Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Implementasi Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran PJOK Satuan Pendidikan Sekolah Pengerak Tingkat SMA Kabupaten Buol
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran PJOK di satuan pendidikan sekolah pengerak tingkat SMA di Kabupaten Buol. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah Sekolah Penggerak Tingkat SMA di Kabupaten Buol. Dengan demikian sample penelitian ditentukan dengan total sampling technique, yakni seluruh Guru PJOK yang bertugas di dua Satuan Pendidikan yaitu SMA 1 Biau dan SMA 1 Bunobogu (n=6). Permasalahan yang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah cara implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan Kabupaten Buol, khususnya di tingkat SMA, yang telah berjalan lebih dari satu tahun dan mencakup dua tingkatan kelas, yaitu kelas X dan XI. Kedua tingkatan ini telah menerapkan Kurikulum Merdeka, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan dalam penerapannya. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PJOK di SMA 1 Biau dan SMA 1 Bunobogu tergolong pada kategori baik, dengan 100% responden menyatakan bahwa penerapan kurikulum tersebut berjalan efektif. Penelitian ini memberikan gambaran positif mengenai keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di Kabupaten Buol
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DE CENDS ALOEVERA DI KABUPATEN KULON PROGO PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DE CENDS ALOEVERA DI KABUPATEN KULON PROGO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan UMKM De Cends Aloevera di Kabupaten Kulon Progo, beserta faktor penghambat pemberdayaan UMKM De Cends Aloevera. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan yang meliputi penciptaan iklim, menguatkan potensi dan daya masyarakat, serta melindungi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM De Cends Aloevera di Kabupaten Kulon Progo masih belum berjalan dengan optimal. Hal ini ditunjukkan dengan masih ditemukannya beberapa aspek yang masih belum berjalan dengan optimal dan perlu adanya perbaikan, seperti lamanya proses perizinan dan legalitas usaha, belum mampunya UMKM De Cends Aloevera dalam melibatkan masyarakat secara maksimal, kurangnya kemampuan dan pengetahuan tenaga kerja UMKM De Cends Aloevera, serta keberlanjutan program yang masih belum dijalankan dengan baik oleh Pemerintah Daerah Kulon Progo. Hasil penelitian mengandung implikasi bahwa pentingnya kesadaran dan kerjasama antara pemerintah, swasta, pelaku usaha dan pihak-pihak yang terlibat dalam menjalankan peran masing-masing dalam pemberdayaan
Kualitas Pelayanan Penyediaan Air Bersih Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kabupaten Tangerang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai Kualitas Pelayanan Penyediaan Air Bersih yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kabupaten Tangerang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan kualitas pelayanan penyediaan air bersih pada PERUMDAM Kabupaten Tangerang sudah baik, namun masih terdapat dua dari sepuluh indikator pelayanan belum sesuai dengan harapan pelanggan. Pada dimensi responsivitas pada indikator daya tanggap dalam penanganan keluhan yang dialami oleh pelanggan masih tergolong lambat. Pada dimensi responsibilitas pada indikator kelangsungan distribusi pelayanan air bersih, masih kerap terjadi kemacetan aliran air yang dihasilkan. Sebaliknya pada dimensi akuntabilitas semua indikator di dalamnya sudah berjalan dengan baik. Dalam pelayanan penyediaan air bersih yang dilakukan oleh PERUMDAM Kabupaten Tangerang juga terdapat berbagai faktor pendukung seperti seperti, hadirnya sistem informasi pelayanan publik yang jelas, sarana prasarana yang memadai guna menunjang pelayanan, faktor organisasi dan faktor aturan. Sedangkan untuk faktor penghambat pelayanan diantaranya faktor keterlambatan pembayaran rekening dari pelanggan, faktor musim, serta faktor eksternal perusahaan yaitu pemadaman listrik dari PLN
Analisis Dampak WKSBM Ngudi Barokah Pada Kesejahteraan Masyarakat Dusun Nglaren, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul
Kesejahteraan masyarakat menjadi faktor kunci dalam melihat kemajuan suatu negara. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dampak organisasi WKSBM Ngudi Barokah pada kesejahteraan masyarakat di Dusun Nglaren. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, menampilkan aspek kebaruan dalam pendekatan studi kasus yang diusulkan. Penelitian dilakukan di Dusun Nglaren, Kalurahan Potorono, dari September 2022 - Desember 2023. Subyek penelitian meliputi Ketua Dusun Nglaren, Ketua Organisasi, serta masyarakat penerima manfaat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah program WKSBM Ngudi Barokah memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat Dusun Nglaren. Namun, dampak tersebut tidak secara langsung mengatasi kemiskinan, tetapi lebih berperan sebagai penyedia bantuan. Program yang dilaksanakan telah mendorong kemandirian masyarakat. Di sisi lain, produktivitas masyarakat meningkat melalui bantuan alat produksi dan pelatihan. Oleh karena itu, dampak yang dihasilkan lebih jangka panjang bagi masyarakat. Upaya ini menunjukkan bahwa program dari WKSBM Ngudi Barokah berpotensi memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat, dengan syarat bahwa program tersebut terus ditingkatkan dan dikembangkan secara tepat guna agar dampaknya dapat berkelanjutan.
