Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
Not a member yet
    2322 research outputs found

    EFEKTIVITAS DIRECT MARKETING DAN VOUCHER DISKON MELALUI LIVE STREAMING DALAM MENINGKATKAN REPURCHASE INTENTION PADA SHOPEE: (STUDI KASUS KONSUMEN SHOPEE KATEGORI FASHION DI KOTA DEPOK)

    No full text
    This research aims to determine and analyze the effectiveness of direct marketing and discount vouchers through live streaming in increasing repurchase intention on Shopee (a case study on Shopee consumers in the fashion category in Depok City). This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Primary data is collected using observation, direct interviews with relevant informants, and documentation. Secondary data collection is divided into two, namely internal data and external data. The data processing used in this research is source triangulation with data analysis techniques starting from data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. Effectiveness measurements include understanding, targeting accuracy, timeliness, goal achievement, and tangible changes. The research results show that direct marketing and discount vouchers have achieved effectiveness in increasing repurchase intention. This is evidenced by data obtained directly from consumers as informants that there has been a change in the number of transactions before and after the launch of the live- streaming feature. The results of the analysis of the effectiveness of direct marketing and discount vouchers in increasing repurchase intention on Shopee have met the effectiveness measurements, namely understanding, targeting accuracy, timeliness, goal achievement, and tangible changes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas direct marketing dan voucher diskon melalui live streaming dalam meningkatkan repurchase intention pada Shopee (studi kasus pada konsumen Shopee kategori fashion di Kota Depok). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode observasi, wawancara langsung dengan informan terkait, dan dokumentasi. Pengumpulan data sekunder dibagi menjadi dua, yaitu data internal dan data eksternal. Pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber dengan teknik analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Pengukuran efektivitas meliputi pemahaman, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa direct marketing dan voucher diskon telah mencapai efektivitas dalam meningkatkan repurchase intention. Hal ini dapat ditunjukkan melalui data yang diperoleh langsung dari konsumen sebagai informan bahwa terjadi perubahan jumlah transaksi sebelum dan setelah diluncurkannya fitur live streaming. Hasil analisis efektivitas direct marketing dan voucher diskon dalam meningkatkan repurchase intention pada Shopee telah memenuhi pengukuran efektivitas, yaitu pemahaman, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata

    OPTIMALISASI PENGELOMPOKAN JENIS PRODUK DALAM PENENTUAN STRATEGI PENJUALAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS DI TOKO CIREBON VAPE STORE

    No full text
    Penelitian ini menggunakan algoritma K-Means untuk mengelompokkan produk vape di Cirebon Vape Store berdasarkan pola penjualan, dengan tujuan mendukung pengambilan keputusan strategis. Dari 5.090 entri penjualan selama satu tahun, data dianalisis melalui tahapan pra-pemrosesan, transformasi numerik, implementasi algoritma, dan evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil terbaik diperoleh pada K=4 dengan nilai DBI 0,541, menghasilkan empat klister Utama berdasarkan penjualan, Harga, dan transaksi. Visualisasi menggunakan scatter plot dan heatmap memperjelas distribusi produk dalam klister, yang meliputi produk dengan penjualan tinggi, produk unik dengan transaksi besar, produk mahal dengan penjualan terbatas, dan produk dengan penjualan moderat. Hasil ini memberikan wawasan bagi took untuk meningkatkan strategi pemasaran, efisiensi stok, dan daya saing, sekaligus memperkaya literatur tentang penerapan analitik data dalam bisnis ritel.Penelitian ini menggunakan algoritma K-Means untuk mengelompokkan produk vape di Cirebon Vape Store berdasarkan pola penjualan, dengan tujuan mendukung pengambilan keputusan strategis. Dari 5.090 entri penjualan selama satu tahun, data dianalisis melalui tahapan pra-pemrosesan, transformasi numerik, implementasi algoritma, dan evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil terbaik diperoleh pada K=4 dengan nilai DBI 0,541, menghasilkan empat klister Utama berdasarkan penjualan, Harga, dan transaksi. Visualisasi menggunakan scatter plot dan heatmap memperjelas distribusi produk dalam klister, yang meliputi produk dengan penjualan tinggi, produk unik dengan transaksi besar, produk mahal dengan penjualan terbatas, dan produk dengan penjualan moderat. Hasil ini memberikan wawasan bagi took untuk meningkatkan strategi pemasaran, efisiensi stok, dan daya saing, sekaligus memperkaya literatur tentang penerapan analitik data dalam bisnis ritel

