Student Journals
Not a member yet
16241 research outputs found
Sort by
Optimalisasi media sosial tiktok live sebagai media komunikasi persuasif pada fashion untuk menghasilkan omzet sesuai target (studi kasus pada Oemah Gamis)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi penggunaan media sosial Tiktok live sebagai media komunikasi promosi pada fashion untuk menghasilkan omzet sesuai target penelitian ini dilakukan pada Oemah Gamis yang memfokuskan penjualan pada Tiktok Iive. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam dengan narasumber selaku host live pada Oemah Gamis. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi pada media sosial Tiktok Oemah Gamis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Oemah Gamis menggunakan 4 tahap pada teori circular model of SOME, (1) share (membagikan), dengan cara memaksimalkan komunikasi pada live streaming menggunakan bahasa persuasif. (2) optimize (optimalisasi), Oemah Gamis pada tahap Optimize memaksimalkan penggunaan media sosial Tiktok untuk meningkatkan omzet penjualan dengan memberikan promo, gift away, konten, dan judul yang menarik pada saat live streaming berlangsung. (3) Manage (mengelola) Pada tahap ini Oemah Gamis belum secara maksimal mengelola dengan baik kerja sama team dan media sosial dibuktikan dengan banyaknya komentar negatif yang masuk dengan berbagai permasalahan dan menyebabkan omzet penjualan menurun. (4) engage (melibatkan), dalam membangun hubungan dengan audiens dan costumer Oemah Gamis menggunakan sistem afiliator dan tidak menggunakan influencers. Hasil penelitian Oemah Gamis belum secara maksimal menerapkan circular model of some dan belum menjaga hubungan baik dengan costumer sehingga omzet penjualan menurun.Kata kunci : circular model of some, Komunikasi persuasif, media sosial. AbstractThis study aims to determine the optimization of the use of Tiktok live social media as a promotional communication medium in fashion to generate turnover according to the target this research was conducted at Oemah Gamis which focuses on Tiktok Iive sales. This research is a type of descriptive research with a qualitative approach. This research uses in-depth interviews with sources as live hosts at Oemah Gamis. Data validity in this study uses source triangulation. Data collection was carried out by interview, observation on Tiktok Oemah Gamis social media. The results showed that Oemah Gamis uses 4 stages in the circular model of SOME theory, (1) share, by maximizing communication on live streaming using persuasive language. (2) optimize, Oemah Gamis at the Optimize stage maximizes the use of Tiktok social media to increase sales turnover by providing promos, gift away, content, and attractive titles during live streaming. (3) Manage At this stage, Oemah Gamis has not maximally managed well the teamwork and social media as evidenced by the many negative comments that have entered with various problems and caused sales turnover to decline. (4) Engage, in building relationships with audiences and customers Oemah Gamis uses an affiliate system and does not use influencers. The results of Oem's research..Keywords : circular model of some, persuasif communication, social medi
Pengaruh jingle Pemilu serentak 2024 di Instagram terhadap kesadaran memilih gen-z di Kabupaten Bantul
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jingle pemilu serentak 2024 KPU di instagram dalam membentuk kesadaran memilih gen-z di Kabupaten Bantul. Pendekatan yang dipilih adalah kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh gen-z di Kabupaten Bantul yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih di pemilu 2024 dengan sampel berjumlah 120. Penelitian dilakukan pada 21 Desember 2023-1 Januari 2024 bertempat di Kabupaten Bantul. Pengumpulan data menggunakan teknik angket tertutup dengan sistem skala linier sebagai instrumen penelitian. Sedangkan analisis data memakai regresi linier sederhana dengan bantuan spss. Dari uji statistik menemukan adanya hubungan searah antara X (Jingle pemilu serentak 2024) dengan Y (Kesadaran memilih). Selanjutnya penulis melakukan uji koefisien determinasi untuk menghitung besaran pengaruh X terhadap Y yang menghasilkan X memberikan pengaruh sebesar 47.9% terhadap Y. Selain jingle, terdapat faktor lain yang mempengaruhi kesadaran memilih adalah kesadaran dari diri sendiri, teman, keluarga, dan media tradisional.Kata kunci : Jingle, Kesadaran memilih, Generasi Z AbstractThe aim of this research is to identify the impact of Pemilu Serentak 2024 KPU jingle on Instagram in shaping gen-z voting awareness in Bantul Regency. The approach chosen is quantitative with an explanatory survey method. The population in this research were all gen-z in Bantul Regency who had qualified as voters in the 2024 