Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
    2322 research outputs found

    Analisa Pengaruh Aplikasi Hafalan Al-Quran Juz 30 Berbasis iOS Terhadap Motivasi Pengguna Menggunakan Model MSLQ

    No full text
    Indonesia is a country with the largest Muslim population in the world, but the number of Qur'an memorizers in Indonesia is still relatively small. One of the main obstacles faced is the lack of motivation in memorizing the Qur'an. One approach that can help increase motivation in memorizing is an approach through application media, considering the use of gadgets in Indonesia continues to increase, the application media approach is a potential solution. Through the application, the memorization process can become more interactive by utilizing surprising and delightful techniques. This research is limited to Al-Qur'an Juz 30 which is the final part of the Al-Qur'an. In addition to building the Qur'an memorization application, this research also analyzes the effect of the iOS based Juz 30 Qur'an memorization application on user motivation using the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) model. The measurement results show that there is an influence between the Al-Qur'an memorization application and user motivation in memorizing. The Al-Qur'an memorization application has an influence of 26.2% on user motivation, while 73.8% of memorization motivation is influenced by other factors outside the study. Thus, it can be concluded that the Al-Qur'an memorization application has an influence on user motivation in memorizing, but there are still other factors that also affect this motivation.Indonesia merupakan negera dengan populasi penduduk beragama islam terbesar didunia, akan tetapi jumlah penghafal Al-Qur'an di Indonesia masih relatif kecil. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya motivasi dalam menghafal Al-Qur'an. Salah satu pendekatan yang dapat membantu meningkatkan motivasi dalam menghafal yaitu pendekatan melalui media aplikasi, mengingat penggunaan gadget di Indonesia terus meningkat, maka pendekatan media aplikasi menjadi solusi yang potensial. Melalui aplikasi proses menghafal dapat menjadi lebih interaktif dengan memanfaatkan teknik surprising and delightful. Penelitian ini dibatasi pada Al-Qur’an Juz 30 yang merupakan bagian akhir dari Al-Qur’an. Selain membangun aplikasi hafalan Al-Qur’an, penelitian ini juga menganalisis pengaruh aplikasi hafalan Al-Qur'an Juz 30 berbasis iOS terhadap motivasi pengguna menggunakan Model Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Hasil pengukuran menunjukkan adanya pengaruh antara aplikasi hafalan Al-Qur'an dengan motivasi pengguna dalam menghafal. Aplikasi hafalan Al-Qur'an memberikan pengaruh sebesar 26,2% terhadap motivasi pengguna, sementara 73,8% motivasi menghafal dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi hafalan Al-Qur'an memiliki pengaruh terhadap motivasi pengguna dalam menghafal, namun masih terdapat faktor lain yang juga mempengaruhi motivasi tersebut

    Face Recognition sebagai Local Control Access Area dengan Face-Api.Js dan Euclidean Distance: Face Recognition sebagai Local Control Access Area dengan Face-Api.Js dan Euclidean Distance

    No full text
    Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem pengendalian akses berbasis face-recognition dengan menggabungkan algoritma Manhattan Distance dan library dari face-api.js. Kontribusi utama penelitian ini adalah integrasi algoritma Manhattan Distance dalam sistem pengenalan wajah, penggunaan face-api.js untuk mempermudah pengembangan, serta evaluasi kinerja yang komprehensif. Sistem ini telah berhasil mengimplementasikan Manhattan Distance untuk mengukur kemiripan fitur wajah. Sistem ini telah dievaluasi menggunakan berbagai metrik seperti akurasi, presisi, dan recall. Hasil uji menunjukkan kinerja yang baik dengan nilai akurasi mencapai 95 ke atas untuk deteksi wajah dan 100% untuk pengenalan wajah, terutama saat dikombinasikan dengan face-api.js, bahkan dengan dataset yang terbatas.Rekognisi wajah merupakan teknik biometrik untuk mengidentifikasi wajah seseorang termasuk sebagai salah satu program deep learning yang banyak diminati dan terus dikembangkan hingga saat ini. Teknik ini dapat diterapkan sebagai Local Control Access Area. Rekognisi wajah mampu digunakan untuk mengidentifikasi individu berdasarkan karakteristik fisik unik mereka. Ini sering digunakan dalam sistem kontrol akses untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko kehilangan atau pencurian kredensial JavaScript merupakan salah satu bahasa pemrograman terpopuler yang menempati peringkat pertama pada tahun 2023 dengan jumlah peminat baru yang cukup banyak. Oleh karena itu, dalam rangka mengeksplorasi teknik face recognition serta menggali kemungkinan pengembangan proyek deep learning berbasis web dengan bahasa pemrograman JavaScript, dibangunlah sebuah aplikasi face recognition berbasis web dengan kasus sebagai pendukung sistem smart door yang juga dapat melakukan manajemen data user dan akses ke dalam ruangan serta melakukan pemantauan aktivitas keluar-masuk ruangan. Hasilnya, aplikasi yang dikembangkan dengan dukungan library face-api.js dan algoritma euclidean distance dapat menjalankan fungsionalitasnya dengan baik 100%. Kemudian, hasil evaluasi model menunjukkan nilai akurasi yang tinggi yakni 95,71% untuk face detection dan 100% untuk face recognition dengan 3 descriptor sebagai jumlah acuan optimalnya