    Sistem Monitoring Budidaya Maggot Berbasis Aplikasi Android

    No full text
    Maggot is the larval phase of the life cycle of the Black Soldier Fly (BSF). The existence of maggot can be utilized as a solution to decompose organic waste as well as being used as an alternative feed for livestock. Good maggot results can be obtained by monitoring and controlling the cultivation process regularly. Monitoring and control need to be done to ensure the temperature and humidity of the cultivation site are in accordance with the needs of maggot. humidity in the cultivation site according to the needs of maggot, maggot maggots are protected from the threat of rat pests, food is given according to the schedule, and drying maggots that are ready for harvest. Maggot monitoring is carried out by utilizing an Internet of Things-based maggot cultivation monitoring system. The system design process consists of tool design and Android application design. The tool design uses a NodeMCU ESP32 microcontroller to operate the DC motor module and servo motor as a driver, a DHT-22 sensor to measure temperature and humidity, a PIR sensor to detect rat pests, an HC-SR04 sensor to measure maggot food levels, a fan to lower temperature and humidity, a buzzer as an alarm, OLED as a display to monitor temperature values, and RTC as a time recording module. The maggot monitoring and control system was successfully operated using an Android application to display temperature and humidity conditions, provide automatic feeding, repel rats and dry maggots.Maggot merupakan fase larva dari siklus hidup lalat jenis Black Soldier Fly (BSF). Keberadaan maggot dapat dimanfaatkan sebagai solusi untuk mengurai sampah organik serta dijadikan pakan alternatif untuk hewan ternak. Hasil maggot yang baik mampu diperoleh dengan cara memantau serta mengendalikan proses budidaya secara teratur. Pemantauan dan pengendalian perlu dilakukan untuk memastikan suhu dan kelembaban pada tempat budidaya sesuai dengan kebutuhan maggot, maggot terlindungi dari ancaman serangan hama tikus, pangan diberikan sesuai dengan jadwal, serta melakukan pengeringan pada maggot yang telah siap panen. Kegiatan tersebut membutuhkan tenaga yang ekstra dan harus dilakukan secara berkala, sehingga diciptakan sebuah sistem untuk mempermudah kegiatan peternak. Rancang bangun sistem yang diciptakan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 untuk mengoperasikan modul motor DC dan motor servo sebagai penggerak, sensor DHT-22 untuk mengukur suhu dan kelembaban, sensor PIR untuk mendeteksi hama tikus, sensor HC-SR04 untuk mengukur kadar pangan maggot, kipas untuk menurunkan suhu dan kelembaban, buzzer sebagai alarm, OLED sebagai display untuk memantau nilai suhu, serta RTC sebagai modul pencatat waktu. Sistem pemantauan dan pengendalian dioperasikan menggunakan aplikasi Android. Output dari data modul disampaikan ke aplikasi Android melalui database google firebase secara realtime

    Pengembangan Smart Fish Feeding Berbasis Internet of Things pada Budi Daya Ikan Hias