election with The number of samples taken was 120 respondents. The research was conducted on December 21, 2023-1 January 2024 in Bantul Regency. The data collection method used a closed questionnaire technique with a linear scale system as the research instrument. While data analysis used simple linear regression with the assist of SPSS. The statistical test found an unidirectional correlation between X (Jingle simultaneous election 2024) and Y (voting awareness). Furthermore, the author conducted a coefficient of determination test to calculate the amount of influence of X on Y, which resulted in X having an influence of 47.9% towards Y. Apart from jingles, other factors that influenced voting awareness are awareness from oneself, friends, family, and traditional media.Keyword : Jingle, voting awareness, Generation
Strategi komunikasi pembangunan Andromeda Learning Center dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat di Yogyakarta
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi komunikasi pembangunan yang dilakukan oleh Andromeda Learning Center dalam mengembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat dan menjelaskan karakteristik komunikasi pembangunan yang terjalin antara Andromeda Learning Center dengan masyarakat. Penelitian ini menyoroti peran komunitas sosial tersebut dalam pembangunan dengan perspektif pemberdayaan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta selama kurang lebih enam bulan. Narasumber dipilih dan ditentukan dengan metode purposive judgement. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi non partisipant. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Serta analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Penelitian ini menunjukan bahwa Andromeda Learning Center mengombinasikan dua strategi komunikasi pembangunan yaitu strategi partisipatif sebagai yang utama dan strategi instruksional sebagai pelengkap. Strategi tersebut bertolak pada tiga pendekatan yang digunakan, yaitu pendekatan potensi dan kearifan lokal, pendekatan komunikasi bottom-up, pendekatan partisipatif dan pemberdayaan. Upaya pelibatan masyarakat dalam strategi partisipatif tersebut menggunakan komunikasi yang bersifat dialogis yang sesuai dengan model komunikasi sirkuler. Sementara karakteristik komunikasinya secara garis besar sesuai dengan landasan dialog Freire, yaitu kesetaraan, pengatasan masalah, praksis, dan penyadaran. Dengan demikian tujuan pembangunan dapat diwujudkan melalui Pariwisata Berbasis Masyarakat.Kata kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Pembangunan, Pembangunan Partisipatif, Pariwisata berbasis Masyarakat AbstractThis research aims to describe the development communication strategy carried out by the Andromeda Learning Center in developing Community-based Tourism and explain the characteristics of development communication between the Andromeda Learning Center and the community. The highlight of this research is the role of social communities in development with an empowerment perspective. This research design is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted in Yogyakarta for approximately six months. Informants were selected and determined using the purposive judgment method. Data collection used in-depth interview and non-participant observation methods. Data validity using source triangulation. Data analysis using the Miles and Hubberman model. The results show that Andromeda Learning Center combines two development communication strategies, which are participatory strategy as a main, and instructional strategy as a complement. These strategies are based on the three development communication approaches used. These are potential and local wisdom approach, bottom-up communication approach, participatory and empowerment approach. The efforts to involve the community in this participatory strategy use dialogic communication in accordance with the circular communication model. Meanwhile, the communication characteristics are broadly in accordance with Freire's dialogue, including equality, problem solving, praxis and awareness. Therefore, development goals can be realized through Community-based Tourism..Keywords : Communication Strategy, Development Communication, Participatory Development, Community-based Touris
