Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Active Learning Dengan Metode Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Akuntansi Dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi MYOB
Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Active learning Dengan Metde Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Xi Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi MYOB. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar pada mata pelajaran komputer akuantasi MYOB melalui menerapkan model pembelajaran active learning dengan metode tutor sebaya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian tindakan model Kemmis dan MC Taggart. Penelitian ini terdiri dari dua siklus di mana setiap satu siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar dengan berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner dan catatan lapangan. Instrumen penelitian ini berupa instrumen angket atau kuesioner dan catatan lapangan. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase. Indikator keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dikatakan berhasil apabila hipotesis tindakan dari penelitian ini yaitu Implementasi Model pembelajaran active learning dengan metode tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar pada mata pelajaran Komputer Akuntansi MYOB. Peningkatan tersebut dapat diketahui melalui kemajuan motivasi belajar siswa yang diambil pada hasil siklus 1 dan siklus 2 dengan skor rata-rata motivasi belajar mecapai angka 75% atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Active learning dengan Tutor Sebaya dapat meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar pada mata pelajaran Komputer Akuntansi MYOB yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase skor Motivasi Belajar Siswa sebesar 9,8% di mana skor sebesar 71,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,4% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan penelitian ini yang berbunyi “Implementasi Model Pembelajaran Active learning dengan Tutor Sebaya dapat meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga 2 SMK Negeri 1 Karanganyar pada mata pelajaran Komputer Akuntansi MYOB” diterima.Kata kunci: Active learning, Tutor Sebaya, Motivasi Belajar Sisw
Pengaruh Efikasi Diri, Motivasi Belajar, Dan Manajemen Waktu Terhadap Prokrastinasi Akademik Akuntansi Dasar Siswa Kelas X AKL SMK N 1 Pengasih
Abstrak: Pengaruh Efikasi Diri, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prokrastinasi Akademik Akuntansi Dasar Siswa Kelas X AKL SMK N 1 Pengasih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Efikasi Diri, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prokrastinasi Akademik Akuntansi Dasar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Pengasih dengan populasi sebanyak 71 siswa kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Teknik pengumpulan dta dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Validitas kuesioner diukur dengan korelasi product moment, sedangkan reliabilitas diukur menggunakan Alpha Cronbach. Uji prasyarat dalam penelitian inin meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Uji hipotesisis dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil peneliyian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan Efikasi Diri, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prokrastinasi Akademik Akuntansi Dasar siswa.Kata kunci: Efikasi Diri, Manajemen Waktu, Motivasi Belajar, Prokrastinasi Akademi
PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ChatGPT dengan model PBL terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Pengambilan data dalam penelitian ini yaitu di SMA Negeri 2 Banguntapan, D.I. Yogyakarta dengan pelaksanaan penelitian pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2024. Sampel dalam penelitian ini diambil secara acak 2 dari 5 kelas menggunakan aplikasi spin wheel. Adapun kelas X E2 sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran PBL tanpa bantuan ChatGPT dan kelas X E4 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran PBL dengan bantuan ChatGPT. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen pretest dan posttest dengan tipe tes uraian yang telah divalidasi oleh dosen Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis menggunakan uji independent samples t-test. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa penggunaan ChatGPT dengan model Problem Based Learning (PBL) tidak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMAN 2 Banguntapan dibandingkan dengan model PBL tanpa bantuan ChatGPT, dengan nilai t sebesar 0,9562,000
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI KONVEKSI ATTARIS SCREENPRINTING MENGGUNAKAN MODEL NON-PREEMPTIVE GOAL PROGRAMMING
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model non-preemptive goal programming dengan pembobotan pada permasalahan optimasi perencanaan produksi konveksi di Attaris Screenprinting. Dalam penyelesaiannya digunakan metode simpleks dan menggunakan bantuan software LINGO 20.0. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hasil dari penyelesaian optimasi pada perencanaan produksi konveksi di Attaris Screenprinting menggunakan model non-preemptive goal programming dengan pembobotan. Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan konveksi Attaris Screenprinting yang mencakup tujuh macam produk konveksinya yaitu: kaos, kemeja (PDL), hoodie, totebag, kaos polo, rompi kerja, dan topi. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan menggunakan bantuan software LINGO 20.0 diperoleh bahwa model dapat memenuhi keseluruhan tujuan yang ingin dicapai rumah produksi. Tujuan tersebut adalah memaksimalkan volume produksi untuk memenuhi permintaan konsumen dengan memproduksi kaos sebanyak 267 pcs, kemeja sebanyak 100 pcs, hoodie sebanyak 37 pcs, totebag sebanyak 91 pcs, kaos polo sebanyak 62 pcs, rompi kerja sebanyak 32 pcs, dan topi sebanyak 20 pcs serta memaksimalkan pendapatan penjualan sebesar Rp48.289.000,00
Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik SMA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, serta menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran pada materi laju reaksi.Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi-experiment dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas penelitian yang melibatkan 72 peserta didik. Data dianalisis dengan uji Independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, sedangkan uji Paired sample t-test digunakan untuk menganalisis perubahan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada sebelum dan sesudah penerapan pendekatan STEM. Hasil analisis menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif dari peserta didik memiliki pengaruh signifikan yang dibelajarkan dengan pendekatan STEM. Analisis data juga menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif yang berbeda secara signifikan pada peserta didik sebelum dan sesudah pembelajaran. Dengan demikian, penerapan pendekatan STEM dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik SMA pada materi laju reaksi
PENGEMBANGAN BUTIR SOAL & SOAL HOTS UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN FISIKA
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan butir soal HOTS dalam mata pelajaran Fisika membutuhkan pendekatan yang sistematis, mulai dari penyusunan kisi-kisi, pembuatan soal, hingga pedoman penskoran. Soal HOTS terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, namun implementasinya masih menghadapi tantangan yang perlu diatasi dengan strategi yang tepat.
