Student Journals
Not a member yet
    16241 research outputs found

    PERAN LEMBAGA OMBUDSMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK

    Get PDF
    Penelitian ini menjelaskan peran Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (LO DIY) dalam mengawasi pelayanan publik di Yogyakarta. Penelitian ini penting untuk memahami peran dan strategi LO DIY dalam pengawasan pelayanan publik serta membangun citra yang baik bagi lembaga tersebut. Pengawasan yang dilakukan oleh LO DIY terhadap pelayanan publik bersifat eksternal dan represif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan melibatkan Ketua LO DIY dan Komisioner Wakil Ketua Bidang Pelayanan Laporan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta (LO DIY) dalam mengawasi pelayanan publik sudah baik. LO DIY berperan dalam menyusun program kerja untuk mengoptimalkan pengawasan pelayanan publik di DIY, termasuk melakukan evaluasi terhadap kinerja instansi pemerintah yang memberikan pelayanan publik dan memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan masalah. LO DIY juga berperan sebagai lembaga dalam masyarakat yang mengawasi pelayanan publik dengan melakukan pengoordinasian dan kerja sama untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan tindakan sewenang-wenang. Selain itu, LO DIY juga berperan dalam pengelolaan laporan dari masyarakat untuk mengoptimalkan pengawasan pelayanan publik di DIY. LO DIY juga berperan sebagai lembaga dalam struktur sosial dengan melakukan peninjauan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan di DIY agar sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang bai

    COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN KULON PROGO (STUDI KASUS GERAKAN BELA-BELI KULON PROGO)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses dan faktor pendukung serta penghambat collaborative governance dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui Gerakan Bela-Beli Kulon Progo di Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa collaborative governance mampu memberikan ruang untuk menginisiasi aktor-aktor yang terlibat untuk berproses positif dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kulon Progo melalui Gerakan Bela-Beli Kulon Progo. Namun demikian terdapat dinamika kerentanan masalah berupa peran yang belum maksimal dari beberapa pihak koperasi dalam penerapan kebijakan Gerakan Bela-Beli Kulon Progo di Program Toko Milik Rakyat (ToMiRa). Faktor pendukung dalam proses kolaborasi ini adalah tingkat kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi, kepentingan pemerintah, struktur sosial dan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Sedangkan, faktor penghambat dalam proses kolaborasi ini adalah kemasan produk lokal yang kurang mendukung, pemasaran produk bela-beli melalui website https://belabeliku.id/home/about yang belum optimal, rendahnya komitmen para pelaku UMKM dan Koperasi, dan juga kondisi mentalitas masyarakat

    STRATEGI PEMERINTAH DAERAH KULON PROGO DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi strategi Pemerintah Daerah Kulon Progo dalam pengembangan pariwisata. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi strategi menurut Wheelen Hunger yang meliputi indikator program, anggaran, dan prosedur. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan implementasi strategi pengembangan pariwisata yang dilakukan Dinas Pariwisata Kulon Progo sesuai dengan Renstra dan Renja. Akan tetapi, dalam beberapa aspek belum berjalan secara optimal karena terbatas pada destinasi prioritas, minimnya promosi, kurang optimalnya pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif, dan angka kunjungan wisatawan yang masih rendah. Faktor pendorong implementasi strategi meliputi kerja sama, dukungan masyarakat dan pelaku pariwisata, dan sebagai penyangga KSPN Borobudur. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, SDM, kurang memadainya fasilitas pariwisata, lemahnya koordinasi dan komunikasi lintas sektor, serta terbatasnya lahan. Untuk itu diperlukan koordinasi dan sinkronasi sehingga program dan kegiatan tersebut dapat menghasilkan output yang diinginkan

    Pengembangan Video Pembelajaran Penyetelan Theodolit Pentax Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanah di SMK Program Teknik Konstruksi dan Properti

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan video pembelajaran penyetelan Theodolit Pentax pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah di SMK program teknik konstruksi dan properti (2) mendeskripsikan kualitas video pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari aspek kelayakan media.Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan model 4D Thiagarajan yang terdiri dari Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), Disseminate (penyebarluasan). Instrumen penelitian ini menggunakan angket penilaian kelayakan media pembelajaran yang diisi oleh ahli media, ahli materi, dan guru.Hasil pengembangan didapatkan produk media pembelajaran berupa video pembelajaran dalam bentuk data dengan format MP4. Komponen utama video pembelajaran ini terdiri dari halaman pembuka, pengantar, judul tahapan, materi video, judul tahapan, materi video, penutup, halaman penutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji kelayakan memperoleh nilai rata-rata dari ahli media 98, dari ahli materi 53, dan dari penilaian guru 59,6 yang termasuk dalam kategori layak

