Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    HUBUNGAN SIKAP DALAM MERESPON PERKEMBANGAN DUNIA USAHA BUSANA DI INDONESIA DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII MAN SLEMAN

    Get PDF
    Tingginya tingkat pengangguran dan sempitnya lapangan pekerjaan masih menjadi masalah di Indonesia. Wirausaha merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Perkembangan dunia usaha busana di Indonesia saat ini sudah cukup maju dibanding beberapa tahun sebelumnya. Sehingga dunia usaha busana memiliki prospek yang bagus untuk dijadikan kegiatan wirausaha. Namun, minat siswa dalam berwirausaha masih cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara sikap dalam merespon perkembangan dunia usaha busana di Indonesia dengan minat berwirausaha siswa kelas XII MAN 3 Sleman. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan jenis penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap dalam merespon perkembangan dunia usaha busana di Indonesia dengan minat berwirausaha siswa kelas XII MAN 3 Sleman

    PENERAPAN BUDAYA RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN (5R) 1DI LABORATORIUM MENJAHIT SMK NEGERI 1 PANDAK BANTUL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan budaya Ringkas,Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) di laboratorium menjahit SMK Negeri 1 Pandak Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Teknik analisis data dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan budaya ringkas, rapi, resik, rawat, rajin (5R) di laboratorium menjahit SMK N 1 Pandak sudah dilaksanakan dengan baik. (2) Penerapan budaya ringkas memperoleh nilai sebesar 42%, sehingga penerapan budaya ringkas termasuk dalam kategori tinggi. (3) Penerapan budaya rapi memperoleh nilai sebesar 36%, sehingga penerapan budaya rapi termasuk dalam kategori tinggi. (4) Penerapan budaya resik memperoleh nilai penerapan sebesar 46%, sehingga penerapan budaya resik termasuk dalam kategori tinggi. (5) Penerapan budaya rawat memperoleh nilai sebesar 56%,sehingga penerapan budaya rawat termasuk dalam kategori sangat tinggi. (6) Penerapan budaya rajin mendapat nilai sebesar 49%, sehingga penerapan budaya rajin termasuk dalam kategori tinggi. (7) Penerapan budaya 5R yang paling tinggi terdapat pada penerapan budaya rawat

    PENERAPAN KONSEP RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN (5R) DI LABORATORIUM MENJAHIT MAN 1 SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Konsep 5R, Konsep Ringkas, Konsep Rapi, Konsep Resik, Konsep Rawat, dan Konsep Rajin di laboratorium menjahit MAN 1 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, XII dan guru pengampu Mata Pelajaran Ketrampilan Tata Busana di MAN 1 Sleman dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel yaitu siswa kelas XII. Pengumpulan data menggunakan lembar angket dengan bantuan program google form dan lembar observasi. Validitas instrumen menggunakan pendapat judgement expert. Reliabilitas dibuktikan dengan rumus Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian yaitu: (1) penerapan 5R di laboratorium menjahit MAN 1 Sleman DIY diterapkan oleh sebagian besar siswa (46,8%) pada kategori baik, (2) penerapan Konsep Ringkas diterapkan oleh sebagian besar siswa (43,8%) pada kategori baik, (3) penerapan Konsep Rapi diterapkan oleh sebagian besar siswa (46,9%) pada kategori baik, (4) penerapan Konsep Resik diterapkan oleh sebagian besar siswa (43,8%) pada kategori baik, (5) penerapan Konsep Rawat belum diterapkan oleh sebagian besar siswa (46,8%) pada kategori tidak baik, (6) penerapan Konsep Rajin belum diterapkan oleh sebagian besar siswa (53,1%) pada kategori tidak baik

    PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN IPS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 KALASAN DAN SMP NEGERI 1 YOGYAKARTA

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dan SMP Negeri 1 Yogyakarta; 2) faktor pendorong dan penghambat pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dan SMP Negeri 1 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek yaitu guru IPS dan peserta didik  SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dan SMP Negeri 1 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran daring di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dan SMP Negeri 1 Yogyakarta dilaksanakan pada tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Khusus di SMP Negeri 1 Yogyakarta mengembangkan silabus masa ‘darurat’. Metode yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan yaitu asinkron berupa pemberian materi dan penugasan melalui grup whatsappsedangkan SMP Negeri 1 Yogyakarta menggunakan metode yang bervariasi. Evaluasi pembelajaran daring di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dilakukan dengan memberikan tes melalui google formulir dan whatsapp.Sedangkan penilaian di SMP Negeri 1 Yogyakarta diambil dari tugas dan ujian. 2) Faktor penghambat dan pendorong pembelajaran daring di SMP Muhammadiyah 1 Kalasan dan SMP Negeri 1 Yogyakarta yaitu berasal dari guru, peserta didik, orang tua, dan perangkat pembelajaran yang menunjang.Kata kunci: Pembelajaran Daring, IPS SMP, fakto

    PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM EKSTRAKULIKULER PRAMUKA TERHADAP KARAKTER CINTA TANAH AIR SISWA DI SMP NEGERI 1 MUNTILAN

