Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    KUASA PATRIARKI DALAM NOVEL SIHIR PAMBAYUN SEBUAH PEMBELAAN IBUNDA RATU KIDUL KARYA JOKO SANTOSA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan faktor pendukung kuasa patriarki yang terdapat dalam novel Sihir Pambayun Sebuah Pembelaan Ibunda Ratu Kidul karya Joko Santosa. Sumber data penelitian ini adalah novel Sihir Pambayun Sebuah Pembelaan Ibunda Ratu Kidul karya Joko Santosa. Penelitian ini difokuskan pada ketidakadilan gender yang menimpa tokoh perempuan yang dikaji menggunakan kajian kritik sastra feminis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah berupa identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi naskah. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantik serta reliabilitas intrarater. Setelah dilakukan penelitian terhadap novel Sihir Pambayun Sebuah Pembelaan Ibunda Ratu Kidul karya Joko Santosa, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, wujud kuasa patriarki dalam novel Sihir Pambayun berupa opresi yang diterima oleh tokoh perempuan. Kedua, faktor pendukung kuasa patriarki dalam novel Sihir Pambayun Sebuah Pembelaan Ibunda Ratu Kidul karya Joko Santosa terdiri atas faktor gender dan faktor kelas. Ketiga, wujud perlawanan yang dilakukan oleh perempuan dalam novel Sihir Pambayun Sebuah Pembelaan Ibunda Ratu Kidul karya Joko Santosa berupa proses yang bertahap yang dilakukan oleh tokoh perempuan yang diwakili oleh Putri Pambayun. Kata kunci: kuasa patriarki, feminis, gender, sihir pambayu

    EVALUASI PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA (KKO) MENGGUNAKAN METODE CIPP DI SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 13 Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Model evaluasi model Context, Input, Process, and Product (CIPP) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, penanggung jawab program, guru, pelatih, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif milik Miles, Huberman, dan Saldana. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan program KKO dari evaluasi context:latar belakang dan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak menunjukan kategori baik, dan masih memerlukan upaya penjabaran tujuan serta strategi program secara lebih kompleks; evaluasi input: atlet dan kebutuhan guru menunjukan kategori baik, dalam indikator pendanaan, pelatih, sarana dan prasarana menunjukan kategori cukup dan perlu pengadaan dalam indikator panduan penyelenggaraan KKO karena masih dalam kategori kurang; evaluasi process: pelaksanaan dan penilaian program menunjukan kategori baik dan terdapat hambatan program yang memerlukan upaya peningkatan; evaluasi product yaitu  dalam kompetisi KKO, kompetisi tingkat daerah, dan kompetisi nasional menunjukan kategori baik namun perlu peningkatan dalam indikator prestasi akademik karena masih dalam kategori kurang

    Penerapan Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X di SMA Negeri 2 Wonosari

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan dimensi profil pelajar Pancasila dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas X di SMA Negeri 2 Wonosari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk menentukan informan penelitian adalah purposive. Informan penelitian terdiri dari guru pengampu pendidikan pancasila sebagai informan utama, peserta didik kelas X sebagai informan pendukung. Pengambilan data dilaksanakan melalui wawancara mendalam dan observasi dengan teknik keabsahan datanya menggunakan cross check. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara induktif, yaitu melalui proses reduksi data, kategorisasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi profil pelajar pancasila dalam kegiatan pembelajaran pendidikan pancasila kelas X di SMA Negeri 2 Wonosari telah dilaksanakan yaitu (1) beriman,bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia dimunculkan pada kegiatan berdoa diawal dan diakhir pembelajaran (2) berkhebinnekaan global dimunculkan pada kegiatan menyanyikan lagu wajib nasional diakhir pembelajaran (3) bergotong-royong dimunculkan pada kegiatan memecahkan permasalahan secara berkelompok (4) mandiri dimunculkan pada kegiatan pembelajaran yang memusat pada peserta didik (5) bernalar kritis dimunculkan pada kegiatan tanya jawab dalam kelas (6) kreatif dimunculkan pada kegiatan pembuatan poster stop bullying

    Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah di SMP N 1 Ngemplak

    Get PDF
    Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (Gerakan PBLHS) terhadap perwujudan karakter peduli lingkungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngemplak. Peneliti menggunakan pendekekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah 188 peserta didik kelas VIII SMP N 1 Ngemplak. Data penelitian diperoleh melalui pengisian angket yang mengukur Gerakan PBLHS dan karakter peduli lingkungan. Pada teknik analisis  data peneliti menggunakan uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas) serta uji hipotesis, yang terdiri dari uji analisis regresi liniear sederhana, uji T dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa nilai koefisien determinasi yang diperoleh adalah 0,626, yang menunjukkan adanya pengaruh Gerakan PBLHS terhadap karakter peduli lingkungan peserta didik SMP N 1 Ngemplak sebesar 62,6%. Sementara itu, variabel yang tidak tercakup dalam penelitian ini turut memberikan pengaruh sebesar 37,4%

    Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Etika Penggunaan Media Sosial TikTok Pada Peserta Didik SMK Muhammadiyah 1 Salam

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman literasi digital terhadap etika penggunaan media sosial TikTok pada peserta didik SMK Muhammadiyah Salam. Jenis penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah 1 Salam Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik stratified random sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 84 peserta didik. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui kuesioner. Validasi instrumen penelitian dilakukan oleh para ahli, yakni satu dosen Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dan dua guru Pendidikan Pancasila, dengan hasil validasi diolah menggunakan rumus Aiken V. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji prasyarat analisis, analisis deskriptif, serta uji analisis akhir dengan menggunakan uji regresi sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pemahaman literasi digital terhadap etika penggunaan media sosial TikTok pada peserta didik SMK Muhammadiyah 1 Salam. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil Uji T, dimana nilai t hitung t tabel (8,988 1,663). Variabel pemahaman literasi digital terbukti mempengaruhi variabel etika penggunaan media sosial TikTok sebesar 49,6% sedangkan sisanya 50,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Model regresi sederhana yang dihasilkan yaitu Y=22,502 + 0,873X. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemahaman literasi digital, maka semakin tinggi pula tingkat etika penggunaan media sosial Tik Tok pada peserta didik SMK Muhammadiyah 1 Salam

    PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK MELATIH LITERASI DIGITAL DAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA KELAS X SMA PADA MATERI VIRUS DAN PERANANNYA

    Get PDF
    Keterampilan abad 21 melalui pendidikan holistik menjadi suatu hal penting yang tidak dapat diabaikan, terutama seiring dengan perkembangan era digital yang mengubah paradigma pembelajaran di mana kebutuhan akan keterampilan seperti literasi digital, pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi semakin mendesak serta tidak hanya mengandalkan pengetahuan tetapi keterampilan ikut berperan dalam pembelajaran abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menganalisis kelayakan, dan keterbacaan dari produk game edukasi berbasis aplikasi android untuk melatih literasi digital dan keterampilan argumentasi ilmiah siswa kelas X SMA pada materi virus dan peranannya. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D yang mencakup tahapan yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), dan dibatasi pada Develop (Pengembangan). Hasil dari produk yang dikembangkan berupa game edukasi berbasis aplikasi android. Berdasarkan hasil uji validasi, diperoleh nilai kelayakan sebesar 77,03% dari ahli media, 89,5% dari ahli materi, 82,5% dari ahli literasi digital, 86,66% dari ahli argumentasi ilmiah, dan 87,93% dari respon guru Biologi. Uji keterbacaan dari respon siswa dengan uji skala kecil sebesar 83,46% dari hasil  uji skala kecil. Berdasarkan perolehan hasil uji dapat disimpulkan bahwa, media game edukasi berbasis aplikasi android untuk melatih literasi digital dan keterampilan argumentasi ilmiah siswa kelas X SMA pada materi virus dan peranannya dikategorikan sangat layak dan valid untuk digunakan

    Fenomena parasosial penggemar K-Pop dalam media sosial (studi kasus pada perilaku parasosial penggemar K-Pop di media sosial x, Instagram, dan Tiktok)

