Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    Digital Marketing Communication of Banyunibo Temple Area Through Tiktok

    No full text
    The Banyunibo Temple area holds significant potential that requires effective digital marketing communication to introduce its value to a broader audience. To support this digital marketing communication strategy, suitable media platforms are essential for quickly and efficiently conveying messages to the public. This research aimed to develop a digital marketing communication medium in the form of TikTok to promote the Banyunibo Temple area in Bokoharjo Village. The study employed a Research and Development (RD) methodology. The findings demonstrate that TikTok content was successfully developed as a digital marketing tool for the Banyunibo Temple Area. The stages of development follow the ADDIE model (Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate). However, the research only progressed through the implementation stage. The developed content was evaluated by two media experts and a social media manager from the Banyunibo Temple area. The evaluation feedback was used to revise the product, ensuring its effectiveness as a digital marketing communication medium. These revisions significantly improved the content, leading to a successful implementation phase where the TikTok posts achieved considerable viewership, averaging over 230 views per post.Keywords: Banyunibo, Tiktok, Media, Digital Marketing Communication

    Optimalisasi Model Pembelajaran Personal Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 8 Muaro Jambi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan model pembelajaran personal berbasis teknologi guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMA Negeri 8 Muaro Jambi menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi domino dan ice breaking meningkatkan partisipasi aktif siswa, memotivasinya untuk lebih kreatif, dan mempermudah pemahaman konsep melalui video dan diskusi kelompok. Hasil penelitian ini menyarankan penerapan pembelajaran personal berbasis teknologi sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dengan demonstrasi langsung dan tutor sebaya yang menunjukkan peningkatan hasil belajar signifikan

    Civic Skills dan Perilaku Memilih: Studi Campuran pada Mahasiswa PPKn UNY dalam Pemilihan Presiden 2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) memahami implementasi civic skills mahasiswa PPKn UNY pada Pemilihan Presiden 2024; 2) menguraikan faktor apa saja yang memengaruhi implementasi civic skills mahasiswa PPKn UNY dalam perilaku memilih dan pengambilan keputusan politik pada Pemilihan Presiden 2024; 3) mengklasifikasikan pola kecenderungan perilaku memilih mahasiswa PPKn UNY pada Pemilihan Presiden 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan strategi penelitian exploratory sequential. Model analisis data yang digunakan adalah Miles, Huberman, dan Saldana dengan menggunakan software ATLAS.ti pada penelitian kualitatif serta analisis statistik deskriptif dengan menggunakan software SPSS pada penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) mahasiswa PPKn UNY mengimplementasikan civic skills pada Pemilihan Presiden 2024, dengan tingkat implementasi civic skills pada tahap menegah; 2) terdapat beberapa faktor yang memengaruhi implementasi civic skills dalam perilaku memilih mahasiswa PPKn UNY, seperti faktor internal, faktor eksternal, faktor media sosial, serta kecenderungan dan preferensi politik; 3) pola perilaku memilih mahasiswa PPKn UNY pada Pemilihan Presiden 2024 adalah sosiologis-psikologis

    Analisis Pengaruh Pemanfaatan Aplikasi Linktree Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Minat Belajar Dalam Mata Pendidikan Pancasila Peserta Didik SMA N 1 Gamping

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi linktree terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 1 Gamping. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa yang dipengaruhi oleh metode ceramah yang monoton serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen (nonequivalent control group). Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan angket minat belajar. Analisis data mencakup uji instrumen (validitas dan reliabilitas) serta uji hipotesis menggunakan uji-t (independent sample t-test). Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,553, yang berarti tidak ada perbedaan signifikan pada tingkat 0.553. Maka penetapan hipotesis nilai Sig 0.05. Dengan demikian hasil uji-t tersebut menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Gamping antara yang menggunakan pembelajaran “Aplikasi linktree ” (kelas eksperimen) dengan media konvensional (kelompok kontrol)

