Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    “RUMAHKU LABORATORIUM KIMIAKU”, BUKU EKSPERIMEN KIMIA DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI SEBAGAI PENERAPAN KONSEP MATERI KIMIA DI SMA

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dalam bidang pendidikan kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan buku pedoman guru yang berisikan eksperimen kimia di kehidupan sehari-hari dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berdasarkan penilaian 5 guru SMA. Dalam pengembangan buku eksperimen kimia peneliti menggunakan metode ADDIE yang terdiri dari 4 tahap, yaitu analisis, perencanaan, pengembangan dan implementasi. Buku eksperimen kimia yang telah dibuat kemudian divalidasi oleh dosen pembimbing, ahli media, ahli materi dan pembelajaran kimia. Kemudian produk dinilai oleh 5 guru kimia SMA sebagai reviewerKualitas buku eksperimen kimia dapat diketahui melalui penilaian lima guru kimia SMA yang ditinjau dari aspek isi, aspek kebahasaan, aspek penyajian, efek media terhadap strategi pembelajaran dan tampilan. Buku eksperimen kimia yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 4,14 dari skor maksimal ideal 5 dengan kategori baik (B)

    IDENTIFIKASI MISKONSEPSI KONSEP STOIKIOMETRI PADA SUMBER BELAJAR KIMIA SMA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi materi stoikiometri pada sumber belajar kimia SMA yang digunakan di Kabupaten Magelang serta memberikan konsep yang benar sebagai penyelesaiannya. Sumber belajar yang diteliti meliputi dua buku teks pelajaran, dua Lembar Kerja Siswa (LKS), dan sebuah handout yang dibuat oleh guru. Instrumen yang digunakan berupa lembar analisis kebenaran konsep yang berisi kisi-kisi kebenaran konsep, yaitu hukum dasar kimia, konsep mol, dan perhitungan kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lima sumber belajar yang diteliti terdapat beberapa potensi miskonsepsi dan miskonsepsi pada konsep stoikiometri, yaitu: (1) pemilihan kata yang tidak tepat; (2) soal yang tidak kontekstual; (3) penyelesaian soal yang tidak memperhatikan urutan konsep; (4) penyelesaian soal hukum Dalton; (5) penjelasan volume molar; (6) penerapan Ar dan Mr; (7) penggunaan besaran dan satuan; (8) contoh soal yang tidak tepat pada persen komposisi unsur; (9) penyelesaian soal yang tidak lengkap pada rumus empiris; (10) penulisan rumus empiris dan rumus molekul; (11) penyelesaian soal pada rumus molekul; (12) penjelasan persamaan reaksi kimia; (13) penjelasan persen volume; (14) penggunaan lambang satuan pada atomic mass unit (amu atau Da) dan part per million (ppm)

    BIOCHAR ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) SEBAGAI ADSORBEN ION TEMBAGA (Cu) PADA LIMBAH KERAJINAN PERAK

    Get PDF
    Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik, massa, dan waktu kontak terbaik penurunan kadar ion Cu pada limbah cair kerajinan perak, serta pola isoterm adsorpsi menggunakan adsorben biochar eceng gondok (Eichhornia crassipes). Batang eceng gondok dikarbonisasi menggunakan furnace dengan suhu 400 oC selama 1 jam. Biochar eceng gondok diaktivasi menggunakan larutan HCl 0,5 M. Kemudian biochar dikarakterisasi kadar abu, kadar air, dan luas permukaannya. Luas permukaan biochar diuji dengan menggunakan Surface Area Analyzer (SAA) baik biochar tanpa aktivasi dan dengan aktivasi. Proses adsorpsi dilakukan dengan mengontakkan biochar dengan limbah cair. Analisis kandungan logam Cu diketahui menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben biochar batang eceng gondok teraktivasi memiliki kadar air 5,36% dan kadar abu sebesar 6,09%. Luas permukaan tanpa aktivasi yaitu 2,50712 m2/g dan teraktivasi yaitu 7,04196 m2/g. Proses adsorpsi dalam limbah sintetik diperoleh massa biochar terbaik yaitu 1 gram dan waktu kontak 90 menit. Adsorpsi pada limbah cair industri kerajinan perak diperoleh rata-rata penurunan konsentrasi logam tembaga sebesar 52,151 ppm dan rata-rata % teradsorpsi sebesar 63,64%. Proses adsorpsi ini mengikuti pola isoterm adsorpsi Langmuir dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9997

    PERUSAKAN SIMETRI SPONTAN UNTUK MODEL INTERAKSI ELECTROWEAK DALAM TEORI MODEL STANDAR FISIKA PARTIKEL DENGAN MENGGUNAKAN FORMULASI LAGRANGIAN DAN KONTRIBUSINYA PADA MATA KULIAH FISIKA MODERN