    Pengembangan Video Pembelajaran Micro Teaching Daring pada Mata Kuliah K3LH di Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

    Get PDF
    Pelakasanaan pembelajaran Micro teaching memerlukan media yang sesuai saat terjadi pandemi, maka dipilih lah media video sebagai alternatifnya. Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengembangkan video pembelajaran MicroTeaching daring pada mata kuliah K3LH di Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. (2) Mengetahui tingkat kelayakan dari video pembelajaran Micro Teaching daring pada mata kuliah K3LH di Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan Research Development (RD) model 4-D oleh Thiagaradjan. Subjek penelitian ada 3, (1) Ahli Materi, (2) Ahli Media, (3) Pengguna/mahasiswa. Objek penelitian: mata kuliah praktik Micro Teaching secara daring. Teknik pengumpulan data yang dipakai observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif.  Hasil penelitian pengembangan ini sebagai berikut: (1) proses pengembangan media video pembelajaran praktik Micro Teaching menggunakan model pengembangan 4D models dan hasil produk video pembelajaran berbentuk file video Mp4 yang menjelaskan langkah mengajar Micro teaching daring dengan spek video berdurasi 15 menit dan dikemas dalam bentuk power point slide show dengan rasio layar 16:9 atau vertikal. (2) Hasil kelayakan media video pembelajaran Micro Teaching mendapatkan penilaian dari ahli materi sebesar 90,5% dengan kategori “sangat layak”, hasil ahli media mendapatkan nilai 78,3% dengan kategori “layak” dan nilai oleh pengguna media yaitu mahasiswa sebanyak 40 responden sebesar 91,2% dengan kategori “sangat layak”

    Penerapan Metode 5S dalam Pengelolaan Bengkel Batu dan Beton pada SMK Teknologi Konstruksi dan Properti di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pengangguran dari tamatan SMK akibat ketidaksesuaian antara kapabilitas dunia kerja dengan kompetensi lulusan SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tingkat penerapan metode 5S, (2) kendala yang dialami ketika menerapkan metode 5S dalam pengelolaan bengkel batu dan beton pada SMK Teknologi Konstruksi dan Properti di D. I. Yogyakarta. Penelitian ini berupa penelitian evaluasi yang dilaksanakan pada SMK Teknologi Konstruksi dan Properti di D. I. Yogyakarta. Model evaluasi mengacu pada model evaluasi kesenjangan atau discrepancy. Responden penelitian ini ialah kepala bengkel serta teknisi bengkel batu dan beton yang berjumlah 10. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket, observasi serta dokumentasi. Validasi instrumen memakai validitas logis yang berdasar pada expert judgment. Teknik analisis data memakai analisis data kualitatif serta statistika deskriptif. Hasil penelitian dapat dideskripsikan: (1) tingkat penerapan metode 5S terdiri dari penerapan Seiri sejumlah 65,83%, Seiton sejumlah 62,33%%, Seiso sejumlah 62,33%, Seiketsu sejumlah 50,56%, dan Shitsuke sejumlah 59,67%. (2) Kendala dalam penerapan metode 5S ini diantaranya: (a) beban kerja pengelola bengkel sudah terlalu banyak, sebanyak 50%; (b) sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah kurang mendukung, sebanyak 40%; (c) penerapan metode 5S kurang efektif dalam pengelolaan bengkel, sebanyak 20%; (d) belum memahami tentang metode 5S dalam pengelolaan bengkel, sebanyak 10%; (e) tidak ada kebijakan dan instruksi dari sekolah untuk menerapkan 5S dalam pengelolaan bengkel, sebanyak 10%; dan (f) merasa malas untuk menerapkan metode 5S dalam pengelolaan bengkel, sebanyak 10%

    Pengembangan Modul Mata Pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian DPIB di SMK N 1 Pajangan

