Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penggunaan Voice Note (VN) WhatsApp Terhadap Efektivitas Komunikasi Akademik Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2023 UIN Raden Fatah Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Voice Note (VN) WhatsApp terhadap efektivitas komunikasi Akademik mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang angkatan 2023. Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, mahasiswa semakin sering menggunakan fitur VN dalam interaksi akademik dan sosial mereka. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai apakah penggunaan VN dapat meningkatkan efektivitas komunikasi atau justru menghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan VN WhatsApp, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas komunikasi, yang diukur berdasarkan aspek kejelasan pesan, responsivitas, dan pemahaman informasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan VN terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan VN WhatsApp terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan VN, semakin baik efektivitas komunikasi yang dirasakan mahasiswa, terutama dalam hal kejelasan pesan dan kecepatan respons. Namun, terdapat kendala dalam aspek pemahaman informasi, di mana beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menangkap isi pesan secara jelas tanpa adanya komunikasi tatap muka atau teks pendukung. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar mahasiswa dapat menyeimbangkan penggunaan VN dengan metode komunikasi lainnya, seperti teks dan pertemuan langsung, untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dalam lingkungan akademik
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak
Kesehatan mental seorang anak merupakan hal yang patut diperhatikan oleh para orang tua. Semua orang tua tentu menginginkan anak mereka dapat tumbuh dengan keadaan psikologis yang baik, namun mereka terkadang kurang peka terhadap faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental pada anak. Bagaimana cara orang tua mengahadapi perilaku seorang anak, sikap seperti apa yang orang tua tunjukan dalam kehidupan sehari-hari, serta pola pengasuhan yang diterapkan kepada seorang anak menjadi salah satu faktor kesejahteraan anak di masa kini dan masa depan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi tentang pola asuh orang tua yang mempengaruhi kesehatan mental seorang anak khususnya pada usia remaja yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui survei dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner dari persefektif remaja mendatangkan hasil yang menyatakan bahwa bagaimana pola pengasuhan yang orang tua berikan berpengaruh terhadap kesehatan mental seorang anak
RESPONS FOLLOWER TERHADAP CELEBRITY ENDORSER DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS DI AKUN TIKTOK FASHION MUSLIM @LOZYHIJAB
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons follower pada penggunaan celebrity endorser dalam upaya membangun brand awareness di akun TikTok @Lozyhijab. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan S-O-R (Stimulus-Organism-Response). Data penelitian didapatkan melalui wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Menggunakan teknik triangulasi metode, teknik analisis data mengacu pada tiga tahap Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa celebrity endorser memengaruhi tiga dimensi respons follower: kognitif (peningkatan pemahaman terhadap brand), afektif (kedekatan emosional dan persepsi positif), dan behavioral (interaksi, pencarian informasi, dan loyalitas). Meskipun terdapat follower yang pasif, strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan brand awareness, terutama di kalangan generasi Z. Faktor seperti kredibilitas endorser, relevansi gaya hidup, dan engagement konten sangat berperan dalam membentuk persepsi positif terhadap brand.