ANALISIS RASIO EFEKTIVITAS BELANJA SEBAGAI PENILAIAN KINERJA KEUANGAN SEKRETARIAT NEGARA 2014 - 2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan keuangan Sekretariat Negara (Setneg) selama periode 2014–2023 melalui analisis rasio efektivitas belanja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan data sekunder berupa Laporan Anggaran dan Realisasi Belanja Setneg. Teknik analisis data melibatkan penghitungan rasio efektivitas belanja untuk menilai pencapaian tujuan dan sasaran anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tahun dalam periode 2014–2023 menunjukkan kinerja efektif, dengan persentase efektivitas belanja di atas 90%. Namun, terdapat dua tahun, yaitu 2015 dan 2016, di mana kinerja berada pada kategori cukup efektif, dengan persentase masing-masing sebesar 81% dan 80%. Setelah 2016, terjadi peningkatan stabil dalam efektivitas pengelolaan keuangan, mencapai puncaknya pada tahun 2023 dengan rasio efektivitas 98%. Tren positif ini mencerminkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan anggaran, yang didukung oleh evaluasi dan implementasi kebijakan keuangan yang lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengendalian internal dan optimalisasi alokasi anggaran untuk meningkatkan efektivitas belanja pada masa mendatang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan tata kelola keuangan di lingkungan pemerintahan, khususnya untuk mendukung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas
KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH PADA BERBAGAI POLA AGROFORESTRI BERUPA JATI (Tectona grandis), SENGON (Paraserianthes falcataria) DAN CAMPURAN DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh tegakan jati (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) dan campuran terhadap kondisi faktor fisik-faktor kimia dan faktor klimatik, (2) mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dengan tingkat keanekaragaman jenis makrofauna tanah pada pola agroforesri berupa jati (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) dan campuran di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan (3) mengetahui tingkat keanekaragaman jenis makrofauna tanah pada pola agroforesri berupa jati (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) dan campuran di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Lokasi penelitian ini berada di Desa Jetisjogopaten, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan menggunakan uji metode pit fall trap dan hand sorting serta menggunakan teknik analisis data berupa indeks keanakaragaman jenis, indeks kemerataan, indeks kekayaan jenis, indeks dominansi, dan korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) komposisi tegakan memberikan peningkatan dan dampak yang lebih baik terhadap sifat fisik dan kimia tanah. Lahan dengan pola agroforestri jati lebih baik pada sifat fisik tanah, yaitu intensitas cahaya, kelembaban tanah, suhu udara, suhu tanah, kelembaban udara, dan pH tanah. Selain itu juga meningkatkan sifat kimia tanah, yaitu kadar bahan organik tanah berupa C dan N, (2) terdapat hubungan atau korelasi positif pada intensitas cahaya dan kelembaban tanah yang menandakan adanya peningkatan yang dapat menaikkan indeks keanekaragaman makrofauna tanah, dan korelasi negatif pada kelembaban udara, suhu udara, suhu tanah, dan pH yang menandakan jika penurunan suatu faktor lingkungan maka akan dapat menurunkan indeks keanekaragaman makrofauna tanah, dan (3) makrofauna tanah yang ditemukan pada ketiga lahan dengan pola agroforestri terdiri dari 26 spesies, yaitu Lumbricus terestris, Geotrupes stercorarius, Xystrocera festiva, Phyllophaga sp., Lepidiota stigma, Scolopendra sp., Tetramorium caespitum, Ochetellus, Solenopsis spp, Camponotus pennsylvanicus, Gryllotalpa gryllotalpa, Gryllus assimilis, Euborelia sp., Forficula auricularia, Eurycotis floridana, Oxyopes javanus, Coptotermes curvignathus, Hirudo medicinalis, Haemodipsa sp., Lymantria dispar dispar, Stomoxys calcitrans, Geophilus flavus, Leptocorisa acuta, Dysdercus cingulatus, Anoplodesmus saussurii, dan Mantis religiosa. Nilai indeks keanekaragaman dari masing-masing lahan campuran (1,622); sengon (1,501); dan jati (1,312).Kata kunci: Faktor lingkungan, keanekaragaman, lahan agrogorestri, makrofauna tanahThe aims of this study were: (1) to know the influence of teak’s stand (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures on the conditions of physical-chemical factors and climatic factors, (2) to know the relationship between environmental factors and the level of diversity of soil macrofauna species at agroforestry patterns in the form of teak (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures in Sleman Regency, Yogyakarta, and (3) to know the level of diversity of soil macrofauna species in agroforestry patterns in the form of teak (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures in Sleman Regency, Yogyakarta. This research used a quantitative approach with an exploratory descriptive study design. The aims of this study were: (1) to know the influence of teak’s stand (Tectona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures on the conditions of physical-chemical factors and climatic factors, (2) to know the relationship between environmental factors and the level of diversity of