Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
2322 research outputs found
Sort by
Manajemen Kepariwisataan pada Praktikum Perjalanan Insentif Mahasiswa MICE PNJ Angkatan 2021
This study discusses incentive trips organized by one of the vocational colleges, the Jakarta State Polytechnic (PNJ). In this case, D4 MICE students master the practice of courses, especially regarding tourism management. The purpose of this study is to explain the implementation of incentive trips as a practicum for students of the PNJ MICE study program batch 2021 and to explain tourism management to manage incentive trips for the PNJ MICE study program batch 2021.
The research method used by the author is qualitative research, with primary and secondary data collection methods. Primary data is data that is first collected from original sources through observation, interviews with participant representatives from students who take part in incentive trips, and notes while in the field. While secondary data comes from libraries or journals as a review of the theory of research preparation.
From the explanation above, it can be concluded that the implementation of incentive trips as a practicum for students of the 2021 PNJ MICE study program can run smoothly with effective communication that has occurred so far. The implementation of communication during the bidding process to the evaluation is considered effective in making the incentive trip event process to Anyer Island carried out by the committee successful. Meanwhile, tourism management to manage incentive trips for the 2021 PNJ MICE study program requires caution, especially when making a decision. For example, in choosing bus transportation for travel incentives. On the other hand, the selection of accommodation is not only seen from star hotels.
Keywords: Tourism Management, Incentive Trips, and D4 MICE PNJ.Penelitian ini membahas perjalanan insentif yang diselenggarakan oleh salah satu perguruan tinggi vokasi, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Dalam hal ini mahasiswa/i D4 MICE untuk menguasai praktik mata kuliah, khususnya mengenai manajemen kepariwisataan. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan pelaksanaan perjalanan insentif sebagai praktikum mahasiswa/i program studi MICE PNJ angkatan 2021 dan menjelaskan manajemen pariwisata untuk mengelola perjalanan insentif program studi MICE PNJ angkatan 2021.
Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang dikumpulkan pertama kali dari sumber asli melalui observasi, wawancara terhadap perwakilan peserta dari mahasiswa/i yang mengikuti perjalanan insentif, dan catatan selama di lapangan. Sedangkan data sekunder berasal dari pustaka atau jurnal sebagai tinjauan teori penyusunan penelitian.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan perjalanan insentif sebagai praktikum mahasiswa/i program studi MICE PNJ angkatan 2021 dapat berjalan lancar dengan komunikasi yang efektif yang terjadi selama ini. Pelaksanaan komunikasi selama proses bidding hingga evaluasi dianggap efektif memberikan proses event perjalanan insentif ke Pulau Anyer yang dilaksanakan panitia berhasil. Sementara manajemen pariwisata untuk mengelola perjalanan insentif program studi MICE PNJ angkatan 2021 dibutuhkan kehati-hatian, khususnya saat mengambil suatu keputusan. Misal dalam memilih transportasi bus untuk insentif perjalanan. Di sisi lain, untuk pemilihan akomodasi juga bukan hanya dilihat dari hotel berbintang saja.
Kata Kunci: Manajemen Pariwisata, Perjalanan Insentif, dan D4 MICE PNJ
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Pemanfaatan Media Flashcard dan Animasi di Kampung Lio, Depok
Stunting is a serious public health problem characterized by stunted physical growth of children due to chronic malnutrition, especially during the first 1,000 days of life in the womb. Various efforts are often made to prevent stunting, especially in Lio Village, Depok City. This community service aims to provide education to pregnant women and mothers with toddlers to understand and anticipate stunting in children. The partners for this community activity are Posyandu cadres Kangaroo A and Kangaroo B, Kampung Lio, Depok. The result of this community activity was that 95% of participants understood the importance of preventing stunting for pregnant women and toddlers. Through flashcard media and Augmented Reality-based animation, participants are given insight into the physical condition of pregnant women and children who are indicated to be stunted. Augmented Reality technology can provide a 3-dimensional depiction of this condition. Anyone can access this media at any time via each participant’s smartphone. The results of a survey conducted after the activity stated that this program greatly helped 95% of pregnant women and mothers with toddlers. This activity also encourages active participation from posyandu districts and the community in building solidarity and overcoming the stunting problem together. Strengthening access to health services and support for children who need adequate nutrition can help reduce stunting rates and improve long-term quality of life. Overall, these community activities not only focus on individual health but also strengthen the social and economic structure of the community, creating a better environment for the growth and development of future generations.