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KOTA YOGYAKARTA: PENYEBAB, DAMPAK DAN STRATEGI PENGENDALIAN
Alih fungsi lahan dari yang semula lahan pertanian menjadi lahan pemukiman banyak terjadi di wilayah perkotaan. Alih fungsi lahan pertanian pada daerah perkotaan semakin meningkat setiap tahunnya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk melihat penyebab, dampak dan strategi pengendalian alih fungsi lahan pertanian di Kota Yogyakarta. Data yang diperlukan diperoleh melalui data-data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor kependudukan menjadi penyebab utama dari adanya alih fungsi lahan. Alih fungsi lahan memberikan dampak positif dan juga negative bagi masyarakat. Pemerintah telah melakukan upaya pengendalian dengan membuat kebijakan dan juga menetapkan Kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Upaya Kiai Dalam Memperkuat Moral Kebangsaan Kalangan Santri Di Pondok Pesantren Ora Aji
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya kiai dalam penguatan moral kebangsaan, menganalisis kegiatan yang diimplementasikan, dan menginvestigasi persepsi santri di Pondok Pesantren Ora Aji. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian dilakukan dari Januari hingga Juni 2024. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kiai berperan signifikan dalam menguatkan moral kebangsaan santri melalui pendekatan holistik. 2) Kegiatan konkret seperti upacara bendera dan peringatan hari kebangsaan efektif menciptakan sikap positif terhadap kebangsaan. 3) Santri memiliki persepsi dan pengalaman positif terkait peran kiai, membentuk identitas kebangsaan yang kuat.Keteladanan kiai dalam menghargai perbedaan dan menerapkan sikap tolong-menolong tanpa membedakan latar belakang menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter santri sebagai generasi penerus bangsa yang tangguh dan menjunjung tinggi semangat kebangsaan
Penguatan Kecerdasan Kewarganegaraan sebagai Strategi Peningkatan Kompetensi Warga Negara di Era Digital
Artikel ini berdasarkan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji penguatan kecerdasan kewarganegaraan sebagai strategi peningkatan kompetensi warga negara di era digital meliputi strategi, hambatan, upaya dan evaluasi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik pemeriksaan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan aplikasi Nvivo 12 dengan teknik induktif. Hasil penelitian menujukkan penguatan kecerdasan kewarganegaraan sebagai peningkatan kompetensi warga negara di era digital melalui penguatan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial bagi peserta didiknya. Hambatan dihadapi yakni motivasi belajar kurang; peserta didik labil dan sensitif; kurang kesadaran beribadah; tertutup dan pengaruh lingkungan keluarga; serta komunikasi kurang. Upaya dilakukan yaitu disampaikan motivasi, tugas efisien, cara mengolah informasi, komunikasi orang tua; mengajarkan kontrol emosi dan dukungan orang tua pengawasan dan pengontrolan; diskusi mendalam terkait keagamaan dan kolaborasi guru dengan orang tua; serta menyadarkan sebagai makhluk sosial dan guru bagai role model bersosialisasi. Evaluasi membangun yakni tidak semua kecerdasan dimiliki individu; aspek lainnya perlunya dukungan orang tua menjadi cerdas berkarakter; pengawasan emosi anak ditingkatkan; menjadi panutan beribadah berkelanjutan; dan orang tua sebagai role model bersosialisasi di rumah
Kegiatan Pengajian Rutin Kelas di SMA Negeri 2 Ngaglik Sleman sebagai Penguatan Karakter Kewarganegaraan Peserta Didik
Kegiatan pengajian merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk menguatkan karakter seseorang. SMA Negeri 2 Ngaglik Sleman telah menetapkan kegiatan pengajian rutin kelas sebagai salah satu program kerja sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penguatan karakter kewarganegaraan di SMA Negeri 2 Ngaglik Sleman melalui kegiatan pengajian rutin kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Ngaglik Sleman. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dapat menguatkan karakter kewarganegaraan seperti toleransi, kesopanan, tanggung jawab, disiplin, dan berpikir kritis melalui kegiatan pengajian rutin kelas. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat faktor pendukung dan penghambat sehingga SMA Negeri 2 Ngaglik memiliki upaya untuk mengatasi atau meminimalisasi hambatan yang terjadi. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa SMA Negeri 2 Ngaglik menguatkan karakter kewarganegaraan dalam kegiatan pengajian rutin kelas melalui proses perencanaan dan pelaksanaannya
PENGEMBANGAN E-MODULE INTERAKTIF BERBASIS DISCOVERY LEARNING MATERI STRUKTUR FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghasilkan e-module interaktif berbasis model discovery learning materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa kelas XI yang layak berdasarkan penilaian oleh validator ahli materi dan ahli media, dan 2) Menghasilkan e-module interaktif berbasis model discovery learning materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa kelas XI yang praktis berdasarkan penilaian oleh guru Biologi dan siswa SMA kelas XI MIPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE. Namun, penelitian ini hanya sampai pada tahap development. Data yang dikumpulkan adalah penilaian kelayakan e-module oleh validator ahli materi dan media, serta penilaian kepraktisan e-module melalui uji coba keterbacaan oleh guru Biologi dan siswa SMA kelas XI MIPA. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan angket uji coba keterbacaan. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: 1) Produk e-module dinilai dalam kategori sangat layak berdasarkan penilaian oleh validator ahli materi dan ahli media; dan 2) Produk e-module dinilai dalam kategori praktis berdasarkan hasil uji coba keterbacaan oleh guru Biologi dan dinilai dalam kategori sangat praktis oleh siswa SMA kelas XI MIPA untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran Biologi
IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SDN BRENGOSAN 2 NGAGLIK SLEMAN
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Implementasi GLS dilihat dari teori Edwards III: a) komunikasi melibatkan seluruh warga sekolah dan pihak eksternal secara konsisten; b) sumber daya manusia dalam pelaksanaannya sudah terampil, sumber daya anggaran masih menggunakan dana BOSP/BOSDA, sumber daya peralatan sudah dimanfaatkan dengan baik, sumber daya kewenangan telah terorganisir sesuai tugasnya; c) disposisi program ini mendapatkan peran, antusiasi, respon, dan dukungan dari berbagai pihak; d) struktur organisasi sesuai kewenangannya. 2). Praktiknya terdiri tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. 3) Faktor pendukung internal (visi, misi, dan tujuan sekolah serta eksternal (kerja sama, keterlibatan orang tua, dan mahasiswa). Faktor penghambat internal (biaya dan motivasi peserta didik yang fluktuatif) dan eksternal (lingkungan pergaulan).
