Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Analisis resepsi khalayak pada pemberitaan kasus kekerasan Novia Widyasari di kumparan.com
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi atau pemaknaan dalam diri khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com dan untuk mengidentifikasi posisi pemaknaan khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis reseptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi partisipasi untuk pengumpulan datanya dan dilakukan terhadap khalayak pembaca kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang merupakan mahasiswa yang tersebar di universitas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menguji keabsahan datanya, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Resepsi khalayak terhadap berita akan diklasifikasikan dengan menggunakan teori resepsi milik Stuart Hall yang terbagi atas khalayak posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Penelitian ini membuktikan bahwa latar belakang pengetahuan (frame of knowledge) dan kebiasaan dalam bermedia memengaruhi bagaimana khalayak dalam meresepsi pesan. Sehingga interpretasi khalayak terhadap ke-3 topik terkait berita kasus kekerasan seksual Novia Widyasari, yaitu keputusan Novia Widyasari dalam mengakhiri hidupnya, labelisasi korban terhadap Novia, dan putusan hukum Bripda Randy menjadi bervariasi. Interpretasi tersebut pada akhirnya diklasifikasi menggunakan 3 posisi penonton menurut teori resepsi Hall, yaitu dominant, negotiated, and opposition position. Meskipun khalayak berada di posisi yang sama dari klasifikasi Hall, tetapi perspektif yang dijadikan acuan dapat berbeda. Hal tersebut bergantung pada latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan latar belakang sosial.Kata kunci : Analisis Resepsi, Kekerasan, Novia Widyasari Abstract This study aims to determine the reception or meaning in the audience towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com and to identify the position of audience meaning towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The approach taken in this study is a qualitative approach with receptive analysis methods. This study used the method of observation and participation observation for data collection and was conducted on the audience of readers of the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The informants in this study amounted to six people who were students spread across universities in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. To test the validity of the data, this study used source triangulation. Audience reception to news will be classified using Stuart Hall's reception theory which is divided into audiences of dominant positions, negotiation, and opposition. This research proves that background knowledge (frame of knowledge) and media habits affect how audiences perceive messages. So that the audience's interpretation of the 3 topics related to the news of the Novia Widyasari sexual violence case, namely Novia Widyasari's decision to end her life, the labeling of the victim against Novia, and Bripda Randy's legal verdict varies. The interpretation is ultimately classified using 3 audience positions according to Hal l reception theory, namely dominant, negotiated, and opposition position. Although audiences are in the same position of Hall's classification, the perspectives used as references can differ. It depends on background knowledge, experience, and social background.Keywords : Reception Analysis, Violence, Novia Widyasar
Analisis framing Robert N. Entman pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan di media online Detikcom tahun 2022
Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui cara Detikcom membingkai pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan tahun 2022, dan 2) mengetahui wacana yang ingin ditekankan Detikcom terhadap kasus kekerasan seksual pada perempuan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data utama berupa lima berita kasus kekerasan seksual oleh Detikcom pada tahun 2022 yang didapat menggunakan teknik purposive sampling. Analisis framing menggunakan teknik empat elemen Robert N. Entman yakni mendefinisikan masalah (define problems), mencari sumber masalah (diagnose causes), membuat keputusan moral (make moral judgement) dan rekomendasi penyelesaian (suggest remedies). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Detikcom membingkai kasus kekerasan seksual pada perempuan dengan cara menonjolkan peristiwa dari segi hukum, kebijakan dan penyelesaian kasus dalam memperjuangkan keadilan dan upaya perlindungan bagi korban. 2) wacana yang ingin ditekankan Detikcom terkait pemberitaan kasus kekerasan seksual pada perempuan adalah prioritas bagi perempuan sebagai pihak korban yang memiliki hak untuk mendapatkan dukungan, keadilan hukum, perlindungan dan pemulihan.The purpose of this study is to 1) find out how Detikcom frames the news of sexual violence cases against women in 2022 and 2) find out the discourse that Detikcom wanted to emphasise on cases of sexual violence against women in 2022. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. The main data is in the form of five news articles on sexual violence cases by Detikcom in 2022, which were obtained using a purposive sampling technique. Framing analysis uses Robert N. Entman’s four-element technique: define problems, diagnose causes, make moral judgments and suggest remedies. The results showed that 1) Detikcom frames cases of sexual violence against women by raising events in terms of law, policy and case resolution in fighting for justice and protection efforts for victims. 2) The discourse that Detikcom wants to emphasise regarding the reporting of cases of sexual violence against women is the priority for women as victims who have the right to support, legal justice, protection and recovery
Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana narasi counter-stereotype direpresentasikan dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi berupa analisis wacana kritis Norman Fairclough. Penelitian ini berfokus analisis pada level teks yang dihadirkan dalam film. Analisis pada level praktik wacana dan praktik sosial budaya dilakukan untuk menganalisis secara kritis alasan narasi counter- stereotype dihadirkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat sebelas scene yang menunjukan adanya counter-stereotype etnis Batak dalam film Ngeri-Ngeri Sedap yang terbagi dalam beberapa kategori, yakni counter-stereotype pekerjaan etnis Batak dalam bidang hukum, counter-stereotype pernikahan etnis Batak, counter-stereotype sifat keras kepala etnis Batak, counter-stereotype sifat keras kepala etnis Batak, counter-stereotype perempuan etnis Batak, dan counter-stereotype anak laki-laki terakhir etnis Batak. Selain itu, pemilihan narasi yang dihadirkan dalam film dilatar belakangi oleh kehidupan pribadi pembuat film serta keresahan khalayak.Kata kunci : Counter-stereotype, Representasi, Etnis Batak, Wacana Kritis AbstractThis study aims to find out how counter-stereotype narratives of Batak ethnic are represented in Ngeri-Ngeri Sedap movie. This study uses a qualitative method with content analysis of Norman Fairclough's critical discourse analysis. This research focuses on analysis at level of text presented in film. Analysis at level of discourse practice and socio-cultural practice are carried out to critically analyse the reasons why counter-stereotype narratives are presented. The results of the study show that there are eleven scenes which show counter- stereotypes of Batak ethnic in Ngeri-Ngeri Sedap movie which are divided into several categories, namely counter-stereotypes of Batak ethnic work in the legal field, counter- stereotypes of Batak ethnic marriages, counter-stereotype of the Batak ethnic stubbornness, counter-stereotype of the Batak ethnic stubbornness, counter-stereotype of women from Batak ethnicity, and counter-stereotype of the last son from Batak ethnicity. In addition, the narrative selection presented in film is motivated by filmmaker’s personal life and the audience’s concerns.Keywords: Counter-stereotype, Representation, Batak ethnic, Critical Discours
Gerak squat dan pencegahan cedera: Tinjauan literatur terkini
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan gerak fungsional gerak squat pada cedera hamstring. Metode yang digunakan dalam review research ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan systematic literature review. Basis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengacu pada Google Schoolar, PubMed, ResearchGate dan beberapa sumber data lain yang relevan dengan penelitian ini. Kata kunci dalam penelitian ini adalah analisis gerak, biomekanika, FMS, squat, cedera hamstring. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa FMS merupakan alat screening cedera yang dapat digunakan untuk menilai kemampuan gerak fungsional seseorang dengan menggunakan analisis gerak biomekanika untuk mengetahui sudut tiap gerakan dan melakukan pencegahan dari cedera hamstring. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah sumber literasi yang masih kurang terkait dengan analisis gerak squat menggunakan biomekanika dan FMS, terkhusus untuk mengetahui tingkatan nyeri yang dialami. Harapan penelitian selanjutnya, dapat membahas terkat dengan analisis gerak squat menggunakan aspek biomekanika dan penilaian scoring FMS. Squat motion and injury prevention: A review of the current literature Abstract: This study aimed to determine the functional movement ability of squat motion in hamstring injuries. The method used in this research review is qualitative, using a systematic literature review approach. The database used in this study refers to Google Scholar, PubMed, ResearchGate, and several other data sources that are relevant to this research. The keywords in this study were motion analysis, biomechanics, FMS, squats, and hamstring injuries. The results of this study indicate that the FMS is an injury screening tool that can be used to assess a person's functional movement abilities by using biomechanical motion analysis to determine the angle of each movement and prevent hamstring injuries. The limitations of this study are the lack of literacy resources related to the analysis of squat motion using biomechanics and FMS, especially in determining the level of pain experienced. It is hoped that further research will be able to discuss the relationship between squat motion analysis using biomechanical aspects and FMS scoring assessments
IDENTIFIKASI RISIKO SPASIAL BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA PENYAKIT TUBERKULOSIS DENGAN BAYESIAN SHARED COMPONENT RANDOM INTERCEPT DI WILAYAH JAWA BARAT