    Penguatan Karakter Disiplin Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kultur Sekolah di SMP Negeri 2 Berbah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan nilai karakter disiplin melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan kultur sekolah di SMP Negeri 2 Berbah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian deskriptif. Penelitian ini  melibatkan subjek kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru bimbingan konseling, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila, 2 perwakilan siswa dari kelas VII dan VIII yang ditentukan menggunakan teknik purposive. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) penguatan nilai karakter displin di SMP Negeri 2 Berbah yang dilakukan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila yaitu guru selalu menekankan kedisiplinan pada siswa dimulai dari guru memberi contoh disiplin, siswa mengerjakan tugas yang diberikan, menciptakan suasana belajar yang kondusif. Implementasi melalui kultur sekolah yakni pembiasaan, program-program seperti disiplin beragama, disiplin literasi, disiplin keseharian, Jumat Krida, serta program kolaborasi. (2) faktor pendukung penguatan nilai karakter disiplin yaitu semangat dan respon positif guru, dukungan orang tua dengan adanya monitoring bersama orang tua, semangat peserta didik. Faktor penghambat penguatan nilai karakter disiplin yaitu keberagaman karakter peserta didik, kemajuan teknologi, penyesuaian diri tenaga pendidik terhadap aturan.

    Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantu Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Akuntansi Keuangan Dan Lembaga Pada Mata Pelajaran Spreadsheet Di SMK Negeri 1 Bantul

    Get PDF
    Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Flipped classroom Berbantu Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Akuntansi Keuangan dan Lembaga pada Mata Pelajaran Spreadsheet di SMK Negeri 1 Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X Akuntansi Keuangan dan Lembaga SMK Negeri 1 Bantul dalam menerapkan model pembelajaran flipped classroom berbantu video pembelajaran pada mata pelajaran spreadsheet. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi Keuangan dan Lembaga 3 yang terdiri dari 34 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Pengumpulan data menggunakan catatan lapangan, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ketuntasan hasil belajar pada mata pelajaran spreadsheet pada pra penelitian, yaitu 23% dari 31 siswa yang mengikuti tes dengan rata- rata nilai sebesar 55,45 serta diperoleh peningkatan persentase minat belajar dari indikator perasaan senang 59%, keterlibatan siswa 56%, ketertarikan siswa 50%, dan perhatian siswa 53%. Pada siklus I terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar pada mata pelajaran spreadsheet, yaitu 58% dari 33 siswa yang mengikuti tes dengan rata-rata nilai sebesar 73,18 serta diperoleh peningkatan persentase minat belajar dari indikator perasaan senang 73%, keterlibatan siswa 74%, ketertarikan siswa 72%, serta perhatian siswa 74%. Pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar pada mata pelajaran spreadsheet, yaitu 100% dari 33 siswa yang mengikuti tes dengan rata-rata nilai sebesar 92,72, serta diperoleh peningkatan persentase minat belajar dari indikator perasaan senang 87%, keterlibatan siswa 84%, ketertarikan siswa 88%, serta perhatian siswa 87%.Kata kunci: Model Pembelajaran Flipped classroom Berbantu Video Pembelajaran, Hasil Belajar, dan Minat Belaja

    MENGUNGKAP ENTREPRENEURIAL BEHAVIOUR PADA GENERASI Z DILIHAT DARI ENTREPRENEURIAL ATTITUDE ORIENTATION, ENTREPRENEURSHIP EDUCATION, PERSONAL BACKGROUND, DAN SELF EFFICACY

    Get PDF
    Abstrak: Mengungkap Perilaku Kewirausahaan pada Generasi Z Melalui Orientasi Sikap Kewirausahaan, Pendidikan Kewirausahaan, Latar Belakang Pribadi, dan Keyakinan Diri. Generasi Z memiliki potensi besar dalam entrepreneurial behaviour karena dikenal dengan karakteristik adaptif dan melek terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh entrepreneurial attitude orientation, entrepreneurship education, dan personal background terhadap entrepreneurial behaviour pada generasi Z, dengan self-Efficacy sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan instrumen kuesioner yang melibatkan sampel 123 responden dari kalangan generasi Z yang diambil dengan teknik convience sampling. Instrumen penelitian diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan analisis jalur SEM-PLS untuk mengevaluasi hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel independen dan entrepreneurial behaviour, serta menguji peran self-efficacy sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial attitude orientation (40,1%), entrepreneurship education (6,6%), dan personal background (6,2%) secara signifikan memengaruhi entrepreneurial behavior. Selain itu, self-efficacy terbukti memediasi hubungan antara variabel- variabel tersebut dan entrepreneurial behaviour. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kurikulum Entrepreneurship Education dan strategi peningkatan kepercayaan diri dalam mempersiapkan Generasi Z sebagai wirausahawan masa depan.Kata kunci: entrepreneurial attitude orientation, entrepreneurial behaviour, entrepreneurship education, generasi Z, personal background, self-efficac