Representasi identitas dan fashion pria metrosexual di sosial media Instagram Vidi Aldiano
AbstrakPenelitian ini menginvestigasi fenomena fashion dalam konteks budaya metroseksual yang semakin merajalela di kota-kota besar. Fokus penelitian terkonsentrasi pada pria menengah atas dan seniman ibukota, dengan Vidi Aldiano sebagai salah satu objek penelitian yang terpilih. Metode penelitian didasarkan pada teori simiotika untuk mengungkap makna- makna yang tersemat dalam gaya hidup dan penampilan Vidi Aldiano melalui postingan Instagram-nya. Budaya metroseksual, yang mencerminkan perhatian pria terhadap penampilan dan gaya hidup modern, menjadi fenomena yang menarik untuk dikenang. Penelitian ini menunjukkan bahwa budaya ini khususnya populer di kalangan pria menengah atas dan artis ibukota, menunjukkan adanya aspirasi tertentu terkait penampilan di lapisan masyarakat tertentu. Vidi Aldiano, sebagai subjek penelitian, menjadi representasi dari pria metroseksual dalam konteks kota-kota besar. Analisis menggunakan teori simiotika mengungkapkan kesesuaian antara karakteristik pria metroseksual dan penampilan Vidi Aldiano dalam postingan Instagram-nya. Penelitian ini menyoroti penggunaan simbol dan tanda dalam elemen fashion yang diakui oleh masyarakat sebagai atribut pria metroseksual. Dengan demikian, temuan penelitian mengonfirmasi bahwa Vidi Aldiano secara konsisten mengadopsi karakteristik pria metroseksual dalam penampilan di media sosial. Ini melibatkan pemilihan busana, gaya rambut, dan elemen-elemen lain yang membentuk citra metroseksual. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana simbol dan tanda dalam fashion dapat mencerminkan budaya dan identitas pria metroseksual di kota-kota besar saat ini.Kata kunci : fashion, metroseksual, simiotika, Vidi Aldiano AbstractThis study investigates the phenomenon of fashion in the context of metrosexual culture which is increasingly rampant in big cities. The focus of the research is concentrated on upper-middle-class men and artists in the capital, with Vidi Aldiano as one of the selected research objects. The research method is based on the theory of symotics to reveal the meanings embedded in Vidi Aldiano's lifestyle and appearance through his Instagram posts. Metrosexual culture, which reflects men's attention to modern appearance and lifestyle, is an interesting phenomenon to remember. The study shows that this culture is particularly popular among upper-middle-class men and the capital's artists, suggesting that there are certain aspirations regarding appearance in certain strata of society. Vidi Aldiano, as the subject of the study, became a representation of the metrosexual man in the context of big cities. The analysis using the theory of symotica revealed the compatibility between the characteristics of metrosexual men and Vidi Aldiano's appearance in his Instagram post. This research highlights the use of symbols and signs in fashion elements that are recognized by society as attributes of metrosexual men. Thus, the findings of the study confirm that Vidi Aldiano consistently adopts the characteristics of metrosexual men in their appearance on social media. It involves the choice of clothing, hairstyles, and other elements that make up the metrosexual image. This research contributes to our understanding of how symbols and signs in fashion can reflect the culture and identity of metrosexual men in today's major cities. Keywords: fashion, metrosexual, symiotika, Vidi Aldian