Pada tahun 2020, Provinsi dengan angka kasus Tuberkulosis tertinggi yaitu Provinsi Jawa Barat dengan total kasus mencapai 79.840 jiwa, dengan persentase kasus laki-laki sebesar 55,04% sedangkan perempuan sebesar 44,96%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko relatif kasus Tuberkulosis laki-laki dan perempuan dengan menggunakan metode Bayesian Shared Component Random Intercept dan juga untuk mengetahui penyebaran nilai risiko relatif di setiap wilayah di Provinsi Jawa Barat dengan peta spasial. Bayesian Shared Component Random Intercept dapat menghitung nilai risiko relatif dengan memperhatikan efek spasialnya, hal tersebut berkesuaian dengan tujuan penelitian ini maka dari itu metode ini cocok digunakan dalam penelitian ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan kemiripan pola spasial antara Tuberkulosis laki-laki dan Tuberkulosis Perempuan berdasarkan nilai delta yang diperoleh. Hal tersebut berkesesuaian dengan hasil peta spasial kedua jenis kelamin yang terlihat memiliki pola sebaran yang hampir sama dan juga nilai rata-rata risiko relatif Tuberkulosis antara laki-laki dan perempuan yang hampir sama yaitu untuk laki-laki sebesar 1,0403 sedangkan untuk perempuan yaitu 1,0413
PENGARUH PENGETAHUAN SYARIAH DAN PERTIMBANGAN PASAR KERJA MELALUI SELF-EFFICACY TERHADAP MINAT BERKARIER MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pengetahuan syariah terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (2) pengaruh pertimbangan pasar kerja terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (3) pengaruh self-efficacy terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (4) pengaruh pengetahuan syariah terhadap self-efficacy, (5) pengaruh pertimbangan pasar kerja terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (6) pengaruh pengetahuan syariah terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah melalui self-efficacy, (7) pengaruh pertimbangan pasar kerja terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah melalui self-efficacy. Penelitian ini menggunakan populasi mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi dan Akuntansi FEB UNY angkatan 2021 yang berjumlah 162 mahasiswa. Uji hipotesis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengetahuan syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (2) pertimbangan pasar kerja berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (3) self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah, (4) pengetahuan syariah berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy, (5) pertimbangan pasar kerja berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan, (6) pengetahuan syariah berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah melalui self-efficacy, (7) pertimbangan pasar kerja berpengaruh signifikan terhadap minat berkarier mahasiswa di lembaga keuangan syariah melalui self-efficacy
PENGARUH MODAL USAHA DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM MAHASISWA UNY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. UMKM mahasiswa penting dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan serta mendukung ekonomi lokal. Namun, banyak UMKM mahasiswa menghadapi tantangan dalam keberlanjutannya, baik dari faktor internal seperti modal dan kemampuan manajerial, maupun eksternal seperti persaingan pasar dan dukungan institusi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei kuesioner pada mahasiswa pemilik UMKM. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa modal usaha dan motivasi kewirausahaan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan, meskipun hanya menyumbang 14%. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran dukungan eksternal dan pengembangan manajemen bisnis untuk keberlanjutan UMKM mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat membantu universitas, mahasiswa, dan pemerintah dalam memperkuat keberlanjutan UMKM melalui pengembangan keterampilan manajerial dan dukungan institusional
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor, L.) DAN KACANG POLONG (Pisum sativum, L.) TERHADAP JUMLAH FOLIKEL OVARIUM DAN STRUKTUR HISTOLOGI USUS HALUS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak bayam merah (Amaranthus tricolor, L.) dengan kacang polong (Pisum sativum, L.) terhadap jumlah folikel ovarium dan struktur histologi usus halus pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, menggunakan hewan tikus putih betina sebanyak 20 ekor belum pernah kawin, memiliki berat sekitar 100-200 gram dan berumur ± 2 bulan. Tikus dibagi menjadi 3 kelompok perlakukan dan 1 kelompok kontrol. Dimana kelompok kontrol P0 (tanpa perlakuan), P1 (25 mg/kg BB ekstrak bayam merah+ 75 mg/kg BB ekstrak kacang polong), P2 (50 mg/kg BB ekstrak bayam merah+ 50 mg/kg BB ekstrak kacang polong) dan P3 (75 mg/kg BB ekstrak bayam merah+ 25 mg/kg BB ekstrak kacang polong). Pemberian ekstrak selama 21 hari secara oral. Data yang diamati yaitu jumlah folikel ovarium, dan usus halus dilihat struktur histologi. Data yang diperoleh dianalisis dengan One Way Anova, dan jika terdapat beda nyata maka dilanjutkan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak bayam merah dan kacan polong berpengaruh nyata pada folikel primer, sekunder, ovulasi dan folikel atresia (p 0.05) dan tidak berpengaruh nyata pada folikel tersier, degraff dan korpus luteum (p 0.05). Usus halus pada tikus putih (Rattus norvegicus) normal, sehingga kombinasi ekstrak tidak berpengaruh terhadap struktur histologinya.Kata kunci: Ekstrak bayam merah dan kacang polong, folikel ovarium, usus halus, tikus puti
Kemampuan vertical jump: Dapatkah dipengaruhi oleh latihan plyometrics dan kelincahan?