    No full text
    Inappropriate feeding and undetected pond leaks are two major problems in ornamental fish farming that can reduce productivity and operational efficiency. This research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based Smart Fish Feeding system capable of automating feeding and monitoring pond conditions in real-time. The system consists of an HC-SR04 ultrasonic sensor to detect feed amounts, a JSN-SR04T sensor to measure water levels, and an ESP32-Cam for visual monitoring. This device is also equipped with a Solenoid Water Valve to automatically regulate water levels and can be controlled via an Android application connected to the Firebase service. This research used a qualitative method with an observational approach and rapid prototyping to design and test the prototype directly at the cultivation site. The test results showed that the system was able to carry out feeding schedules accurately and consistently, and produced an average feed weight per second of 16.38 grams. The developed system has been proven to facilitate fish maintenance and pond management, and has the potential to increase efficiency and responsiveness in ornamental fish farming operations.Pembudidayaan ikan hias bisa menjadi gerbang untuk penelitian dan pengembangan teknologi yang membantu pembudidaya dalam merawat ikan dan kolam budi daya. Perawatan ikan dan kolam budi daya adalah hal penting yang perlu diperhatikan, pemberian pakan berlebihan dan kebocoran kolam yang tidak diketahui membuat produktivitas budi daya terganggu apalagi kolam budi daya memiliki lebih dari satu kolam. Oleh karena itu, dibuatlah alat pemberi pakan otomatis yaitu sistem smart fish feeding, Komponen-komponen yang digunakan antara lain berupa sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pemantauan jumlah pakan ikan, sensor ultrasonik JSN-SR04T sebagai pemantauan ketinggian air kolam dan ESP32-Cam sebagai pemantau keamanan lingkungan kolam yang dimana alat pakan otomatis dengan sistem smart fish feeding ini akan diletakkan ditengah kolam sehingga dapat menjangkau lebih dari satu kolam. Alat ini juga bisa mengendalikan ketinggian air secara otomatis menggunakan komponen Solenoid Water Valve dan alat ini dapat dikendalikan melalui aplikasi mobile berbasis android yang terhubung dengan jaringan internet. Dalam pembuatan alat ini digunakan metode penelitian kualitatif sehingga metode yang digunakan dapat memberikan solusi desain alat yang menyesuaikan dengan kondisi di tempat budi daya ikan hias. Hasil penelitian pembuatan alat ini memberikan kemudahan untuk pembudidaya dalam melakukan perawatan secara efisien terhadap ikan dan kolam

    The Process Of Creating Fund Disbursement Notes After Official Travel At The Secretariat Of The Youth, Sports, Culture, And Tourism Agency Of Depok City

    No full text
    This research analyzes the process of creating Fund Disbursement Notes (NPD) after official travel at the Secretariat of the Youth, Sports, Culture, and Tourism Agency of Depok City. The study identifies the stages, supporting documents, as well as obstacles and their solutions. The NPD process includes collecting evidence, preparing reports, and submitting funds. However, common issues such as document delays and data inconsistencies often postpone fund disbursement. This research aims to provide insights into government financial administration and recommendations to improve the efficiency of official travel fund management

    Prosedur Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina dalam Mendukung Penyelenggaraan Event MICE/ Event Internasional : Christina Lipuringtyas Rudatin

    No full text
    One of the most crucial aspects in organizing a MICE event is Customs, Immigration and Quarantine. Customs, Immigration and Quarantine activities are never separated from the implementation of MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) events. Customs, Immigration and Quarantine activities play an important role in the sustainability of the implementation of MICE events both during pre, during and post events. The smoothness of Customs, Immigration and Quarantine procedures in organizing MICE events can be both an opportunity and a threat to the MICE industry. The implementation of Customs, Immigration and Quarantine activities that are measured and careful can be an opportunity for the bargaining position of the destination in the eyes of the world, the destination will have the opportunity to be re-elected as the host of the international MICE event because of the ease of Customs, Immigration and Quarantine procedures obtained by international participants / delegates. On the other hand, the implementation of Customs, Immigration and Quarantine activities that are not measured and not careful can be a threat to the destination if in its implementation there are procedural errors in the collection of import duties on goods, immigration procedures for delegates who attend or quarantine procedures for animals that will be included in the exhibition. This study aims to determine the role and procedures for handling Customs, Immigration and Quarantine in supporting the implementation of MICE events. The method used in this study is a qualitative method, data collection is carried out by literature studies and interviews. The analysis method used in this study is exploratory method.Salah satu aspek yang paling krusial dalam penyelenggaraan event MICE adalah Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina.  Aktivitas Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina tidak pernah terlepas dari Penyelenggaraan event MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition). Aktivitas Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina memiliki peranan penting terhadap keberlangsungan penyelenggaraan event MICE baik pada  saat pre, during and post event. Kelancaran prosedur Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina dalam penyelenggaraan event MICE dapat menjadi peluang sekaligus ancaman bagi industri MICE. Tata laksana aktivitas Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina yang terukur dan cermat, dapat menjadi peluang bagi posisi tawar destinasi di mata dunia, destinasi akan memiliki peluang untuk terpilih kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan event MICE internasional karena kemudahan prosedur Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina yang didapatkan oleh peserta / delegasi internasional.  Sebaliknya, tata laksana aktivitas Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina yang tidak terukur dan tidak cermat, dapat menjadi ancaman bagi destinasi jika dalam pelaksanaannya terjadi kesalahan prosedur dalam penarikan bea masuk barang, prosedur keimigrasian bagi delegaai yang hadir maupun prosedur karantina terhadap hewan-hewan yang akan diikutsertakan dalam perhelatan pameran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan dan prosedur penanganan Kepabeanan, Imigrasi dan Karantina dalam mendukung penyelenggaraan event MICE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan wawancara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode content analysis. Kata Kunci: MICE, Kepabeanan, Imigrasi, Karantina, Konferensi, Pamera

