Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PENGEMBANGAN CAT AKRILIK BERBAHAN LIMBAH DARI MINYAK JELANTAH UNTUK PELAJAR

    Get PDF
    Abstrak: Pengembangan Cat Akrilik Berbahan Limbah Dari Minyak Jelantah Untuk Pelajar. Pembuatan cat akrilik ini rujkan dari project based learning merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada keterlibatan siswa, dalam proyek nyata sebagai sarana pembelajaran kurikulum merdeka. Salah satu proyek yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber yang ada di lingkungan berupa limbah, salah satunya minyak jelantah. Limbah Minyak jelantah ini perlu dikelola dengan baik dikarenakan merusak lingkungan apabila tercemar dengan air akan merubah senyawa pada air yang membuat air tidak layak digunakan dan juga dapat mengganggu unsur hara jika meresap pada tanah yang mengganggu kesuburan tanah. Untuk itu pengelolaan limbah ini perlu dilakukan mengingat aktivitas dalam rumah tangga tidak dapat dipisahkan dari penggunaan minyak goreng. Maka tujuan penelitian untuk memberikan sebuah edukasi bahwa minyak jelantah bisa diolah dengan baik dimana minyak jelantah ini juga bisa menjadi produk yang bernilai tinggi yakni menjadikan cat akrilik dengan berbahan minyak jelantah. Penelitian ini menggunakan pendekatan model 4D RD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah minyak jelantah bisa dibuat cat akrilik dengan beberapa bahan yang digunakan yakni Minyak jelantah, Bubuk Powder, Pewarna Makanan, Lem PVA dan alat lainnya melalui proses pencampuran sederhana. Cat akrilik ini memiliki dampak yang efektif, efisien dan berkelanjutan dimana adanya inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan produk baru dari bahan bekas ini meningkatkan daya tarik pasar seni sehingga membuka peluang untuk penjualan dan kolaborasi antar pihak UMK dengan koperasi maupun pemerintahan. Cat akrilik ini juga merupakan produk ramah lingkungan dengan biaya produksi yang rendah serta juga dapat melatih Pelajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan.Kata kunci: Pendidikan, Project, Cat Akrilik, Minyak Jelantah

    COMPARISON OF THE COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE TGT AND NHT TO STUDENTS' COGNITIVE ABILITIES

    Get PDF
    This study aims to determine the differences in students' cognitive learning outcomes after applying the Team Game Tournament (TGT) and Number Head Together (NHT) cooperative learning models to the subject of coordination systems for class XI at SMA Negeri 1 Karangmojo. This quasi-experimental study used a pre-test-post-test non-equivalent control group design. Sampling was carried out using a purposive sampling technique. Data collection used pre-test and post-test questions in the form of multiple-choice exam questions. The instruments used in this study were validated modules, pre-test questions, and post-test questions, which were validated for content and construct by experts. The data analysis techniques employed were the Wilcoxon test and the Mann-Whitney U test, both using SPSS version 26.0, to compare effect size values. This study shows the following results: (1) There is an increase in students' cognitive abilities after the use of cooperative learning models, both TGT and NHT types. (2) There are differences in the results of increasing students' cognitive abilities after the application of cooperative learning models of TGT and NHT types. (3) The cooperative learning models of the TGT and NHT types based on the Effect Size value have a high influence on increasing students' cognitive abilities with a Cohen's NHT value of 2.838, which is greater than the Cohen's TGT value of 1.025. The results of this study are expected to be used by teachers as a basis for selecting a learning model, especially in biology education

    PENERAPAN ALGORITMA KOHONEN SELF ORGANIZING MAP DALAM PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN DAMPAK BENCANA BANJIR

    No full text
    Self Organizing Map merupakan suatu metode dalam Neural Network yang digunakan untuk membagi pola masukan atau input ke dalam beberapa kelompok atau cluster. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil cluster provinsi di Indonesia berdasarkan indikator dampak bencana banjir dengan algoritma Self Organizing Map serta mengetahui karakteristik dari setiap cluster yang terbentuk. Tahapan pertama adalah menentukan variabel input sebagai masukan jaringan yang selanjutnya di normalisasi dengan metode Min-Max Normalization. Langkah selanjutnya adalah melakukan pembelajaran dengan algoritma Self Organizing Map terhadap variabel input. Pada penelitian ini dilakukan beberapa pembentukan cluster yaitu pembentukan cluster dengan jumlah 2 cluster, 3 cluster dan seterusnya hingga 7 cluster. Pembentukan cluster dengan nilai Davies Bouldin Index terkecil dipilih sebagai jumlah cluster terbaik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan cluster menggunakan pembelajaran Self Organizing Map memberikan jumlah cluster terbaik adalah pada pembentukan 5 cluster dengan nilai Davies Bouldin Index (DBI) 0,6413. Pada pembentukan 5 cluster diperoleh 4 anggota pada cluster 1, 1 anggota pada cluster 2, 1 anggota pada cluster 3, 1 anggota pada cluster 4, dan 27 anggota pada cluster 5

