Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Dari Simbolis ke Substantif : Bagaimana Profitabilitas, Gender Dewan, dan Media Exposure Mempengaruhi Pengungkapan Emisi Karbon?
Pengungkapan emisi karbon oleh perusahaan di Indonesia masih bersifat sukarela, bertujuan untuk mendapatkan legitimasi dan menghindari risiko. Laporan emisi karbon merupakan aspek penting dari tanggung jawab sosial perusahaan dan diatur oleh standar akuntansi. Sektor energi sebagai salah satu sektor penghasil emisi terbesar memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi namun juga menghadapi tantangan lingkungan akibat eksploitasi berlebihan, sehingga transparansi dalam pengungkapan emisi karbon sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh profitabilitas, keberagaman gender dewan, dan media exposure terhadap pengungkapan emisi karbon pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif. Pengujian data dilakukan dengan metode analisis regresi. Hasil menunjukkan bahwa profitabilitas, keberagaman dewan, dan media exposure memiliki pengaruh positif terhadap pengungkapan emisi karbon.
Pendidikan Dalam Perspektif Filsafat Pancasila di SMAN Titian Teras Muaro Jambi
Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Pancasila adalah falsafah yang merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan pada sekolah pertanyaan membahas tentang tipe hasil belajar efektif yang tampak pada siswa. Dari hasil wawancara dapat hasil berupa jawaban langsung yakni Hasil dari belajar yang efektif dapat dilihat dari minat, semangat, dan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini di harapkan pembaca mengerti tentang pembelajaran efektif dalam konsep Pendidikan filsafat Pancasila. Pendidikan dalam filsafat Pancasila menekankan bahwa pendidikan harus berorientasi pada pengembangan karakter dan moral siswa, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pendidikan tidak hanya berfungsi untuk transfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk individu yang memiliki integritas, toleransi, dan rasa keadilan
The Influence of Youth Scientific Work Extracurricular Activities on Critical Thinking Skills of Junior High School Students in Depok District, Sleman
Artikel ini mengkaji tentang pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP di Kabupaten Depok, Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Kabupaten Depok Sleman yang berjumlah 2.110 orang. Sampel penelitian sebanyak 95 siswa dipilih secara purposive sampling . Pengumpulan data menggunakan angket yang berisi pernyataan item-item. Uji validitas instrumen diuji dengan menggunakan rumus Indeks Aiken, dan reliabilitas diukur dengan menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Teknik analisis data meliputi uji perenang, uji analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,0230,05. Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya penelitian ini menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan kegiatan ekstrakurikuler KIR terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP di Kabupaten Depok, Sleman
Peranan Media Sosial dalam Membangkitkan Kesadaran Politik Generasi Z: Studi Kasus Gerakan Peringatan Darurat di Universitas Negeri Yogyakarta
Indonesia, sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara, menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan integritas demokrasinya, terutama terkait dengan munculnya politik dinasti dan intervensi elit politik dalam pemilihan kepala daerah. Pada tahun 2024, revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memicu reaksi publik, salah satunya melalui gerakan Peringatan Darurat yang dimotori oleh Generasi Z salah satunya mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Gerakan ini menggunakan media sosial dalam membagikan informasi terutama mengenai bahaya politik dinasti dan penurunan demokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakrta dengan menggunakan kriteria atau purposive menggunakan sumber data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi platform utama dalam memobilisasi dan membagikan informasi secara cepat gerakan peringatan darurat, yang membuat para Generasi z terutama mahasiswa Universitas Negeri yogyakarta yang menggunakan media sosial menjadi mengerti terhadap kesadaran dan partisipasi politik. Kebangkitan Kesadaran dan partisipasi politik Generasi Z terutama mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta mencerminkan peran aktif Generasi Z bukan hanya sebagai penerima kebijakan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berupaya memperjuangkan menegakkan keadilan demokrasi yang akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.Kata Kunci: Gerakan Peringatan Darurat, Partisipasi Politik, Kesadaran Politik, Media Sosia