Untuk mencapai keberhasilan dalam olahraga boa voli dibutuhkan latihan yang tepat. Plyometric dan kelincahan dirasa merupakan komponen penting dalam latihan bola voli yang harus diterapkan agar meraih keberhasilan dalam pertandingan. Terdapat tiga tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu, untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan plyometrics 6 minggu dan 8 minggu terhadap kemampuan vertical jump, untuk mengetahui perbedaan pengaruh kelincahan tinggi dan rendah; dan mengetahui interaksi antara pengaruh latihan plyometrics dan kelincahan terhadap kemampuan vertical jump pemain bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan faktorial 2 x 2. Sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 20 orang pemain bola voli wanita junior. Instrumen yang digunakan dalam menghitung kelincahan adalah ‘T’ Drill Test, sedangkan instrument vertical jump menggunakan vertical power jump test. Teknik analisis data adalah ANOVA α = 0,05 dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian yang didapatkan mengungkapkan jika, ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan plyometrics 6 minggu dan 8 minggu terhadap kemampuan vertical jump. Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pemain yang mempunyai kelincahan tinggi dan rendah. Ada interaksi yang signifikan antara latihan plyometrics dan kelincahan tehadap kemampuan vertical jump pemain bola voli
Strategi komunikasi pemasaran Jeniusindo medical training organizer dalam memasarkan pelatihan kesehatan melalui Instagram
AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Jeniusindo dalam memasarkan jasanya melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala EO Jeniusindo, Manajer dan Bendahara bagian dari PERKI cabang Solo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menentukan strategi komunikasi pemasaran Jeniusindo melakukan riset dengan menggunakan Analisis SWOT yaitu Strength: kepercayaan dari PERKI; Weakness: tidak banyak tenaga kerja; Opportunity: memanfaatkan media sosial untuk pemasaran; Threats: adanya pesaing bisnis yang serupa. Kemudian Jeniusindo menggunakan marketing mix 7P dalam melakukan pemasaran sebagai berikut; Produk Jeniusindo yaitu menjual jasa sesuai dengan urgensi pelatihan kesehatan. Price yang ditentukan sesuai dengan peraturan. Place yang ditentukan Jeniusindo strategis dan mudah dijangkau. Promotion yang dilakukan Jeniusindo memanfaatkan media sosial Instagram dengan memanfaatkan Instagram Ads. People yang digunakan Jeniusindo tidak banyak. Process yang dilakukan Jeniusindo sistematis. Physical Evidence yang diterapkan oleh Jeniusindo memenuhi kebutuhan dalam pelatihan. Pemasaran Media sosial yang dilakukan Jeniusindo dengan memanfaatkan fitur Instagram Ads.Kata Kunci : komunikasi, pemasaran, marketing mix, Instagram, Jeniusindo. AbstrackThis research amis to find out the marketing communication strategy implemented by Jeniusindo in marketing its services through social media. This study uses a descriptive qualitative approach. Determination of informants using purposive sampling technique. The informants in this study were the Head of EO Jeniusindo, the Manager and Treasurer of the Solo branch of PERKI. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data checking techniques in this study used source triangulation. The results of this study show that in determining Jeniusindo marketing communication strategy, Jeniusindo conducts research using SWOT Analysis, namely Strength: trust from PERKI; Weakness: not much manpower; Opportunity: utilizing social media for marketing; Threats: the existence of similar business competitors. Then Jeniusindo uses the 7P marketing mix in marketing as follows; Jeniusindo product is selling services according to the urgency of health training. Price is determined in accordance with the regulations. The place determined by Jeniusindo is strategic and easy to reach. Promotion carried out by Jeniusindo utilizes Instagram social media by utilizing Instagram Ads. The people used by Jeniusindo are not many. The process carried out by Jeniusindo is systematic. The Physical Evidence applied by Jeniusindo meets the needs of the training. Social media marketing carried out by Jeniusindo by utilizing the Instagram Ads feature.Keywords : communication, marketing, marketing mix, Instagram, Jeniusind