Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN

    No full text
    This research is a development research (RD) project that aims to determine the feasibility, practicality, and effectiveness of discovery learning-based Student worksheet products in developing science process skills for plant classification materials. The research design employs a one-group pre-test-post-test design. Data collection techniques use interview methods, observation, validation questionnaires for product assessment, and Pre-test and Post-test questions to measure learning outcomes. Data analysis was carried out descriptively, qualitatively and quantitatively. The results of the material expert validation obtained an average score of 3.89 with very good criteria, the results of the media expert validation obtained an average score of 3.87 with very good criteria, the results of the teacher assessment obtained an average score of 3.9 with very good criteria, the results of the student assessment showed a positive response in every aspect of the assessment. The results of the student worksheet effectiveness test, as determined by the Wilcoxon test, showed a significance value of 0.018 in the observation aspect and 0.000 in the classification, communication, and inference aspects. The N-gain of science process skills in the observation aspect falls into the medium category with a score of 0.5063, the classification aspect falls into the high category with a score of 0.7290, the communication aspect falls into the medium category with a score of 0.4362, and the inference aspect falls into the medium category with a score of 0.387. The results of the study indicate that the developed student worksheet is feasible, practical, and influential and effective in developing students' science process skills in the aspects of observation, classification, communication, and inference.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan produk LKPD berbasis discovery learning untuk mengembangkan keterampilan proses sains materi klasifikasi tumbuhan. Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, angket validasi untuk penilaian produk, serta soal pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli materi memperoleh rata-rata skor 3,89 dengan kriteria sangat baik, hasil validasi ahli media memperoleh rata-rata skor 3,87 dengan kriteria sangat baik, hasil penilaian guru memperoleh rata-rata skor 3,9 dengan kriteria sangat baik, hasil penilaian siswa menunjukkan respon positif pada setiap aspek penilaian. Hasil uji efektifitas LKPD dengan uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,018 pada aspek observasi dan 0,000 pada aspek klasifikasi, komunikasi, dan inferensi. N-gain keterampilan proses sains aspek observasi masuk kedalam kategori sedang dengan skor 0,5063, aspek klasifikasi masuk kedalam kategori tinggi dengan skor 0,7290, aspek komunikasi masuk dalam kategori sedang dengan skor 0,4362, dan aspek inferensi masuk dalam kategori sedang dengan skor  0,387. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak, praktis, dan berpengaruh dan efektif dalam mengembangkan keterampilan proses sains pada aspek observasi, klasifikasi, komunikasi, dan inferensi peserta didik

    Pengembangan LKPD Berbasis PBL Terintegrasi Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Peserta Didik SMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM yang layak untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis, menghasilkan LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM yang praktis untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis, menghasilkan LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) yang mengacu pada model 4-D. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik salah satu SMA Muhammadiyah di Yogyakarta kelas XI MIPA. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket awal dan akhir kemandirian belajar, dan tes kemampuan berpikir kritis ( pretest dan posttest ). Teknik analisis data menggunakan cara analisis data kualitatif dan kuantitatif berupa Aiken's V (uji validitas angket dan soal isian), Interjudge Agreement (keterlaksanaan RPP), INFIT MNSQ (uji validitas dan reliabilitas angket dan soal isian), Manova (efektivitas media), dan Effect Size (data hasil soal pretest-posttest ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM layak digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis, LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM praktis digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis, LKPD berbasis PBL terintegrasi pendekatan STEM efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian dan kemampuan berpikir kritis.

    EFEK PERUBAHAN JENIS FLUIDA PADA ALIRAN DI HEAT EXCHANGER DENGAN SIMULASI ANSYS FLUENT

    Get PDF
     Heat exchanger merupakan komponen penting dalam sistem termal, termasuk reaktor nuklir, yang berfungsi mentransfer panas antar fluida. Efisiensi perpindahan panas sangat bergantung pada jenis fluida kerja yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja tiga jenis fluida air, air berat, dan garam cair FliBe pada heat exchanger tipe shell and tube menggunakan simulasi numerik dengan perangkat lunak ANSYS Fluent. Simulasi dilakukan dalam kondisi tunak dan aliran turbulen dengan finite volume method (FVM) serta algoritma SIMPLEC.Parameter suhu inlet fluida ditentukan berdasarkan referensi, yaitu 300 K dan 340 K untuk air dan air berat, serta 824,82 K dan 864,82 K untuk FliBe. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi FliBe–FliBe memiliki efektivitas perpindahan panas tertinggi sebesar 41,80%, diikuti oleh air–air sebesar 26,14% dan air berat–air berat sebesar 24,07%. Distribusi suhu pada fluida FliBe juga menunjukkan kontur yang stabil dan linier, mencerminkan perpindahan panas yang efisien.Dengan demikian, FliBe dinilai sebagai fluida kerja yang potensial untuk sistem perpindahan panas bersuhu tinggi, khususnya dalam aplikasi reaktor nuklir generasi lanjut seperti Molten Salt Reactor (MSR). 

