and Michael formula. The data collection technique uses a questionnaire that is sent online. The research questionnaire was tested for validity using the product moment correlation technique (Pearson Correlation) and reliability using the Cronbach's Alpha technique. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis. All tests in the study were carried out with the help of the IBM SPSS Statistics 25 program. The results of this study revealed that according to Allan Robin's theory, students' motives for using the food delivery service application were to “fulfill curiosity”. Based on the research results, the pattern of usage of the food delivery service application is generally seen from the frequency of use of 1 (one) time, duration of less than 1 (one) hour, usage time is more at night, feature options that are frequently used are promo or voucher features. food, and the food delivery service application that is often used for food delivery services is Gojek.Keywords : Motives, Patterns, Applications for Food Delivery Service

    Strategi komunikasi PT. PLN (Persero) UID S2JB dalam program CSR dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (PLN UID S2JB) dalam program corporate social responsibility (CSR) dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program CSR dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling, sehingga informan yang di dapatkan adalah asisten manajer dan analyst tanggung jawab social perusahaan PT UID S2JB. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentas, dengan Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber serta Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, strategi komunikasi PLN UIB 2JB dalam program CSR yang dilakukan dengan mitra binaan terdiri dari tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan pelaporan. Tahap penelitian meliputi 1) menentukan komunikator, 2) menentukan target sasaran, 3) memilih saluran komunikasi, media dan pesan, 4) menentukan tujuan, 5) merancang roadmap. Tahap pelaksanaan meliputi pelaksanaan kegiatan dan pelaksanaan komunikasi.  Tahap pengukuran meliputi evaluasi internal dan eksternal. Tahap pelaporan meliputi pelaporan pertanggungjawaban yang dilakukan 2-3 bulan sekali dan pelaporan kualitatif yang dilakukan 1 tahun sekali. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pendukung pada program ini adalah target sasaran (local hero) dan komunikator yang tepat dan berkompeten. Sedangkan faktor penghambat pada program ini adalah pandemi covid-19, sulitnya menyederhanakan bahasa perusahaan, kebingungan saat melakukan pelaporan dan faktor penghambat skala besar lain seperti isu geopolitik, persaingan pasar internasional dan ketidakpercayaan masyarakat global terhadap produk Asia.Kata kunci : Strategi Komunikasi, CSR, PLN UID S2JB, Rumah Madu Hutan Jambi. AbstractThis research aims to determine the communication strategy of PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi and Bengkulu (PLN UID S2JB) in the corporate social responsibility (CSR) program with fostered partners Rumah Madu Hutan Jambi and knowing the supporting factors and inhibiting factors for the implementation of the CSR program with foster partners Rumah Madu Hutan Jambi. This study used descriptive qualitative method. The informants in this study were determined using a purposive sampling method, so that the informants obtained were assistant managers and corporate social responsibility analysts at PLN UID S2JB. Methods of data collection using interviews and documents, with data validity techniques using source triangulation and data analysis techniques using the Miles and Hubberman models. The results of this study indicate that the PLN UIB 2JB communication strategy in the CSR program carried out with foster partners Rumah Madu Hutan Jambi consists of the stages of research, planning, implementation, measurement, and reporting. The research phase includes 1) determining communicators, 2) determining targets, 3) selecting communication channels, media, and messages, 4) determining objectives, 5) compiling a roadmap. The implementation phase includes the implementation of activities and the implementation of communication. The measurement stages include internal and external evaluations. The reporting stages include accountability reporting which is done every 2-3 months and qualitative reporting which is done once a year. The results of the study also show that the supporting factors in this program are the targets (local hero) as well as appropriate and competent communicators. While the inhibiting factors in this program are the covid-19 pandemic, the difficulty of being dominated by corporate language, confusion when reporting and other large-scale inhibiting factors such as geopolitical issues, international market competition and global public distrust of Asian products.Keywords : Communication Strategy, CSR, PLN UID S2JB, Rumah Madu Hutan Jamb

    Analisis resepsi khalayak remaja mengenai pesan moral dalam film Doraemon Stand By Me 2

