Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PENGARUH PEMBELAJARAN CAD 2D SECARA BLENDED TERHADAP PENGUASAAN FITUR DAN HASIL GAMBAR SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN SMK N 2 YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap penguasaan CAD 2D siswa SMK Negeri 2 Yogyakarta pada software Autocad. Mendeskripsikan penguasaan fitur dan hasil gambar siswa SMK Negeri 2 Yogyakarta pada pembelajaran CAD 2D dengan menggunakan software Autocad melalui blended learning. Serta menganalisa hubungan antara blended learning dengan penguasaan fitur pada pembelajaran CAD 2D dan hasil gambar dengan menggunakan software Autocad. Pada hasil analisi blended learning terhadap penguasaan fitur didapatkan nilai signifikan p =0,047 0,050, yang dimana dikatakan signifikan apabila p 0,050. Sedangkan nilai koefisieni korelasi sebesar 0,199. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara blended learning terhadap penguasaan fitur. Pada hasil analisi blended learning terhadap hasil gambar didapatkan nilai signifikan p = 0,014 0,050, yang dimana dikatakan signifikan apabila p 0,050. Sedangkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,245. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara blended learning terhadap hasil gambar siswa.This study aims to determine the effect of blended learning on 2D CAD mastery of students at SMK Negeri 2 Yogyakarta using Autocad software. Describes the mastery of features and drawing results of students at SMK Negeri 2 Yogyakarta in 2D CAD learning using Autocad software through blended learning. As well as analyzing the relationship between blended learning and feature mastery in 2D CAD learning and drawing results using Autocad software. In the blended learning analysis of feature mastery, a significant value is obtained p = 0.047 0.050, which is said to be significant if p 0.050. While the value of the correlation coefficient is 0.199. So it can be concluded that there is a significant relationship between blended learning and feature mastery. In the results of the blended learning analysis of the image results, a significant value is obtained p = 0.014 0.050, which is said to be significant if p 0.050. While the value of the correlation coefficient is 0.245. So it can be concluded that there is a significant relationship between blended learning and student drawing results.Keywords: independence, discipline, and learning motivation

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Kompetensi Dasar Simpabab Dana Giro

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan media pembelajaran berbasis web Google Sites untuk meningkatkan motivasi belajar kompetensi dasar simpanan dana giro; (2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis web Google Sites berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi pembelajaran perbankan; (3) Mengetahui penilaian siswa terhadap media pembelajaran berbasis web Google Sites; (4) Mengetahui peningkatan motivasi belajar kompetensi dasar simpanan dana setelah menggunakan media pembelajaran berbasis web Google Sites. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran berbasis web Google Sites. Kelayakan media dinilai melalui pengisian angket validasi oleh ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran, dan siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AKKL SMK Negeri 1 Yogyakarta. Data peningkatan motivasi belajar dikumpulkan melalui angket. Kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) Pengembangan media pembelajaran berbasis web Google Sites untuk meningkatkan motivasi belajar kompetensi dasar simpanan dana giro telah dikembangkan melalui prosedur ADDIE; (2) Penilaian kelayakan Media pembelajaran berbasis web Google Sites dinilai “Sangat Layak” oleh ahli materi 4,53, ahli media 4,71 dan praktisi pembelajaran perbankan 4,68; (3) Hasil penilaian media melalui uji coba kelompok kecil diperoleh 4,16 (Layak), dan uji coba lapangan mendapatkan 4,28 (Sangat Layak); (4) Terdapat peningkatan motivasi belajar pada kompetensi dasar simpanan dana giro sebesar 9,23%. Hasil uji t berpasangan menunjukkan pengukuran yang signifikan dan nilai gain sebesar 0,38 yang menandakan peningkatan dalam kategori sedang

    KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA MENGGUNAKAN METODE DUPONT SYSTEM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perhitungan dan perbandingan kinerja keuangan perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik dan barang keperluan rumah tangga yang terdaftar di BEI dengan Metode DuPont System. Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian yang telah dilakukan ialah perusahaan yang memiliki kinerja keuangan ROI DuPont yang baik adalah PT. Unilever Indonesia Tbk sebesar 36,01% dan PT. Akasha Wira International Tbk sebesar 12,11%, sedangkan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan ROI DuPont yang tidak baik adalah PT. Mandom Indonesia Tbk sebesar 2,99%, PT. Kino Indonesia Tbk sebesar 1,10% dan PT. Mustika Ratu Tbk sebesar 1,01%