    RELASI BARAT DAN TIMUR DALAM NOVEL TANAH BANGSAWAN KARYA FILIANANUR

    Get PDF
    Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis representasi masyarakat pribumi dan kolonial, superioritas Barat, inferoritas Timur, serta resistansi pribumi dalam novel Tanah Bangsawan karya Filiananur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data novel Tanah Bangsawan karya Filiananur. Pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya relasi Barat dan Timur. Pertama, masyarakat pribumi direpresentasikan sebagai masyarakat yang irasional, bermoral buruk, eksotis, primitif, dekat dengan religiusitas, dan terbelakang. Masyarakat kolonial direpresentasikan sebagai masyarakat yang rasional, beradab, modern dan maju, berpikiran fundamental, dan berras kulit putih. Kedua, superioritas Barat meliputi superioritas rasial, kontrol pendidikan, dan dominasi kekuasaan ekonomi. Ketiga, inferioritas Timur yang dialami masyarakat pribumi meliputi eksploitasi ekonomi, pengendalian dan pembatasan pendidikan, subordinat, ketimpangan ekonomi, konstruksi ideologi rasial, diskriminasi rasial, dan ketimpangan pendidikan. Keempat, resistansi terbagi ke dalam dua bentuk, radikal dan pasif.Kata kunci: pribumi, kolonial superioritas, inferioritas, resistansi

    Membangun Karakter dan Prestasi melalui Program Sains, Budaya, dan Olahraga (SBO) di SMA Negeri 1 Seyegan

    No full text
    AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Sains, Budaya,dan Olahraga(SBO) dalam membangun karakter dan prestasi peserta didik di SMA Negeri 1 Seyeganserta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Pada penelitian ini menggunakan penelitiankualitatif pendekatan deskriptif dengan narasumber atau informan Kepala Sekolah, Waka Kurikulum,Koordinator SBO, guru, pelatih, dan peserta didik yang dipilih secara purposive sampling. Datadikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknikkondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaimplementasi SBO berjalan cukup baik dengan dukungan komunikasi efektif, sumber daya manusiadan sarana prasarana yang memadai, serta komitmen pelaksana. Faktor pendukung utama meliputikeberadaan pelatih dan guru ahli, fasilitas memadai, dukungan stakeholder, dan antusiasme siswa.Faktor penghambat meliputi kurang aktifnya guru pendamping, kompleksitas program, kesulitanmencari pelatih kompeten, pelaksanaan di siang hari yang panas, kurangnya komitmen siswa, danlemahnya monitoring kehadiran siswa.Kata kunci: karakter, prestasi, program SBO, SMA Negeri 1 SeyeganAbstractThis study aims to describe the implementation of the Science, Culture, and Sports Program(SBO) in building character and achievement of students at SMA Negeri 1 Seyegan and to analyze thesupporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative descriptive approach with sources orinformants of the Principal, Deputy Curriculum, SBO Coordinator, teachers, trainers, and studentsselected by purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, anddocumentation, then analyzed using data condensation techniques, data presentation, and drawingconclusions. The results of the study indicate that the implementation of SBO went quite well with thesupport of effective communication, adequate human resources and infrastructure, and the commitmentof the implementers. The main supporting factors include the presence of trainers and expert teachers,adequate facilities, stakeholder support, and student enthusiasm. Inhibiting factors include the lack ofactive accompanying teachers, the complexity of the program, difficulty in finding competent trainers,implementation during hot days, lack of student commitment, and weak monitoring of studentattendance.Keywords: character, achievement, SBO program, SMA Negeri 1 Seyega

    Peran Pengasuhan Orang Tua yang Melakukan Pernikahan Dini

    Get PDF
    Pernikahan dini merupakan suatu bentuk perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang berada pada usia di bawah 19 tahun yang di pengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pernikah dini dan peran pengasuhan anak dalam keluarga yang menikah dini di Desa Indra Putra Subing, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian studi kasus, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan di dapatkan partisipan sebanyak tiga pasang keluarga (tiga ayah dan tiga ibu) dengan kriteria menikah pada usia dini di bawah 19 tahun dan memiliki dua orang anak. Tenik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan orang tua melakukan pernikahan dini karena faktor kecelakan (merried by accident), motivasi pribadi, pendidikan dan lingkunga dan diketahui bahwa peran pengasuhan dilakukan oleh ibu yang juga dibantu oleh nenek dengan penerapan pola asuh otoriter yang menekankan pada peraturan yang keta

    Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Melalui Bermain Sains Pada Siswa Taman Kanak-Kanak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah anak usia dini melalui bermain sains. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilakukan 2 siklus dengan tema air, udara, dan api. Subyek dalam penelitian ini adalah kelompok B3 TK ABA Karangharjo Berbah Sleman, dengan jumlah 15 anak yang terdiri dari 9 perempuan dan 6 laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran tentang kondisi dan situasi kegiatan pembelajaran di TK. Hasil penelitian  kemampuan memecahkan masalah anak pra tindakan atau sebelum adanya tindakan diperoleh rata-rata 45,83% dengan kategori mulai berkembang (MB). Pada siklus I diperoleh rata-rata 61,53% dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH) dan siklus II meningkat menjadi 82,64 dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian bermain sains dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah anak pada kelompok B3 di TK ABA Karangharjo. kata kunci: memecahkan masalah, bermain sains, anak T

    Minat Baca Anak Kelompok B Di Taman Kanak-Kanak Se-Gugus Pelangi Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat baca anak kelompok B di TK Se-Gugus Pelangi Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Se-Gugus Pelangi Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta yang berjumlah 83 anak. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling. Metode pengumpulan data dengan observasi menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca anak kelompok B di TK Se-Gugus Pelangi Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta yaitu dari 83 anak, 1 anak atau sebesar 1,21% berada pada kategori sangat rendah, 28 anak atau sebesar 33,73% berada pada kategori rendah, 31 anak atau sebesar 37,35% berada pada kategori sedang, 15 anak atau sebesar 18,07% dan 8 anak atau sebesar 9,64% berada pada kategori sangat tinggi. Kata kunci: minat baca, anak TK Kelompok

    ROPUCA: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK OPTIMALISASI LITERASI DINI SISWA KELAS AWAL

    Get PDF
    Penelitian ini mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisanRoda Putar Baca (RoPuCa), media pembelajaran interaktif untuk optimalisasiliterasi dini siswa kelas awal. Latar belakang menunjukkan kesulitan membacapermulaan siswa kelas 1 akibat metode konvensional dan keterbatasan media.Menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop,Disseminate), RoPuCa dirancang dari kayu pinus, dilengkapi label vokalmagnetik, kartu main alfabet, objek magnet, dan buku panduan, dengan desainvisual menarik dan multisensori. Data dikumpulkan melalui observasi,wawancara, dan angket respons dari ahli materi, ahli media, guru, dan siswa,dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan RoPuCa"Sangat Layak" oleh ahli materi (89%) dan ahli media (98%). Penilaiankepraktisan dari guru mencapai 89% ("Sangat Layak"), dan respons siswa 96%("Sangat Layak"). Temuan ini mengindikasikan RoPuCa sebagai media inovatif,praktis, dan sangat layak untuk melatih serta mengoptimalkan kemampuanmembaca siswa kelas awal melalui pengalaman belajar interaktif danmenyenangkan

    Prevalence of sports injuries in group of Salamah Elderly School (Salsa) Larasati Bantul Yogyakarta

    No full text
    This study aims to identify the prevalence of sports injuries in group of the Salimah Elderly School (SALSA) Larasati, Batul Regency, Yogyakarta. This study is a quantitative descriptive study with a retrospective approach based on questionnaire data filled out by the elderly. This study was conducted at the Secretariat of the Salimah Elderly School (SALSA) Larasati, Bantul Regency, Yogyakarta. The subjects in this study were 45 elderly people. The data analysis technique used descriptive analysis with a percentage. The results of this study obtained data that 27 respondents had never or had not experienced sports injuries, 6 respondents had dislocation or sprain injuries, 5 respondents had dizziness or blurred vision, 3 respondents had cracked or broken bones, 3 respondents had shortness of breath and 1 respondent had bruises. Of the respondents who experienced sports injuries, the treatment carried out on average was correct in accordance with the recommended treatment for sports injuries. Handling sports injuries in the elderly requires a special approach due to different physical conditions. It is important to focus on safe and effective recovery, as well as further prevention. The recommended treatment steps use the RICE method (rest, ice, compression and elevation) if a sports injury occurs in the elderly

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