    Get PDF
    Perusakan simetri dalam teori model standar dihasilkan dengan memperkenalkan medan Higgs sehingga partikel dapat memperoleh massa dengan menerapkan formulasi Lagrangian. Prosedur perusakan simetri terjadi dengan membangkitkan massa dalam Lagrangian melalui tiga tahap yakni perusakan simetri spontan, perusakan simetri spontan gauge global, dan perusakan simetri spontan gauge lokal (Mekanisme Higgs). Pada Lagrangian yang dihasilkan dalam perusakan simetri spontan gauge global,  masih terdapat masalah dalam usaha membangkitkan massa boson gauge, yakni  partikel skalarnya sendiri tidak bermassa. Namun, perusakan simetri dengan gauge lokal dapat mengatasi masalah ini yang mana partikel Boson Goldstone akan memperoleh massa dan menjadi Boson Higgs.  Pada Lagrangian yang dihasilkan dari perusakan simetri spontan gauge lokal    hanya mendeskripsikan dua partikel yang berinteraksi, boson gauge vektor dan skalar masif h yang disebut partikel Higgs. Boson Goldstone yang tak dikehendaki telah diubah menjadi polarisasi longitudinal partikel gauge yang disebut dengan “ Mekanisme Higgs

    ALAT UJI KANDUNGAN GULA DAN GARAM PADA CAIRAN, BERBASIS KAPASITOR PELAT SEJAJAR

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin diperlukannya alat ukur besaran fisika pada cairan (termasuk cairan tubuh manusia  guna mengkarakterisasi kondisi kesehatan seseorang) dalam volume kecil. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat membuat alat pantau konsentrasi gula dan konsentrasi garam di dalam air berbasis kapasitor pelat sejajar yang berkeluaran tegangan (dalam volt). Adapun manfaat dari alat buatan sendiri ini adalah untuk dapat menentukan konsentrasi gula ataupun garam pada cairan tubuh secara elektronis. Metode penelitian, dibuat sistem yang memuat pelat bundar sejajar berdiameter 2 cm yang terhubung dengan baterei dan tahanan. Di antara kedua pelat bundar tersebut diletakkan larutan gula atau larutan garam yang berperan sebagai dielektrik. Karakterisasi alat ini melibatkan 3 jenis variabel yaitu: lama waktu operasi, jarak antarpelat sejajar, dan konsentrasi larutan gula atau larutan garam. Dicari hubungan ketiga variabel itu secara parsial terhadap nilai tegangan keluarannya. Akhirnya, dipilih lama operasi 10 s dan jarak antarpelat 1 cm (volume cairan 31,4 ml), serta diperoleh pola hubungan linier antara tegangan keluaran sistem kapasitor itu terhadap konsentrasi gula atau garam di dalam larutan

    Peran Pembelajaran IPS Sebagai Upaya Peningkatan Moral dan Karakter Peserta Didik

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai upaya peningkatan moral dan karakter kepada peserta didik, di satuan pendidikan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi Sumber dan Triangulasi Data. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) peran pembelajaran IPS sebagai upaya peningkatan moral dan karakter peserta didik berperan dan memiliki peranan yang jelas sesuai tujuannya pembelajaran IPS untuk membentuk peserta didik sebagai warga negara yang baik. IPS berkearifan lokal menjadi aktivitas yang mengintegrasikan moral dan karakter kepada peserta didik, aktivitas berikutnya adalah pembiasaan, pemahaman, dan keteladanan. Serta melalui materi dan buku LKS/BKS. (2) pembelajaran IPS mengajarkan pendidikan moral dan karakter kepada peserta didik dengan menyisipkan dan memasukan pendidikan moral dan karakter dari kurikulum ke dalam materi pembelajaran IPS, modul, dan juga rancangan pembelajaran yang disusun oleh sekolah maupun guru.Kata Kunci : Peran Pembelajaran IPS, Moral Karakter, Peserta Didik

    PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS BUDAYA SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 GALUR, KULON PROGO