    ANALISIS KEBUTUHAN GURU KIMIA TERHADAP E-MODUL BERBASIS MULTIPLE REPRESENTATION PADA MATERI PERKEMBANGAN STRUKTUR ATOM

    Get PDF
    Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif dan efektif. Salah satu media yang potensial dalam pembelajaran kimia adalah e-modul berbasis multiple representation yang mengintegrasikan representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik untuk memfasilitasi pemahaman konsep abstrak seperti struktur atom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru kimia terhadap pengembangan e-modul berbasis multiple representation pada materi perkembangan struktur atom. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei eksploratif melalui angket setengah terbuka yang diisi oleh lima guru kimia SMA. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan interpretative dan inductive coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan menyadari tantangan dalam mengajarkan struktur atom yang bersifat abstrak. Mayoritas guru menyatakan belum tersedia media yang dapat mengintegrasikan pendekatan multiple representation secara optimal. Guru menginginkan e-modul yang bersifat interaktif, mudah diakses, terstruktur dengan jelas, serta dilengkapi animasi, simulasi, dan video. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan e-modul berbasis multiple representation yang sesuai kebutuhan guru untuk mendukung pembelajaran kimia yang bermakna dan kontekstual

    PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA KELAS XI PADA MATERI TERMOKIMIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI pada kelas eksperimen yang menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol yang menerapkan pendekatan saintifik pada materi termokimia, (2) mengetahui apakah terdapat peningkatan signifikan dari kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia, (3) mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia.Jenis penelitian ini adalah eksperimen, metode quasi eksperimen dengan desain penelitian pre and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 1 Prambanan yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian ditentukan secara random sampling dengan pengacakan kelas dan diperoleh kelas XI C sebagai kelas eksperimen dan XI D sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu (a) soal pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis materi termokimia, (b) lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Validitas instrumen tes kemampuan berpikir kritis menggunakan validitas teoritik melalui expert judgments dan validitas empiris melalui analisis correlations pada program IBM SPSS statistics versi 27. Sedangkan reliabilitas menggunakan nilai alpha Cronbach. Statistik uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial melalui uji independent sample T-test dan paired sample T-test. Statistik deskriptif yang digunakan adalah kategori penilaian ideal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI pada kelas eksperimen dan kelas kontrol; (2) terdapat peningkatan signifikan dari kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia; (3) tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA kelas XI sesudah menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi termokimia sebagian besar termasuk dalam kategori sangat baik

    DESAIN MULTIMEDIA E-TAB BERORIENTASI LITERASI KIMIA PADA MATERI TITRASI ASAM BASA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik, kelayakan, dan respon peserta didik terhadap multimedia Electronic Titration of Acid Base (E-TAB) yang berorientasi pada literasi kimia sebagai sumber belajar mandiri pada materi titrasi asam-basa. Penelitian menggunakan metode Design-Based Research (DBR) model exploratory sequential di beberapa SMA di Kabupaten Bantul. Subjek uji coba terdiri dari lima guru kimia dan 28 peserta didik kelas XII. Instrumen yang digunakan meliputi angket analisis kebutuhan, angket kedapatgunaan, dan angket keterbacaan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan skala Likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia E-TAB memiliki karakteristik berupa ringkasan materi, video animasi simulasi praktikum, LKPD, MSDS, dan kuis, serta dapat diakses tanpa internet melalui Google Drive. Persentase keidealan dari uji guru dan peserta didik masing-masing sebesar 96,69% dan 86,62% dengan kategori Sangat Baik. Multimedia E-TAB dinyatakan layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri setelah penyesuaian berdasarkan masukan guru. Kata Kunci: Multimedia, Titrasi Asam dan Basa, Sumber Belajar, Orientasi Literasi Kimia.Abstract. This study aims to determine the characteristics, feasibility, and student responses to the Electronic Titration of Acid Base (E-TAB) multimedia, which is oriented toward chemical literacy as an independent learning resource for high school students on acid-base titration material. The research employed a Design-Based Research (DBR) method with an exploratory sequential model, conducted in several senior high schools in Bantul Regency. The trial subjects included five chemistry teachers and 28 twelfth-grade students. The research instruments consisted of student needs analysis questionnaires, teacher usability questionnaires, and student readability questionnaires. Data were analyzed using qualitative descriptive methods and converted to quantitative data using a Likert scale.The results show that E-TAB multimedia features include material summaries, animated simulation videos, student worksheets (LKPD), Material Safety Data Sheets (MSDS), and quizzes. It is accessible offline via a free Google Drive link. Usability and readability tests showed ideal percentages of 96.69% and 86.62%, respectively, both categorized as Excellent. E-TAB multimedia was declared feasible for use after incorporating feedback from chemistry teachers and is considered suitable as a self-learning tool for students.

