Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
PENGARUH SARANA PRASARANA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEPUASAN LULUSAN PESERTA DIDIK FASHION DESIGN DI LPK ADANA YOGYAKARTA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) sarana prasarana kelas Fashion Design, (2) motivasi belajar lulusan peserta didik Fashion Design, (3) kepuasan lulusan peserta didik Fashion Design, (4) pengaruh sarana prasarana dan motivasi belajar terhadap kepuasan lulusan peserta didik Fashion Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh lulusan peserta didik kelas Fashion Design di LPK Adana Yogyakarta berjumlah 60 lulusan peserta didik dengan sampel sejumlah 20 lulusan peserta didik berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, survey dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cornbrach. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sarana prasarana kelas Fashion Design dalam kategori sangat baik sebesar 60%, (2) motivasi belajar peserta didik Fashion Design di LPK Adana Yogyakarta dalam kategori sangat baik sebesar 75%, (3) kepuasan lulusan peserta didik Fashion Design di LPK Adana Yogyakarta dalam kategori baik sebesar 65%, dan (4) sarana prasarana dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan lulusan peserta didik kelas Fashion Design di LPK Adana Yogyakarta sebesar 56% dengan dibuktikan persamaan garis linier ganda Y = 3,621 + 0,308X1 + 0,458X2 dan indeks koefisien korelasi R = 0,748 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh angka Fhitung (10,820) Ftabel (3,59)
PEMANFAATAN LIMBAH REBUSAN KORO BENGUK (Mucuna Pruriens L.) SEBAGAI ZAT WARNA ALAM TEKSTIL
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Kualitas hasil pencelupan kain menggunakan zat warna limbah rebusan koro benguk ditinjau dari ketahanan luntur warna (TLW) terhadap pencucian dan panas setrika, 2) Pengaruh jenis zat fiksator dan jenis kain terhadap hasil uji tahan luntur warna menggunakan limbah rebusan koro benguk, 3) Arah warna hasil pencelupan kain menggunakan zat warna limbah rebusan koro benguk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni menggunakan desain eksperimen faktorial. Teknik pengumpulan data hasil uji tahan luntur warna terhadap pencucian dan panas setrika, dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ANOVA Non- Parametik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kualitas hasil pencelupan menggunakan limbah rebusan koro benguk ditinjau dari hasil uji TLW terhadap pencucian menunjukkan nilai rata-rata cukup (3,0) untuk kain katun, rata-rata cukup baik (3,5) untuk kain sutera dan rata-rata kurang (2,3) untuk kain satin. Kualitas hasil pencelupan menggunakan limbah rebusan koro benguk ditinjau dari hasil uji TLW terhadap panas setrika menunjukkan nilai rata-rata cukup baik (4,3) untuk kain katun, rata-rata baik (4,1) untuk kain sutera, rata-rata baik (4,0) untuk kain satin, 2) Jenis kain dan jenis fiksator mempengaruhi hasil uji pencucian dan uji panas setrika.3) Arah warna pada fiksator tawas: Mist Grey (katun); Eagle (sutera); dan Geyser (satin), fiksator tunjung: Grey Olive (katun); Granite Green (sutera); dan Grey (satin), fiksator kapur: Parchment (katun); Hillary (sutera) dan Light Grey (satin)
Partisipasi Masyarakat dalam Formulasi RPJM Desa Mantingan Tahun 2020-2025 yang Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi formulasi RPJMDes di Desa Mantingan, menganalisis partisipasi masyarakat Desa Mantingan dalam formulasi RPJMDes yang mendukung SDGs, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat Desa Mantingan dalam formulasi RPJMDes yang mendukung SDGs. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Formulasi RPJM Desa Mantingan Tahun 2020-2025 dilihat dari segi prosedur dan mekanisme penyusunannya mencakup tujuh tahapan sesuai dengan Pasal 7 ayat 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 114 Tahun 2014 Tentang Pendoman Pembangunan Desa. (2) Bentuk partisipasi masyarakat Desa Mantingan yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan berupa perwakilan masyarakat dan jika merujuk pada tangga partisipasi Arnstein, partisipasi masyarakat berada pada tangga ke lima yaitu Placation. (3) Faktor pendukung partisipasi masyarakat Desa Mantingan yaitu faktor kesadaran dan kemauan masyarakat Desa Mantingan, serta adanya dukungan Pemerintah Desa Mantingan. Selanjutnya, faktor penghambat partisipasi masyarakat Desa Mantingan yaitu rendahnya kualitas pendidikan masyarakat, tingkat pendapatan masyarakat yang rendah, serta terbatasnya lapangan pekerjaan di Desa Mantingan
Satgas Sigrak: Ujung Tombak Pemerintah Kota Yogyakarta dalam Menangani Kekerasan Perempuan dan Anak
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan Satgas Sigrak sebagai ujung tombak dalam menangani kekerasan perempuan dan anak di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan secara purposive dengan subjek yakni (1) Kepala Sub. Bag. Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTPPA) Kota Yogyakarta, (2) Koordinator Satgas Sigrak Kota Yogyakarta, (3) Satgas Sigrak Kemantren Kota Yogyakarta, (4) Satgas Sigrak Kelurahan Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Satgas Sigrak sebagai ujung tombak dalam menangani kekerasan perempuan dan anak di Kota Yogyakarta terdiri dari tiga hal yaitu peranan deteksi dini, peranan penjangkauan dan peranan pendampingan. Peranan deteksi dini dilakukan sebagai upaya untuk menemukan dan mengidentifikasi sedini mungkin potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peranan penjangkauan dilakukan guna menjangkau korban kekerasan di wilayah dan dalam rangka pelaksanaan asesmen awal terhadap korban. Peranan pendampingan dilakukan untuk membersamai korban kekerasan dalam memenuhi kebutuhannya