    Get PDF
    Adanya modul dapat menjadikan kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik, siswa dapat belajar secara mandiri dimanapun dan kapanpun. Tujuan penelitian untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul pembelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung yang bagi peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI Desain Permodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Pajangan. Metode penelitian modul pembelajaran ini masuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Model penelitian ini menggunakan model 4D (four D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Empat tahap dari model tersebut yaitu, define (pendefinisian), design (perancangan), develope (pengembangan), disseminate (penyebaran).  Produk penelitian ini difokuskan pada modul Konstruksi dan Utilitas Bangunan untuk siswa kelas XI SMK N 1 Pajangan dalam bentuk buku elektronik dan buku cetak. Subjek penelitian ini merupakan Dosen Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perenncanaan Universsitas Negeri Yogyakarta sebagai ahli media dan materi, dan Guru mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung SMK Negeri 1 Pajangan sebagai ahli materi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data kuantitatif yang kemudian diubah menjadi data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik analisa data deskriptif. Modul mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung ini kemudian divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan guru sebagai ahli materi. Hasil yang didapat pada uji validasi ini mencapai skala “layak”. Kekurangan modul ini dari segi materi antara lain materi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang kurang cukup, motivasi belajar, umpan balik. Kekurangan modul ini dari segi media antara lain, proporsi huruf, gambar sampul yang belum mencerminkan isi modul, gambar ilustrasi yang berkualitas rendah, pemisah paragraf yang kurang jelas, dan jarak teks dengan ilustrasi yang kurang sesuai. Modul ini sebaiknya dilakukan evaluasi berdasarkan kekurangan yang telah disebutkan sebelum melakukan penyebarluasan.

    Analisis Relevansi Mata Pelajaran Kompetensi Keahlian Konstruksi Gedung Sanitasi Dan Perawatan SMKN 2 Yogyakarta Dengan Kebutuhan Industri Di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Adanya kerjasama yang baik antara sekolah kejuruan dengan dunia industri dapat menghidari terjadinya kesenjangan kompetensi. Sekolah maupun dunia industri dapat menyelaraskan kompetensi yang diajarkan dengan kompetensi yang dibutuhkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) kompetensi keahlian KGSP SMKN 2 Yogyakarta di kurikulum yang sudah sesuai dengan kebutuhan DUDI di DIY; (2) kompetensi keahlian KGSP SMKN 2 Yogyakarta di kurikulum yang sudah diajarkan dan dibutuhkan oleh DUDI di DIY; (3) kompetensi keahlian KGSP SMKN 2 Yogyakarta di kurikulum yang sudah diajarkan namun kurang dibutuhkan; (4) kompetensi keahlian KGSP SMKN 2 Yogyakarta yang dibutuhkan oleh DUDI di DIY namun kurang diajarkan atau dipelajari di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan yakni purposive sampling, yang terdiri dari peserta didik kelas XIII KGSP SMKN 2 Yogyakarta dan industri konstruksi di DIY tempat PKL peserta didik kelas XIII KGSP SMKN 2 Yogyakarta. Sumber data dalam penelitian ini adalah 35 responden dari peserta didik kelas XIII KGSP dan 8 responden dari industri konstruksi di DIY. Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi literatur dan angket. Pengambilan data dilakukan menggunakan angket tertutup. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pada mata pelajaran kompetensi keahlian KGSP terdapat 91 kompetensi keahlian dari 100 kompetensi keahlian dengan hasil sudah sesuai dengan kebutuhan industri konstruksi; (2) pada mata pelajaran kompetensi keahlian KGSP terdapat 61 kompetensi keahlian dari 100 kompetensi keahlian yang sudah diajarkan dan dipelajari oleh peserta didik kelas XIII masuk dalam kategori sudah sesuai dengan kebutuhkan industri konstruksi di DIY; (3) tidak terdapat kompetensi keahlian KGSP yang sudah diajarkan dan dipelajari oleh peserta didik kelas XIII namun kurang dibutuhkan oleh industri konstruksi di DIY; (4) pada mata pelajaran kompetensi keahlian KGSP terdapat 31 kompetensi keahlian dari 100 kompetensi keahlian yang dibutuhkan oleh industri konstruksi namun kurang diajarkan dan dipelajari oleh peserta didik

    Peran Bursa Kerja Khusus dalam Menyalurkan Siswa Lulusan SMK Pangudi Luhur Muntilan untuk Memasuki Dunia Usaha dan Dunia Industri