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN LIVEWORKSHEET UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet yang layak untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi Suhu dan Kalor; (2) Mengetahui peningkatan minat belajar fisika peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet; (3) Mengetahui peningkatan hasil belajar fisika peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet; (4) Mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan menggunakan model ADDIE, yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran fisika model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet layak digunakan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA pada materi suhu dan kalor; (2) Terdapat peningkatan minat belajar peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran fisika model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet; (3) Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran fisika model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet; (4) Perangkat pembelajaran fisika model Learning Cycle 5E berbantuan Liveworksheet efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik

    PEMODELAN SISTEM POSISI MENGGUNAKAN STEPPER MOTOR YANG TERINTEGRASI SENSOR LOAD CELL DAN ENCODER

    Get PDF
    Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian posisi presisi tinggi menggunakan stepper motor hybrid NEMA 23, terintegrasi dengan sensor load cell tipe strain gauge C3 dan incremental encoder 4000 PPR. Sistem ini dikendalikan oleh microcontroller ESP32 dengan algoritma PID untuk akurasi dan stabilitas tinggi. Fokus utamanya adalah integrasi umpan balik gaya dan posisi, menjadikan sistem adaptif terhadap variasi massa. Metodologi meliputi pemodelan matematis, simulasi MATLAB/Simulink, dan pengujian eksperimental. Sistem diuji dengan variasi massa (50-1000 gram) dan tiga scenario yaitu tanpa beban, beban bertahap, dan kondisi stabil. Teknik quadrature encoding digunakan untuk meningkatkan resolusi encoder. Hasil menunjukkan akurasi tinggi dengan rata-rata error posisi 0,003–0,008 mm. RMSE tanpa beban 0,0055 mm, dan error maksimum dengan beban stabil 0,03 mm (standar deviasi 0,006382 mm). Koefisien determinasi (R²) mencapai 1 pada kondisi stabil, menunjukkan hubungan linier sempurna. Waktu stabilisasi kurang dari 3 detik pada beban rendah-sedang, namun 10,4 detik pada beban maksimum (1140 gram). Sistem ini terbukti presisi dan andal, cocok untuk aplikasi pengendalian posisi adaptif di berbagai bidang

    ANALISIS JENIS DAN KEMELIMPAHAN SERANGGA HAMA YANG TERJEBAK LIGHT TRAP PADA LAHAN SAWAH DENGAN SISTEM BUDIDAYA MINAPADI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan mengetahui tingkat kemelimpahan serangga hama yang terjebak dalam Light Trap Insect pada tanaman padi (Oryza sativa L.) di lahan sawah dengan sistem budidaya minapadi di Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan perangkap lampu (Light Trap Insect) untuk mengambil sampel. Objek penelitian adalah serangga hama tanaman padi di lahan sawah dengan sistem budidaya minapadi di Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Data dikumpulkan dengan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil indeks kemelimpahan jenis serangga hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis serangga hama yang ditemukan berasal dari Ordo Coleoptera, Diptera, Hemiptera, dan Lepidoptera dengan total 15 genus dan 164 individu dengan kemelimpahan relatif total serangga hama tertinggi adalah Leptocorisa (25%), Scirpophaga (23,78%), dan Nezara (18,29%). Perolehan serangga hama pada tiap fase tanaman padi berbeda-beda. Pada fase vegetatif jenis serangga hama yang paling dominan adalah Scirpophaga sedangkan fase generatif adalah Leptocorisa. Keberadaan jenis serangga hama dipengaruhi oleh faktor mikroklimatik, fase pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi, serta sistem budidaya tanaman padi yang dilakukan

    ANALISIS Coliform, Escherichia coli, DAN KANDUNGAN FORMALIN PADA JAJANAN TEMPURA DI SEKOLAH DASAR KOTA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pentingnya menjaga keamanan pangan pada jajanan pangan, terutama pada anak Sekolah Dasar yang memiliki kebiasaan jajan. Hal ini dikarenakan Anak Sekolah memiliki sistem imunitas yang lebih rentan sehingga mudah terserang penyakit, seperti keracunan. Keamanan pangan merupakan suatu kondisi pangan yang harus dijaga untuk memastikan bahwa pangan tersebut terbebas dari cemaran biologis, kimia, maupun fisik yang dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adanya cemaran bakteri coliform; (2) tingkat cemaran Coliform; (3) keberadaan bakteri Escherichia coli; (4) kandungan formalin pada jajanan tempura di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel dari 5 Sekolah Dasar Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji Most Probable Number (MPN) untuk mengetahui keberadaan Coliform dan jumlah cemaran Coliform, uji biokimia IMViC dan pewarnaan gram untuk mengidentifikasi Escherichia coli, serta uji kandungan formalin dengan Rapid Test Kit Formalin. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian sampel positif mengandung Coliform dan Coliform fecal dengan nilai MPN Coliform dan Coliform fecal pada pedagang A, B, C, dan E yang melebihi ambang batas standar SNI-7338-2009, sedangkan nilai MPN Coliform dan Coliform fecal pada pedagang D tidak melebihi ambang batas standar SNI-7338-2009. Meskipun sebagian sampel positif Coliform fecal tetapi tidak terdeteksi keberadaan Escherichia coli pada jajanan tempura. Pada sampel tempura tidak ditemukan adanya kandungan formalin.

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