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN REMEDIAL MATEMATIKA PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK LINEAR SATU VARIABEL KELAS X

    Get PDF
    AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) Menghasilkan modul pembelajaran remedial pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel kelas X. (2) Mengetahui dan mendeskripsikan kualitas modul pembelajaran remedial matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Dihasilkan modul pembelajaran remedial matematika pada materi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel kelas X yang didasarkan pada hasil analisis tes diagnostik dengan kriteria pemecahan masalah menurut Polya dan hasil analisis Kurikulum 2013. Modul dikembangkan dengan memperbanyak contoh soal dan alternatif penyelesaian, soal latihan yang dibuat mudah, sederhana dan berulang serta dilengkapi beberapa petunjuk penyelesaian dengan harapan mampu mempermudah dan mampu membangun pemahaman konsep siswa. (2) Modul pembelajaran remedial yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik ditinjau dari kevalidan, kepraktisan dan keefektifan hingga tahap uji coba skala kecil. Berdasarkan hasil penilaian dari dosen ahli materi, ahli media dan guru, modul dinyatakan valid dengan skor rata-rata pada aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian dan kebahasaan yaitu 4,75, 4,64 dan 4,75. Penilaian kepraktisan berdasarkan angket respons siswa dengan skor 4,20 kategori praktis dan keterlaksanaan pembelajaran 80%. Penilaian keefektifan berdasarkan hasil tes pemahaman konsep dengan persentase ketuntasan 82%.Kata kunci : modul; pembelajaran remedial; diagnostik; nilai mutlak; pemahaman konsep.AbstractThe objectives of this study are (1) Producing remedial learning modules on equation material and inequality of linear absolute values of one variable class X. (2) Knowing and describing the quality of remedial mathematics learning modules on equation materials and the inequality of linear absolute values of one variable. This research is a development research with the ADDIE development model which includes five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of this study are: (1) The resulting remedial mathematics learning module on the material of equations and the inequality of the linear absolute value of one variable class X is based on the results of diagnostic test analysis with problem-solving criteria according to Polya and the results of the 2013 Curriculum analysis. Modules are developed by multiplying examples of problems and alternative solutions, the practice questions are made easy, simple and repetitive and equipped with several completion instructions in the hope of being able to facilitate and be able to build understanding of students' concepts (2) The resulting remedial learning module has good quality in terms of validity, practicality and effectiveness to the small-scale trial stage. Based on the assessment results of material expert lecturers, media experts and teachers, the module was declared valid with an average score on the aspects of content feasibility, presentation feasibility and language, namely 4.75, 4.64 and 4.75. Practicality assessment based on student response questionnaires with a score of 4.20 in the practical category and 80% learning implementation. Assessment of effectiveness based on the results of concept understanding tests with a percentage of completion of 82%.Keywords : module; remedial learning; diagnostics; absolute value; understanding of concepts