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak remaja mengenai pesan moral yang ada dalam film Doraemon Stand By Me 2 berdasarkan perbedaan latar belakang, sosial, dan budaya para informan. Penelitian kali ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dengan menggunakan metode purposive sampling sebagai cara untuk menentukan informan. Penelitian ini bertempat di Daerah Istimewa Yogyakarta selama tiga bulan, dimulai pada Oktober hingga Desember 2022. Subjek penelitian kali ini adalah remaja yang berusia 16 hingga 24 tahun yang pernah menonton film Doraemon Stand By Me 2 dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Pemilihan usia remaja dalam penelitian kali ini berdasarkan film Doraemon Stand By Me 2 yang membahas mengenai masalah remaja. Dimulai dengan tingkat Pendidikan yang berbeda hingga pengalaman terutama dalam bidang film. Penelitian ini menggunakan teori resepsi khalayak yang dicetuskan oleh Stuart Hall yang membagi penerimaan menjadi tiga bagian. Yaitu posisi dominan hegemoni, negosiasi, dan oposisi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mengenai resepsi khalayak. Terdapat beragam resepsi khalayak mengenai pesan moral dalam film Doreamon Stand By Me 2. Hal ini dipengaruhi oleh pengalaman, perbedaan latar belakang, sosial, dan budaya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat empat posisi dominan hegemoni karena keterkaitannya dengan film jepang. Adapun urutan selanjutnya adalah negosiasi yang disesuaikan dengan budaya jawa dan terakhir oposisi karena pengalaman dalam melihat film lebih tertarik pada genre drama terlebih dari negara Korea.Kata kunci : Resepsi khalayak, pesan moral, film. AbstractThis study aims to determine the acceptance of the youth audience regarding the moral value in the Doraemon Stand By Me 2 film based on differences in background, social and culture of the informants.This research uses a descriptive qualitative method using purposive sampling as a way to determine informants. This research took place in the Special Region of Yogyakarta for three months, starting from October to December 2022. The research subjects this time were teenagers aged 16 to 24 years who had watched the Doraemon Stand By Me 2 film with a variety of different backgrounds. The selection of adolescents in this study is based on the film Doraemon Stand By Me 2 which discusses adolescent problems. Starting with different levels of education to experience, especially in the field of film. The informants consisted of three men and three women. Interviews are an instrument for researchers to collect data that will later be processed and become research results. This study uses the theory of audience reception initiated by Stuart Hall which divides reception into three parts. Namely the dominant position of hegemony, negotiation, and opposition. The results of the research that has been done regarding audience reception. There are various audience receptions regarding the moral value in the film Doraemon Stand By Me 2. This is influenced by experience, differences in background, social and culture. The conclusion in this study is that there are four dominant positions of hegemony due to their association with Japanese films. The next sequence is negotiations that are adapted to Javanese culture and finally the opposition because experience in watching films is more interested in the drama genre, especially from Korea.Keywords : Audience reception, moral value, fil

    Toxic relationship behaviour sebagai perilaku komunikasi interpersonal pemain roleplayer K-Pop di Twitter