    Perancangan Modul Ajar Penggunaan Sein dan Lampu Hazard untuk Media Peningkatan Kompetensi Siswa

    Get PDF
    The limited budget for procuring practical equipment at SMK Teknik Kendaraan Ringan (TKR), SMA Bina Mandiri Sejahtera (BMS) Citeureup, Bogor poses a challenge in improving the quality of learning. The school foundation prioritizes resolving tuition payment issues, making the provision of practical modules an effective alternative solution. Previously, hands-on learning about vehicle signal lights was highly limited, with only one module available for an entire class, resulting in suboptimal practical experience. This module is designed to provide students with hands-on learning experiences in understanding vehicle lighting systems, particularly turn signals and hazard lights, while enhancing their skills in diagnosing, repairing, and maintaining automotive electrical systems. The module fabrication method begins with identifying the necessary tools and materials, designing the electrical schematic, and assembling electronic components on a workbench resembling a car dashboard. A flasher relay is used to generate a blinking signal for the turn signals, while a fuse serves as protection against current surges. Each button and switch is designed to operate according to real vehicle principles. Implementation results indicate that this practical module functions effectively, with turn signals blinking in response to lever actuation and hazard lights turning on and off according to button settings. Electrical function tests have been conducted to ensure system reliability. Keywords—electrical, hazard, module, lamp, signAbstrak Minimnya anggaran untuk pengadaan peralatan praktik di SMK Teknik Kendaraan Ringan (TKR), SMA Bina Mandiri Sejahtera (BMS) Citeureup, Bogor menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Yayasan sekolah lebih memprioritaskan penyelesaian masalah pembayaran uang sekolah, sehingga pengadaan modul praktik menjadi solusi alternatif yang efektif. Sebelumnya, pembelajaran praktik mengenai lampu sinyal pada mobil sangat terbatas, dengan hanya satu modul yang tersedia untuk 1 kelas, sehingga pengalaman praktik menjadi kurang optimal. Modul baru ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan langsung bagi siswa dalam memahami sistem penerangan kendaraan, khususnya lampu sein dan lampu hazard, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam mendiagnosa, memperbaiki, dan merawat sistem kelistrikan kendaraan. Metode pembuatan modul ini diawali dengan identifikasi kebutuhan alat dan bahan, perancangan skema kelistrikan, serta perakitan komponen elektronik pada meja kerja yang menyerupai dashboard mobil. Flasher relay digunakan untuk menghasilkan sinyal berkedip pada lampu sein, sementara sekring berfungsi sebagai proteksi terhadap lonjakan arus. Setiap tombol dan sakelar dirancang agar bekerja sesuai dengan prinsip operasional kendaraan nyata. Hasil implementasi menunjukkan bahwa modul praktik ini dapat berfungsi dengan baik, di mana lampu sein berkedip sesuai dengan penekanan tuas, dan lampu hazard aktif on-off sesuai pengaturan tombol. Uji fungsi elektrikal telah dilakukan untuk memastikan keandalan sistem, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih efektif dan aplikatif.Kata kunci—elektrik, hazard, modul, lampu, sei

    Perancangan Sucker Rod Pump Dengan Metode Motion Analisis dan Analisa Kinematika Dinamika