    Pendeteksi Halangan dan GPS Pada Alat Bantu Tunanetra

    No full text
    Penyandang disabilitas mata sering mangalami kesulitan jika beraktifitas sehari-hari. Apalagi jika pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Mereka bisa tersesat untuk kembali pulang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat bantu pendeteksi halangan sebagai pentunjuk jalan dan juga sebagai pelacak posisi keberadaan penderita disabilitas saat tersesat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancang bangun alat dengan sensor infrared sebagai detektor dan ATmega 328P sebagai mikrokontroler serta dilengkapi dengan model Global positioning System (GPS). Disain alat berbentuk kotak yang dipasang di dada (chest strap). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa jarak deteksi terhadap halangan sebesar 50 cm pada arah tegak lurus terhadap alat pada sudut 0o. Delay sinyal SMS yang diterima oleh smartphone antara 1 sampai 2 detik. Lokasi terjauh yang masih bisa terdeteksi oleh GPS pada latitude -6.17519 dan longitude 106.50083 atau sebesar 13 km berdasarkan jarak yang dipetakan oleh Google Maps.Penyandang disabilitas mata sering mangalami kesulitan jika beraktifitas sehari-hari. Apalagi jika pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Mereka bisa tersesat untuk kembali pulang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat bantu pendeteksi halangan sebagai pentunjuk jalan dan juga sebagai pelacak posisi keberadaan penderita disabilitas saat tersesat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancang bangun alat dengan sensor infrared sebagai detektor dan ATmega 328P sebagai mikrokontroler serta dilengkapi dengan model Global positioning System (GPS). Disain alat berbentuk kotak yang dipasang di dada (chest strap). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa jarak deteksi terhadap halangan sebesar 50 cm pada arah tegak lurus terhadap alat pada sudut 0o. Delay sinyal SMS yang diterima oleh smartphone antara 1 sampai 2 detik. Lokasi terjauh yang masih bisa terdeteksi oleh GPS pada latitude -6.17519 dan longitude 106.50083 atau sebesar 13 km berdasarkan jarak yang dipetakan oleh Google Maps

    RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KUALITAS AIR BERBASIS IoT (INTERNET OF THINGS) PADA TAMBAK IKAN BANDENG

    Get PDF
    One of the main factors to consider in milkfish aquaculture in ponds is maintaining the environmental sustainability of the water. Therefore, the water quality in milkfish ponds must be monitored daily. To facilitate periodic water quality monitoring for milkfish farmers, a pond water quality monitoring system was developed for smartphones. This system monitors water salinity levels using a TDS sensor, pH levels using a pH sensor, water temperature using a DS18B20 sensor, and water turbidity using a turbidity sensor, all directly connected to a WEMOS D1 microcontroller. All parameters are monitored through a custom Android application, which sends notifications if any water parameter exceeds normal limits: temperature 15-40°C, salinity 5-35 ppt, pH 7-8, and turbidity 20-40 NTU. The microcontroller programming is done in C, and Python is used to process real-time data from the database into Ms. Excel files. System testing is carried out on each sensor to determine the level of accuracy using a comparative measuring instrument. The results show that the system communicates effectively, sending and receiving sensor data every 5 seconds, with an overall sensor reading accuracy of 99.1%.Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pembudidayaan ikan bandeng pada tambak adalah menjaga kelestarian lingkungan airnya. Oleh karena itu, kualitas air pada tambak ikan bandeng harus diperhatikan setiap hari. Untuk memudahkan pembudidaya ikan bandeng dalam melakukan pemantauan kualitas air secara berkala, dibuatlah sistem monitoring kualitas air tambak melalui smartphone. Sistem monitoring kualitas air tambak ini dapat memonitoring kadar salinitas air dengan menggunakan sensor TDS, memantau nilai pH air menggunakan sensor pH, memantau nilai suhu air menggunakan sensor DS18B20, dan memantau tingkat kekeruhan air menggunakan sensor turbidity yang terhubung langsung dengan mikrokontroler WEMOS D1. Semua parameter dipantau melalui aplikasi Android yang dibuat, dan menampilkan notifikasi jika parameter air melebihi batas normal, pada suhu 15-40 oC, salinitas 5-35 ppt, pH 7-8, dan kekeruhan air 20-40 NTU. Pemrograman pada Mikrokontroler menggunakan Bahasa C, serta digunakan bahasa python untuk mengolah data real-time dari database kedalam bentuk file excel. Pengujian sistem dilakukan dengan memeriksa aspek pada aplikasi menggunakan ISO/IEC 25010 sebagai acuan, serta dilakukan pengujian pada setiap sensor untuk mengetahui tingkat akurasi dengan menggunakan alat ukur pembanding. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengirim dan menerima data sensor setiap 5 detik sekali, dengan akurasi pembacaan sensor keseluruhan sebesar 99,1%

