Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PENGARUH LATAR BELAKANG STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 2 PRAMBANAN SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan latar belakang status sosial ekonomi orang tua yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 2 Prambanan Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Prambanan Sleman sejumlah 370 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling sebanyak 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan analisis Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji regresi linear sederhana, koefisien korelasi, dan uji T. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 2 Prambanan Sleman. Penelitian ini menunjukkan bahwa thitung sebesar 2,241 lebih besar dari ttabel sebesar 2,031. Adapun presentase pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa yaitu 12, 5% yang artinya 87,5% dipengaruhi oleh faktor lain. (2) Latar belakang status sosial ekonomi orang tua siswa rendah dengan mayoritas pekerjaan ayah sebagai buruh sebesar 46% dan ibu sebagai ibu rumah tangga sebesar 52%. (3) 35% rata-rata penghasilan total orang tua siswa tiap bulan sebesar Rp 3.000.000 – Rp 6.000.000, 43% siswa merasa orang tua hanya sedikit dalam memenuhi kebutuhan peralatan sekolah, dan 46% siswa merasa orang tua pas-pasan dalam memenuhi kebutuhannya dan keluarga

    Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup di SMP N 3 Pajangan

    No full text
    This research aims to determine the implementation of environmental education at SMP N 3 Pajangan determine the supporting and inhibiting factors for the implementation of environmental education programs at SMP N 3 Pajangan. This research employs qualitative methods, including data collection techniques such as observation, interviews, and documentation: research sample, principal, deputy principal, teachers, and students. The sampling technique is purposive sampling. Miles Huberman's model of qualitative data analysis technique. The results of the research show that: (1) The implementation of environmental education at SMP N 3 Pajangan has been successfully implemented, as evidenced by the integration into the school curriculum, adiwiyata programs including greenhouse hydroponics, pharmacy living stalls, waste sorting, 3R activities, composting, implementation in science subjects, social studies, Indonesian, and scout extracurriculars, wall magazines, KIR. (2) Inhibiting factors include limited human resources and facilities, low awareness of environmental activities, limited environmental extracurriculars, and administrative challenges of the Adiwiyata Decree. Meanwhile, supporting factors include strategic location, environmentally integrated curriculum, adequate infrastructure, and the school's status as an Adiwiyata school

    PENGARUH KAPABILITAS APIP, MAURITAS SPIP, DAN UKURAN PEMDA TERHADAP OPINI AUDIT DENGAN TEMUAN AUDIT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kapabilitas APIP, Maturitas SPIP, dan Ukuran Pemda terhadap Opini Audit dengan Temuan Audit sebagai variabel mediasi, yang dilatarbelakangi oleh fenomena paradoks tingginya capaian formal pengendalian internal yang tidak selaras dengan signifikansi temuan audit di Pulau Jawa. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal, penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 113 pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa selama periode 2022–2023 (226 observasi). Data sekunder dianalisis menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) yang mengombinasikan regresi linear berganda dan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapabilitas APIP dan Ukuran Pemda berpengaruh positif signifikan terhadap Temuan Audit, sedangkan Maturitas SPIP berpengaruh positif signifikan secara langsung terhadap Opini Audit. Temuan Audit terbukti berpengaruh negatif terhadap opini dan secara signifikan memediasi pengaruh Kapabilitas APIP serta Ukuran Pemda terhadap Opini Audit

    PENGARUH EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK DAN DAUN SIRSAK SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MINYAK GORENG

    No full text
    Penggunaan minyak goreng yang berulang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Salah satu indikator kerusakan minyak goreng adalah tingginya nilai bilangan peroksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak terhadap nilai bilangan peroksida minyak goreng penggorengan satu, dua, dan tiga, serta pengaruh penambahan ekstrak sebelum dan sesudah penggorengan. Variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak yang digunakan adalah 0 : 1; 1 : 0; 1 : 1; 1 : 2; dan 2 : 1. Penambahan ekstrak ke dalam minyak goreng dilakukan sebelum atau sesudah digunakan untuk menggoreng terung. Kontrol yang digunakan adalah minyak goreng bekas tanpa penambahan ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak. Metode yang digunakan untuk mengukur nilai bilangan peroksida adalah titrasi iodometri yang mengacu pada SNI 7709:2019 dengan pengujian secara triplo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penambahan berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol kulit pisang kepok dan daun sirsak serta perlakuan penambahan ekstrak sebelum dan sesudah penggorengan dilakukan terhadap nilai bilangan peroksida minyak goreng. Variasi terbaik dengan nilai bilangan peroksida paling rendah adalah perbandingan 2 : 1. Penambahan ekstrak terbaik dilakukan sebelum minyak goreng digunakan

    PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR DAN KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MINYAK GORENG

    No full text
    Minyak goreng merupakan kebutuhan penting dalam pengolahan makanan, dengan konsumsi yang terus meningkat. Pemanasan pada minyak goreng secara berulang dapat menimbulkan dampak negatif jika dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai pengaruh ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok terhadap nilai bilangan peroksida pada minyak goreng dengan perlakuan variasi konsentrasi perbandingan kedua bahan tersebut, baik secara sebelum dan sesudah penggorengan. Sampel minyak goreng digunakan untuk menggoreng terung lalu diberi perlakuan penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok dengan variasi perbandingan konsentrasi masing-masing 1 : 0; 1 : 1; 1 : 2; 2 : 1; dan 0 : 1. Pengujian bilangan peroksida menggunakan metode iodometri mengacu pada SNI 7709:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok dalam berbagai variasi konsentrasi berpengaruh terhadap nilai bilangan peroksida pada minyak goreng, baik dalam satu kali penggorengan, dua kali penggorengan, maupun tiga kali penggorengan, dan pengaruh paling baik dari kedua perlakuan terdapat pada penambahan ekstrak dengan perbandingan konsentrasi 1 : 2. Kedua perlakuan penambahan ekstrak etanol daun kelor dan kulit pisang kepok sebelum dan sesudah penggorengan berpengaruh terhadap nilai bilangan peroksida, dengan pengaruh paling baik pada perlakuan penambahan ekstrak sebelum minyak goreng digunakan

    EFEK PENGHAMBATAN EKSTRAK DAUN BUNI (Antidesma bunius (L.) Spreng) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans

    Get PDF
    Tanaman buni (Antidesma bunius (L.) Spreng) memiliki khasiat obat dan digunakan secara tradisional. Selain itu, bagian daun tumbuhan diketahui memiliki potensi sebagai antimikroba terutama bakteri. Tantangan lain sebagai agen antimikroba adalah adanya fungi. Salah satu fungi yang banyak menyebabkan penyakit pada manusia adalah Candida albicans. Pengobatan infeksi C. albicans biasanya menggunakan bahan kimia antifungi yang dapat menimbulkan efek samping sehingga dibutuhkan alternatif pengobatan lain yang lebih aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun buni (Antidesma bunius (L.) Spreng) dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan dua pelarut ekstrak yaitu etanol 96% dan metanol. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0,2:1; 0,4:1; 0,6:1; 0,8:1 gram/ml dengan kontrol negatif (DMSO 1%) dan kontrol positif (Ketokonazol dan Nystatin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya hambat ekstrak etanol 96% dan metanol daun buni tidak terlalu berbeda. Penghambatan kedua ekstrak terbatas pada konsentrasi ekstrak 0,8:1 dan pada pengamatan jam ke-12 masa inkubasi penelitian. Efektivitas penghambatan ektrak daun buni tidak mencapai 50% dibandingkan dengan antibiotik Ketokonazol dan Nystatin 1000 ppm. Dari hasil ini diketahui bahwa ekstrak daun buni tersebut tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans

    EFFECTIVENESS OF MICROPLASTIC REDUCTION IN ELECTROCOAGULATION OF WASTE MASKS WITH Fe-Al-Fe-Al ELECTRODES

    No full text
    Surgical mask waste has increased since pandemic and having an impact due to release of microplastics in aquatic environment. This study aims to determine functional group characteristics of surgical masks before and after removing microplastics, floc characteristics in terms of functional groups, effect of 0.01M Na2SO4 volume, electrocoagulation time and solution pH on effectiveness of reducing microplastics.This study used samples in form of surgical mask waste which is taken for microplastics by immersing them in aquabidest for approximately 50 days. The microplastic samples are separated from liquid and analyzed by FTIR. The next step is electrocoagulation process with a current 2,5 A for variations volume of 0,01 M Na2SO4, electrocoagulation time, and pH of solution. The flocs are characterized with FTIR and SEM, liquid samples are analyzed for number of fibers using a 40x magnification microscope.The results of this study indicate that surgical masks before and after removing microplastics contain functional groups which indicate presence of polypropylene (PP) and polyvinylchloride (PVC). The floc character indicates presence of plastic polymers, especially polypropylene (PP) and polyvinylchloride (PVC), and appearance of floc grains is quite smooth and compact. Variations volume of 0,01 M Na2SO4, more volume added then higher reduction effectiveness value, but too much volume added causes solution concentrated. Variations electrocoagulation time, longer electrocoagulation time, higher reduction effectiveness value, but too long electrocoagulation causes passive electrode. Variations pH of solution, solution closer to pH 6 has a higher reduction effectiveness value and solution pH more than 6 resulted floc stabilization. Keywords:medical surgical masks, microplastics, electrocoagulation, effectivenes

    EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEMAGANGAN DALAM NEGERI KEJURUAN PERBANKAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN PUSAT TRAINING PERBANKAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2016

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan memaparkan dan mengevaluasi aspek-aspek Program Diklat Pemagangan Dalam Negeri Kejuruan Perbankan di Pusat Training Perbankan DIY tahun 2016 yaitu (1) konteks (latar belakang, tujuan dan sasaran), (2) masukan (kurikulum, SDM, sarpras, serta pembiayaan), (3) proses (media dan metode pembelajaran, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi), (4) hasil (kualitas hasil belajar dan kuantitas lulusan). Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif menggunakan CIPP. Subjek penelitian 2 penyelenggara, 1 pengajar, dan 5 peserta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian: (1) konteks sesuai latar belakang, namun tujuan belum tertulis, dan perlu analisis mendalam untuk sasaran, (2) masukan, kurikulum sesuai kebutuhan dan tujuan, penyelenggara dan pengajar sangat baik dan sesuai, perlu analisis antusiasme peserta, sarana dan prasarana lengkap tapi perlu dioptimalkan, pembiayaannya baik, (3) proses diklat, media dan metode pembelajaran baik dan sesuai, kurang optimalnya rekrutmen peserta, pelaksanaan kurang sesuai dengan jadwal, belum adanya evaluasi terstruktur, (4) kualitas hasil belajar peserta baik dan sesuai harapan, kuantitas lulusan baru 60%. Secara keseluruhan program sebaiknya dilanjutkan dengan perbaikan beberapa komponennya.

    KEPUASAN SISWA TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN UKS DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN MLATI SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan siswa terhadap pelayanan kesehatanUKS di SMPN Se-Kecamatan Mlati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif denganpendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random samplingberdasarkan tabel Isaac dan Michael pada taraf signifikansi 5%. Sampel penelitian adalah siswakelas VIII di SMP Negeri se-Kecamatan Mlati sebanyak 182 siswa. Teknik pengumpulan datamenggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan siswa terhadap pelayanan kesehatan UKS diSMPN Se-Kecamatan Mlati berada pada kategori memuaskan (71,72%). Dari kelima sub variabeldalam pengukuran tingkat kepuasan siswa masuk dalam kategori memuaskan, dengan perolehansub variabel jaminan mendapatkan skor perolehan sebesar 5297 (72,76%), sub variabel tanggapanmendapatkan skor perolehan sebesar 3143 (71,96%), skor sub variabel empati mendapatkan skor3628 (71,19%), dan pada sub variabel kehandalan mendapatkan skor perolehan sebesar 3585(70,35%), dan sub variabel bukti fisik mendapatkan skor perolehan sebesar 5755 (71,87%)

    Makna Candaan Seksis Bagi Pekerja Perempuan di Ruang Kerja Formal

    Get PDF
    Fenomena candaan seksis kerap dianggap sebagai bentuk humor yang lumrah dalam interaksi sosial di tempat kerja, namun pada kenyataannya sering kali mengandung unsur pelecehan dan ketimpangan gender yang terselubung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana pekerja perempuan memaknai pengalaman mereka terhadap candaan seksis di lingkungan kerja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan perempuan yang bekerja di berbagai sektor formal, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan analisis fenomenologi menurut Creswell dan Poth, mulai dari deskripsi pengalaman partisipan hingga penemuan makna esensial dari fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa candaan seksis dimaknai oleh pekerja perempuan dalam tiga bentuk utama. Pertama, candaan seksis dipahami sebagai bentuk pelecehan verbal terselubung. Kedua, candaan seksis dimaknai sebagai wujud kekuasaan dan dominasi maskulin, yang memperlihatkan adanya relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan di ruang kerja. Ketiga, sebagian perempuan menafsirkan candaan seksis sebagai humor atau candaan yang wajar, terutama ketika disampaikan dalam konteks keakraban. Diperlukan peningkatan kesadaran gender, kebijakan organisasi yang responsif, serta ruang aman bagi perempuan untuk menyuarakan ketidaknyamanan terhadap bentuk candaan yang bersifat seksis, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih setara dan inklusif

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