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berbasis budaya sekolah di SMP Negeri 1 Galur, Kulon Progo pada kelas VII dan VIII tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian metode kualitatif terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, koordinator P5, fasilitator P5, dan siswa kelas VII dan VIII subjek penelitian. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data dan triangulasi sumber data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui budaya sekolah yang muncul dalam implementasi P5 yaitu, dimensi berkebhinekaan global pada aktivitas diskusi, hak pilih PEMILOS, pelestarian batik dan baju adat sebagai dresscode. Dimensi gotong royong saat bekerja sama membuat kotak suara, pembuatan laporan dan gelar karya. Dimensi beriman saat kerja bakti membersihkan dan menghias tanaman. Dimensi kreatif karya poster, banner kampanye, dan layout ruang gelar karya. Budaya lain yaitu, menghargai, kebebasan siswa untuk mengeksplor, talk less do more, antre, 3R dan 3S, apresiasi, melestarikan kebudayaan lokal, bebas berkreasi, tadarus, shalat Dhuha dan Dzuhur, keputrian, perayaan hari besar keagamaan, SOP belajar, ekstrakurikuler kemataraman dan Pramuka, Jumat bersih, tugas individu dan kelompok, dan sanksi serta apresiasi. Kata kunci: budaya sekolah, implementasi, Profil Pelajar Pancasila, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5

    IMPLEMENTASI DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PERWUJUDAN KULTUR SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 DEPOK, SLEMAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui perwujudan Kultur Sekolah di SMP Negeri 1 Depok, Sleman dan mengetahui faktor pendorong dan penghambat implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Depok, Sleman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Triangulasi sumber digunakan untuk menguji keabsahan data dengan melakukan pengecekan melalui sumber datayang berbeda penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktifHasil penelitian menunjukkan, implementasi dimensi beriman bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia melalui kegiatan IMTAQ, budaya tolong, maaf, terima kasih, dimensi berpikir kritis melalui kegiatan TPLN-PPA, dimensi mandiri melalui kegiatan literasi, dimensi bergotong royong melalui kegiatan LKS, dimensi berkebinekaan global melalui penanaman semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dimensi kreatif melalui kegiatan Pekan Olahraga, Seni dan Kreativitas Siswa dan P5. Faktor pendorong dan penghambat implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila berasal dari sekolah, guru,dan siswa

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP N 1 KERJO, KARANGANYAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui proses pengembangan media pembelajaran Monopoli materi Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat pada mata pelajaran IPS Kelas VII di SMP N 1 Kerjo, Karanganyar; (2) Mengukur dan menganalisis kelayakan LIRASUMA sebagai media pembelajaran IPS pada materi Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat untuk siswa kelas VII di SMP N 1 Kerjo, Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan menggunakan model ADDIE, yaitu tahap Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Produk yang dihasilkan adalah LIRASUMA. Pengumpulan kelayakan dilakukan dengan pengisian angket validasi oleh validator ahli yaitu dosen Pendidikan IPS FISHIPOL UNY, penilaian dari guru IPS SMP N 1 Kerjo, dan tanggapan peserta didik. Hasil kelayakan produk LIRASUMA ini dilihat dari hasil angket yang diberikan. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII G di SMP N 1 Kerjo. Teknik pengumpulan data kelayakan menggunakan angket melalui instrument penelitian dan pengumpulan peningkatan hasil belajar dilihat dari PreTest dan PosTest yang dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji repaired t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran LIRASUMA layak digunakan untuk materi keragaman sosial budaya di masyarakat pada siswa kelas VII SMPN 1 Kerjo, Karanganyar. Kelayakan media pembelajaran diperoleh dari hasil validasi ahli materi yang mendapatkan skor rata- rata 4,6 dengan kategori sangat layak, sementara hasil validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 4,4 dengan kategori sangat layak. Kepraktisan media pembelajaran dinilai dari hasil respon siswa yang mendapatkan skor rata-rata 4,71 dengan kategori sangat baik dan hasil respon guru dengan skor rata-rata 4,9 dengan kategori sangat baik. Hasil paired t-test didapatkan hasil beda  -44,640 dengan signifikan p=0,000 (p0,05) yang berarti signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media pembelajaran LIRASUMA.Kata kunci : LIRASUMA, Media Pembelajaran, Monopol

    PENDIDIKAN HUMANIS DI SMP EKSPERIMENTAL MANGUNAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan humanis di SMP Eksperimental Mangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis interaktif yang digunakan yaitu analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Eksperimental Mangunan telah menerapkan pendidikan humanis. Pendidikan humanis terlihat dari proses pembelajaran yang berfokus pada anak. Pendidikan humanis juga terlihat dari pemberian kebebasan pada anak, yaitu kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat, bertanya dan berkreasi termasuk dalam pembuatan proyek. Pendidikan humanis juga terlihat dari kedekatan yang terjalin antar warga sekolah. Kedekatan yang terjalin menjadikan siswa lebih nyaman untuk menyampaikan pendapatnya. Penilaian yang dilakukan di SMP Eksperimental Mangunan merupakan penilaian proses, sehingga penilaian bisa dilakukan setiap hari dengan melihat perkembangan anak

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