    ANALISIS BUKU MATEMATIKA SISWA TIM GAKKO TOSHO DITINJAU DARI TEORI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan antara lain: (1) mendeskripsikan realisasi teori Realistic Mathematics Education (RME) pada Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho Kelas VII pada materi Aljabar, (2) mendeskripsikan realisasi teori Realistic Mathematics Education (RME) pada Buku Matematika Kurikulum 2013 Kelas VII pada materi Aljabar, (3) mendeskripsikan perbandingan realisasi teori Realistic Mathematics Education (RME) antara Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho dengan Buku Matematika Kurikulum 2013 Kelas VII pada materi Aljabar.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk analisis konten. Sumber data yang digunakan adalah Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho dan Buku Matematika Kurikulum 2013 Kelas VII. Bab yang dianalisis terdiri dari bab-bab yang memuat materi Aljabar sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase D Kurikulum Merdeka. Data penelitian diperoleh dengan cara membaca dan mengode yang dilakukan oleh peneliti dan dua orang coder. Setelah itu, data penelitian dianalisis melalui enam teknik analisis data yang terdiri dari unitizing, sampling, recording/coding, reducing, inferring, dan narrating.Hasil yang diperoleh merupakan realisasi dari teori Pendidikan Matematika Realistik dalam kedua buku tersebut telah disajikan dengan cukup baik. Kesesuaian isi buku dengan teori Realistic Mathematics Education pada Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho sebesar 65%, sedangkan pada Buku Matematika Kurikulum 2013 sebesar 62%. Perbandingan realisasi teori RME dalam proses pembelajaran matematika dari kedua buku tersebut antara lain: (1) penggunaan konteks realistik pada kedua buku sudah cukup baik, namun Buku Matematika Kurikulum 2013 perlu memperhatikan lagi ketersediaan konteks realistik yang digunakan sebagai awal pembangunan konsep, (2) penggunaan model pada kedua buku sudah cukup baik, namun kuantitas soal pengayaan pada Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho masih sangat terbatas, (3) Buku Matematika Kurikulum 2013 sangat baik dalam memfasilitasi siswa untuk melakukan interaktivitas, sedangkan ketersediaan aktivitas yang dapat memicu interaktivitas peserta didik pada Buku Matematika Siswa Tim Gakko Tosho masih sangat terbatas, (4) keterkaitan konsep dalam Buku Matematika Kurikulum 2013 perlu diperhatikan agar keterkaitan antar konsep dapat lebih memperkuat pemahaman konsep siswa

    AKTUALISASI DIRI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CALABAI KARYA PEPI AL-BAYQUNIE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan wujud aktualisasi diri yang dilakukan oleh tokoh Saidi dalam novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie berdasarkan teori psikologi humanistik Abraham Maslow; (2) Menjelaskan hambatan yang dilalui tokoh Saidi dalam novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie dalam prosesnya mencapai aktualisasi diri; (3) Menjelaskan cara pengarang merepresentasikan aktualisasi diri pada tokoh Saidi dalam novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantis dan reliabilitas intrarater. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tokoh Saidi berhasil mencapai aktualisasi dirinya dengan memenuhi seluruh hierarki kebutuhan Abraham Maslow diantaranya yaitu kebutuhan makan dan minum, terbebas dari rasa terancam, diterima oleh masyarakat, mendapat apresiasi, dan penerimaan diri; (2) terdapat beberapa hambatan yang dilalui oleh tokoh Saidi dalam prosesnya mengaktualisasikan diri berupa hambatan yang berasal dari dalam diri tokoh Saidi, hambatan yang berasal dari lingkungan sekitar, dan pola asuh keluarga; (3) pengarang merepresentasikan aktualisasi diri melalui unsur-unsur pembangun karya sastra berupa konflik internal antara Saidi dengan dirinya sendiri dan konflik eksternal yang terjadi antara Saidi dengan tokoh-tokoh lain, alur cerita campuran, ciri fisik dan karakter tokoh utama, serta latar waktu, tempat, dan suasana yang mendukung proses tokoh Saidi dalam mengaktualisaikan diri.Kata kunci: aktualisasi diri, novel, tokoh utama, Abraham Maslo

    KEPRIBADIAN MYTHOMANIA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PUKUL SETENGAH LIMA KARYA RINTIK SEDU

    Get PDF
    Kepribadian mythomania atau kebiasaan berbohong merupakan salah satu gangguan kejiwaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui wujud, faktor penyebab kepribadian mythomania tokoh utama, dan bentuk mekanisme pertahanan diri tokoh utama pada tokoh utama dalam novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini menggunakan novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan kepribadian mythomania tokoh utama yang dikaji menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Data yang digunakan berupa kutipan dialog dan jalan cerita yang mengandung kepribadian mythomania, dan bentuk mekanisme pertahanan diri tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukan pertama, wujud kepribadian mythomania yang dialami tokoh utama adalah psikoanalisis kepribadian dan dinamika kepribadian. Kedua, penyebab kepribadian mythomania tokoh utama yakni faktor internal  dan faktor ekternal. Ketiga, bentuk mekanisme pertahanan diri tokoh utama yakni, fantasi, pengalihan, rasionalisasi, dan represi.Kata Kunci:  kepribadian mythomania, psikologi sastra, tokoh utam