    TRANSFORMASI KEUANGAN DIGITAL SISTEM PEMBAYARAN NON TUNAI DI DESA WISATA SELASARI KEACAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN

    Get PDF
    This research aims to explain the transformation process carried out by the Selasari Tourism Village, which continues to develop and has been awarded an Advanced Category Tourism Village by the Ministry of Tourism and Creative Economy of Republic Indonesia. The development of the Selasari Tourism Village in carrying out this transformation is an illustration of how an ordinary village becomes a national class tourist village and gradually carries out its digital financial transformation independents. The research method used is descriptive qualitative research through field and library methods. The research results show that the payment system used in the Selasari Tourism Village is cash and non-cash payments. The digital financial transformation of the payment system in the Selasari Tourism Village has been ongoing since 2017, starting from transfers between management accounts only. In 2019, accounts began to be created in the name of BUMDes Selasari. So far,  Selasari Tourism Village has 3 general accounts. Other payment systems adapt to the requests from visitors, E-money and QRIS. Efforts made by the Selasari Tourism Village to overcome problems in the digital financial transformation process in the payment system are by advocating for the provision of cellular operator transmission towers, providing direct socialization and training to the community and using non-cash payments that are already available.This research aims to explain the transformation process carried out by the Selasari Tourism Village, which continues to develop and has been awarded an Advanced Category Tourism Village by the Ministry of Tourism and Creative Economy of Republic Indonesia. The development of the Selasari Tourism Village in carrying out this transformation is an illustration of how an ordinary village becomes a national class tourist village and gradually carries out its digital financial transformation independents. The research method used is descriptive qualitative research through field and library methods. The research results show that the payment system used in the Selasari Tourism Village is cash and non-cash payments. The digital financial transformation of the payment system in the Selasari Tourism Village has been ongoing since 2017, starting from transfers between management accounts only. In 2019, accounts began to be created in the name of BUMDes Selasari. So far,  Selasari Tourism Village has 3 general accounts. Other payment systems adapt to the requests from visitors, E-money and QRIS. Efforts made by the Selasari Tourism Village to overcome problems in the digital financial transformation process in the payment system are by advocating for the provision of cellular operator transmission towers, providing direct socialization and training to the community and using non-cash payments that are already available

    Perancangan Fixture Pada Proses Finishing Gerinda Tangan Sebagai Peningkatan Produktivitas Produk Spindle Knuckle D40 L di PT Manggala Perkasa Engineering