Penggunaan Game Mobile Legends dan pengaruhnya terhadap perilaku hate speech siswa SMA Negeri 1 Karangmojo Kabupaten Gunungkidul
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Game Mobile Legends terhadap perilaku hate speech siswa SMA N 1 Karangmojo Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ex-post facto. Sampel dalam menggunakan teknik sampling berupa Sampling Purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji validitas penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment dan uji reliabilitas penelitian ini menggunakan rumus Cronbach Alpha. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan program SPSS 22. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan Game Mobile Legends memiliki pengaruh terhadap perilaku hate speech siswa (signifikansi0,05). Adapun koefisien determinasi sebesar 0,239 yang berarti kontribusi pengaruh yang diberikan penggunaan Game Mobile Legends terhadap perilaku hate speech sebesar 23,9%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan Game Mobile Legends berpengaruh terhadap perilaku hate speech siswa SMA Negeri 1 Karangmojo Kabupaten Gunungkidul
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PRAKTIK MESIN FRAIS DI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN PADA MASA PANDEMI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran praktik yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Prambanan saat masa pandemi, mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran praktik mesin frais pada masa pandemi, dan menganalisis berbagai hambatan yang di alami peserta didik di SMK Muhammadiyah Prambanan ketika pembelajaran praktik saat masa pandemi. Subjek penelitiannya merupakan siswa kelas XI TP yang mengikuti pelajaran praktik Mesin Frais tahun ajaran 2021/2022 dan Guru mata pelajaran praktik mesin frais. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Kemudian dilakukan analisis data dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran praktik mesin frais di SMK Muhammadiyah Prambanan pada masa pandemi berlangsung cukup baik. Meskipun ada ketidaknyamanan dalam belajar praktik mesin frais, namun hal tersebut dapat diatasi sehingga siswa tetap merasa senang saat pembelajaran praktik bisa dilaksanakan tatap muka. Hambatan utama dari pelaksanaan pembelajaran praktik mesin frais di SMK Muhammadiyah pada masa pandemi berasal dari proses dan waktu.This study aims to describe the implementation of the practical learning process conducted at Muhammadiyah Vocational School in Prambanan during the pandemic. It also describes the student responses to the implementation of milling machine practice learning during the pandemic. Moreover, it analyzes the various obstacles experienced by students at Muhammadiyah Vocational School in Prambanan during practical learning in this pandemic. The research subjects were students of XI TP class who took the Milling Machine practice lesson for the 2021/2022 academic year and the teacher of the milling machine practice subject. The data collection techniques used questionnaires and interviews. Furthermore, the data analysis used a quantitative descriptive method. The results showed that the implementation of milling machine practice learning at Muhammadiyah Vocational School in Prambanan during the pandemic went quite well. Although there were inconveniences in the learning practice of milling machines, this can be overcome. Therefore, the students will be happy if the practical learning can be conducted face-to-face. The main obstacle to implement milling machine practice learning at Muhammadiyah Vocational School during the pandemic came from process and time
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PRAKTIK COMPUTER AIDED MANUFACTURING SMKN 2 YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi siswa pada mata pelajaran Computer Aided Manufacturing (CAM) yang pembelajarannya dilakukan secara blended learning. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa Kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan pada pelaksanaan pembelajaran blended learning mata pelajaran CAM dilaksanakan menggunakan dua metode yaitu secara online dan offline dengan pembagian waktu 50% online 50% offline. Kompetensi yang diperoleh siswa yaitu memahami konsep dasar CAM, program contour 2D dan 3D, program facing and pocketing, program drill tool path, program surface roughing and finishing, dan program simulasi CAM. siswa memiliki peningkatan pada mata pelajaran Computer Aided Manufacturing (CAM) dari hasil data angket tentang pengetahuan dan keterampilan siswa pada mata pelajaran CAM yang tinggi, dan didukung dengan hasil nilai Ujian Akhir Semester yang memiliki rata – rata sebesar (83, 475) dengan minimal KKM sebesar (76,000) pada mata pelajaran