    Get PDF
    AbstrakDalam lingkup media sosial terdapat beberapa hubungan dan interaksi yang terjadi antar sesama penggunanya. Contohnya yakni hubungan parasosial yang membentuk suatu fenomena khususnya hubungan parasosial penggemar K-Pop. Menurut Horton dan Wohl dalam Harvey dan Manusov (2001), secara umum, hubungan parasosial didefinisikan sebagai hubungan lekat yang terbentuk di media sebab adanya suatu ikatan yang dirasakan oleh seseorang dengan idola yang dikaguminya di media sosial. Berdasarkan hal itu, fenomena yang terjadi dapat banyak ditemukan dalam media sosial di lingkup antara penggemar K-Pop dan juga penggemarnya. Para penggemar K-Pop memiliki perasaan lekat dalam menjalin hubungan dengan idolanya. Tak sedikit dari mereka yang merasa ia dekat dan bisa berinteraksi secara langsung layaknya orang yang spesial. Mereka seringkali mengunggah sebuah cuitan ataupun komentar dalam media sosial yang membentuk adanya fenomema hubungan parasosial. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode analisis persepsi dengan pendekatan teori parasosial. Metode analisis persepsi dipilih sebab kita dapat melakukan pemantauan terhadap perilaku para penggemar K-Pop di media sosial melalui tweet, komentar, serta postingan yang diunggahnya. Media sosial yang digunakan sebagai wadah untuk mencari data yakni X, Instagram, dan juga Tiktok. Dari ketiga media sosial tersebut, kita dapat menemukan berbagai contoh hubungan parasosial yang muncul. Beragam perilaku dapat dikaji dan dibahas dengan menyelaraskan teori yang akan digunakan yakni teori parasosial. Dengan penelitian dan kajian yang dilakukan, diharapkan kita bisa tahu dan memahami tentang adanya fenomena hubungan parasosial di media sosial terkhusus hubungan parasosial antara para penggemar K- Pop dengan idola yang diminatinya.Kata kunci: hubungan parasional, penggemar, K-pop Abstract Within the scope of social media, there are several relationships and interactions that occur between fellow users. An example is parasocial relationships that form a phenomenon, especially parasocial relationships of K-Pop fans. According to Horton and Wohl in Harvey and Manusov (2001), in general, parasocial relationships are defined as close relationships formed in the media because of a bond felt by a person with an idol he admires on social media. Based on that, the phenomenon that occurs can be found in social media in the sphere between K-Pop fans and fans. K-Pop fans have a feeling of attachment in establishing a relationship with their idols. Not a few of them feel that they are close and can interact directly like a special person. They often upload a tweet or comment on social media that forms a phenomenon of parasocial relationships. The research was conducted using a perceptual analysis method with a parasocial theory approach. The perception analysis method was chosen because we can monitor the behavior of K-Pop fans on social media through tweets, comments, and posts they upload. Social media used as a forum to search for data is X, Instagram, and also Tiktok. From these three social media, we can find various examples of parasocial relationships that have emerged. Various behaviors can be studied and discussed by aligning the theory to be used, namely parasocial theory. With the research and studies carried out, it is hoped that we can know and understand about the phenomenon of parasocial relationships on social media, especially the parasocial relationship between K-Pop fans and the idols they are interested in. Keywords: paralogical relationships, fans, K-po

    Gerakan sosial modern: seruan boikot produk afiliasi Israel melalui media sosial

    Get PDF
    AbstrakArtikel ini menganalisis tentang bagaimana gerakan sosial boikot dalam menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi untuk menyuarakan pesan, meningkatkan kesadaran publik, dan menekan perusahaan serta institusi terkait dengan Israel. Konflik Israel-Palestina yang kembali memanas pada kuartal keempat tahun 2023 memicu respons masyarakat melalui gerakan sosial Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) di Indonesia. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis konten media sosial, penelitian ini menjelaskan bagaimana gerakan sosial modern beradaptasi dengan teknologi dan konektivitas global untuk mencapai tujuannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa gerakan boikot produk Israel memanfaatkan pesan-pesan yang kuat, dukungan emosional, dan strategi inklusif di media sosial untuk memobilisasi partisipasi luas dari masyarakat dan menciptakan tindakan kolektif di dunia nyata. Respons yang signifikan di media sosial mencerminkan penerimaan tinggi terhadap gerakan ini dan menegaskan daya dorong yang kuat terhadap perubahan nyata. Dengan respons positif dan penyebaran pesan yang cepat, gerakan ini bukan hanya eksis di ruang digital tetapi berhasil melibatkan masyarakat secara nyata, menciptakan solidaritas global, dan memperluas dampak gerakan dari dunia maya ke dunia nyata. Analisis konten media sosial menyoroti jenis pesan yang dominan, penggunaan tagar, slogan, dan emoji sebagai identitas gerakan. Selain itu, pesan-pesan juga memberikan daftar produk boikot dan alternatif lokal, mendukung aspek ekonomi gerakan ini. Dengan memadukan pesan emosional, informasi praktis, dan strategi inklusif, gerakan boikot produk Israel berhasil menciptakan kesadaran tinggi terhadap isu Palestina dan memotivasi tindakan kolektif yang nyata dari masyarakat Indonesia. Penelitian ini memberikan sebuah analisis tentang bagaimana strategi komunikasi yang efektif dan adaptif di media sosial dapat mempengaruhi sikap dan tindakan masyarakat terkait gerakan sosial tertentu.Kata kunci: boikot produk, Israel-Palestina, gerakan sosial, media sosial Abstract This article analyzes how the social boycott movement uses social media as a communication tool to voice messages, raise public awareness, and pressure companies and institutions related to Israel. The Israeli-Palestinian conflict, which heated up again in the fourth quarter of 2023, triggered a public response through the Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) social movement in Indonesia. With a qualitative descriptive approach and analysis of social media content, this study explains how modern social movements are adapting to technology and global connectivity to achieve their goals. The results of the analysis show that the boycott of Israeli products makes use of strong messages, emotional support, and inclusive strategies on social media to mobilize broad participation from the public and create collective action in the real world. The significant response on social media reflects the high acceptance of this movement and confirms the strong impetus for real change. With a positive response and rapid dissemination of messages, this movement not only exists in the digital space but has succeeded in engaging the community in real life, creating global solidarity, and expanding the impact of the movement from cyberspace to the real world. The analysis of social media content highlights the dominant types of messages, the use of hashtags, slogans, and emojis as the identity of the movement. In addition, the messages also provided a list of boycotted products and local alternatives, supporting the economic aspects of the movement. By combining emotional messages, practical information, and inclusive strategies, the boycott of Israeli products has succeeded in creating a high awareness of the Palestinian issue and motivating real collective action from the Indonesian people. This study provides an analysis of how effective and adaptive communication strategies on social media can affect people's attitudes and actions related to certain social movements. Keywords: product boycott, Israel-Palestine, social movement, social medi