    Get PDF
    Proses finishing produk Spindle Knuckle D40 L merupakan proses repairing yang terdiri dari proses gerinda tangan dan bor tuner listrik. Sistem kerja proses finishing dilakukan dalam satu proses pengerjaan. Hasil analisis yang dilakukan, pencapaian output dari proses finishing tidak sesuai dengan target sebesar 50 pcs per jam dengan pencapaian output aktual rata-rata 43 pcs per jam. Pekerjaan secara manual dan metode kerja yang kurang efektif menjadi faktor dominan yang mempengaruhi hambatan tersebut. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan memperbaiki metode kerja melalui perancangan fixture pada proses gerinda tangan. Perbaikan yang telah dilakukan dapat menurunkan cycle time pada proses finishing, yang sebelumnya 83,5 detik menjadi 68,3 detik. Penurunan cycle time tersebut sebesar 17,7 % sehingga menjadikan target output finishing per jam produk Spindle Knuckle D40 L meningkat sebesar 20,9 % dari jumlah sebelumnya yaitu dari 43 pcs per jam menjadi 52 pcs per jam. Selain itu, perbaikan juga dapat menghemat biaya perusahaan sebesar Rp 234.420,- per bulan dan meningkatkan keselamatan kerja dalam meminimalisir potensi terjadinya cacat over pada produk Spindle Knuckle D40 L.Proses finishing produk Spindle Knuckle D40 L merupakan proses repairing yang terdiri dari proses gerinda tangan dan bor tuner listrik. Sistem kerja proses finishing dilakukan dalam satu proses pengerjaan. Hasil analisis yang dilakukan, pencapaian output dari proses finishing tidak sesuai dengan target sebesar 50 pcs per jam dengan pencapaian output aktual rata-rata 43 pcs per jam. Pekerjaan secara manual dan metode kerja yang kurang efektif menjadi faktor dominan yang mempengaruhi hambatan tersebut. Solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan memperbaiki metode kerja melalui perancangan fixture pada proses gerinda tangan. Perbaikan yang telah dilakukan dapat menurunkan cycle time pada proses finishing, yang sebelumnya 83,5 detik menjadi 68,3 detik. Penurunan cycle time tersebut sebesar 17,7 % sehingga menjadikan target output finishing per jam produk Spindle Knuckle D40 L meningkat sebesar 20,9 % dari jumlah sebelumnya yaitu dari 43 pcs per jam menjadi 52 pcs per jam. Selain itu, perbaikan juga dapat menghemat biaya perusahaan sebesar Rp 234.420,- per bulan dan meningkatkan keselamatan kerja dalam meminimalisir potensi terjadinya cacat over pada produk Spindle Knuckle D40 L

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MICROBUBBLE VENTURI UNTUK SISTEM AERASI PADA TEMPAT PEMBIBITAN NILA

    Get PDF
    Budidaya ikan nila telah menjadi sumber protein penting untuk konsumsi manusia. Namun, keberhasilan penangkaran ikan nila sangat bergantung pada sistem aerasi yang digunakan di kolam penangkaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan microbubble venturi untuk sistem aerasi di kolam penangkaran ikan nila. Eksperimen dilakukan di dua kolam dengan dimensi yang sama, satu kolam menggunakan sistem microbubble venturi dan kolam lainnya menggunakan sistem aerasi tradisional. Penelitian berlangsung selama enam bulan, selama itu parameter kualitas air, kinerja pertumbuhan ikan, dan tingkat kelangsungan hidup dipantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem microbubble venturi secara signifikan meningkatkan parameter kualitas air di tambak, termasuk oksigen terlarut, pH, dan total amonia nitrogen. Selain itu, kinerja pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan secara signifikan lebih tinggi di kolam dengan sistem venturi microbubble dibandingkan dengan sistem aerasi tradisional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem microbubble venturi merupakan sistem aerasi yang efektif untuk kolam penangkaran ikan nila, karena meningkatkan kualitas air dan performa pertumbuhan ikan, serta dapat dipertimbangkan sebagai teknologi alternatif untuk budidaya ikan nila.Budidaya ikan nila telah menjadi sumber protein penting untuk konsumsi manusia. Namun, keberhasilan penangkaran ikan nila sangat bergantung pada sistem aerasi yang digunakan di kolam penangkaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan microbubble venturi untuk sistem aerasi di kolam penangkaran ikan nila. Eksperimen dilakukan di dua kolam dengan dimensi yang sama, satu kolam menggunakan sistem microbubble venturi dan kolam lainnya menggunakan sistem aerasi tradisional. Penelitian berlangsung selama enam bulan, selama itu parameter kualitas air, kinerja pertumbuhan ikan, dan tingkat kelangsungan hidup dipantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem microbubble venturi secara signifikan meningkatkan parameter kualitas air di tambak, termasuk oksigen terlarut, pH, dan total amonia nitrogen. Selain itu, kinerja pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan secara signifikan lebih tinggi di kolam dengan sistem venturi microbubble dibandingkan dengan sistem aerasi tradisional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem microbubble venturi merupakan sistem aerasi yang efektif untuk kolam penangkaran ikan nila, karena meningkatkan kualitas air dan performa pertumbuhan ikan, serta dapat dipertimbangkan sebagai teknologi alternatif untuk budidaya ikan nila

    Menangkap Photographic Moments di Pelelangan Ikan Muara Baru melalui Pendekatan Komposisi dan Etnografi Fotografi