Analysis of The Quality of E-Government Services Tangerang LIVE Using The E-Govqual Method in Tangerang City
Tangerang LIVE application is a public service application launched by the Tangerang Communication and Informatics (Diskominfo) to help people get services in just one application. This study aims to determine the effect of Tangerang LIVE application service quality on user satisfaction and the resulting achievements using the e-govqual method. This research is a descriptive quantitative. Sampling in this study by purposive sampling with100 respondents. The analysis carried out is multiple linear regression analysis with using the t test. The results of the research on the quality of e-government services using the e-govqual method of Tangerang LIVE application are in “Good” category with an average value of 4.20. The results of multiple regression analysis Y=-1.182+0.103+0.109+0.014+(-0.002). The result of the calculation of the coefficient of determination is 50.1%. While the remaining 49.9% is influenced by other variables. Partial hypothesis shows that Efficiency and Trust have an effect, while Reliability and Citizen Support have no effect on user satisfaction. The results of this study indicate that it must be improved on the optimized application structure, provide confidence and trust to users regarding personal data, and improve the government's ability to answer user complaints
Collaborative Governance Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Pasca Pandemi COVID19 di Dinas Koperasi dan UKM DIY (Studi Kasus Aplikasi SiBakul Jogja)
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan temuan penelitian berupa: (1) proses Dinas Koperasi dan UKM DIY dalam pemberdayaan UMKM masa post-pandemi Covid19 dengan collaborative governance; (2) peran stakeholders dalam proses collaborative governance melalui Program SiBakul Jogja; (3) faktor yang mempengaruhi keberhasilan Program SiBakul Jogja. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada narasumber yang berasal dari PLUT KUMKM DIY, pemangku kebijakan dari kelompok swasta, dan UMKM yang terdaftar sebagai mitra SiBakul MarketHUB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi collaborative governance yang sistematis antar stakeholders dalam Program SiBakul Jogja. Program SiBakul terbukti menyediakan ruan g interaksi untuk memajukan perekonomian melalui dukungan pelatihan, permodalan, dan pemasaran hasil UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta pada masa post-pandemi Covid19. Pemberdayaan tersebut terlaksana dalam program pemberdayaan digital dan nondigital. DISKOP UKM DIY mengoptimalkan peran stakeholders dalam Program SiBakul Jogja sehingga dapat merencanakan dan menjalankan program dengan baik pada aspek kondisi awal, kepemimpinan fasilitatif, desain kelembagaan, dan proses kolaborasi
Evaluasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima di Kapanewon Wonosari Kabupaten Gunungkidul
Masalah yang diangkat pada penelitian ini yaitu area larangan berjualan yang kembali di penuhi oleh pedagang kaki lima setelah kebijakan penataan pedagang kaki lima dilaksanakan, sementara lokasi binaan permanen sudah penuh dan belum ada perluasan atau pembangunan tambahan. Pedagang tersebut merupakan pedagang ilegal namun mereka mengorganisasikan diri dengan membentuk paguyuban. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hasil evaluasi kebijakan penataan pedagang kaki lima di Kapanewon Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Pendekatan penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tempat penelitian di Dinas Perdagangan dan Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, DPD APKLI Gunungkidul, serta pedagang kaki lima Taman Kuliner Wonosari dan alun-alun pemda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penataan pedagang kaki lima di Kapanewon Wonosari pada pelaksanaannya belum menunjukkan hasil yang optimal, sehingga area larangan berjualan kembali dipadati pedagang sementara ketersediaan lokasi binaan permanen untuk relokasi masih kurang. Oleh karena itu diperlukan adanya perluasan Taman Kuliner Wonosari atau tambahan taman kuliner baru sebagai lokasi binaan untuk merelokasi pedagang yang masih berjualan di area larangan. Selain itu perlu peningkatan kapasitas dan komitmen aktor-aktor pelaksana kebijakan, sehingga peran aktor dapat maksimal dan kebijakan terlaksana dengan hasil sesuai tujuan yang telah ditentukan.