SISTEM KEAMANAN KAMAR KOS BERBASIS IOTMENGGUNAKAN SENSOR PIRDAN ESP32-CAM DENGAN NOTIFIKASI TELEGRAM
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan kamar kos menggunakan sensor Passive Infrared Receiver(PIR) dan ESP32-CAM berbasis Internet of Things(IoT) dengan notifikasi real-timemelalui Telegram.Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan sistem berbasis prototype. Sistem terdiri dari sensor PIRHC-SR501 untuk deteksi gerakan, modul ESP32-CAM untuk pengambilan gambar otomatis, buzzeraktif sebagai alarmlokal, dan sistem notifikasi Telegram. Pengujian dilakukan dengan 5 percobaan pada jarak (1-6)meter untuk mengukur akurasi deteksi, waktu respons notifikasi, dan keandalan sistem.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor PIRmencapai akurasi deteksi 100% pada jarak (1-3)meter, menurun menjadi 80% pada jarak 4 meter dan 40% pada jarak 5 meter. ESP32-CAM berhasil mengirimkan notifikasi gambar ke Telegram dengan waktu respons rata-rata (8-9)detik, memenuhi target di bawah 10 detik. Sistem menunjukkan keandalan notifikasi 95%.Sistem tersebut efektif untuk monitoringkeamanan kamar kos dari jarak jauh, namun memiliki keterbatasan jangkauanpadasensor PIRdan ketergantungan pada stabilitas jaringan Wi-Fi. Sistem ini berhasil menerapkan prinsip fisika radiasi inframerah dengan Hukum Wien untuk deteksi gerakan manusia
PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI KREATIF DALAM NOVEL BUMI KARYA TERE LIYE
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil pelajar Pancasila dimensi kreatif terkandung dalam novel Bumi karya Tere Liye, (2) menganalisis elemen-elemen dimensi kreatif yang tercermin melalui unsur-unsur fiksi dalam novel Bumi karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa teks novel Bumi Karya Tere Liye. Data penelitian ini yaitu kutipan dari novel Bumi karya Tere Liye yang diterbitkan oleh penerbit PT Sabak Grip Nusantara cetakan ke-16, Januari 2024. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah baca dan catat. Instrumen penelitian berupa human instrument dengan menggunakan kartu data dan tabel analisis konten. Teknik analisis data yang dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis) menggunakan pendekatan sastra pragmatik dengan memperhatikan unsur-unsur fiksi. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dalam novel Bumi karya Tere Liye ditemukan tiga elemen dimensi kreatif profil pelajar Pancasila dengan jumlah total data sebanyak 85 data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, profil pelajar Pancasila dimensi kreatif dalam novel Bumi karya Tere Liye dibagi menjadi tiga, yaitu menghasilkan gagasan yang orisinal, menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal, serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan. Kedua, dalam novel Bumi karya Tere Liye ditemukan unsur-unsur fiksi yang mencerminkan dimensi keatif berupa tema, tokoh dan penokohan, alur, sudut pandang, latar, dan gaya bahasa.Kata Kunci: dimensi kreatif, profil pelajar Pancasila, novel Bumi, Tere Liye
Pemanfaatan Potensi Desa Ponggok sebagai Sumber Belajar IPS SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan potensi dan pemanfaatan Desa Ponggok sebagai sumber belajar IPS. Kajian dalam penelitian ini, meliputi pemanfaatan, potensi desa, dan sumber belajar IPS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten, Klaten. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam skripsi ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Penelitian ini menggunakan triangulasi untuk mengecek keabsahan data. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Desa Ponggok memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Potensi Desa Ponggok memiliki kesesuaian terhadap capaian pembelajaran dan ruang lingkup pembelajaran IPS SMP. Pemanfaatan desa sebagai sumber belajar kontekstual juga memberikan manfaat yang besar dalam proses pembelajaran. Siswa lebih termotivasi karena merasa materi yang dipelajari memiliki kaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari
POTENSI CANDI SOJIWAN SEBAGAI WUJUD EDUWISATA UNTUK PEMBELAJARAN IPS
Penelitian ini bertujuan untuk memahami potensi Candi Sojiwan sebagai wujud eduwisata untuk pembelajaran IPS serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di Candi Sojiwan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Candi Sojiwan memiliki potensi sebagai wujud eduwisata untuk pembelajaran IPS. Besarnya potensi candi dan adanya kesesuaian potensi Candi Sojiwan sebagai wujud eduwisata untuk pembelajaran IPS, dapat memberikan learning experience yang interaktif dan mengesankan. (2) Kegiatan eduwisata di Candi Sojiwan dipengaruhi oleh faktor pendorong: pelayanan pengelola candi yang baik, potensi lingkungan fisik candi, koleksi Museum Arsitektur Candi, dan relevansi Candi Sojiwan dengan materi IPS. Sedangkan faktor penghambatnya: pemahaman guru, kurangnya minat peserta didik, serta alokasi biaya dan waktu.Kata Kunci : Potensi, Candi Sojiwan, Eduwisata untuk Pembelajaran IP