    Get PDF
    In photography studies, composition is essential in capturing images to arrange visual elements within the photo frame. There are at least nine compositions that we analyze in this paper. These compositions are important for communicating the message the photographer wants to convey to the audience, thus creating a dialogic communication effort. This paper uses traders at the Fish Auction in Muara Baru, Jakarta, as the subject of photography, and the resulting photos become photographic moments in photographic ethnography. By capturing photographic moments through the correct composition, this paper demonstrates that photographs can produce meaning from the moments captured by the camera. This study is called visual ethnography, in which ethnographic photography is included as a sub-discipline that emphasizes the interpretive aspect of the subject's and object's expression in photos. Photographs with adjusted composition are not only seen as objects without meaning, but also as subjects that convey the expression of meaning and cultural communication. This can be a way for anthropologists and communication scholars to understand the socio-cultural phenomena of the communities being studied. The research in this paper finds that the combination of photography studies on composition and the method of ethnographic photography is still rarely undertaken, even though the study of photographs as both subjects and objects can provide a comprehensive picture of 'socio-cultural' conditions.In photography studies, composition is essential in capturing images to arrange visual elements within the photo frame. These compositions are important for communicating the message the photographer wants to convey to the audience, thus creating a dialogic communication effort. This paper uses traders at the Fish Auction in Muara Baru, Jakarta, as the subject of photography, and the resulting photos become photographic moments in photographic ethnography. By capturing photographic moments through the correct composition, this paper demonstrates that photographs can produce meaning from the moments captured by the camera. This study is called visual ethnography, in which ethnographic photography is included as a sub-discipline that emphasizes the interpretive aspect of the subject's and object's expression in photos. Photographs with adjusted composition conveys the expression of meaning and cultural communication. This can be a way for anthropologists and communication scholars to understand the sociocultural phenomena of the communities being studied. The research result shows that the combination of photography studies on composition and the method of ethnographic photography is still rarely undertaken, even though the study of photographs as both subjects and objects can provide a comprehensive picture of 'socio-cultural' conditions.Keywords: photo composition; visual ethnography, photographic ethnography, photographicmoment

    PENERAPAN DESIGN THINKING PADA PERANCANGAN MARKETING COLLATERAL UNTUK RISTIANT CATERING

    Get PDF
    Bisnis katering mengalami peningkatan pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan makanan cepat saji dalam skala besar untuk suatu kegiatan atau acara. Hal ini membuat pengusaha katering perlu memikirkan strategi pemasaran untuk menggait lebih banyak target. Salah satu bisnis katering di wilayah Sidoarjo adalah Ristiant Catering yang saat ini kesulitan menjelaskan menunya ke konsumen dan pasif dalam berpromosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan perancangan marketing collateral. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan design thinking yang terdiri dari tahap empathize (riset data), define (analisis data), ideate (proses desain), prototype (pembuatan dummy), dan test (uji coba produk). Hasil temuan pada penelitian ini berupa pembuatan beberapa media yang disesuaikan dengan kebutuhan brand dan perangkat promosi dan mengonversikan data ke dalam bentuk visual yang sesuai pesan yang ingin disampaikan Ristiant Catering. Konsep visual yang dihasilkan menekankan kata rumahan yang menggambarkan produk Ristiant Catering adalah hidangan khas rumahan. Dapat disimpulkan perancangan marketing collateral dengan pendekatan design thinking sangat memudahkan perancang untuk memberi solusi terhadap permasalahan klien. Dengan begitu, Ristiant Catering dapat menyampaikan identitas barunya kepada audience dan diharapkan semakin gencar mempromosikan brandnya. Kata kunci: design thinking, marketing collateral, promosi, katalo

    The Role of Innovation in Enhancing MSME Competitiveness in the Digital Era: A Case Study of MSMEs in Indonesia

    Get PDF
    The digital era has introduced both opportunities and challenges for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Innovation, particularly in the realms of product and process improvements, has emerged as a crucial factor in enabling MSMEs to remain competitive. This study explores how innovation drives competitiveness in MSMEs, focusing on the impact of digital transformation on their business practices. Using a qualitative approach, data were collected through interviews with 25 MSME owners from various sectors and analyzed using NVivo software. The findings reveal that innovation, particularly through digital adoption, significantly enhances MSME competitiveness by improving efficiency, customer engagement, and market reach. The study concludes that MSMEs need to embrace continuous innovation to survive and thrive in the rapidly changing digital landscape

    1,288

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