    Get PDF
    Scout extracurricular schedules that are outside of class hours, it is not uncommon to find students who skip scouts. Students who skip scouts are the rest who are not active in scout extracurriculars. The activeness of students in scout extracurricular activities will certainly affect the character of students, including the character of love for the motherland. The purpose of this study was to determine the effect of student activity in scouting extracurricular activities on students' patriotism character This research is quantitative. This research will be conducted at SMP Negeri 1 Muntilan, in class VII and VIII which are located at Jalan Pemuda Number 161, Sabrang, Gunungpring, Muntilan District. The research was carried out in 2019. The sample consisted of 182 students. Data analysis techniques using correlation analysis with a significant level of 5%. The results of the regression coefficient F count 85.501 F table (3.396) and Rcount = 0.570 R(0.05)(182) = 0.148, thus it is concluded that there is an effect of student activity in scouting extracurriculars on the character of students' love for the homeland at SMP Negeri 1 Muntilan, the magnitude the influence of students' activeness in scout extracurriculars on the character of students' patriotism at SMP Negeri 1 Muntilan is 32.5%

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara signifikan penggunaan media audio visual terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran IPS. Penelitian merupakan jenis deskriptif kuantitatif metode true experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cilongok, sebanyak 274 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sebanyak 68 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Uji reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai thitung sebesar 13,136 ttabel sebesar 1,997 dengan nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,000 sehingga h0 ditolak dan ha diterima. Penggunaan media pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memberikan pengaruh yang berbeda terhadap rata-rata motivasi belajar, dengan kata lain penggunaan media audio visual bepengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Cilongok, kabupaten Banyumas

    The Implementation of Humanist Education in Gajahwong School

    No full text
    Education is the process of humanizing humans in a complete way towards independence from the outside and the inside. Therefore, education must come into direct contact with concrete efforts in the form of teaching. This study aims to determine the application of humanist education at the Gajahwong School. The background of the current educational situation tends to be teacher-centered, thus making students passive objects. This study used qualitative descriptive approach and subjects of this study were the school coordinator and teachers. The research data was collected using observation, interview and documentation techniques. The data analysis technique in this study used an interactive qualitative analysis model by Miles and Huberman, with the stages: (1) reducing the data obtained, (2) presenting the data with narrative text and pictures, (3) drawing conclusions and verification. The result of this study showed: (1) Lessons planning integrates humanistic values on learning methods and learning evaluation. The learning methods uses student-centered approach that are varied and innovative to provide students with real experience and meaningful learning experience. Learning evaluation planning has included cognitive, motoric, linguistic, and social emotion aspect. (2) The implementation of learning at Gajahwong School places students as the center of learning, teachers have main role as a facilitator to transform the original ideas of the students in determining themes and class agreement. (3) Learning evaluation includes cognitive, linguistic, motor and social aspects of emotion, and is more process-based

    PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG BERBANTUAN LIVEWORKSHEET DI SMP NEGERI 2 KASIHAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kasihan setelah menggunakan media pembelajaran TTS berbantuan aplikasi liveworksheet. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-postest. Subjek penelitian ini adalah 64 peserta didik kelas VIII SMP N 2 Kasihan. Teknik pengumpulan data menggunakan test tulis pretest-postest, lembar angket, dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran TTS dengan liveworksheet dalam pelajaran IPS berpengaruh terhadap tingkat motivasi belajar peserta didik menuju arah yang positif atau meningkat dengan kategori “sedang”. Artinya penerapan TTS liveworksheet efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pelajaran IPS

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PESERTA DIDIK SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA

    Get PDF
    This type of correlational research with a survey method aims to determine the relationship between learning motivation and social science learning outcomes at 12 State Yogyakarta Junior High School. The study population was 520 people, then a sample of 221 people was taken using the Michael Issac formula with a simple random sampling technique. Data collection techniques are questionnaires and documentation. Validity test using Cronbach’s Alpha, the reliability test, normality test, linearity test, and hypothesis testing using Rank Spearman correlation analysis with the help of SPSS for Windows 25. The result showed a significant relationship between learning motivation and Social Science learning outcomes of students as evidenced by the value of Correlation Coefficient 0,170

    PENGARUH INVESTASI, ANGKA HARAPAN HIDUP, RATA-RATA LAMA SEKOLAH, PENGELUARAN PERKAPITA DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA BARAT TAHUN 2011-2016

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, pengeluaran per kapita dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat tahun 2011-2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Teknik analisi yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan metode Generalize Least Square. Penelitian ini menyimpulkan bahwa investasi, rata-rata lama sekolah, pengeluaran per kapita dan infrastruktur tahun 2011-2016 berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Jawa Barat. Sedangkan angka harapan hidup tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Jawa Barat tahun 2011- 2016. Secara simultan investasi, angka harapan hidup, rata-rata lam sekolah, pengeluaran per kapita dan infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat tahun 2011-2016

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