Keywords - Animation, Augmented Reality, Flashcard, Stunting
Abstrak
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius yang ditandai dengan pertumbuhan fisik anak yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan sejak dalam kandungan. Berbagai upaya dilakukan dalam melakukan pencegahan stunting kerap dilakukan terutama di Kampung Lio, Kota Depok. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita untuk paham dan mengantisipasi stunting pada anak. Mitra Kegiatan masyarakat ini adalah kader posyandu Kangguru A dan Kangguru B Kampung Lio, Depok. Hasil kegiatan masyarakat ini adalah 95% peserta paham pentingnya pencegahan stunting bagi ibu hamil dan balita. Melalui media flashcard dan animasi berbasis Augmented Reality peserta diberikakan wawasan terkait kondisi fisik ibu hamil dan anak yang terindikasi stunting. Teknologi Augmented Reality mampu memberikan gambaran 3 Dimensi dari kondisi ini. Media ini bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja melalui smartphone masing-masing peserta. Kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif dari kdaer posyandu maupun masyarakat dalam membangun solidaritas dan mengatasi masalah stunting secara bersama-sama. Penguatan akses terhadap layanan kesehatan dan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan gizi yang cukup dapat membantu mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang. Secara keseluruhan, kegiatan masyarakat ini tidak hanya berfokus pada kesehatan individu, tetapi juga memperkuat struktur sosial dan ekonomi komunitas, menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk pertumbuhan dan perkembangan generasi mendatang.
Kata kunci - Animasi, Augmented Reality, Flashcard, Stuntin
OPTIMIZING SUSTAINABLE GEOPOLYMER PRODUCTION: INTERGRATING REACTIVE ULTRAFINE FLY ASH (RUFA) AND RECYCLED FINE AGGREGATE (RFA)
Construction waste presents considerable risks to human health, safety, and the environment, alongside escalating expenses related to waste management and carbon emissions. Cement manufacturing provides a substantial share of carbon emissions within the construction sector. Geopolymers present a sustainable substitute for conventional cement-based concrete, capable of reducing CO2 emissions and promoting a circular economy. This study investigates the incorporation of Reactive Ultrafine Fly Ash (RUFA) and Recycled Fine Aggregates (RFA) in the production of geopolymers to create sustainable construction materials. The study investigates the physical characteristics, setting time, fluidity, compressive strength, and microstructure of RUFA geopolymers with varying quantities of RFA. The results indicate that incorporating RFA improves compressive strength, with peak results at 40% RFA content. Furthermore, RFA decreases setting time to a specific limit, beyond which additional quantities have negligible effects. Fluidity is maximized in RFA mixtures at 30%, subsequently declining. Scanning electron microscopy analysis revealed microstructural enhancements and increased density in 40% of RFA samples. Statistical analysis indicates the substantial impact of RFA content and sample age on compressive strength. This research offers significant insights into developing sustainable construction materials and underscores the necessity of carefully selecting RFA content. Future research may investigate various combinations and parameters for wider applications in sustainable construction practices
Pengaruh Ukuran Mesh Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Filamen Berpenguat Serbuk Kayu Jati