    PENYINGKAPAN DIRI PENGARANG DALAM NOVEL SUMI KARYA JAZULI IMAM: ANALISIS SASTRA PERJALANAN CARL THOMPSON

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana strategi penggambaran dunia pengarang dalam novel Sumi karya Jazuli Imam, (2) bagaimana bentuk liyan yang direpresentasikan oleh pengatrang pada novel Sumi karya Jazuli Imam, (3) bagaimana bentuk pengungkapan diri pengarang dalam novel Sumi karya Jazuli Imam. Penelitian ini menggunakan metode-metode turunan dari teori sastra perjalanan, yaitu Reporting the World untuk mejawab rumusan masalah mengenai strategi penggambaran dunia, selanjutnya metode Representing the Others untuk menjawab bagian liyan yang direpresentasikan pegarang, kemudian Revealing the Self adalah metode yang digunakan oleh peneliti untuk menyingkap diri pengarang dalam novel Sumi karya Jazuli Imam. Selain itu, berdasarkan penelitian ini ditemukan adanya implikasi metodologis. Implikasi metodologis tersebut adalah bahwa konsep epistemological decorum dapat digunakan sebagai cara untuk membantu menjawab pertanyaan mengenai penyingkapan diri pengarang.Kata kunci: Penyingkapan diri, sastra perjalanan, Novel Sum

    PROBLEMATIKA SOSIAL DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA IAN WATT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Konteks sosial pengarang; (2) Cerminan kehidupan sosial masyarakat melalui problem sosial yang digambarkan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata; dan (3) Fungsi sosial sastra dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata ditinjau dari pendekatan sosiologi sastra Ian Watt. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan membaca objek penelitian dengan cermat, mengelompokkan data, melakukan tabulasi, dan menginterpretasi data serta penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data diperoleh melalui pembacaan dan pengamatan secara mendalam. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa: (1) latar belakang pengarang, yakni Andrea Hirata memengaruhi penggambaran tokoh utama dan penggambaran dunia dalam novel yang menampilkan kehidupan di daerah penghasil tambang termasuk masyarakat di dalamnya; (2) problematika sosial yang ditampilkan dalam novel Sang Pemimpi meliputi kemiskinan, tingkat pendidikan rendah, ketidakstabilan ekonomi, korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan; (3) fungsi sosial yang terdapat dalam novel Sang Pemimpi merujuk pada fungsi sastra sebagai pengajaran sekaligus hiburan yang ditampilkan melalui nilai-nilai pendidikan, yaitu pendidikan religius dan pendidikan karakter.Kata Kunci: latar belakang pengarang, nilai pendidikan, problematika sosial, sosiologi sastr

    RABU ANJAWANI: SEBUAH KEBIJAKAN DALAM MENGINTERNALISASI DAN MENGAKTUALISASI NILAI-NILAI KEBUDAYAAN JAWA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini yakni: 1) mengetahui proses internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai budaya lokal; 2) nilai-nilai budaya lokal yang ditanamkan kepada peserta didik; serta 3) tantangan dalam melaksanakan kebijakan Rabu Anjawani. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta bidang kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan: 1) proses internalisasi dan aktualisasi dilakukan dengan metode sosialisasi serta pengenalan nilai-nilai budaya lokal terutama budaya Jawa, seperti penggunaan bahasa Jawa dalam proses pembelajaran maupun diluar proses pembelajaran dan penggunaan pakaian yang mengandung adat kebudayaan Jawa; 2) nilai-nilai yang ditanamkan seperti nilai andhap asor, nilai tepo seliro, nilai grapyak semanak, nilai ewuh, nilai pangerten serta nilai cinta budaya lokal; 3) hambatan yang ditemukan yakni tidak adanya slogan dalam bahasa Jawa atau huruf aksara hanacaraka serta tidak dilaksanakannya pertunjukkan seni kebudayaan Jawa seperti wayang, ludruk atau kesenian Jawa lainnya, sehingga dari perspektif seni implementasi kebijakan Rabu Anjawani dianggap kurang berjalan maksimal. Kata kunci: Kebijakan, Internalisasi, Aktualisasi, Nilai Budaya Loka

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