CAM.This study aims to determine the increase in student competence in Computer Aided Manufacturing (CAM) subjects whose learning is carried out by blended learning. This research is a quantitative descriptive study using data collection methods used in the form of questionnaires, interviews, and documentation. The results of the study show that the implementation of blended learning in Computer Aided Manufacturing (CAM) subjects is carried out using two methods, namely online and offline with a time division of 50% online 50% offline. The competencies obtained by students are understanding the basic concepts of CAM, 2D and 3D contour programs, facing and pocketing programs, drill tool path programs, surface roughing and finishing programs, and CAM simulation programs. students have an increase in Computer Aided Manufacturing (CAM) subjects from the results of questionnaire data about students' knowledge and skills in high CAM subjects and supported by the results of the Final Semester Exam scores which have an average of (83, 475) with a minimum KKM of (76,000) in CAM subjects
THE EFFECT OF CRITICAL THINKING ABILITY, LEARNING DISCIPLINE AND LEARNING MOTIVATION ON LEARNING INDEPENDENCE
Motivation on Learning Independence. This study aims to determine: (1) the effect of critical thinking skills on student learning independence, (2) the effect of learning discipline on student learning independence, (3) the effect of learning motivation on student learning independence, and (4) The effect of critical thinking ability, learning discipline and learning motivation on the student learning independence. The results of the study show that: (1) there is a positive effect of Critical Thinking Ability on Independent Learning of 22,3% with an r2x1y of 0,223 and a significance coefficient of 0,000, so the first hypothesis is supported. (2) there is a positive effect of Learning Discipline on Independent Learning by 25% with an r2x2y of 0,250 and a significance of 0,000, so the second hypothesis is accepted. (3) There is a positive effect of learning motivation on learning independence by 26.1% with an r2x3y of 0,261 and a significance of 0,000, so the third hypothesis is accepted. (4) There is a positive effect of critical thinking ability, learning discipline, and learning motivation together on independent learning by 32,5%Keywords: Critical Thinking, Learning Discipline, Learning Motivation dan Independence Learning
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, KESIAPAN BELAJAR, DAN PERSEPSI SISWA TENTANG METODE MENGAJAR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar Siswa Kelas X AKL Di SMK YPKK 2 Sleman Tahun Pelajaran 2019/2020, pengaruh Kesiapan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar Siswa Kelas X AKL Di SMK YPKK 2 Sleman Tahun Pelajaran 2019/2020, dan pengaruh Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar Guru terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar Siswa Kelas X AKL Di SMK YPKK 2 Sleman Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian menggunakan metode penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebesar 122 siswa kelas X AKL SMK YPKK 2 Sleman Tahun Pelajaran 2019/2020 dan diambil sampel penelitian sebesar 95 siswa dengan teknik pengambilan sampel proportionate random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan dokumentasi. Uji prasyarat analisis yang dilakukan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh positif Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar dibuktikan dengan rx1y sebesar 0,753 dan r2x1y sebesar 0,0520 ; 2) Terdapat pengaruh positif Kesiapan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar dibuktikan dengan rx2y sebesar 0,830 dan r2x2y sebesar 0,0713; dan 3) Terdapat pengaruh positif Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar Guru terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Dasar dibuktikan dengan rx3y sebesar 0,594 dan r2x3y sebesar 0,0640.Kata kunci: Motivasi Belajar, Kesiapan Belajar, Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar Guru, Prestasi Belajar Akuntansi Dasa
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT PADA MATERI REKONSILIASI BANK UNTUK SISWA KELAS XI AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint pada Materi Rekonsiliasi Bank untuk Siswa Kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model pengembangan four-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis PowerPoint pada Materi Rekonsiliasi Bank untuk siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, mengetahui kelayakan media yang dikembangakan, dan mengetahui tanggapan siswa terhadap media. Validasi media dilakukan oleh Ahli Materi, Ahli Media, dan Praktisi Pembelajaran yaitu guru akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Penilaian siswa terhadap media dilakukan oleh 25 siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint berdasarkan penilaian ahli media memperoleh skor 4,20 dengan kategori Layak, penilaian ahli materi memperoleh skor 4,00 dengan kategori Layak, penilaian praktisi pembelajaran memperoleh skor 4,72 dengan kategori Sangat Layak, dan pendapat siswa memperoleh skor 4,27 dengan kategori Sangat Layak.Kata kunci: PowerPoint, Media Pembelajaran Interaktif, Akuntansi