Komposit digunakan sebagai material alternatif dalam industri manufaktur seperti industri dirgantara menggantikan material logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komposit filamen berbasis plastik polypropylene (PP) yang diperkuat dengan serbuk kayu jati, serta menganalisis pengaruh ukuran mesh dan perlakuan alkali (NaOH) terhadap kekuatan tarik komposit yang dihasilkan. Komposisi serbuk kayu jati ditetapkan sebesar 5% dari berat total komposit. Proses pembuatan filamen dilakukan melalui ekstrusi menggunakan mesin ekstruder pada suhu 160°C dan kecepatan motor 40 Rpm. Uji tarik dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan tarik filamen yang dihasilkan, dengan spesimen dicetak sesuai standar ASTM D638 Type IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaOH secara signifikan meningkatkan kekuatan tarik komposit, dengan nilai tertinggi mencapai 17,57 MPa pada ukuran mesh 150 μm. Sebaliknya, komposit tanpa perlakuan (UT) menunjukkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 13,29 MPa pada mesh 100 μm. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi ukuran mesh dan perlakuan alkali berpengaruh signifikan terhadap kualitas mekanik komposit.Komposit digunakan sebagai material alternatif dalam industri manufaktur seperti industri dirgantara menggantikan material logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komposit filamen berbasis plastik polypropylene (PP) yang diperkuat dengan serbuk kayu jati, serta menganalisis pengaruh ukuran mesh dan perlakuan alkali (NaOH) terhadap kekuatan tarik komposit yang dihasilkan. Komposisi serbuk kayu jati ditetapkan sebesar 5% dari berat total komposit. Proses pembuatan filamen dilakukan melalui ekstrusi menggunakan mesin ekstruder pada suhu 160°C dan kecepatan motor 40 Rpm. Uji tarik dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan tarik filamen yang dihasilkan, dengan spesimen dicetak sesuai standar ASTM D638 Type IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan NaOH secara signifikan meningkatkan kekuatan tarik komposit, dengan nilai tertinggi mencapai 17,57 MPa pada ukuran mesh 150 μm. Sebaliknya, komposit tanpa perlakuan (UT) menunjukkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 13,29 MPa pada mesh 100 μm. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi ukuran mesh dan perlakuan alkali berpengaruh signifikan terhadap kualitas mekanik komposit
Rancang Bangun Sistem Otomasi untuk Pemeliharaan Reptil Bearded Dragon Berbasis Internet of Things
Reptiles, including bearded dragons, have become a popular trend in the pet world, with live animal imports reaching USD 52,111,601. This increase is due to the interest of the Indonesian community in keeping exotic pets. In several European countries, bearded dragons even rank third as the most commonly kept pets after dogs and cats. However, the care of bearded dragons requires intensive attention to prevent diseases such as Metabolic Bone Disease (MBD), obesity, and others. Therefore, an automatic bearded dragon care system is proposed for terrariums, equipped with scheduled lighting and feeding, automatic heating and cooling, and automatic water supply. In its implementation, the system uses DHT22 temperature and humidity sensors, HC-SR04 ultrasonic sensor, and RTCDS3231. This device utilizes Arduino Mega and ESP32 as the medium for transmitting and receiving data from each sensor. This research yielded an average accuracy value of 97.92% for temperature and 86.36% for humidity using the DHT22 sensor, 97.55% accuracy for the feeding and water status using the ultrasonic sensor, and 99.93% accuracy using the RTCDS3231. After undergoing a 5-day durability test with 5 schemes, this device has good durability. With this device, it is hoped to assist bearded dragon owners in their care efforts.Reptil, termasuk bearded dragon, menjadi tren populer dalam dunia peliharaan dengan pendapatan impor hewan hidup mencapai USD 52.111.601. Peningkatan ini terjadi karena minat masyarakat indonesia dalam memelihara hewan eksotis. Di beberapa negara Eropa, bearded dragon bahkan mencapai peringkat ketiga sebagai hewan peliharaan yang paling banyak dipelihara setelah anjing dan kucing. Namun, pemeliharaan bearded dragon memerlukan perhatian yang intensif untuk mencegah penyakit seperti Metabolic Bone Disease (MBD) obesitas dan lainnya. Untuk itu, diusulkan lah sistem pemeliharaan bearded dragon otomatis pada terrarium dengan fitur lampu dan pakan terjadwal, penghangat dan pendingin otomatis