    Get PDF
    AbstarkPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pemain roleplayer Kpop di Twitter; (2) Komunikasi interpersonal melalui media (CMC); (3) Bentuk toxic relationship behaviour yang terjadi selama melakukan komunikasi interpersonal; (4) Respon pemain roleplayer Kpop di Twitter ketika mendapatkan toxic relationship behaviour selama berkomunikasi. Hasil dari penelitian ini ialah toxic relationship behaviour sebagai perilaku pemain roleplayer Kpop di Twitter: (1) Komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pemain roleplayer Kpop memenuhi beberapa ketentuan komunikasi interpersonal yang efektif yaitu keterbukaan, empati, dan dukungan.; (2) Komunikasi interpersonal yang dilakukan melalui media (CMC) memenuhi komponen CMC yang efektif yaitu penggunaan bahasa, pesan delay, dan segi estetika; (3) Bentuk toxic relationship yang terjadi adalah dominasi, serangan verbal, pemerasan emosional, pemusnahan karakter, gaslighting, cemburu dan posesif berlebihan, manipulative dan playing victim; (4) Respon yang diberikan oleh pemain roleplayer Kpop di Twitter ketika mengalami toxic relationship ketika berkomunikasi berkaitan dengan pola hubungan toxic yaitu pola ambeven dan pola cemas menghindarKata kunci : toxic relationship, roleplayer, komunikasi interpersonal AbstractThis research uses a qualitative approach with phenomenological methods. This study aims to find out: (1) Interpersonal communication carried out by Kpop roleplayers on Twitter; (2) Interpersonal communication through the media (CMC); (3) Forms of toxic relationship behavior that occur during interpersonal communication; (4) The response of Kpop roleplayers on Twitter when getting toxic relationship behavior during communication. The result of this study is toxic relationship behavior as the behavior of Kpop roleplayer players on Twitter: (1) Interpersonal communication carried out by Kpop roleplayer players has been several provisions for effective interpersonal communication, namely openness, empathy, and support.; (2) Interpersonal communication carried out through media (CMC) meets the effective components of CMC, namely the use of language, delay messages, and aesthetic aspects; (3) The forms of toxic relationships that occur are domination, verbal attacks, emotional blackmail, character annihilation, gaslighting, excessive jealousy and possessiveness, manipulative and playing victim; (4) The response given by Kpop roleplayers on Twitter when experiencing toxic relationships when communicating is related to toxic relationship patterns, namely ambeven patterns and anxious patterns of avoidanceKeywords : toxic relationship, roleplayer, interpersonal communicatio

    Analisis resepsi toxic relationship dalam drama Korea Nevertheless di kalangan mahasiswa Yogyakarta

    Get PDF
    Abstrak            Penelitian ini megenai pemaknaan toxic relationship dalam drama Korea Nevertheless di kalangan mahasiswa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pemaknaan pesan toxic relationship dalam drama Korea Nevertheless di kalangan mahasiswa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Metode pengumpulan data dengan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah enam informan mahasiswa Yogyakarta yang ditetapkan dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis resepsi encoding/decoding yang membagi audiens menjadi tiga posisi yaitu dominan hegemoni, negosiasi, dan oposisi. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Keenam informan sebagian besar berada di posisi oposisi dalam pemaknaan toxic relationship di drama Nevertheless, dimana cenderung menolak pesan yang disampaikan media massa; (2) Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemaknaan informan mengenai toxic relationship dalam drama Nevertheless yaitu media habits, latar belakang sosial budaya, framing knowledge, dan pengalaman pribadi.Kata kunci : Resepsi, Toxic Relationship, Korean Drama, Media Massa Abstract            This research is about the meaning of toxic relationship in the Korean drama Nevertheless among Yogyakarta students. This study aims to find out how the toxic relationship message is interpreted in the Korean drama Nevertheless among Yogyakarta students. This study uses a qualitative descriptive method approach. Data collection method by interview. The data sources in this study were six Yogyakarta student informants who were determined by the purposive sampling method. Data analysis used encoding/decoding reception analysis techniques which divided the audience into three positions, namely dominant hegemony, negotiation, and opposition. The results of this study are: (1) Most of the six informants are in an oppositional position in the meaning of toxic relationship in the drama Nevertheless, where they tend to reject messages conveyed by the mass media; (2) There are several factors that influence the meaning of informants regarding toxic relationships in the drama Nevertheless, namely media habits, socio-cultural background, framing knowledge, and personal experience.Keywords: Reception, Toxic Relationship, Korean Drama, Mass Medi

    Strategi komunikasi persuasif Ditbinmas Polda D. I. Yogyakarta dalam menanggulangi kejahatan jalanan di Yogyakarta