PENGARUH PENGETAHUAN INVESTASI, LITERASI KEUANGAN, KEMUDAHAN TRANSAKSI, PREFERENSI RISIKO, TERHADAP MINAT INVESTASI MELALUI FINTECH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Abstrak: Pengaruh Pengetahuan Investasi, Literasi Keuangan, Kemudahan Transaksi, Preferensi Risiko, Terhadap Minat Investasi Melalui Fintech Pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta. Β Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh pengetahuan investasi terhadap minat investasi melalui fintech, 2) Pengaruhvliterasi keuangan terhadap minat investasi melalui fintech, 3) Pengaruh kemudahan transaksi terhadap minat investasi melalui fintech, dan 4) preferensi risiko terhadap minat investasi melalui fintech. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswa pendidikan akuntasi Universitas Negeri Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner melalui google form.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel pengetahuan investasi, literasi keuangan, kemudahan transaksi dan preferensiΒ risiko berpengaruh terhadap minat investasi melalui fintech Mahasiswa FE UNY. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung 16,358 dengan signifikansi 0,000. Sementara secara parsial penelitian ini menunjukan bahwa variabel yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat investasi melalui fintech yaitu variabel pengetahuan investasi dan preferensi risiko. Sedangkan variabel kemudahan transaksi dan linterasi keuangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat investasi melalui fintech.Kata kunci: Pengetahuan Investasi, Literasi Keuangan, Kemudahan Transaksi, Preferensi Risiko, Minat Investasi
PERBANDINGAN ALGORITMA K-MEANS DAN K-MEDOIDS CLUSTERING UNTUK PEMETAAN KECAMATAN DI KABUPATEN BANTUL BERDASARKAN STATUS GIZI BALITA
Berdasarkan survei status gizi, keadaan gizi balita di Kabupaten Bantul memiliki masalah gizi ganda (double burden). Selain melalui survei status gizi, pemahaman tentang keadaan status gizi balita dapat dilakukan melalui pemetaan. Penelitian bertujuan untuk memetakan status gizi balita di Kabupaten Bantul berdasarkan hasil perbandingan terbaik antara algoritma K-Means dan K-Medoids. Data status gizi yang digunakan mencakup 15 variabel penyebab tidak langsung yang mempengaruhi status gizi dari kecamatan di Kabupaten Bantul tahun 2022 dan 2023. Clustering menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids yang hasilnya divalidasi dengan metode Davies-Bouldin Index dan Silhouette Coefficient. Hasil analisis menunjukan bahwa algoritma K-Means dengan tiga cluster merupakan algoritma teroptimal dengan nilai validasi Davies-Bouldin Index 1,3829301131 dan Silhouette Coefficient 0,2088311419. Tiga cluster yang terbentuk selanjutnya dikategorikan sebagai: tingkat status gizi balita sedang (14 data), buruk (8 data), dan baik (12 data). Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan dapat menjadi dasar untuk evaluasi dan peningkatan status gizi balita di Kabupaten Bantul
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan materi suhu dan kalor.. Metodologi yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket yang ditujukan untuk validator ahli materi, media dan ahli pembelajar. Hasil validitas media yang dikembangkan dihitung dengan menggunakan rumus prosentase skor dan diinterpretasikan sesuai dengan interpretasi skala likert. E-modul yang dikembangkan dengan menggunakan tahapan-tahapan seperti pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hal ini untuk memudahkan siswa untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan konsep fisika.. Setelah dilakukan validasi pada media pembelajaran didapatkan hasil skor rata-rata keseluruhan aspek oleh ahli materi sebesar 81.53 %, oleh ahli media sebesar 75.78%, dan skor rata-rata keseluruhan aspek oleh ahli pembelajar sebesar 94,36 %. Berdasarkan penilaian oleh ahli materi, ahli media dan ahli pembelajar tersebut dapat menunjukkan bahwa media pembelajaran ini ditinjau dari beberapa indikator yang yang digunakan untuk validasi memiliki kriteria sangat baik. Kemudian setelah diujicobakan kepada siswaΒ diperoleh hasil skor rata-rata keseluruhan aspek sebesar 85.06 %, sehingga dapat dikatakan bahwa e-modul ini ditinjau dari indikator yang yang digunakan untuk uji coba memiliki kriteria sangat baik dan layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SOFTWARE ARTICULATE STORYLINE 3 UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK SMA
Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk kualitas individu dan kemajuan suatu bangsa. Fisika, sebagai salah satu cabang ilmu utama, menuntut tingkat kecermatan dan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Namun, kurangnya minat belajar dan pemahaman konsep dalam pembelajaran fisika merupakan tantangan yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia menggunakan software Articulate Storyline 3, fokus pada pemahaman konsep elastisitas dan hukum Hooke di kalangan siswa SMA kelas XI MIPA di SMAN 1 Turi. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Proses dimulai dengan analisis masalah dalam pembelajaran fisika, diikuti dengan desain media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan kurikulum. Proses pengembangan media melibatkan pembuatan konten, integrasi multimedia, dan uji coba prototipe. Implementasi dilakukan dalam pembelajaran fisika di SMAN 1 Turi, dengan evaluasi melalui penilaian oleh validator dan pengukuran pemahaman konsep serta minat belajar siswa. Metode pretest dan posttest digunakan untuk mengukur pemahaman konsep siswa sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini layak digunakan, dengan nilai simpangan baku ideal (SBi) dari penilaian validator sebesar 3,83 dan 3,81, menunjukkan kategori sangat baik. Selain itu, terdapat peningkatan pemahaman konsep yang signifikan, dengan nilai standar gain (N-Gain) berturut-turut sebesar 0,49 dan 0,78, yang dikategorikan sebagai cukup dan tinggi. Efek penggunaan media ini juga cukup besar, ditandai dengan nilai effect size sebesar 0,720 dan 0,966, termasuk dalam kategori sangat besar. Ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 efektif meningkatkan pemahaman konsep dan minat belajar siswa dalam pembelajaran fisika
RANCANG BANGUN ALAT UKUR FREKUENSI SUARA BERBASIS INTERNET OF THINGS
Karakterisasi frekuensi suara yang telah dilakukan terhadap ABH memerlukan banyak waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat alat ukur frekuensi suara berbasis IoT serta membandingkan persen kesalahan dari pengukuran berbasis IoT dengan persen kesalahan pengukuran manual.Β Pengukuran manual dilakukan dengan menangkap suara menggunakan microphone yang terhubung laptop dan selanjutnya dianalisis menggunkan Matlab. Realisasi rancangan berupa sistem alat ukur berbasis IoT yang terdiri atas bagian Hardware dan Software. Wemos D1 R2 digunakan sebagai mikrokontroler, GY-MAX4466 merupakan sensor suara, dan baterai lithium 3,7 volt (dua buah) sebagai sumber tegangan. Platform IoT yang digunakan adalah Ubidots untuk mengunggah dan memvisualisasikan data serta Blynk untuk mengendalikan bagian hardware dari jarak jauh.Β Alat ukur ini dapat digunakan pada sumber suara dengan frekuensi tunggal 3000 Hz, 3500 Hz, 4000 Hz, 4500 Hz, dan 5000 Hz. Rata-rata persentase kesalahan minimum hasil pengukuran berbasis IoT sebesar 0,02%, sedangkan nilai maksimumnya adalah 0,20%. Nilai minimum rata-rata persentase kesalahan pengukuran secara manual sebesar 0,05%, dan nilai maksimumnya sebesar 0,13%. Sebagian besar hasil pengukuran berbasis IoT dengan persen kesalahan lebih kecil daripada persen kesalahan pengukuran manual
PENGEMBANGAN NANOKOMPOSIT AGNP/GO/PAM SEBAGAI PENJERNIH LIMBAH METHYLENE ORANGE DENGAN METODE FOTOKATALISIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan nanokomposit AgNP/GO/PAM sebagai material penjernih limbah methylene orange (MO) melalui metode fotokatalisis. MO merupakan zat pewarna reaktif dengan sifat karsinogenik dan sulit terurai secara alami, sehingga berdampak negatif pada lingkungan. Kombinasi material nanopartikel perak (AgNP), graphene oxide (GO), dan polyacrylamide (PAM) diharapkan menghasilkan nanokomposit dengan efisiensi tinggi dalam mendegradasi limbah organik tersebut. Penelitian dilakukan dengan preparasi GO, AgNP, dan nanokomposit AgNP/GO/PAM. Mengkarakterisasi hasil preparasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, dan menguji aplikasinya terhadap limbah MO. Variabel penelitian meliputi waktu paparan sinar UV sebagai variabel bebas, perubahan warna MO dan puncak absorbansi sebagai variabel terikat, serta berbagai variabel kontrol seperti konsentrasi material penggabung nanokomposit dan intensitas cahaya. Data absorbansi digunakan untuk menghitung efektivitas degradasi MO dengan menganalisis kinetika reaksi fotokatalitik melalui plot puncak absorbansi terhadap waktu.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanokomposit AgNP/GO/PAM berhasil disintesis dan mampu mendegradasi limbah MO secara optimal. Efektivitasi degradasi meningkat seiring waktu paparan UV hingga mencapai 83.57% dalam waktu 80 menit. Sehingga nanokomposit ini dinilai berhasil dalam mendegradasikan limbah MO dan memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam pengolahan limbah industri. Penelitian selanjutnya mengenai nanokomposit AgNP/GO/PAM disarankan untuk memperluas aplikasi nanokomposit dan menggunakan teknik karakterisasi lanjutan seperti XRD, TEM, dan FTIR untuk pemahaman lebih mendalam