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kalurahan Trihanggo Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kalurahan Trihanggo Kapanewon Gamping Kabupaten Sleman serta faktor pendukung dan faktor penghambat KWT Kalurahan Trihanggo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di KWT Kalurahan Trihanggo, yaitu KWT Sidodadi, KWT Ronggah Arum, dan KWT Tunas Mekar. Uji Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan KWT di Kalurahan Trihanggo telah memberikan peningkatan keterampilan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan di wilayah urban dengan memanfaatkan lahan yang terbatas dan memproduksi komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan pemberdayaan diwujudkan melalui produksi olahan tepung mocaf, budidaya maggot serta hidroponik. Tahap penyadaran pemerintah memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengembangkan potensinya melalui KWT. Pada Tahap Pengkapasitasan terbentuk KWT dan masing-masing KWT memiliki fokus pengembangan produk masing-masing sesuai kondisi wilayahnya. Tahap Pemberian daya masyarakat mampu untuk memasarkan produknya meskipun masih belum maksimal karena masih terdapat kendala kendala yaitu penurunan minat ibu rumah tangga muda, anggaran yang terbatas
Pengembangan Modul Pembelajaran 3D Modeling Desain Interior Berbasis SketchUp Kelas XII Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di SMK Negeri 1 Pajangan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi dengan pemakaian 3D modeling dalam pendidikan SMK. Dari hasil observasi terhadap mata pelajaran APLPIG di SMKN 1 Pajangan, ditemukan permasalahan di antaranya: (1) Belum tersedianya media pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi khususnya pada pembelajaran 3D Modeling sebagai acuan dalam pembuatan maket interior, (2) Siswa mengalami kesulitan dalam memberikan gambaran terhadap bentuk ruang interior yang akan direalisasikan ke dalam bentuk maket interior, dan (3) Keterbatasan waktu saat praktik, mengingat capaian kompetensi yang cukup kompleks. Maka dari itu, peneliti bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis SketchUp dengan materi pemodelan interior ruangan. Penelitian ini memanfaatkan metode pengembangan Research and Development. Data penelitian diambil menggunakan angket validasi yang dinilai oleh dosen ahli materi, dosen ahli media, serta penilaian oleh guru selaku calon pengguna. Hasil data penelitian diolah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat kelayakannya. Hasil pengembangan modul menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan modul menggunakan model 4D, (a) tahap pendefinisian (define) diperlukan media pembelajaran 3D Modeling desain interior sebagai acuan dalam pembuatan maket interior; (b) tahap perancangan (design) menyusun dan menghasilkan modul yang mendukung pencapaian kompetensi; (c) tahap pengembangan (develop) dilakukan validasi dari dosen ahli materi, dosen ahli media, serta guru sebagai pengguna; (d) tahap penyebarluasan (disseminate) penyebaran produk terbatas hanya di SMKN 1 Pajangan melalui guru pengampu mata pelajaran APLPIG. (2) Hasil penelitian didapatkan bahwa penilaian validasi oleh dosen ahli materi mendapat rerata sebesar 4,47 di kategori Sangat Layak, validasi dosen ahli media mendapat rerata sebesar 4,36 di kategori Sangat Layak, dan validasi aspek materi terhadap pengguna mendapat rerata sebesar 4,73 di kategori Sangat Layak, sedangkan aspek media mendapat rerata sebesar 4,94 di kategori Sangat Layak
PEMODELAN SEIR PADA PERILAKU PEMBELIAN ALBUM FISIK NCT DI KOMUNITAS NCTZEN JOGJA
Penggemar K-Pop memiliki tren tersendiri yaitu adanya pembelian album fisik idola di tengah populernya layanan musik streaming seperti Spotify dan Youtube. Salah satu idola K-Pop dengan pembelian album fisik yang tinggi adalah NCT. Ada banyak faktor yang menyebabkan penggemar NCT atau biasa disebut NCTzen menjadi kecanduan membeli album fisik NCT. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model matematika pada perilaku pembelian album fisik NCT. Model yang digunakan model adalah model SEIR (Susceptible-Exposed-Infected-Recovered) karena dalam penularannya terdapat gejala kecanduan album fisik NCT atau periode laten. Selanjutnya akan dianalisis titik ekuilibrium dan kestabilannya serta bilangan reproduksi dasar. Langkah-langkah dalam penelitian ini dimulai dengan menyebar kuesioner kepada anggota komunitas NCTzen Jogja. Kemudian, perilaku pembelian album fisik NCT dimodelkan dengan model SEIR. Selanjutnya, model akan dianalisis untuk mencari titik ekuilibrium, kestabilan titik ekuilibrium, dan bilangan reproduksi dasar serta melakukan simulasi menggunakan aplikasi Maple 18. Model yang diperoleh berupa sistem persamaan diferensial nonlinear dimensi empat yang mempunyai satu titik ekuilibrium bebas kecanduan dan satu titik ekuilibrium kecanduan. Dengan bilangan reprduksi dasar diperoleh bahwa dengan parameter kenaikan pajak θ0,08155 atau parameter Sustainability Forum ω0,07955 ataupun jika tingkat perpindahan dari individu terpapar ke individu terinfeksi bernilai β0,001934.Kata kunci: model SEIR, album fisik NC