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses strategi komunikasi persuasif Ditbinmas Polda D. I. Yogyakarta dalam menanggulangi kejahatan jalanan remaja di Yogyakarta serta kelebihan dan kekurangan selama proses berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penentuan informan menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan lima personil sebagai informan kunci. Teknik keabsahan data menggunakan teknik tringaluasi metode. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif yang dilakukan Ditbinmas adalah : (1) penemuan fakta, (2) perencanaan, (3) komunikasi, (4) evaluasi. Selain itu dalam proses komunikasi menggunakan strategi komunikasi persuasif psikodinamika, sosikultural, dan the meaning construction. Terdapat unsur-unsur agar keberhasilan komunikasi persuasif terjadi, yaitu persuader, persuadee, persepsi, pesan persuasif, saluran persuasif, dan umpan balik dan efek. Kelebihan dari strategi komunikasi persuasif yang diterapkan yaitu: (1) kegiatan sosialisasi meningkatkan citra positif masyarakat kepada kepolisian, (2) kedekatan anggota memudahkan untuk koordinasi berbagai kegiatan. Sedangkan kekurangannya adalah: (1) terkendala waktu kegiatan, (2) keterbatasan anggaran, (3) keterbatasan personil dan transportasi.Kata kunci : strategi komunikasi persuasif, ditbinmas, kejahatan jalananAbstractThis study aims to identify and describe the process of a persuasive communication strategy for the Yogyakarta police directorate of community development in overcoming youth street crime in yogyakarta as well as the advantages and disadvantages during the process. This study uses a qualitative descriptive method with a case study approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. In determining the informants using a purposive sampling technique, the resulting results are five personnel as key informants. The data validity technique uses the method trivaluation technique. The data analysis technique used Miles and Huberman's interactive model. The results of the research show that the directorate of community development persuasive communication strategy is implemented included: (1) facts, (2) planning, (3) communication, (4) evaluation. In addition, the communication process uses psychodynamic, sociocultural, and the meaning construction persuasive communication strategies. There are also elements for the success of persuasive communication, persuaders, persuades, perceptions, persuasive messages, persuasive channels, and feedback and effects. The strengths of the persuasive communication strategy applied are: (1) socialization activities increase the positive image towards the police, (2) the closeness of members makes it easier to coordinate various activities. Meanwhile, the disadvantages are: (1) time constraints for activities, (2) budget constraints, (3) personnel and transportation limitations.Keywords : persuasive communication strategy, directorate of community development, street crim

    Analisis resepsi anggota Kube Karya Mandiri terhadap iklan Kecap ABC suami sejati mau masak

    Get PDF
    AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui pemaknaan audiens tentang peran domestik perempuan, (2) mengetahui pemaknaan audiens tentang peran publik perempuan, (3) mengetahui resepsi peran ganda ibu rumah tangga yang bekerja, dan (4) mengetahui resepsi peran laki-laki di sektor domestik. Penelitian ini adalah analisis resepsi audiens dengan pendekatan kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah iklan Kecap ABC Suami Sejati Mau Masak. Subjek penelitian ini adalah anggota Kube Karya Mandiri. Jumlah subjek penelitian berjumlah empat orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis resepsi Stuart Hall yang meliputi pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Informan memaknai peran domestik perempuan sebagai bentuk marginalisasi serta sebagai tanda pengabdian perempuan kepada keluarganya, (2) Informan memaknai peran publik perempuan untuk menjalankan motif ekonomi dan psikologi serta peran gender perempuan di sektor publik ditentukan oleh keluarga, (3) Resepsi peran ibu rumah tangga dalam yang bekerja dalam iklan tersebut menghasilkan dua informan perempuan berada di posisi dominan hegemoni dan dua informan laki-laki berada pada posisi negosiasi, (4) Resepsi peran laki-laki di sektor domestik dalam iklan tersebut menghasilkan dua informan perempuan berada pada posisi dominan hegemoni dan dua informan laki-laki berada pada posisi negosiasi, (5) terdapat perbedaan pemaknaan antara informan laki-laki dan perempuan. Kedua informan perempuan menangkap pesan secara dominan hegemoni, sedangkan laki-laki pada posisi negosiasi. Hal ini karena perbedaan jenis kelamin serta latar belakang pengetahuan. (6) Kebiasaan bermedia memengaruhi bagaimana individu meresepsi pesan media.Kata Kunci : Analisis resepsi, Kecap ABC, iklan AbstractThe aims of this study were: (1) to find out the audience’s meaning about women’s domestic roles, (2) to find out the audience’s meaning about women’s public roles, (3) to find out the reception of housewife’s double role as a worker, and (4) to find out the reception of men’s role in domestic sector. This study is an audience reception analysis with qualitative approach. The object in this study is Kecap ABC Suami Sejati Mau Masak edition advertisement. The subject in this study is Kube Karya Mandiri members. The number of this research’s subjects was four people. Data collection techniques were done by interviews. Data analysis performed using Stuart Hall’s reception analysis technique which include data collection, analysis, and interpretation. The results showed that: (1) The informant interpreted women’s domestic roles as a form of marginalization and as a sign of women's devotion towards her family, (2) The informant interpreted women’s public roles is to do economic and psychologic motive, also women’s gender role in public sector is determined by their significant others, (3) The reception of housewife’s double role as a worker in said advertisement resulted in two women informants stands on dominant hegemonic position and two men informants stands on negotiated position, (4) The reception of men’s role in domestic sector resulted in two women informants stands on dominant hegemonic position and two men informants stands on negotiated position, (5) there is difference reception result between men and women. This happens because of differences in gender and background knowledge. (6) Media habits can influence how individuals perceive media messages.Keywords : Reception analysis, Kecap ABC, advertisemen