    ADOPSI AI DALAM PROSES PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF

    Get PDF
    Abstrak: Adopsi AI Dalam Proses Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif. Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah berkembang secara dramatis setiap tahunnya. Terkait juga dengan bagaimana fitur, fungsi, dan tampilan barunya dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, salah satunya yaitu pada aspek pendidikan. Penggunaan kecerdasan buatan dalam kegiatan pendidikan di perguruan tinggi dan universitas kini sudah dimulai. Kemajuan teknologi instruksional semakin bergantung pada kecerdasan buatan tersebut. Tidak diragukan lagi, ada konsekuensi yang jelas tentang bagaimana orang akan bekerja di masa depan nantinya. Maka, tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan keampuhan pendekatan pedagogis dan menghasilkan pertemuan pendidikan yang lebih menarik khususnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, penggunaan AI dalam pendidikan menawarkan banyak manfaat, namun juga memerlukan perhatian khusus terhadap tantangan yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mencapai hasil optimal, integrasi AI harus dilakukan dengan hati-hati, yaitu dengan memerhatikan kebutuhan siswa dan konteks pendidikan yang lebih luas. Adopsi AI dalam pendidikan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif khususnya bagi para mahasiswa. Karena AI dapat menyediakan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan individu.Kata kunci: AI, Pembelajaran, Kritis, Kreatif

    PENTINGNYA GREEN LIFE STYLE BAGI GEN Z DI ERA SOCIETY 5.0

    Get PDF
    Abstrak: Pentingnya Green Life Style Bagi Gen Z di Era Society 5.0. Gaya hidup (lifestyle) merupakan pola perilaku dan kebiasaan individu yang mencerminkan pilihan serta nilai-nilai mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Green lifestyle merujuk pada perilaku hidup ramah lingkungan yang lebih berkelanjutan seperti konsumsi yang berkelanjutan, pengurangan limbah, dan penggunaan produk yang mendukung pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penerapan green lifestyle di kalangan generasi Z dalam Era Society 5.0. Metode purposive random sampling digunakan untuk memilih sample mahasiswa generasi Z dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan analisis jalur dengan SEM-PLS untuk mengukur hubungan antara variabel-variabel utama, yaitu peran brand, literasi keuangan, dan gaya hidup sehari-hari terhadap green lifestyle di kalangan generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran brand atau merek makanan dan fashion yang dapat memengaruhi pilihan green lifestyle; (2) Pengetahuan literasi keuangan, yang melibatkan pengelolaan keuangan seperti perencanaan, menabung, dan investasi berpengaruh dan mendukung green lifestyle, (3) gaya hidup sehari-hari, termasuk preferensi terhadap merek kendaraan, gadget, serta penggunaan barang-barang ramah lingkungan seperti produk zero waste berpengaruh kepada green lifestyle. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memotivasi generasi Z untuk menerapkan green lifestyle, serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkannya. Penelitian ini penting untuk memperkuat gerakan hijau di kalangan anak muda dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi era teknologi yang semakin maju, yakni Era Society 5.0.Kata kunci: Green Lifestyle, Generasi Z, Society 5.0

    DEVELOPMENT OF EDUCATIONAL GAME-BASED MATH LEARNING MEDIA ORIENTED TO THE NUMERACY SKILLS OF GRADE VIII STUDENTS

    Get PDF
    This research aims to develop educational game-based learning media on chance material that is oriented towards students' numeracy skills. The development model used in this research is the ADDIE development model. The sampling technique in this study used cluster sampling technique. The research instruments consisted of media validation sheets for material experts and media experts, teacher assessment sheets, student response questionnaires, learning implementation observation sheets, and numeracy tests. The results of the analysis, in terms of validity, showed that the educational game-based learning media met the excellent criteria in the aspects of content quality, instructional quality, and technical quality with the acquisition of an average score from material experts and media experts which amounted to 4.38 from a maximum score of 5. In terms of practicality, the learning media is considered good with an average score of teacher assessment sheet of 4.09 from a maximum score of 5, an average score of student response questionnaire of 3.45 from a maximum score of 4, and a percentage of learning implementation of 94.4%. In terms of effectiveness, the learning media is considered effective because 83.52% of students experience an increase in numeracy skills after using the learning media

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