    Get PDF
    Bursa Kerja Khusus setiap SMK memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan sekolah dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan penyaluran lulusan siswa pada DUDI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Peran Bursa Kerja Khusus dalam menyalurkan siswa lulusan SMK Pangudi Luhur Muntilan untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri, (2) Tanggapan siswa terhadap peran Bursa Kerja Khusus dalam menyalurkan siswa memasuki dunia kerja, (3) Kendala yang dialami oleh Bursa Kerja Khusus SMK Pangudi Luhur Muntilan dalam menghubungkan siswa dengan dunia usaha dan dunia industri dan (4) Solusi yang dibutuhkan oleh tim Bursa Kerja Khusus SMK Pangudi Luhur Muntilan dalam menghadapi hambatan tersebut. Data disajikan dan dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Peran BKK SMK Pangudi Luhur Muntilan dalam mengelola informasi dunia usaha dan dunia industri serta memberikan edukasi ketenagakerjaan terhadap siswa, peran yang sangat baik dengan hasil yang diperoleh sebesar 3.33. Program kegiatan yang dilakukan oleh Bursa Kerja Khusus SMK Pangudi Luhur Muntilan yaitu dengan memberikan layanan informasi seputar tenaga kerja, menyelenggarakan bimbingan dan penyuluhan pelatihan kerja, mengadakan rekrutmen, seleksi dan penyaluran tenaga kerja. (2) Tanggapan siswa terhadap program kegiatan yang sudah dilakukan oleh BKK SMK Pangudi Luhur Muntilan dalam membantu siswa menyalurkan tenaga kerja untuk dunia usaha dan dunia industri, secara keseluruhan sangat baik dengan hasil sebesar 3.57. (3) Hambatan yang dialami oleh Bursa Kerja Khusus SMK Pangudi Luhur Muntilan ialah kurangnya sumber daya manusia dalam kepengurusan BKK dan perbedaan kualifikasi kompetensi yang dibutuhkan industri dengan sekolah. (4) Solusi untuk hambatan tersebut yaitu, dengan pihak sekolah yang dapat menambah anggota BKK sehingga BKK dapat memberikan tanggung jawab fokus ke forum BKK saja dengan mengurangi jam kerja diantara program mengajar atau pengelolaan BKK. Solusi lainnya dengan menggandeng sekolah lain untuk memenuhi kualifikasi industri atau tetap berusaha melaksanakan perekrutan di sekolah dengan siswa yang ada

    Pengembangan Pedoman Kebencanaan di Bengkel Kerja Kayu Sekolah Menengah Kejuruan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mayoritas bangunan sekolah di Indonesia berada pada kawasan yang memiliki resiko terdampak bencana dari tingkat sedang hingga tinggi. Apalagi ditambah kondisi bangunan sekolah di Indonesia yang bangunannya banyak yang sudah berusia tua, minim perawatan, dan tidak sedikit yang tidak memperhatikan standar bangunan gedung saat pembangunan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu: (1) mengembangkan buku pedoman kebencanaan yang dapat digunakan sebagai panduan penerapan mitigasi bencana di bengkel kerja kayu SMK, (2) mengetahui hasil pengembangan buku pedoman kebencanaan di bengkel kerja kayu SMK. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan menggunakan model 4D dengan 4 tahap pengembangan yaitu: (1) pendefinisian (Define), (2) perancangan (Design), (3) pengembangan (Develop) serta (4) penyebaran (Disseminate). Hasil penelitian pengembangan buku pedoman ini adalah: (1) tahap define, belum adanya buku pedoman kebencanaan pada bengkel kerja kayu SMK; (2) tahap design, penyusunan buku pedoman dengan empat pokok bahasan materi; (3) tahap develop, tingkat kelayakan buku pedoman ditinjau dari aspek materi termasuk dalam kategori “sangat layak” dengan skor 139, tingkat kelayakan ditinjau dari aspek media termasuk dalam kategori “sangat layak” dengan skor 169, serta tingkat kelayakan ditinjau dari aspek pengguna masuk dalam kategori “ sangat layak” dengan skor 142; (4) tahap disseminate, penyebarluasan produk buku pedoman dengan mencetak dalam bentuk hardfile (buku) kemudian diberikan kepada SMK Negeri 2 Pengasih beserta soft file

    14,920

    full texts

    16,241

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Student Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