    No full text
    Sucker rod pump (SRP) merupakan metode pengangkatan buatan yang digunakan untuk meningkatkan produksi sumur minyak. Kinerja SRP dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gerakan pompa, gaya yang bekerja pada batang penggerak, dan kondisi sumur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja SRP menggunakan pendekatan motion simulation dan analisa kinematika dinamika. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi komputer menggunakan perangkat lunak Solidworks Simulation. Hasil simulasi menunjukkan bahwa gerakan pompa dan gaya yang bekerja pada batang penggerak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja SRP. Gerakan pompa yang tidak seragam dapat menyebabkan peningkatan beban pada batang penggerak, yang dapat mengurangi umur pompa. Gaya yang bekerja pada batang penggerak juga dapat menyebabkan terjadinya fatigue, yang dapat menyebabkan kerusakan batang penggerak. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja SRP. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja SRP dan memperpanjang umur pompa

    EVALUASI KELAYAKAN STRUKTURAL DAN KEPADATAN LAPISAN AC-BC MENGGUNAKAN METODE CORE DRILL

    No full text
    The Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) layer has an important structural function as a binder between the base layer and the wearing layer. This study aims to evaluate the feasibility of the AC-BC layer in terms of thickness and density using the core drill method on the Padang-Pekanbaru Toll Road Section 2 project. Tests were conducted on field and laboratory samples, then the results were compared with the 2018 General Bina Marga Specifications Revision 2. The average thickness of most samples met the minimum standard of 6.0 cm, but there were several points with a thickness <6.0 cm that required evaluation. Field density values ​​ranged from 2.29-2.34 gr/cm³, and degree density between 97.19–99.47%. Most test points met the standard ≥98%, but there were points with values ​​below the standard indicating potential imperfections in the compaction process. Analysis showed that differences in density values ​​were influenced by the mixture temperature during spreading, the delay time between production and spreading, and variations in field implementation. These findings demonstrate the importance of temperature and time control to ensure the quality of AC-BC layer construction. The results of this study can serve as a technical reference for evaluating and improving fieldwork quality in pavement construction projects.Lapisan Asphalt Concrete–Binder Course (AC–BC) memiliki fungsi struktural penting sebagai pengikat antara lapisan pondasi dan lapisan aus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan lapisan AC–BC dari segi ketebalan dan kepadatan menggunakan metode core drill pada proyek Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi 2. Pengujian dilakukan terhadap sampel lapangan dan laboratorium, kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Ketebalan rata-rata sebagian besar sampel memenuhi standar minimal 6,0 cm, namun terdapat beberapa titik dengan ketebalan <6,0 cm yang memerlukan evaluasi. Nilai kepadatan lapangan (field density) berkisar antara 2,29–2,34 gr/cm³, dan derajat kepadatan (degree density) antara 97,19–99,47%. Sebagian besar titik pengujian memenuhi standar ≥98%, namun terdapat titik dengan nilai di bawah standar yang mengindikasikan potensi ketidaksempurnaan pada proses pemadatan. Analisis menunjukkan bahwa perbedaan nilai kepadatan tersebut dipengaruhi oleh suhu campuran saat penghamparan, waktu tunda antara produksi dan penghamparan, serta variasi pelaksanaan lapangan. Temuan ini menunjukkan pentingnya kontrol suhu dan waktu pelaksanaan untuk menjamin mutu konstruksi lapisan AC–BC. Hasil penelitian dapat menjadi dasar evaluasi teknis dan rekomendasi perbaikan kualitas pekerjaan lapanga

    ANALISIS KENDALA PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) MASA PADA PUSDIKLAT APU PPT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi dalam pemotongan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Masa di Pusdiklat APU PPT. PPh Masa merupakan kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi oleh setiap instansi, untuk mendukung penerimaan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif model interaktif dan metode diagram fishbone (Ishikawa). Menyajikan data dalam bentuk diagram fishbone untuk mengidentifikasi secara sistematis terhadap faktor-faktor penyebab yang berkontribusi terhadap permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang signifikan, antara lain sistem informasi yang belum optimal dalam mendukung proses pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh Masa, dan adanya perubahan regulasi perpajakan. Keywords : Constraints, Income Tax, Reporting, Tax.

    1,288

    full texts

    2,322

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Politeknik Negeri Jakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