beserta air minum otomatis. Dalam implementasinya, sistem menggunakan sensor suhu dan kelembaban DHT 22, sensor ultrasonik HC-SR04 dan RTCDS3231. Alat ini menggunakan Arduino Mega dan ESP 32 sebagai media pengiriman dan penerimaan data dari tiap sensor. Penelitian ini menghasilkan nilai rata – rata keakuratan sensor DHT 22 dengan alat ukur asli adalah 97,92% untuk suhu dan 86,36% untuk kelembaban, sensor ultrasonik untuk status pakan dan air minum adalah dengan akurasi 97,55% dan RTCDS3231 dengan akurasi 99,93%. Setelah dilakukan pengujian durabilitas selama 5 hari dengan 5 skema dapat dikatakan alat ini memiliki durabilitas yg baik. Dengan alat ini diharapkan dapat membantu para pemilik bearded dragon dalam melakukan pemeliharaan
Rancang Bangun Alat Filter Air Sederhana untuk Menurunkan Kandungan Batu Kapur
Ketersediaan air bersih di Kabupaten Sampang tergolong kurang, dengan kualitas air yang terus menurun akibat tingginya kandungan zat kapur. Oleh karena itu, diperlukan alat filter air sederhana untuk mengurangi kandungan batu kapur. Alat filter air dibuat dengan rancang bangun rangka tempat penampung air (tandon) dengan tinggi 2 m, ketebalan rangka 3 mm, penampung air dengan kapasitas 250 liter, serta pipa sebagai tempat media bio keramik, resin kation softener, karbon aktif, pasir silika, dan zeolit. Alat ini dirancang untuk proses filtrasi dalam mengurangi kadar zat kapur dalam air. Hasil pengujian debit air menunjukkan bahwa semakin rapat permukaan filter, semakin besar hambatan aliran air, sehingga debit air menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, diperlukan pompa dorong untuk meningkatkan kecepatan aliran air. Pengujian kandungan kapur dalam air dilakukan dengan cara memasaknya hingga air menguap, sehingga menyisakan padatan kapur. Hasil pengujian kapur tanpa media filtrasi mencapai 0,07 gram per 100 gram air. Hasil terbaik dari media filter diperoleh ketika menggunakan media resin kation softener setebal 30 cm, yang mana kandungan kapur berkurang menjadi 0,01 gram. Hal ini menunjukkan bahwa filter dengan beberapa media tersebut relatif dapat menurunkan kandungan kapur
PERAN STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS DALAM MEMITIGASI DAMPAK BRAND SWITCHING DAN PENURUNAN HARGA SAHAM AKIBAT BOIKOT KONSUMEN: Studi Kasus Pada Starbucks
The contemporary digital era has fundamentally transformed the business communication landscape, where consumers possess significant power in shaping brand reputation through social media. Starbucks Corporation faced massive boycott waves triggered by political position controversies in late 2023, resulting in market value losses of 11 billion US dollars. This study aims to comprehensively analyze the role of crisis communication strategies in mitigating the impact of Brand Switching and stock price decline due to consumer boycotts using Starbucks as a case study objectThe research employed a quantitative approach with case study design, involving 384 respondents aged 18-30 years through purposive sampling. Research instruments consisted of structured questionnaires with Likert scale 1-5, analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and multiple regression analysis. Results showed low effectiveness of Starbucks' crisis communication (score 2.34/5), with Brand Switching intention reaching 68.2%. Significant negative correlations were found between crisis communication effectiveness with Brand Switching (r = -0.672) and stock volatility (r = -0.445). Maximum stock price decline reached 9.47% with market capitalization falling by 11.2 billion USD. Starbucks' reactive and defensive crisis communication strategy failed to mitigate boycott impacts. Development of crisis communication playbook emphasizing proactive engagement and transparency is recommended, along with implementation of early detection systems based on real-time sentiment analysis.Era digital kontemporer telah mentransformasi lanskap komunikasi bisnis, dimana konsumen memiliki kekuatan signifikan dalam membentuk reputasi merek melalui media sosial. Starbucks Corporation menghadapi gelombang boikot masif yang dipicu kontroversi terkait posisi politik pada akhir 2023, mengakibatkan kerugian nilai pasar sebesar 11 miliar dolar Amerika. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif peran strategi komunikasi krisis dalam memitigasi dampak Brand Switching dan penurunan harga saham akibat boikot konsumen dengan menggunakan Starbucks sebagai objek studi kasus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 384 responden berusia 18-30 tahun melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur dengan skala Likert 1-5, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dan analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan efektivitas komunikasi krisis Starbucks rendah (skor 2,34/5), dengan tingkat Brand Switching intention mencapai 68,2%. Korelasi negatif signifikan ditemukan antara efektivitas komunikasi krisis dengan Brand Switching (r = -0,672) dan volatilitas saham (r = -0,445). Penurunan harga saham maksimal mencapai 9,47% dengan kapitalisasi pasar turun 11,2 miliar USD. Strategi komunikasi krisis Starbucks yang reaktif dan defensif gagal memitigasi dampak boikot. Disarankan pengembangan crisis communication playbook yang menekankan proactive engagement dan transparency, serta implementasi sistem deteksi dini berbasis real-time sentiment analysis
Optimasi Operasi Paralel Transformator 150/20 kV dengan Mengurangi Dampak Perbedaan Rasio Tegangan dan Peningkatan Arus
Operasi paralel transformator 150/20 kV dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem tenaga listrik. Dalam pengoperasiannya harus memperhatikan syarat paralel transformator yang salah satu syaratnya rasio tegangan harus sama. Perbedaan rasio tegangan dapat menyebabkan peningkatan arus dan dampak negatif pada sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan arus dan dampak perbedaan rasio tegangan pada operasi paralel transformator 150/20 kV menggunakan software ETAP 12.6.0 dengan parameter input data tap changer dan impedansi transformator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rasio tegangan dapat menyebabkan peningkatan arus yang signifikan dan menyebabkan kenaikan deviasi pembebanan sebesar 6,96%(dari 16,1% ke 23,06%), serta menimbulkan konsekuansi teknis yaitu arus sirkulasi sebesar 990,7 A (0,572 pu) yang mengalir dari trafo dengan tegangan lebih tinggi ke tegangan lebih rendah yang dapat berdampak pada sistem dan finansial perusahaan. Oleh karena itu, dilakukan optimasi operasi paralel transformator untuk mengurangi dampak perbedaan rasio tegangan dan peningkatan arus dengan penyetelan ulang relai diferensial serta menerapkan tindakan preventive untuk mencegah human error dengan merancang sistem proteksi baru menggunakan sistem interlock pada PMT Incoming 20 kV yang tidak dapat menutup saat rasio tegangan berbeda.Operasi paralel transformator 150/20 kV dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem tenaga listrik. Dalam pengoperasiannya harus memperhatikan syarat paralel transformator yang salah satu syaratnya rasio tegangan harus sama. Perbedaan rasio tegangan dapat menyebabkan peningkatan arus dan dampak negatif pada sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan arus dan dampak perbedaan rasio tegangan pada operasi paralel transformator 150/20 kV dengan menggunakan software ETAP 12.6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rasio tegangan dapat menyebabkan peningkatan arus yang signifikan dan menyebabkan kenaikan deviasi pembebanan sebesar 6,96%, juga menimbulkan konsekuansi teknis yaitu arus sirkulasi yang dapat berdampak pada sistem dan finansial perusahaan. Oleh karena itu, dilakukan optimasi operasi paralel transformator untuk mengurangi dampak perbedaan rasio tegangan dan peningkatan arus dengan penyetelan ulang relai diferensial serta menerapkan tindakan preventive untuk mencegah human error dengan merancang sistem proteksi baru menggunakan sistem interlock pada PMT Incoming 20 kV yang tidak dapat menutup saat rasio tegangan berbeda.