soil macrofauna species at agroforestry patterns in the form of teak (Testona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures in Sleman Regency, Yogyakarta, and (3) to know the level of diversity of soil macrofauna species in agroforestry patterns in the form of teak (Testona grandis), sengon (Paraserianthes falcataria) and mixtures in Sleman Regency, Yogyakarta. This research used a quantitative approach with an exploratory descriptive study design. This research take the location at Jetisjogopaten Village, Kapanewon Sleman, Sleman Regency, Yogyakarta. In collecting the data, the researcher used pitfall trap, hand sorting, data analysis techniques for species diversity index, evenness index, species richness index, dominance index, and Pearson correlation. The results of this study showed that: (1) the composition of the stand showed its increased and a better impact on the physical and chemical properties of the soil. Land with an agroforestry teak pattern is better on the physical properties of the soil, namely light intensity, soil moisture, air temperature, soil temperature, air humidity, and soil pH. In addition, it also improves soil chemical properties, namely soil organic matter content in the form of C and N, (2) there is a positive correlation on light intensity and soil moisture which indicates that an increase in light intensity can increase soil macrofauna diversity index and a negative correlation on the air humidity, air temperature, soil temperature, and pH which indicate that a decrease in an environmental factor will reduce the index of soil macrofauna diversity and (3) the macroanimal soil found in the three agroforestry land pattern consist of 26 species, there were Lumbricus terrestris, Geotrupes stercorarius, Xystrocera festiva, Phyllophaga sp., Lepidiota stigma, Scolopendra sp., Tetramorium caespitum, Ochetellus, Solenopsis spp, Camponotus pennsylvanicus, Gryllotalpa gryllotalpa, Grylborus assimilis, Euficula assimilis, Euficana sp., Oxyopes javanus,Coptotermes curvignathus, Hirudo medicinalis, Haemodipsa sp., Lymantria dispar dispar, Stomoxys calcitrans, Geophilus flavus, Leptocorisa acuta, Dysdercus cingulatus, Anoplodesmus saussurii, and Mantis religiosa.The diversity index value of each land is mixtures (1,622); sengon(1,501); and teak’s (1,312).Keywords: Environmental factors, diversity, agroforestric land, macrofauna soi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ASESMEN STANDARDISASI PENDIDIKAN DAERAH PADA SEKOLAH DASAR FAVORIT DI KOTA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) pada sekolah dasar Favorit di Kota Yogyakarta beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ASPD di Kota Yogyakarta pada sekolah dasar favorit telah berjalan sesuai dengan SOP yang berlaku. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya kerja sama yang baik antara seluruh pihak sehingga kendala dapat segera teratasi. Faktor pendukung implementasi ASPD yakni pemahaman yang baik dalam menjalankan ASPD baik di tahun 2021 hingga 2022. Faktor penghambat yang ditemukan yakni terdapat sarana dan prasarana yang kurang memadai untuk ASPD 2022 berbasis komputer seperti jumlah komputer yang tersedia tidak seimbang dengan jumlah peserta ASPD disetiap sekolah, siswa belum lancar dalam mengoperasikan komputer, serta butir soal yang diberikan dianggap kurang sesuai dengan kurikulum yang berjalan karena merupakan irisan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Kata Kunci: Kebijakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD), Sekolah Dasar Favorit, Implementasi Kebijaka
PERFORMATIVITAS GENDER DALAM NOVEL RELUNG-RELUNG GELAP HATI SISI KARYA MIRA W.
Novel Relung-Relung Gelap Hati Sisi karya Mira W menceritakan adanya ketidaktetapan identitas diri tokoh Sisi dan Airin. Sebagai perempuan, identitasnya telah berubah menjadi seorang lesbian. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan performativitas gender pada tokoh Sisi dan Airin dalam novel Relung-Relung Gelap Hati Sisi karya Mira W. Teori yang digunakan adalah teori Queer Judith Butler. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Instrumen penelitian menggunakan human instrument. Keabsahan data menggunakan validitas semantik, realibitas interrater dan expert-judgment. Analisis data melalui tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa performativitas dialog tokoh Sisi dan Airin ditunjukkan melalui kesadaran dan pengakuan diri yang dikatakan terhadap diri sendiri dan orang-orang yang dipercayai. Performativitas karakterisasi tokoh Sisi dan Airin ditemukan penampilan dan sikap homoseksual yang menampakkan jika seorang lesbian tidak harus berpenampilan, berkepribadian, dan berperilaku tomboy. Performativitas perilaku tokoh Sisi dan Airin ditemukan angan-angan seksual dan perlakuan seksual homoseksual yang terwujud untuk memenuhi hasrat dan kebutuhan seksual. Performativitas yang dilakukan secara berulang kemudian akan menghasilkan suatu identitas di mana hal tersebut dapat pula dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keluarga maupun lingkungan sehingga dapat dikatakan bahwa identitas memiliki sifat yang tidak tetap dan stabil yang berdampak pada tokoh Sisi dan Airin.Keywords: Homoseksual, Performativitas Gender, Quee
PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL DEAR NATHAN THANK YOU SALMA: KRITIK SASTRA FEMINISME
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pelecehan seksual serta faktor penyebab terjadinya pelecehan seksual dalam novel Dear Nathan Thank You Salma. Penelitian ini juga mendeskripsikan dampak pelecehan seksual terhadap kondisi psikis tokoh perempuan dan bentuk perlawanan tokoh terhadap adanya pelecehan seksual dalam novel Dear Nathan Thank You Salma. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah novel karya Erisca Febriani yang berjudul Dear Nathan Thank You Salma dengan difokuskan pada perlawanan tokoh yang dikaji menggunakan teori feminisme. Dan diperoleh dengan teknik baca dan catat. Validitas data yang digunakan dalam penelitian adalah validitas semantis dan ditunjang dengan reabilitas intrarater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) wujud pelecehan seksual dalam novel Dear Nathan Thank You Salma adalah sexual assault; (2) faktor yang menjadi penyebab terjadinya pelecehan seksual yakni faktor sosial dan budaya; (3) dampak atas pelecehan seksual yang dialami oleh korban adalah dampak psikologis dan dampak perilaku; (4) bentuk perlawanan dalam novel Dear Nathan Thank You Salma dikelompokkan menjadi perlawanan terbuka dan perlawanan tertutup. Kata kunci: pelecehan seksual, perlawanan, kritik sastra femini
KONFLIK SOSIAL DAN POLITIK DI PAPUA DALAM NOVEL TIGA SANDERA TERAKHIR KARYA BRAHMANTO ANINDITO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud konflik sosial dan politik di Papua, (2) faktor penyebab terjadinya konflik sosial dan politik di Papua, dan (3) penyelesaian konflik sosial dan politik di Papua dalam novel Tiga Sandera Terakhir karya Brahmanto Anindito. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian dengan teknik baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan cara membaca secara cermat, mengklasifikasikan, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan hasil penelitian. Keabsahan data menggunakan validitas semantik. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Wujud konflik sosial meliputi (1) konflik antarkelompok sosial, (2) konflik antarsatuan nasional. Wujud konflik politik meliputi (1) senjata pertempuran, (2) strategi politik. Faktor penyebab konflik sosial meliputi (1) hubungan masyarakat berupa polarisasi, (2) negosiasi berupa perbedaan pendapat, dan (3) transformasi konflik berupa ketidakadilan. Faktor penyebab konflik politik meliputi (1) sebab-sebab kolektif, 2) sebab-sebab individual. Sementara untuk penyelesaian konflik sosial dan politik, yaitu (1) TNI dengan OPM, (2) Tim Hantu dengan Enkaeri.Kata kunci: konflik politik, konflik sosial, Papu
KRITIK SOSIAL DALAM CERPEN-CERPEN KARYA SANTRI PONDOK ALMUNAWWIR KRAPYAK YOGYAKARTA YANG TERMUAT DI SITUS WWW.ALMUNAWWIR.COM BERDASAR PADA FALSAFAH PEPALI PITU SUNAN DRAJAT
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah sosial yang dikritik dalam cerpen-cerpen karya santri Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta berdasar pada falsafah Pepali Pitu Sunan Drajat dan bentuk penyampaian kritik dalam cerpen-cerpen karya santri Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Sumber data berupa cerpen-cerpen karya santri Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta yang termuat di situs www.almunawwir.com yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kritik sosial dalam cerpen-cerpen karya santri Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta dapat ditemukan menggunakan dasar falsafah Pepali Pitu Sunan Drajat; dan (2) bentuk penyampaian kritik dalam cerpen-cerpen karya santri Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta yang termuat di situs www.almunawwir.com dapat dibagi menjadi dua, yaitu secara langsung (lugas) dan tidak langsung baik menggunakan cara sinis, simbolik, interpretatif maupun humor. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk penyampaian kritik secara lugas (langsung) menjadi yang paling dominan di mana dalam semua cerpen dapat ditemukan kritik dengan bentuk lugas (langsung), diikuti secara berurutan yaitu bentuk kritik sinis yang ditemukan dalam empat cerpen, dan simbolik, humor, serta interpretatif yang masing-masing hanya ditemukan dalam satu cerpen.Kata Kunci: kritik sosial, bentuk penyampaian kritik, Pepali Pitu, santr