    ANALISIS TINGKAT KEMSIKINAN PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED REGRESSION

    Get PDF
    Kemiskinan merupakan permasalahan hampir semua negara di dunia, terutama di negara berkembang, menurut bank dunia salah satu sebab kemiskinan adalah karena kurangnya pendapatan dan asset untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian dan perumahan. Faktor yang mempengaruhi kemiskinan disuatu daerah dapat berbeda antara daerah satu dengan daerah lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu kabupaten/kota di Jawa Tengah menggunakan metode geographically weighted regression (GWR). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari website BPS Provinsi Jawa Tengah tahun 2020. Hasil dari penelitian ini adalah model terbaik untuk memodelkan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 adalah model GWR dengan fungsi pembobot adaptive gaussian kernel, menghasilkan nilai JKG , AIC , dan 06 dan nilai  sebesar . Model GWR ini menghasilkan 35 model lokal. Model lokal yang diperoleh dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok berdasarkan variabel-variabel independen yang berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.  Kelompok pertama merupakan kelompok yang dipengaruhi oleh indek keparahan kemiskinan, pengeluaran perkapita, dan morbiditas. Kelompok pertama ini terdiri dari Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo,  Wonosobo, Magelang, Wonogiri, Jepara, Temanggung, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kota Tegal. Kelompok kedua dipengaruhi oleh indek keparahan kemiskinan. Kelompok kedua ini terdiri dari Kabupaten Sragen, Grobogan, Blora. Kelompok ketiga dipengaruhi oleh indek keparahan kemiskinan dan morbiditas. Kelompok ketiga ini terdiri dari Kota Salatiga, Kota Semarang, Kabupaten Demak, Semarang, Rembang, Pati, Kudus, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar

    PEMETAAN DAERAH RAWAN BENCANA DI JAWA TENGAH DENGAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan bencana alam di Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari 35 kabupaten/kota berdasarkan jumlah kejadian bencana, jumlah korban bencana, dan jumlah kerusakan bencana. Data penelitian diperoleh dari website BNPB tahun 2018-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy C-Means (nilai , , , dan  setiap tahun secara berurutan adalah ) dengan menggunakan bantuan software R untuk menganalisis data dan ArcGis untuk membuat peta rawan bencana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) 2018: 14 daerah cukup rawan bencana dan 21 daerah tidak rawan bencana; (2) 2019: 23 daerah tidak rawan bencana dan 12 daerah rawan bencana; (3) 2020: 11 daerah rawan bencana dan 24 daerah tidak rawan bencana; (4) 2021: 2 daerah sangat tidak rawan bencana, 1 daerah cukup rawan bencana, 5 daerah sangat rawan bencana, dan 27 daerah tidak rawan bencana; (5) 2022: 1 daerah rawan bencana, 1 daerah sangat rawan bencana, 2 daerah cukup rawan, 4 daerah tidak rawan bencana, dan 27 daerah sangat tidak rawan bencana. Hasil pemetaan ditampilkan dalam bentuk peta rawan bencana setiap tahun 2018-2022. Terdapat beberapa kenaikan tingkat kerawanan di kabupaten/kota, seperti  Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Kebumen

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