Kata Kunci : Operasi Paralel Transformator, Perbedaan Rasio Tegangan, Peningkatan Arus, Dampak, Optimasi Operasi
 
ANALISIS BIBLIOMETRIK PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM BETON BERPORI TREN DAN PERKEMBANGAN 2019-2024
This research was conducted to present a comprehensive bibliometric analysis of research trends and developments using recycled aggregates in pervious concrete from 2019 to 2024. The Publish or Perish application was used to collect bibliometric data from Google Scholar metadata relevant to the research topic. Publish or Perish is free software with a non-commercial license issued by its developer and used for academic purposes. 200 relevant publications were analysed to identify research patterns, collaboration networks, and emerging topics in this field. The results show a fluctuating but generally increasing trend in publications, with the highest activity in 2020 (43 publications) and sustained interest through 2023 (39 publications). Recycled Concrete Aggregate (RCA) emerged as the dominant research focus (22% of material-specific studies), followed by industrial waste materials (11%). The network analysis reveals increased international collaboration and a greater focus on sustainability aspects. This study identified major clusters of research on mechanical properties, durability, and permeability optimization. Through the analysis, important insights are presented for sustainable construction researchers and practitioners with the progress that has been made, as well as areas that require further investigation in the development of pervious concrete made from recycled materials.Penelitian ini menyajikan analisis bibliometrik komprehensif tentang tren dan perkembangan penelitian penggunaan agregat daur ulang dalam beton berpori periode 2019-2024. Menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan metadata Google Scholar, kami menganalisis 200 publikasi relevan untuk mengidentifikasi pola penelitian, jaringan kolaborasi, dan topik yang berkembang dalam bidang ini. Hasil menunjukkan tren fluktuatif namun umumnya meningkat dalam jumlah publikasi, dengan aktivitas tertinggi pada tahun 2020 (43 publikasi) dan minat yang berkelanjutan hingga 2023 (39 publikasi). Agregat Beton Daur Ulang (RCA) muncul sebagai fokus penelitian dominan (22% dari studi material spesifik), diikuti oleh material limbah industri (11%). Analisis jaringan mengungkapkan peningkatan kolaborasi internasional dan fokus yang semakin besar pada aspek keberlanjutan. Studi ini mengidentifikasi kluster penelitian utama seputar sifat mekanis, durabilitas, dan optimasi permeabilitas. Analisis ini memberikan wawasan berharga bagi peneliti dan praktisi konstruksi berkelanjutan, menyoroti kemajuan yang telah dicapai dan area yang memerlukan investigasi lebih lanjut dalam pengembangan beton berpori dengan material daur ulan
ANALISIS KRITERIA PEMILIHAN METODE KONSTRUKSI CAPPING BEAM TANGGUL PENGAMAN PANTAI NCICD JAKARTA UTARA
The annual flooding that affects the capital city of the Republic of Indonesia is a critical issue being addressed through solutions outlined in the NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) master plan. The capping beam, which forms the upper structure of the embankment, breaks waves, unites the spun pile series, and maintains the stability of the spun pile. The main objective of this study is to identify the criteria for selecting the capping beam construction method in the NCICD coastal protection embankment development project. The method used is a systematic approach to literature published in the form of articles or journals and scientific publications. The results of the study show that there are nine criteria for selecting the method of capping beam construction. The criteria that are widely discussed and have a dominant influence are the cost criteria and environmental conditions, with each having a percentage of 19%. This study provides valuable insights for academics and practitioners in developing effective strategies for construction method selection.Banjir tahunan yang melanda Ibu Kota Republik Indonesia merupakan salah satu permasalahan krusial yang sedang dikaji dengan solusi yang tercantum dalam master plan NCICD (National Capital Integrated Coastal Development). Struktur atas tanggul yang berupa capping beam berfungsi dalam memecah gelombang, menyatukan rangkaian spun pile, dan menjaga stabilitas spun pile. Tujuan utama penelitian ini yakni mengidentifikasi kriteria-kriteria pada pemilihan metode konstruksi capping beam di proyek pengembangan tanggul pengaman pantai NCICD. Metode yang digunakan yakni pendekatan secara sistematis terhadap literatur yang dipublikasikan dalam bentuk artikel atau jurnal dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan kriteria dalam pemilihan metode konstruksi capping beam. Kriteria yang banyak dibahas dan berpengaruh dominan adalah kriteria biaya dan kondisi lingkungan sekitar dengan masing-masing memiliki persentase 19%. Studi ini memberikan wawasan yang penting untuk para akademisi dan praktisi dalam mengembangkan strategi dalam pemilihan metode konstruksi