    Ekonomi politik media : inefisiensi media terkontrol kekuatan politik dalam pemilihan umum

    Get PDF
    AbstrakMedia memiliki peran sentral dalam ekonomi politik, menciptakan hubungan kompleks antara kekuasaan politik, ekonomi, dan teknologi informasi. Makalah ini menguraikan landasan sejarah dan perkembangan ekonomi politik media serta mempertimbangkan epistemologi bidang ini. Perusahaan media, terutama dalam dua dekade terakhir, mengalami pertumbuhan pesat baik di tingkat nasional maupun internasional. Globalisasi neoliberal, finansialisasi ekonomi global, dan kemerosotan ekonomi mempengaruhi tren di berbagai sektor media dan ICT. Makalah ini membahas risiko "government failure" yang mungkin terjadi ketika pemerintah terlalu mengintervensi perekonomian dan media. Studi literatur mendukung gagasan bahwa keberhasilan pemerintah dapat menjadi inefisiensi jika kontrol pemerintah terlalu dominan. Analisis teori ekonomi politik dan konsep "government failure" oleh Le Grand memberikan pandangan lebih lanjut tentang dampak intervensi pemerintah pada efisiensi pasar. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dari berbagai sumber, termasuk penelitian terdahulu, teori ekonomi dan politik, berita, dan media massa. Dari hasil analisis teori, terdapat indikasi bahwa media dapat digunakan sebagai alat ekonomi politik oleh pihak tertentu, sementara intervensi pemerintah yang berlebihan dapat menyebabkan inefisiensi pasar. Kesimpulannya, media tidak hanya mencerminkan realitas, tetapi juga membentuk pandangan masyarakat dan dapat digunakan untuk mencapai tujuan ekonomi politik tertentu. Sementara itu, intervensi pemerintah yang berlebihan dapat mengarah pada "government failure" dan inefisiensi pasar. Studi ini memberikan wawasan tentang kompleksitas hubungan antara media, politik, dan ekonomi dalam konteks global dan nasional.Kata kunci: ekonomi politik, media, goverment failure, Pemilu Abstract The media has a central role in the political economy, creating a complex relationship between political power, economics, and information technology. This paper outlines the historical foundations and development of the political economy of the media and considers the epistemology of this field. Media companies, especially in the last two decades, have experienced rapid growth both at the national and international levels. Neoliberal globalization, global economic financialization, and economic downturn are influencing trends in various media and ICT sectors. This paper discusses the risk of "government failure" that may occur when the government intervenes too much in the economy and the media. Literature studies support the idea that government success can become inefficiency if government control is too dominant. Le Grand's analysis of political economy theory and the concept of "government failure" provides further insights into the impact of government intervention on market efficiency. This study uses literature analysis methods from various sources, including previous research, economic and political theory, news, and mass media. From the results of the theoretical analysis, there are indications that the media can be used as a tool of political economy by certain parties, while excessive government intervention can cause market inefficiency. In conclusion, the media not only reflects reality, but also shapes people's views and can be used to achieve certain political and economic goals. Meanwhile, excessive government intervention can lead to "government failure" and market inefficiency. This study provides insight into the complexity of the relationship between media, politics, and economics in a global and national context. Keywords: political economy, media, government failure, election

    Pemberdayaan UMKM Kripik Tempe Melalui Optimalisasi Label dan Platform Shopee

    Get PDF
    Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Desa Karangsono, Blitar, dengan fokus pada strategi pemasaran dan optimalisasi label produk. Keripik tempe, yang terbuat dari kedelai melalui proses fermentasi, memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan dalam pemasaran tradisional dan kemasan yang kurang menarik. Melalui desain label yang menarik dan informatif, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk serta kepercayaan konsumen. Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti Shopee sebagai saluran pemasaran diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi diskusi, praktik pengemasan, dan pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan keterampilan pemilik usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan daya saing, branding, dan penjualan produk lokal, yang berkontribusi pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat dan keberlanjutan UMKM keripik tempe di daerah tersebut

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